Saat pertama kali berlibur ke Korea Selatan, kebanyakan wisatawan pemula cenderung berfokus pada kota-kota besar dan mengandalkan kereta cepat KTX sebagai moda transportasi utama. Namun, menjelajahi negeri ini lewat terminal bus antarkota menyajikan pengalaman perjalanan yang tak kalah seru. Selain tarifnya yang jauh lebih terjangkau, jaringan bus antarkota di Korea Selatan ternyata sangat luas dan mudah diakses, bahkan bagi kamu yang baru pertama kali mencobanya.
Baca juga: Panduan Lengkap Naik Bus di Seoul, Wisatawan Wajib Tahu
Jika kamu tertarik menjelajahi kota-kota di Korea Selatan menggunakan bus, artikel ini akan memberimu panduan yang wajib kamu ketahui sebelum berangkat. Siapa tahu, moda transportasi ini akan menjadi opsi favoritmu selama berlibur di Negeri Ginseng.
Mengapa Memilih Bus Antarkota di Korea Selatan?
Image credit: Bogatyr Daniil | Pexels
Banyak orang menganggap kereta sebagai opsi transportasi paling praktis di Korea Selatan. Untuk rute kota besar seperti Seoul ke Busan atau Seoul ke Daegu, naik KTX memang sangat efisien. Namun, jika kamu berencana mengunjungi kota-kota kecil, kawasan pedesaan, atau area pesisir pantai, jalur kereta tidak selalu menjangkau destinasi tersebut.
Di sinilah bus antarkota menjadi penyelamat. Dengan rute yang menjangkau hampir seluruh pelosok negeri, bus bisa membawamu ke tempat-tempat indah yang tidak dilalui jalur kereta, tentunya dengan biaya yang jauh lebih hemat. Frekuensi keberangkatannya yang tinggi sepanjang hari juga memudahkanmu untuk merencanakan day trip secara impulsif.
Perbedaan Bus Ekspres (Express) dan Bus Antarkota (Intercity)
Image credit: revi via Wikimedia Commons (kiri), STA3816 via Wikimedia Commons (kanan)
Saat mencari jadwal rute, kamu mungkin akan menemukan dua istilah: bus ekspres dan bus antarkota. Meski terdengar mirip, keduanya memiliki sedikit perbedaan fungsi:
Bus Ekspres (고속버스): Melayani rute jarak jauh antarkota besar, seperti Seoul menuju Busan atau Gwangju. Bus ini umumnya jalan langsung tanpa berhenti atau hanya melakukan sedikit pemberhentian, sehingga waktu tempuhnya lebih cepat.
Bus Antarkota (시외버스): Menghubungkan kota-kota yang lebih kecil dan wilayah regional. Jenis bus ini kerap melakukan beberapa kali pemberhentian di sepanjang jalur yang dilalui. Jika tujuanmu adalah kawasan pedesaan atau destinasi alam yang agak tersembunyi, kemungkinan besar kamu akan menggunakan bus antarkota ini.
Meski begitu, kamu tidak perlu terlalu pusing memikirkan perbedaannya. Begitu kamu menentukan lokasi tujuan, proses pemesanan tiket, sistem terminal, hingga mekanisme naik bus untuk kedua jenis armada ini pada dasarnya sama saja.
Dari Mana Bus Antarkota Diberangkatkan?
Image credit: Seoul Korea | Flickr
Sebagian besar kota di Korea Selatan memiliki terminal bus khususnya masing-masing. Di kota-kota kecil biasanya hanya terdapat satu terminal utama. Namun, di kota besar seperti Seoul, terdapat beberapa terminal bus sesuai dengan arah tujuannya:
Express Bus Terminal (Gangnam): Melayani sebagian besar rute menuju area selatan (seperti Busan, Gwangju, atau Jeonju).
Dong Seoul Terminal (Dekat Stasiun Gangbyeon): Pilihan utama untuk rute menuju wilayah timur (seperti Sokcho atau Gangneung).
Jika kamu ragu terminal mana yang melayani rute tujuanmu, aplikasi peta seperti Naver Map atau KakaoMap sangat berguna untuk mengecek titik keberangkatan sekaligus jadwalnya. Fasilitas di dalam terminal juga sangat teratur dengan papan petunjuk berlayar Bahasa Inggris, konter tiket yang jelas, serta nomor gerbang yang mudah ditemukan.
Cara Membeli Tiket Bus
Membeli tiket bus di Korea terbilang sangat mudah meski kamu tidak bisa berbahasa Korea. Di setiap terminal, tersedia konter tiket fisik yang dilayani petugas serta mesin tiket mandiri (kiosk).
Membeli langsung di konter petugas sering kali lebih praktis karena beberapa mesin kiosk tidak menerima kartu kredit terbitan luar negeri. Kamu cukup menyebutkan nama kota tujuan kepada petugas, lalu mereka akan menunjukkan jadwal bus terdekat yang masih tersedia.
Setelah memilih jam keberangkatan, kamu akan mendapatkan tiket cetak yang memuat informasi nomor gerbang (gate) dan nomor kursi secara spesifik. Kamu tidak memerlukan kartu transportasi umum (seperti T-money) untuk naik bus antarkota ini, sebab semua transaksi menggunakan tiket fisik individual.
Pengalaman dan Suasana Selama di Dalam Bus
Image credit: YOORAN PARK | Canva Pro
Proses masuk ke dalam bus berjalan sangat tepat waktu dan teratur. Kamu hanya perlu menuju gerbang keberangkatan yang tertera di tiket, memindai barcode tiket pada mesin di pintu masuk (atau memperlihatkannya kepada pengemudi), lalu duduk di kursi yang sudah ditentukan.
Armada bus antarkota di Korea sangat nyaman digunakan, bahkan untuk perjalanan jarak jauh:
Bagasi berukuran besar bisa dimasukkan ke dalam bagasi bawah bus sebelum naik, sedangkan tas kecil dapat ditaruh di rak atas atau di bawah kaki. Kebanyakan bus standar tidak dilengkapi stopkontak, meja lipat, maupun toilet di dalamnya. Namun, jika perjalanan memakan waktu lebih dari dua jam, bus biasanya akan berhenti sebentar di rest area tol agar penumpang bisa menggunakan kamar mandi atau membeli makanan ringan.
Mengenai etika makan, penumpang umumnya makan secara perlahan dan tidak mengganggu orang lain. Makanan kering atau camilan ringan yang tidak berbau menyengat diperbolehkan selama kamu menjaga kebersihan.
Berapa Biaya Naik Bus Antarkota?
Tarif bus antarkota sangat ramah di kantong jika dibandingkan dengan kereta cepat. Biaya tiket bervariasi tergantung jarak tempuh dan kelas armada yang kamu pilih. Sebagai contoh:
Rute Busan ke Daegu (sekitar 1 jam): Tarif bus dibanderol sekitar KRW 9,800 per orang.
Rute Busan ke Seoul (sekitar 4 jam): Tarif bus berkisar KRW 41,800. Sementara jika naik kereta KTX untuk rute yang sama, biayanya bisa mencapai KRW 53,800.
Selisih harga ini tentu terasa menguntungkan, terutama jika kamu berencana melakukan banyak day trip ke beberapa kota selama masa liburan.
Apakah Harus Memesan Tiket Dulu?
Salah satu keunggulan naik bus antarkota di Korea adalah fleksibilitasnya. Pada hari-hari biasa, kamu tidak perlu memesan tiket dari jauh-jauh hari. Kamu bisa langsung datang ke terminal, membeli tiket di tempat, dan biasanya bisa langsung berangkat dalam waktu 10 hingga 30 menit kemudian.
Namun, kamu disarankan untuk memesan tiket lebih awal jika melakukan perjalanan pada hari libur nasional di Korea seperti Chuseok atau Seollal dan akhir pekan, terutama pada rute menuju atau keluar Seoul.
Baca juga: Jelajahi Korea Selatan Lewat Jendela Kereta di 6 Rute Paling Estetik
Kesimpulan
Menjelajahi Korea Selatan menggunakan bus antarkota memberikan pengalaman liburan yang rileks dan berkesan. Selain menghemat anggaran perjalanan, duduk di samping jendela sambil menikmati pemandangan perbukitan hijau, pedesaan yang tenang, serta jalanan pegunungan menjadi momen relaksasi yang menyenangkan di tengah padatnya jadwal liburanmu.
Jadi, jika kamu berencana menjelajahi destinasi di luar kota-kota utama Korea Selatan pada liburan mendatang, jangan ragu untuk memanfaatkan moda transportasi bus antarkota ini
Cover image credit: studio sol | Canva Pro