Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

Buat kamu Muslim traveler yang akan terbang dari atau transit di Kuala Lumpur, Malaysia, nggak perlu khawatir soal mencari makanan halal dan tempat salat di Kuala Lumpur International Airport (KLIA). Bandara ini punya cukup banyak pilihan restoran dan kafe yang bisa kamu datangi, baik di Terminal 1 maupun Terminal 2.
Baca juga: Panduan Menjelajahi KLIA untuk Kamu yang Baru Pertama Kali ke Malaysia
Mulai dari makanan khas Malaysia seperti nasi lemak dan laksa, dim sum halal, makanan Thailand, hidangan Taiwan, sampai restoran fast food yang familiar, semuanya bisa kamu temukan di area bandara. Bahkan, beberapa restoran buka 24 jam, jadi kamu tetap bisa mencari makanan meskipun punya penerbangan tengah malam atau harus transit cukup lama.
Kuala Lumpur International Airport atau yang lebih dikenal sebagai KLIA merupakan salah satu bandara utama Malaysia dan hub penerbangan penting di kawasan Asia Tenggara. Lokasinya berada di Sepang, sekitar 50 kilometer dari pusat kota Kuala Lumpur, dan terdiri dari dua terminal utama, yaitu KLIA Terminal 1 dan Terminal 2.
Terminal 1 terdiri dari Main Terminal Building dan Satellite Building yang terhubung menggunakan Aerotrain. Sementara itu, Terminal 2 atau yang dulu dikenal sebagai klia2 banyak digunakan oleh maskapai berbiaya rendah. Karena ukurannya cukup besar, mengetahui lokasi restoran dan prayer room sebelum datang bisa membuat perjalananmu jauh lebih nyaman.
Di KLIA Terminal 1, kamu bisa menemukan berbagai pilihan tempat makan di Main Terminal Building maupun Satellite Building. Ada restoran yang menyajikan makanan lokal Malaysia, masakan Asia, makanan Western, sampai kafe untuk sekadar ngopi dan ngemil.
Beberapa restoran bahkan buka selama 24 jam, sehingga cocok untuk kamu yang punya penerbangan pagi-pagi buta, tiba larut malam, atau harus menunggu penerbangan berikutnya dalam waktu lama. Berikut beberapa pilihan yang bisa kamu pertimbangkan.
Kalau kamu sedang ingin makan makanan Taiwan sebelum terbang, DIN by Din Tai Fung bisa menjadi pilihan menarik. Restoran ini menggunakan konsep pork-free / no pork no lard, sehingga lebih nyaman untuk Muslim traveler. Outlet DIN di Malaysia memang dibuat untuk membedakannya dari beberapa gerai Din Tai Fung reguler yang menyajikan daging babi.
Bahan seperti ayam, daging sapi, dan udang yang digunakan di restoran ini berasal dari pemasok bersertifikat halal. Beberapa menu yang bisa kamu coba antara lain Chicken Xiao Long Bao, Spicy Chicken atau Shrimp Wanton, Chicken & Prawn Shaomai, Prawn Egg Fried Rice, Chicken Chop Noodles, dan Beef Noodle Soup. Restoran ini berada di Level 5, Departure Hall, Main Terminal Building dan buka 24 jam setiap hari.
Buat kamu yang ingin makan makanan Western atau Italian-style di bandara, Jamie Oliver bisa jadi pilihan. Restoran ini menawarkan berbagai menu seperti pizza, pasta, sandwich dan kopi. Konsepnya pork-free dan bahan makanannya berasal dari pemasok bersertifikat halal, serta tidak menggunakan alkohol dalam proses memasaknya. Namun, restoran ini belum tercatat sebagai restoran yang memiliki sertifikasi halal resmi JAKIM.
Salah satu menu yang menarik untuk dicoba adalah wood-fired pizza dengan pilihan seperti Chicken Tikka Pizza, Classy Tuna Pizza, Lamb Meatballs Pizza dan Chicken Sausage & Grape. Kalau cuma punya waktu sebentar sebelum boarding, kamu juga bisa membeli pizza slice, roti atau kopi. Lokasinya berada di Level 5, Departure Hall, Main Terminal Building dan buka 24 jam.
Kalau kamu ingin mencicipi makanan Malaysia sebelum meninggalkan negara ini, mampirlah ke Grandmama's. Restoran yang berada di Satellite Building ini menyajikan berbagai comfort food khas Malaysia dan sudah resmi bersertifikat halal.
Menu yang bisa kamu coba antara lain Nasi Lemak dengan Curry Chicken atau Beef Rendang, Curry Laksa, Assam Laksa, Char Kway Teow, dan berbagai pilihan mi. Untuk minuman dan dessert, ada Teh Tarik, kelapa segar dan Cendol. Grandmama's berada di Mezzanine Level, Satellite Building, South Wing, dan buka dari 05.30 hingga 02.30 setiap hari.
Mau makan santai dengan pilihan makanan lokal dan Western? Flight Club dan Flight Club Signature bisa menjadi salah satu pilihan di KLIA Terminal 1. Keduanya menawarkan makanan yang menggunakan bahan bebas babi dan lemak babi, sehingga termasuk pilihan Muslim-friendly.
Beberapa menu yang bisa kamu temukan antara lain Nasi Lemak with Beef Rendang, Curry Laksa with Prawns, Chicken Rice Noodle Soup, Toasted Bread with Kaya & Butter, serta kopi dari Espressolab. Namun, perlu diperhatikan bahwa area bar di restoran ini menyajikan minuman beralkohol. Lokasinya berada di Contact Pier International dekat Gate G dan buka 24 jam.
Kalau bosan dengan makanan Malaysia dan ingin mencoba makanan Chinese Muslim, Jibby Chow bisa masuk dalam daftar. Restoran ini berada di bawah Serai Group dan menawarkan konsep Chinese-Malaysian fusion tanpa penggunaan daging babi dan alkohol.
Buat pencinta dim sum, kamu bisa mencoba Siew Mai, Crystal Har Gow dan mantao. Kalau ingin makanan yang lebih mengenyangkan, tersedia juga menu seperti Roast Duck with Rice dan Peking Duck. Jibby Chow berada di Mezzanine Level, Satellite Building, dan buka setiap hari dari 06.00 hingga 00.00.
Kalau kamu cuma butuh kopi dan camilan ringan sebelum naik pesawat, illy Caffè bisa jadi tempat yang praktis. Kafe ini menyajikan kopi 100% Arabica seperti Espresso, Latte, Cappuccino dan Iced Caramel Latte Macchiato, serta teh dan jus buah.
Pilihan makanannya juga cukup beragam, mulai dari croissant, chicken and herb empanada, cake, pastry, gourmet sandwich, panini, pasta hingga salad. Produk kopi dan biji kopi illy sendiri telah memiliki sertifikasi halal internasional sejak 2008, sementara menu makanan di outlet ini menggunakan bahan bebas babi dari pemasok bersertifikat halal. Jika kamu membutuhkan sertifikasi halal JAKIM khusus untuk seluruh outlet, sebaiknya konfirmasi kembali kepada staf sebelum memesan.
Kalau kamu nggak punya banyak waktu sebelum boarding, restoran fast food bisa menjadi pilihan paling praktis. Di KLIA, kamu bisa menemukan brand yang sudah familiar seperti McDonald's, KFC dan Burger King.
Ketiga jaringan restoran tersebut tersedia di Malaysia dalam pilihan halal, termasuk outlet yang berada di KLIA Terminal 1 dan Terminal 2. Jadi, kalau kamu cuma punya waktu sebentar atau ingin makan sesuatu yang sudah familiar, pilihan ini cukup aman dan praktis.
Buat kamu yang terbang dari KLIA Terminal 2, pilihan makanan halal juga cukup banyak. Area gateway@klia2 memiliki berbagai restoran dan kafe yang cocok untuk makan sebelum penerbangan maupun saat menunggu keluarga atau teman.
Pilihan makanannya juga beragam. Kamu bisa mencoba makanan khas Penang, menu kopitiam Malaysia, makanan Hong Kong, dessert seperti churros sampai makanan Thailand. Beberapa restoran juga buka 24 jam, jadi cukup fleksibel untuk traveler dengan jadwal penerbangan yang berbeda-beda.
Buat kamu pencinta makanan khas Penang, Ah Cheng Laksa wajib masuk daftar. Menu andalannya tentu saja Penang Laksa, yaitu mi berkuah asam dan pedas yang dilengkapi bihun beras, selada, bawang dan nanas. Selain laksa, kamu juga bisa menemukan Nasi Lemak, Curry Chicken Rice dan Herbal Chicken Soup.
Restoran ini sudah bersertifikat halal JAKIM dan buka 24 jam setiap hari, jadi cocok untuk sarapan terlalu pagi, makan malam atau sekadar mengisi perut saat transit. Lokasinya berada di Level 3, KLIA Terminal 2 Departure Lane. Kamu juga bisa memesan minuman soya bean untuk menemani makananmu.
Kalau sedang mencari camilan manis sebelum terbang, mampirlah ke Street Churros. Kafe yang berasal dari Korea Selatan ini menyajikan churros renyah dengan pilihan soft-serve ice cream dan berbagai topping seperti Choco Choco, Choco Berry dan mango.
Kalau kamu lebih suka rasa klasik, tersedia juga churros dengan topping cinnamon, chocolate atau cheese. Berdasarkan informasi yang tersedia, bahan-bahannya berasal dari pemasok bersertifikat halal dan outlet ini sedang dalam proses mengajukan sertifikasi halal JAKIM. Lokasinya berada di Level 2, gateway@klia2 dan buka setiap hari pukul 07.00–23.00.
Ingin merasakan suasana kopitiam Malaysia sebelum terbang? Kluang Station membawa konsep kopitiam khas Kluang, Johor, ke KLIA Terminal 2. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin sarapan atau menikmati makanan lokal dengan suasana yang santai.
Menu yang tersedia antara lain Nasi Lemak, Mee Siam, Curry Laksa dan Kaya Toast Set. Beberapa set sarapannya juga sudah dilengkapi kopi atau teh, jadi kamu nggak perlu memesan minuman secara terpisah. Restoran ini sudah bersertifikat halal dan buka setiap hari pukul 06.30–23.30.
Nama PappaRich tentu sudah cukup familiar buat pencinta makanan Malaysia. Di sini kamu bisa menemukan menu seperti Nasi Lemak, fried chicken, Char Kway Teow dan Curry Laksa. Kalau datang lebih pagi, ada juga menu sarapan seperti Hainan French Toast, half-boiled eggs dan white coffee.
Dengan suasananya yang cukup nyaman, PappaRich juga cocok buat kamu yang ingin duduk santai sambil menunggu boarding atau menunggu keluarga tiba. Restoran ini sudah bersertifikat halal dan berada di Level 2, gateway@klia2. Menariknya, outlet ini buka 24 jam setiap hari.
Pengen makan makanan Hong Kong sebelum terbang? KD Hong Kong menawarkan menu bergaya Hong Kong tea restaurant dengan suasana yang cukup santai. Beberapa menu yang bisa kamu coba antara lain Wanton Mee with Barbecue Chicken, Cantonese Rice dengan saus gurih dan Salted Egg Custard Egg Bun.
Pencinta dim sum juga bisa mencoba Prawn Dumplings dan Pan-Fried Radish Cake. Semua daging dan bahan makanan yang digunakan berasal dari pemasok bersertifikat halal, dan restoran ini tidak menyajikan alkohol. KD Hong Kong berada di Level 2M, gateway@klia2 dan buka setiap hari pukul 07.00–23.00.
Kalau belum sempat makan makanan Thailand selama liburan, kamu bisa mencobanya sebelum pesawat berangkat di Boat Noodle. Restoran ini terkenal dengan semangkuk kecil mi yang terinspirasi dari floating market di Ayutthaya, Thailand.
Beberapa menu yang bisa kamu coba adalah Ayutthaya 2.0, Dry Tom Yum dan Sweet Kuey Chap. Kalau sedang lapar, tersedia juga Bangkok Fried Rice, Kra-Pow Chicken Rice dan Pad See Ew. Bahan daging dan makanan yang digunakan berasal dari pemasok bersertifikat halal dan restoran ini tidak menyajikan alkohol. Boat Noodle berada di Level 3, gateway@klia2 dan buka pukul 08.00–23.00.
Salah satu hal yang membuat perjalanan melalui KLIA lebih nyaman bagi Muslim traveler adalah tersedianya prayer room atau musala di berbagai area bandara. Ruang salat juga dilengkapi fasilitas untuk berwudu, sehingga kamu bisa tetap menjalankan salat meskipun sedang transit atau menunggu penerbangan.
Di KLIA Terminal 1, prayer room tersedia di beberapa lokasi, termasuk Level 5 dekat Anjung Tinjau dan 7-Eleven, Level 3 di area pengambilan bagasi, Level 4 Contact Pier di belakang Bank Islam Currency Exchange, serta area internasional Satellite Building dekat Paul Café dan Gate C1.
Di KLIA Terminal 2, kamu juga bisa menemukan prayer room di beberapa lokasi. Salah satunya berada di Level 1, tepat di seberang Capsule by Container Hotel. Lokasi lainnya berada di Level 2, termasuk area di belakang Toys 'R' Us dan dekat berbagai departure gate domestik maupun internasional seperti Pier J, K, L, P dan Q.
Ada juga prayer room di Level 2M, dekat Aerotel Kuala Lumpur. Jadi, sebelum mencari tempat makan atau menuju gate, kamu bisa mengecek lokasi prayer room terdekat agar lebih mudah mengatur waktu salat selama berada di bandara.
Baca juga: Tempat Makan Di Sepang Untuk Memanjakan Lidah Dan Perutmu
Menunggu penerbangan di KLIA nggak harus membosankan, apalagi kalau kamu tahu tempat makan dan fasilitas yang tersedia. Dari makanan Malaysia seperti nasi lemak dan laksa, dim sum halal, makanan Taiwan, Thai noodles sampai kopi dan dessert, ada banyak pilihan yang bisa kamu coba di Terminal 1 maupun Terminal 2.
Yang paling penting, Muslim traveler juga nggak perlu terlalu khawatir soal tempat salat karena prayer room dan fasilitas wudu tersedia di berbagai area KLIA. Jadi, kalau kamu akan transit atau terbang melalui Kuala Lumpur International Airport, simpan panduan ini supaya lebih mudah menemukan makanan halal dan prayer room di KLIA, terutama kalau kamu punya waktu transit yang panjang atau penerbangan di jam yang tidak biasa.
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!
Ini dia 10 gunung yang harus kamu daki di Indonesia untuk melihat pemandangan mempesona negara kita! Mulai dari gunung yang mudah didaki hingga gunung yang tersusah untuk dijajahi!
Lupakan Perancis dan Inggris! Kunjungi 10 negara di Eropa ini yang tidak kalah cantik tapi jauh lebih murah dan luar biasa saja.
Siapa bilang tidak ada yang bisa dilihat di Surabaya? Ini dia 10 tempat di Surabaya yang harus kamu kunjungi!
Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]
Kamu tim asin atau manis?
BBM langka di Bali, gaspol aja pake motor listrik!
Beberapa tahapan sering kebolak-balik, yang membuat visa umroh mandiri gagal keluar!
Nostalgia ke masa lalu lewat resep rahasia.
Nyaman untuk nongkrong lama.