Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

Pulau Jeju mungkin lebih dulu dikenal berkat drama Korea, pemandangan Gunung Hallasan, hamparan bunga canola berwarna kuning, dan lanskap vulkaniknya yang cantik. Tak heran kalau pulau ini selalu menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati sisi Korea Selatan yang lebih tenang. Apalagi bagi wisatawan Indonesia, perjalanan ke Jeju terasa semakin menarik kerana tersedia kemudahan bebas visa untuk kunjungan tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga : Liburan ke Pulau Jeju: Tempat Healing Sempurna Jauh dari Hiruk Pikuk Seoul
Namun, Jeju bukan cuma tentang pegunungan dan bunga. Karena dikelilingi laut dengan air berwarna biru jernih serta formasi batu vulkanik yang unik, kawasan pesisir Jeju juga menawarkan banyak aktiviti seru, terutama saat musim panas. Jadi, kalau kamu datang ketika cuaca sedang cerah dan ingin mencari cara untuk menghindari panas, coba deh habiskan waktu di laut!
Mulai dari kayaking santai, snorkeling, menyelam, hingga mencoba parasailing dan bersantai di atas kapal, ada banyak cara untuk menikmati laut Jeju. Bahkan kalau kamu tidak bisa berenang sekalipun, tetap ada beberapa pilihan aktiviti yang memungkinkan kamu menikmati keindahan bawah laut tanpa harus benar-benar masuk ke air. Berikut 10 aktivitas air di Jeju yang bisa kamu coba saat liburan musim panas.
Kalau kamu ingin menikmati pemandangan pesisir Jeju tanpa melakukan aktiviti yang terlalu menguras tenaga, kayaking bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. Kamu cukup duduk di atas kayak, memegang dayung, lalu perlahan menyusuri permukaan laut sambil menikmati pemandangan di sekitar.
Salah satu pengalaman yang menarik adalah mencoba kayak transparan di kawasan seperti Woljeongri dan Hado. Karena bagian bawah kayak dapat terlihat, kamu bisa mengintip air laut di bawah sambil melihat kejernihan air dan formasi batu vulkanik dari atas. Saat kondisi laut sedang tenang, pengalaman mendayung santai di tengah laut terasa sangat menyegarkan.
Buat pemula, tidak perlu khawatir. Banyak operator menyediakan sesi pengenalan singkat sehingga kamu bisa belajar cara menggunakan kayak sebelum mulai. Aktivitas ini juga cukup cocok untuk keluarga, meskipun ketersediaannya sangat bergantung pada kondisi cuaca dan ombak.
Kalau kayaking terasa terlalu santai, mungkin kamu bisa mencoba aktiviti yang lebih menantang seperti kitesurfing. Olahraga ini menggabungkan kekuatan angin dan papan selancar, sehingga kamu bisa meluncur di atas permukaan air sambil mengendalikan layang-layang berukuran besar.
Ketika sudah semakin mahir, kamu bahkan bisa terangkat sebentar dari permukaan air dan melayang di atas ombak. Tentu saja, pengalaman tersebut tidak bisa didapatkan begitu saja. Kitesurfing membutuhkan latihan, keseimbangan, serta kemampuan membaca kondisi angin dan laut.
Karena itu, pemula sebaiknya selalu mengikuti kelas bersama instruktur yang berpengalaman. Lokasi kitesurfing di Jeju juga bisa berubah tergantung arah angin dan kondisi laut. Memang membutuhkan waktu belajar lebih lama dibandingkan beberapa olahraga air lainnya, tetapi sensasi meluncur di atas laut dengan bantuan angin tentu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.
Kalau ingin mencoba olahraga air yang lebih santai tetapi tetap membuat tubuh aktif, stand-up paddleboarding atau SUP bisa menjadi pilihan. Cara bermainnya cukup sederhana: kamu berdiri di atas papan yang lebar lalu menggunakan dayung untuk bergerak di atas air.
Bagian paling menantang justru adalah menjaga keseimbangan. Jangan kaget kalau pada percobaan pertama kamu malah jatuh ke air beberapa kali. Justru bagian tersebut yang membuat pengalaman SUP terasa seru, terutama jika kamu mencobanya bersama teman.
Di beberapa kawasan pesisir Jeju tersedia kelas untuk pemula maupun sesi paddleboarding bersama pemandu. Kalau belum percaya diri berdiri, kamu bisa mulai dengan duduk atau berlutut di atas papan. Setelah keseimbangan mulai terbiasa, barulah mencoba berdiri dan menikmati pemandangan laut dari posisi yang lebih tinggi.
Untuk menikmati kehidupan bawah laut Jeju, kamu tidak harus langsung belajar menyelam. Snorkeling bisa menjadi pilihan yang jauh lebih sederhana. Cukup menggunakan masker dan snorkel, kamu sudah bisa melihat dunia bawah laut dari permukaan.
Beberapa kawasan seperti Hamdeok, Hado, dan bagian selatan Jeju menjadi pilihan untuk menikmati aktivitas ini, terutama saat musim panas. Jika kondisi air sedang jernih dan ombak tidak terlalu besar, kamu bisa melihat formasi batu vulkanik dan berbagai kehidupan laut yang berada tidak jauh dari pantai.
Namun, jangan hanya melihat air laut yang terlihat tenang lalu langsung berenang jauh. Kondisi arus di Jeju bisa berubah dan dasar laut vulkaniknya juga memiliki batu-batu yang cukup tajam. Kalau belum familiar dengan kawasan tersebut, sebaiknya ikut pengalaman snorkeling bersama pemandu. Jangan lupa gunakan sunscreen yang ramah terumbu karang, hindari menyentuh kehidupan laut, dan gunakan alas kaki air jika diperlukan.
Kalau snorkeling belum cukup dan kamu ingin menjelajah lebih dalam, saatnya mencoba scuba diving. Keindahan lanskap vulkanik Jeju ternyata tidak berhenti di garis pantai. Di bawah permukaan laut, kamu bisa menemukan formasi batu, komunitas karang, gerombolan ikan, serta kehidupan laut yang berbeda-beda tergantung musim.
Kawasan Seogwipo menjadi salah satu pusat aktiviti diving di Jeju. Beberapa pulau kecil di lepas pantainya, seperti Munseom, Beomseom, dan Supseom, dikenal sebagai lokasi penyelaman.
Bagi penyelam yang sudah memiliki sertifikasi, tersedia pilihan penyelaman dari perahu maupun dari pantai. Sementara itu, pemula juga bisa mengikuti sesi pengenalan dengan pelatihan dasar dan pengawasan instruktur. Sebelum memesan, pastikan mengecek reputasi operator, kondisi peralatan, prosedur keselamatan, serta kredensial instrukturnya. Jangan hanya memilih berdasarkan harga termurah.
Ternyata Jeju juga punya tempat untuk berselancar. Pulau ini memiliki beberapa pantai yang cocok untuk pemula hingga peselancar yang sudah lebih berpengalaman.
Salah satu kawasan yang cukup dikenal dengan aktiviti selancarnya adalah Jungmun Saekdal Beach. Selain itu, kelas selancar juga tersedia di beberapa kawasan seperti Iho Tewoo, Samyang, Woljeongri, dan Aewol.
Kalau kamu baru pertama kali memegang papan selancar, tidak perlu langsung membayangkan harus bisa berdiri di atas ombak seperti atlet profesional. Biasanya sesi untuk pemula akan mengajarkan cara mendayung, menjaga keseimbangan, memahami keselamatan, hingga mencoba berdiri di atas papan. Kemungkinan besar kamu akan lebih sering jatuh daripada berhasil berdiri di percobaan pertama—dan justru itu bagian paling seru!
Karena kondisi ombak bisa berubah sepanjang hari, sekolah selancar yang profesional biasanya akan menyesuaikan jadwal dengan kondisi laut. Jika ombak terlalu besar atau kondisi tidak aman, mereka dapat menunda sesi demi keselamatan peserta.
Tidak semua orang suka berenang atau melakukan olahraga air. Kalau kamu ingin melihat dunia bawah laut Jeju tetapi tetap ingin berada di tempat yang nyaman dan kering, tur kapal selam bisa menjadi pilihan.
Tur ini biasanya berangkat dari kawasan Seogwipo dan membawa wisatawan melihat pemandangan bawah laut melalui jendela kapal. Kamu bisa melihat ikan, karang, serta formasi batuan dari dalam kapal tanpa harus mengenakan peralatan diving.
Aktivitas ini cocok untuk keluarga, wisatawan yang tidak bisa berenang, atau kamu yang penasaran dengan kehidupan bawah laut tetapi belum siap mencoba scuba diving. Jadwal perjalanan sangat bergantung pada kondisi cuaca dan laut, sehingga sebaiknya cek jadwal terbaru sebelum datang.
Saat musim panas, akhir pekan, atau hari libur nasional Korea Selatan, tur kapal selam juga bisa cukup ramai. Kalau sudah yakin ingin mencoba, sebaiknya pesan tiket lebih awal.
Kalau ingin menikmati laut dengan tempo yang lebih santai, kamu bisa mencoba wisata memancing. Aktivitas ini menggabungkan keseruan menunggu ikan memakan umpan dengan pengalaman menikmati pemandangan Jeju dari tengah laut.
Beberapa perjalanan memancing rekreasional berangkat dari kawasan pesisir seperti Chagwido di bagian barat Jeju. Biasanya operator sudah menyediakan peralatan dan memberikan instruksi dasar, sehingga pemula tidak perlu membawa perlengkapan sendiri.
Jenis ikan yang bisa didapat tentu bergantung pada lokasi dan musim. Kamu mungkin bisa mendapatkan ikan seperti sea bream dan berbagai jenis ikan yang hidup di perairan berbatu Jeju. Tapi ingat, tidak ada jaminan kamu akan pulang membawa hasil tangkapan. Meski begitu, udara laut yang segar dan pemandangan sepanjang perjalanan sudah menjadi bagian dari pengalaman.
Beberapa operator juga menawarkan pilihan untuk mengolah hasil tangkapan setelah aktivitas selesai. Namun, layanan ini berbeda-beda sehingga sebaiknya tanyakan terlebih dahulu saat melakukan pemesanan.
Kalau kamu ingin menikmati laut Jeju tanpa aktivitas yang terlalu melelahkan, naik kapal wisata atau yacht bisa menjadi pilihan yang lebih santai. Tinggal duduk, menikmati angin laut, dan membiarkan pemandangan Jeju berlalu di depan mata.
Beberapa kapal berangkat dari kawasan seperti Seogwipo, Gimnyeong, dan Jungmun. Rute yang ditawarkan berbeda-beda, tetapi biasanya kamu bisa melihat pulau-pulau kecil, tebing laut, formasi batu vulkanik, serta garis pantai Jeju dari sudut pandang yang berbeda.
Kalau ingin suasana yang lebih romantis, pilih perjalanan menjelang matahari terbenam. Cahaya keemasan yang menyinari tebing dan laut membuat pemandangan terasa semakin cantik. Beberapa tur juga menawarkan minuman, makanan ringan, atau aktiviti memancing singkat.
Kamu juga bisa mencari tur untuk melihat lumba-lumba di pesisir barat Jeju. Namun, pilih operator yang bertanggung jawab dan menjaga jarak aman agar tidak mengejar atau mengganggu satwa laut tersebut.
Ingin merasakan sensasi terbang di atas laut tetapi belum siap mencoba kitesurfing? Parasailing bisa menjadi pilihan. Aktivitas ini memungkinkan kamu menikmati pemandangan Jeju dari udara tanpa membutuhkan kemampuan khusus seperti berselancar.
Setelah dipasang dengan aman pada parasut, kamu akan ditarik oleh sebuah perahu hingga perlahan terangkat ke udara. Dari atas sana, pemandangan laut biru, tebing, jalan pesisir, dan garis pantai Jeju terlihat dari perspektif yang benar-benar berbeda.
Parasailing dan berbagai permainan air bermotor biasanya tersedia di kawasan seperti Jungmun dan Seogwipo ketika kondisi cuaca memungkinkan. Beberapa operator juga menawarkan banana boat, jet boat, dan permainan air lainnya untuk kamu yang ingin pengalaman lebih menantang.
Namun, aktivitas ini sangat bergantung pada kondisi angin dan jarak pandang. Jika angin terlalu kencang atau cuaca tidak mendukung, kegiatan dapat dihentikan sementara. Jadi, sebaiknya jangan menjadwalkan parasailing terlalu dekat dengan jadwal penerbangan atau aktivitas penting lainnya.
Selain olahraga air, ada satu pengalaman yang tidak kalah menarik dan justru sangat dekat dengan identitas Jeju, yaitu mengenal budaya haenyeo. Haenyeo adalah perempuan penyelam Jeju yang secara turun-temurun mencari hasil laut dengan menyelam tanpa menggunakan alat bantu pernapasan.
Tradisi ini sudah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Jeju selama beberapa generasi. Para haenyeo dikenal karena kekuatan, keberanian, pengetahuan tentang laut, dan kebersamaan mereka. Tradisi tersebut bahkan menjadi salah satu warisan budaya yang sangat penting bagi pulau ini.
Pengalaman wisata yang tersedia cukup beragam. Ada yang berupa pertunjukan dan cerita mengenai kehidupan haenyeo, ada pula yang memungkinkan wisatawan mencoba masuk ke perairan dangkal dengan pengawasan. Jika tertarik, pilih program yang benar-benar menghargai sejarah dan kehidupan para haenyeo, bukan sekadar menjadikannya tontonan.
Satu hal yang perlu kamu ingat sebelum merencanakan aktivitas air di Jeju adalah cuaca bisa berubah dengan cepat. Aktivitas seperti snorkeling, diving, kayaking, parasailing, hingga perjalanan kapal dapat dibatalkan sewaktu-waktu jika angin, ombak, atau jarak pandang tidak memungkinkan.
Karena itu, sebaiknya jangan membuat itinerary yang terlalu padat. Sisakan sedikit waktu cadangan agar kamu masih punya pilihan aktivitas lain jika kegiatan di laut harus dibatalkan. Cek prakiraan cuaca dan selalu konfirmasi kembali kepada operator sebelum berangkat menuju lokasi.
Kemampuan berbahasa Inggris dari setiap operator juga bisa berbeda-beda. Jika kamu tidak bisa berbahasa Korea, pastikan menanyakan bahasa yang tersedia sebelum melakukan pemesanan. Selain itu, jangan lupa membawa pakaian renang, handuk, pakaian ganti, dan waterproof phone pouch agar barang-barang penting tetap aman.
Yang paling penting, selalu ikuti instruksi instruktur dan jangan meremehkan kondisi laut hanya kerana dari pinggir pantai terlihat tenang. Menggunakan perlengkapan yang tepat dan mengikuti panduan keselamatan akan membuat pengalaman menikmati laut Jeju jauh lebih menyenangkan.
Jeju memang terkenal dengan Gunung Hallasan, bunga canola, lanskap vulkanik, dan pemandangan alamnya yang cantik. Namun, pulau ini juga menyimpan dunia lain di sepanjang garis pantainya. Kamu bisa menjelajah laut dengan kayak, melihat kehidupan bawah air dengan snorkeling atau scuba diving, mencoba berselancar, terbang dengan parasailing, hingga sekadar menikmati sunset dari atas yacht.
Baca juga: Liburan Hemat di Jeju: Rekomendasi Wisata Gratis di Pulau Jeju Korea Selatan
Jadi, saat musim panas berikutnya kamu berencana liburan ke Jeju, jangan cuma menghabiskan waktu di daratan. Pilih aktivitas air yang paling sesuai dengan gaya travelling-mu, siapkan pakaian renang, dan rasakan sendiri serunya menikmati Jeju dari sisi yang berbeda!
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!
Ini dia 10 gunung yang harus kamu daki di Indonesia untuk melihat pemandangan mempesona negara kita! Mulai dari gunung yang mudah didaki hingga gunung yang tersusah untuk dijajahi!
Lupakan Perancis dan Inggris! Kunjungi 10 negara di Eropa ini yang tidak kalah cantik tapi jauh lebih murah dan luar biasa saja.
Siapa bilang tidak ada yang bisa dilihat di Surabaya? Ini dia 10 tempat di Surabaya yang harus kamu kunjungi!
Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]
Ada yang di dalam mall dan tempat wisata.
Pilihannya banyak, dari yang 100 ribuan hingga hotel berbintang!
Wisata ramah anak hingga kuliner lezat.
Kuliner dari berbagai negara.
Siap-siap dibuat ketagihan!