Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

Di kondisi sekarang, liburan kadang terasa seperti harus punya budget ekstra. Tapi tenang, kalau kamu sedang butuh healing tipis-tipis tanpa bikin isi dompet menjerit, Jogja masih punya banyak pilihan wisata yang ramah di kantong. Mulai dari piknik di tepi sungai, menikmati hamparan sawah, sampai melihat sunset dari atas bukit, semuanya bisa jadi agenda seru untuk mengisi akhir pekan.
Baca juga : 10 Restoran Ramah Anak di Jogja untuk Keluarga, Ada Playground hingga Suasana Alam yang Asri
Menariknya lagi, kamu tidak harus selalu pergi ke tempat wisata yang mahal atau viral untuk mendapatkan pengalaman yang berkesan. Ada banyak destinasi alam, tempat bersejarah, hingga spot foto estetik yang tiket masuknya gratis atau hanya beberapa ribu rupiah. Jadi, kalau kamu sedang mencari wisata di Jogja yang budget friendly, berikut beberapa rekomendasi yang bisa kamu kunjungi bersama teman, keluarga, pasangan, atau bahkan solo trip.
Kalau bayangan healing versi kamu adalah duduk santai di atas rumput sambil mendengarkan suara aliran sungai, Ledok Sambi bisa jadi pilihan yang pas. Destinasi wisata alam ini berada di lembah Dusun Sambi, Pakem, Sleman, kawasan lereng Gunung Merapi. Salah satu hal yang membuatnya menarik adalah kamu bisa menikmati area piknik di tepi sungai tanpa perlu membayar tiket masuk. Jadi, cukup siapkan budget untuk makanan atau minuman yang ingin kamu nikmati di sana.
Karena pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar, kamu bisa membeli makanan dan minuman yang tersedia di warung maupun restoran di sekitar lokasi. Harganya pun masih cukup ramah di kantong. Setelah itu, tinggal pilih spot favorit untuk duduk santai, menyewa tikar di pinggir sungai, atau mencoba berbagai aktivitas seperti flying fox, naik perahu atau kano, hingga bermain di playground. Dengan suasana alam yang sejuk dan pilihan aktivitas yang cukup beragam, Ledok Sambi juga cocok untuk liburan keluarga.
Butuh tempat untuk kabur sejenak dari suasana kota? Coba arahkan kendaraanmu menuju Pronosutan View di Dusun Pronosutan, Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kulon Progo. Destinasi ini menawarkan pemandangan hamparan persawahan luas dengan latar Perbukitan Menoreh. Jalan beton yang membelah area persawahan juga menjadi salah satu spot yang membuat pemandangan di sini terlihat semakin fotogenik.
Kabar baiknya, karena kawasan ini pada dasarnya merupakan jalan desa, kamu bisa menikmati pemandangannya secara gratis. Kamu hanya perlu membayar biaya parkir jika membawa kendaraan. Beberapa spot foto yang dikelola masyarakat mungkin mengenakan biaya tambahan. Kalau ingin menikmati suasana dengan cara yang lebih aktif, kamu juga bisa bersepeda menyusuri jalan beton di tengah sawah. Kamu dapat membawa sepeda sendiri, menyewanya, atau mengikuti cycling village tour yang ditawarkan sejumlah penyedia tur lokal di Kulon Progo.
Kalau kamu ingin jalan-jalan sambil menambah wawasan tanpa mengeluarkan banyak biaya, Museum Kotagede atau Museum Kotagede: Intro Living Museum bisa masuk daftar. Museum ini berfungsi sebagai pintu gerbang untuk mengenal kawasan bersejarah Kotagede sebelum kamu menjelajah lebih jauh ke gang-gang dan permukiman tua di sekitarnya. Tempat ini dikelola oleh Dinas Kebudayaan DIY dan menempati bangunan cagar budaya peninggalan era 1930-an yang dahulu dimiliki keluarga Wong Kalang.
Bangunannya sendiri sudah menarik untuk dijelajahi karena memadukan tata ruang tradisional Jawa seperti Joglo dengan ornamen kolonial Eropa, termasuk kaca patri Belgia. Konsepnya juga berbeda dari museum biasa karena dirancang sebagai living museum yang interaktif. Kamu bisa mengenal sejarah Kotagede, kehidupan sosial masyarakat, tradisi sastra, hingga keterampilan membuat kerajinan perak. Yang paling menyenangkan, tiket masuknya gratis untuk pengunjung perorangan. Kamu cukup melakukan registrasi langsung di lokasi. Museum buka Selasa–Kamis pukul 08.00–16.00 WIB, Jumat pukul 08.00–14.30 WIB, serta Sabtu–Minggu pukul 08.30–20.00 WIB. Museum tutup setiap Senin dan hari libur nasional.
Kalau kamu mencari spot foto estetik dengan nuansa sejarah yang kuat, Situs Warungboto bisa jadi pilihan menarik. Situs yang secara resmi bernama Pesanggrahan Rejowinangun ini merupakan cagar budaya berupa reruntuhan istana air dan tempat peristirahatan keluarga Keraton Yogyakarta. Kompleks ini dibangun pada abad ke-18, sekitar 1785 M, oleh Putra Mahkota yang kemudian menjadi Sri Sultan Hamengku Buwono II.
Salah satu daya tariknya adalah arsitektur bangunan yang menggunakan dinding tebal dari susunan batu bata tanpa struktur kayu. Fungsinya dahulu mirip dengan Taman Sari, yaitu sebagai tempat pemandian, rekreasi, sekaligus pertahanan kerajaan. Tempat ini juga sempat semakin populer setelah digunakan sebagai lokasi foto pre-wedding Kahiyang Ayu. Menariknya, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk masuk karena tiketnya gratis. Pengunjung hanya perlu membayar parkir sekitar Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000–Rp10.000 untuk mobil. Situs Warungboto buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB.
Kalau akhir pekanmu ingin diisi dengan udara sejuk dan pemandangan Gunung Merapi, Nawang Jagad bisa menjadi tempat pelarian yang menyenangkan. Berada di lereng Gunung Merapi, sekitar 6 kilometer dari puncak, destinasi ini menawarkan area piknik terbuka sekaligus camping ground. Lokasinya yang berada di tepi hulu Sungai Boyong dan dikelilingi hutan pinus membuat suasananya terasa sejuk dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Nama Nawang Jagad sendiri memiliki makna filosofis "melihat dunia". Di sini, kamu bisa sekadar duduk santai di hamparan rumput, menikmati kabut pegunungan, atau bermalam di bawah langit terbuka. Tiket masuk area piknik hanya sekitar Rp15.000 per orang, sudah termasuk parkir dan welcome drink berupa kopi, teh, atau air mineral. Kalau ingin camping, tiket reguler sekitar Rp35.000 per orang untuk dewasa dan Rp20.000 untuk anak-anak. Dengan biaya yang relatif terjangkau, kamu sudah bisa mendapatkan pengalaman mountain escape yang seru.
Plunyon Kali Kuning merupakan destinasi alam di lereng Gunung Merapi yang terkenal dengan lembah hijau, Jembatan Plunyon, dan hutan pinus yang asri. Berlokasi di Kedungsriti, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, tempat ini menawarkan suasana yang cocok untuk kamu yang ingin mencari udara segar tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Kawasan yang sempat viral setelah menjadi salah satu lokasi syuting film KKN di Desa Penari ini punya lanskap yang semakin hijau setelah erupsi besar Merapi pada 2010.
Kini, kamu bisa menemukan pepohonan rimbun, aliran sungai jernih dari mata air pegunungan, serta udara sejuk yang membuat perjalanan terasa menyegarkan. Tiket masuknya juga relatif murah, sekitar Rp10.000–Rp12.000 per orang pada weekday dan sekitar Rp17.000 pada weekend atau hari libur. Tempat ini buka setiap hari pukul 07.00–15.00 WIB. Namun, kalau ingin mendapatkan udara yang lebih segar dan peluang melihat Gunung Merapi tanpa terlalu banyak kabut, datang pagi sekitar pukul 06.00–08.00 WIB bisa menjadi pilihan terbaik.
Siapa bilang liburan ke pantai harus mahal? Pantai Pandansari di Wonoroto, Gadingsari, Sanden, Bantul, bisa menjadi pilihan untuk kamu yang ingin menikmati suasana pesisir dengan budget terbatas. Pantai ini punya karakteristik pasir hitam vulkanis yang luas, ombak besar khas pantai selatan, serta deretan hutan cemara udang yang membuat suasananya terasa teduh dan berbeda dari pantai-pantai populer di Gunungkidul.
Yang membuat Pantai Pandansari semakin unik adalah keberadaan mercusuar aktif setinggi sekitar 40 meter yang bisa dinaiki wisatawan. Dari atas, kamu bisa melihat lanskap pesisir dari sudut yang berbeda. Tiket masuk kawasan hanya sekitar Rp5.000 per orang dan tiket tersebut juga berlaku untuk beberapa pantai di kawasan barat Bantul seperti Pantai Samas, Goa Cemara, dan Pantai Baru. Jika ingin naik mercusuar, siapkan tambahan sekitar Rp5.000–Rp10.000 per orang untuk biaya perawatan. Kawasan pantai buka 24 jam, sementara layanan naik mercusuar biasanya tersedia sekitar pukul 06.00–17.00 WIB.
Tebing Breksi merupakan destinasi geoheritage di Desa Sambirejo, Prambanan, Sleman, yang cocok untuk kamu yang suka wisata alam sekaligus spot foto unik. Dahulu kawasan ini merupakan lokasi penambangan batu alam yang dikelola masyarakat. Namun, aktivitas penambangan dihentikan pada 2014 setelah ditemukan bahwa batuan di kawasan tersebut merupakan endapan abu vulkanik purba yang berkaitan dengan aktivitas Gunung Api Purba Nglanggeran jutaan tahun lalu.
Bekas area tambang tersebut kemudian disulap menjadi destinasi wisata yang memiliki karakter kuat. Dinding batu kapur raksasanya dihiasi pahatan seni buatan seniman lokal, termasuk ukiran cerita pewayangan, naga, dan tokoh Arjuna. Tiket masuk domestik sekitar Rp10.000 per orang pada weekday dan dapat menyesuaikan hingga sekitar Rp15.000 saat weekend. Untuk wisatawan mancanegara, tiket sekitar Rp20.000–Rp30.000. Parkir sekitar Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Tebing Breksi buka setiap hari pukul 06.00–21.00 WIB, jadi kamu juga bisa datang menjelang malam untuk menikmati suasana dari ketinggian.
Kalau kamu ingin menikmati Jogja dari ketinggian, Puncak Becici atau Puncak Pinus Becici adalah salah satu tempat yang patut dicoba. Destinasi ini berada di kawasan hutan pinus lindung seluas sekitar 4,4 hektare di Dusun Gunungcilik, Desa Muntuk, Dlingo, Bantul. Suasana sejuk, pepohonan pinus yang tinggi, serta panorama dari atas bukit membuat tempat ini cocok untuk slow weekend.
Puncak Becici juga pernah menjadi perhatian internasional setelah dikunjungi mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bersama keluarganya pada 2017. Dari area pandang, kamu bahkan bisa menikmati panorama Gunung Merapi di sisi utara sekaligus melihat siluet garis pantai selatan. Tiket masuknya sekitar Rp5.000–Rp7.000 per orang, dengan biaya parkir Rp2.000–Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Kamu juga bisa camping dengan tambahan biaya sekitar Rp15.000 per orang untuk lahan kemah. Menjelang sore, gardu pandang kayu menjadi spot favorit untuk menikmati golden hour. Kalau bertahan sampai malam, kamu akan melihat kerlap-kerlip lampu Kota Jogja dari ketinggian—tak heran tempat ini sering disebut "Jogja Lantai 2".
Terakhir, ada Curug Sidoharjo yang cocok untuk kamu yang ingin menemukan sisi Jogja yang lebih tersembunyi. Berada di Dusun Gonolangu, Desa Sidoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, air terjun ini berada di tengah kawasan Perbukitan Menoreh. Dengan ketinggian sekitar 75 meter, Curug Sidoharjo dikenal sebagai salah satu air terjun tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berbeda dari destinasi yang sudah ramai, suasana di sekitar curug masih terasa alami dengan hutan rimbun, tebing batu, dan hamparan sawah hijau. Untuk mencapainya, kamu perlu berjalan kaki sekitar 800 meter dari area parkir, melewati jalan setapak, pematang sawah, dan hutan kecil. Tiket masuknya sekitar Rp5.000 per orang, dengan parkir sekitar Rp2.000–Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Kawasan ini terbuka 24 jam, tetapi waktu kunjungan terbaik sekitar pukul 07.00–16.00 WIB. Kalau datang pagi saat matahari cerah, bias cahaya yang menembus air terjun bahkan bisa menciptakan efek pelangi yang cantik. Saat bermain air, tetap jaga jarak aman dari titik jatuh air demi keselamatan.
Baca juga : 10 Penginapan Estetik di Jogja untuk Family Staycation, Murah dan Strategis
Kalau akhir pekan ini kamu ingin healing tanpa harus menguras tabungan, mungkin sudah waktunya menjadikan Jogja sebagai playground-mu lagi. Dari piknik gratis di tepi sungai, jalan-jalan di tengah sawah, berburu sunset, menikmati pantai, sampai trekking menuju air terjun tersembunyi, 10 wisata di Jogja yang budget friendly ini punya pengalaman yang berbeda-beda. Jadi, sudah tahu mau mengunjungi yang mana dulu? Save artikel ini, ajak teman atau keluarga, lalu masukkan destinasi favoritmu ke itinerary weekend berikutnya!
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!
Ini dia 10 gunung yang harus kamu daki di Indonesia untuk melihat pemandangan mempesona negara kita! Mulai dari gunung yang mudah didaki hingga gunung yang tersusah untuk dijajahi!
Lupakan Perancis dan Inggris! Kunjungi 10 negara di Eropa ini yang tidak kalah cantik tapi jauh lebih murah dan luar biasa saja.
Siapa bilang tidak ada yang bisa dilihat di Surabaya? Ini dia 10 tempat di Surabaya yang harus kamu kunjungi!
Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]
Aesthetic, nyaman, dan pastinya tidak jauh dari Taiep
Gen Z jaman sekarang suka liburan dengan kegiatan seru tapi yang gak perlu cuti. Ini dia rekomendasi kegiatan seru sekitar Jakarta
Rencanakan staycation sejuk di Garut bareng teman atau keluarga!
Nge-war tiket konser di Osaka lancar, akomodasi juga harus aman!
Siap untuk menambah pengalaman baru di dunia kuliner?