Memang terkadang sulit untuk mencari makanan yang tepat untuk orang Muslim saat berlibur. Kunjungi 5 restoran halal di Ho Chi Minh City ini saat berlibur ke Vietnam ya!

Batam mungkin lebih dikenal sebagai destinasi untuk belanja, spa, pantai, dan seafood. Tapi, tahukah kamu kalau kota ini juga punya banyak pilihan makanan halal yang menarik untuk dicoba? Mulai dari mi khas Batam, dim sum, nasi lemak, makanan Melayu, sampai roti dan pastry yang cocok untuk sarapan, pilihan kuliner halal di Batam cukup beragam.
Baca juga : 10 Kafe di Batam yang Aesthetic dan Punya Tema Unik
Buat Muslim traveler, mencari makanan halal di Batam juga relatif mudah. Apalagi Batam sering menjadi tujuan liburan wisatawan dari Singapura, Malaysia, Thailand, maupun berbagai kota di Indonesia. Kalau kamu sedang menyusun itinerary dan ingin mencoba kuliner lokal, berikut 8 tempat makan halal di Batam yang bisa kamu masukkan ke dalam daftar perjalanan.
Kalau ingin memulai pagi dengan cita rasa khas Batam, Warung Melayu Mak Yah di kawasan Nongsa bisa jadi pilihan. Warung yang sudah ada sejak 1980 ini cukup terkenal di kalangan warga lokal dan biasanya semakin ramai saat akhir pekan. Suasananya juga menarik karena lokasinya berada dekat pantai, jadi kamu bisa menikmati sarapan sambil merasakan angin laut.
Menu yang wajib dicoba adalah Mie Lendir, salah satu makanan khas lokal yang dibuat dari mi kuning dengan siraman saus kacang yang kental. Rasanya gurih, sedikit manis, aromatik, dan punya sedikit rasa smoky yang membuatnya semakin nikmat. Harganya juga ramah di kantong, sekitar Rp7.000–Rp16.000 per porsi. Setelah sarapan, kamu bisa sekalian menikmati pemandangan di sekitar Pantai Payung atau Lagorap.
Kangen makan dim sum saat liburan? Shang Dimsum Pasir Putih bisa menjadi pilihan untuk kamu yang ingin menikmati makanan Chinese-style yang halal. Restoran ini mulai melayani pelanggan sejak sekitar pukul 07.30, sehingga cocok untuk kamu yang ingin sarapan lebih pagi sebelum mulai jalan-jalan keliling Batam.
Berbagai menu dim sum dibuat segar setiap hari, termasuk har gow dan chicken mushroom siew mai. Kamu juga bisa mencoba hand-pulled noodles yang dibuat setelah dipesan dan disajikan dengan kuah ayam yang hangat. Restoran ini tidak menggunakan babi, lemak babi, cooking wine, maupun alkohol, sehingga menjadi pilihan yang nyaman untuk Muslim traveler dan keluarga dari Singapura atau Malaysia.
Kalau kamu lebih suka sarapan santai dengan menu yang familiar, Mentari Kopitiam Pasir Putih bisa masuk dalam itinerary kuliner Batam. Tempat ini menawarkan berbagai menu sarapan seperti Nasi Lemak, kaya toast, fish ball noodles, dan egg tart. Jangan lupa pesan kopi atau teh lokal untuk mendapatkan pengalaman kopitiam yang lebih lengkap.
Suasananya sederhana dan santai, cocok untuk kamu yang ingin menikmati pagi tanpa terburu-buru. Pilihan menunya banyak dipengaruhi kuliner Indonesia dan Melayu, dan tempat ini juga cukup populer di kalangan keluarga lokal serta Muslim traveler di Batam. Jadi, kalau ingin merasakan suasana sarapan ala lokal, tempat ini layak dicoba.
Buat kamu yang mencari sarapan dengan porsi mengenyangkan dan pilihan menu yang beragam, Rumah Makan Indorasa bisa menjadi pilihan. Kamu bisa menemukan berbagai makanan khas Indonesia seperti Lontong Sayur, aneka bubur, dan Martabak. Pilihan seperti ini cocok untuk mengisi tenaga sebelum lanjut menjelajahi Batam.
Namun, perlu diperhatikan bahwa tempat ini memiliki konsep makanan yang cukup beragam dan terdapat area dengan pilihan halal maupun non-halal. Kalau kamu ingin memastikan makanan yang dipilih halal, sebaiknya pilih stall yang memiliki logo halal atau tanyakan langsung kepada penjual sebelum memesan. Area lantai dua juga memiliki lebih banyak pilihan makanan yang berfokus pada menu halal.
Kalau kamu lebih suka sarapan ringan, Morning Bakery bisa menjadi pilihan yang menarik. Bakery lokal ini sudah berdiri sejak 1987 dan cukup dikenal di Batam sebagai tempat untuk menikmati roti, pastry, serta berbagai menu sarapan sederhana. Suasananya juga cocok untuk menikmati kopi sambil bersantai sebelum memulai aktivitas.
Morning Bakery telah mendapatkan sertifikasi halal dan menawarkan makanan dengan harga yang cukup terjangkau, sekitar Rp25.000–Rp50.000. Selain roti yang baru dipanggang, kamu juga bisa menemukan menu lokal seperti Nasi Lemak, Lontong Sayur, Mie Lendir, dan bubur ayam. Tempat ini umumnya buka sekitar pukul 08.00–20.00, jadi kamu bisa mampir untuk sarapan atau sekadar coffee break.
Buat pencinta mi, Mie Tarempa Sungai Panas adalah salah satu tempat yang sayang untuk dilewatkan. Tempat makan ini terkenal dengan Mie Tarempa, makanan khas yang berasal dari Kepulauan Anambas. Restoran ini juga bersertifikat halal, sehingga menjadi salah satu pilihan menarik bagi Muslim traveler yang ingin mencoba kuliner lokal.
Mie Tarempa dibuat menggunakan mi kuning pipih yang dimasak dengan bumbu aromatik dan suwiran ikan tongkol. Kamu bisa memilih versi basah, lembab, atau goreng, tergantung selera. Untuk yang suka mi dengan lebih banyak kuah atau saus, versi lembab seperti Seafood Lembab dan Sapi Lembab bisa dicoba. Rasanya gurih dan comforting, cocok untuk mengawali hari sebelum berkeliling Batam.
Aroma Signature Batam menawarkan pengalaman makan yang sedikit berbeda dengan suasana restoran dan kafe yang lebih modern. Tempat ini menggabungkan cita rasa khas Indonesia dengan suasana yang nyaman, sehingga cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati makanan lokal sambil bersantai.
Menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari sarapan, makanan berat, hingga jajanan tradisional. Salah satu menu yang bisa dicoba adalah Nasi Padang Aroma dengan Ayam Goreng Lengkuas atau Ayam Kampung. Hidangannya disajikan dengan porsi cukup banyak, lengkap dengan serundeng lengkuas yang renyah, gulai nangka, serta pilihan sambal hijau atau merah. Harganya sekitar Rp35.000–Rp55.000, sehingga bisa menjadi pilihan untuk sarapan berat maupun brunch.
Ingin merasakan suasana kopitiam khas Malaysia tanpa harus menyeberang ke Malaysia? Melaka Oriental Coffee menghadirkan suasana kopitiam bergaya Malaysia dan Nanyang dengan interior retro yang cukup menarik. Tempat ini cocok untuk menikmati sarapan dengan suasana santai sambil mencoba kopi dan roti panggang khas kopitiam.
Menunya tidak hanya menyajikan makanan kopitiam klasik, tetapi juga pilihan makanan Indonesia dan Melayu. Kamu bisa mencoba Nasi Lemak Ayam atau Mie Laksa, sementara Ikan Bakar Malaka bisa menjadi pilihan untuk makan lebih berat. Untuk minuman, coba juga Teh Tarik yang menggunakan daun teh dari Melaka atau kopi yang dibuat menggunakan biji Kopi Kijang dari Tanjungpinang. Restoran ini halal dan makanan yang disajikan tidak menggunakan babi, lemak babi, maupun bahan non-halal lainnya.
Baca juga : 8 Tempat Belanja Murah di Batam, Mulai Dari Berburu Oleh-Oleh Sampai Thrifting
Buat Muslim traveler yang berkunjung ke Batam dari Singapura, Malaysia, Thailand, maupun kota-kota lain di Indonesia, mencari makanan halal bukanlah hal yang sulit. Pilihannya juga cukup beragam, mulai dari Mie Lendir, Mie Tarempa, Nasi Lemak, dim sum halal, hingga roti dan pastry.
Jadi, saat liburan ke Batam, jangan hanya mengandalkan sarapan di hotel. Coba bangun lebih pagi dan jelajahi kuliner lokalnya. Siapa tahu, sarapan sederhana di sebuah warung lokal justru menjadi salah satu pengalaman paling memorable selama perjalananmu di Batam!
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Memang terkadang sulit untuk mencari makanan yang tepat untuk orang Muslim saat berlibur. Kunjungi 5 restoran halal di Ho Chi Minh City ini saat berlibur ke Vietnam ya!
Bali-lovers! Siapkan kamera kamu untuk semua tempat kekinian di Bali di artikel ini!
Ngidam menikmati makan durian yang manis dan fresh dari pohonnya? Kunjungi saja kebun-kebun durian yang pasti bikin kamu puas di luar bayangan ini!
17 barang dan souvenir dari Bangkok ini akan membuat kopermu penuh! Hati-hati jangan overweight ya kalau pulang dari Bangkok..
10 pasar malam di Bangkok yang keren ini dijamin membuatmu ketagihan dan ingin cepat-cepat ke Bangkok lagi! Suasana asik, makanan dan barangnya murah lagi!
Dari view pantai hingga pepohonan hijau.
Dari pasar tradisional yang ramai hingga mall-mall megah.
Penasaran cara ke pusat kota dari bandara? Simak di sini!
Salah satu caranya adalah mengikuti walking tour gratis yang dipandu mahasiswa.
Daging yang juicy, dibalut di dalam daun selada renyah, ditambah potongan kimchi.