1. Travel
  2. Arab Saudi

Cara Daftar Haji, Syarat Hingga Biaya Yang Dibutuhkan Di 2026

Menunaikan ibadah haji adalah impian terbesar bagi hampir setiap Muslim di Indonesia. Bayangkan bisa berdiri di depan Ka'bah, merasakan atmosfer spiritual yang luar biasa, dan menjalankan rukun Islam kelima. Namun, kita semua tahu bahwa niat saja tidak cukup; ada proses administratif yang harus dilalui. Banyak yang menganggap alurnya rumit. Padahal jika dipelajari, sebenarnya cukup sistematis. Sebagai travel writer, saya sering mendapat pertanyaan: "Gimana sih sebenarnya cara daftar haji yang benar supaya nggak bingung?"

Nah, buat kamu yang sudah punya niat kuat dan tabungan yang mulai terkumpul, saya ingin berbagi pengalaman dengan mengupas tuntas langkah-langkahnya secara santai tapi tetap informatif. Yuk, simak panduan lengkapnya!

Persiapkan Mental dan Dokumen: Syarat Utama Daftar Haji

Sebelum melangkah ke bank atau kantor Kementerian Agama (Kemenag), pastikan kamu sudah memenuhi kriteria dasar. Pemerintah memberlakukan syarat yang cukup ketat karena haji adalah ibadah khusus yang dilakukan di waktu tertentu.

Berdasarkan aturan terbaru, berikut adalah syarat yang wajib kamu siapkan:

  • Beragama Islam: Tentu saja, karena ini adalah ibadah khusus umat Muslim.

  • Usia Minimal: Kamu bisa mendaftar minimal saat berusia 12 tahun. Karena alasan ini, saya belum bisa mendaftarkan dua anak saya, yang saat ini masih berusia 8 dan 3 tahun. Itu artinya, saya hanya bisa mendaftar bersama dengan suami. Namun, ada juga sumber yang menyebutkan usia minimal untuk keberangkatan mandiri atau kondisi tertentu adalah 18 tahun.

  • Identitas Sah: Siapkan KTP yang sesuai domisili, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran/Buku Nikah/Ijazah sebagai dokumen pendukung identitas.

  • Kesehatan: Pastikan kamu sehat jasmani dan rohani karena ibadah haji membutuhkan fisik yang prima.

  • Dana Awal: Memiliki tabungan haji di Bank Penerima Setoran (BPS) yang ditunjuk pemerintah. Saya pribadi menggunakan Bank Pembangunan Daerah di daerah saya tinggal saat ini.

Langkah Demi Langkah Cara Daftar Haji Reguler

Proses pendaftaran haji di Indonesia tidak bisa dilakukan secara instan dan harus melalui sistem resmi yang disebut SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu). Sistem ini mengelola segalanya, mulai dari data pendaftar hingga nomor antrean keberangkatan.

1. Membuka Tabungan Haji di Bank (BPS-BPIH)

Langkah pertama dalam cara daftar haji adalah mendatangi Bank Syariah yang telah ditunjuk sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS-BPIH).

Di sini, kamu perlu membuka rekening atas nama calon jemaah dan menyetorkan setoran awal sebesar Rp25 juta. Uang ini nantinya akan ditransfer ke rekening Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk mendapatkan nomor validasi. Ingat, simpan baik-baik bukti setoran awal ini karena akan menjadi kunci proses selanjutnya!

2. Mendatangi Kantor Kemenag Sesuai Domisili

Setelah urusan di bank selesai dan kamu memegang nomor validasi, langkah berikutnya adalah melakukan pendaftaran langsung ke Kantor Kemenag di kabupaten atau kota tempat tinggalmu.

Penting: Kamu harus melakukan verifikasi ini maksimal 5 hari kerja setelah membayar setoran awal di bank.

3. Proses Verifikasi dan Pengambilan Nomor Porsi

Di kantor Kemenag, petugas akan memverifikasi dokumenmu. Kamu akan diminta mengisi formulir yang disebut Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH). Setelah data oke, kamu akan diarahkan untuk pengambilan foto diri dan rekam sidik jari (biometrik).

Setelah semua beres, kamu akan menerima lembar bukti pendaftaran yang berisi Nomor Porsi. Nomor porsi inilah yang sangat penting karena menjadi bukti resmi bahwa kamu sudah masuk dalam antrean nasional keberangkatan haji.

Pilihan Lain: Haji Plus untuk Kamu yang Ingin Lebih Cepat

Kalau kamu merasa masa tunggu haji reguler terlalu lama (yang bisa mencapai puluhan tahun), kamu bisa mempertimbangkan Haji Plus. Haji plus diselenggarakan oleh pihak swasta atau Travel Haji yang memiliki izin resmi sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Perbedaannya cukup signifikan:

  • Masa Tunggu: Haji plus biasanya hanya menunggu sekitar 5 sampai 9 tahun, jauh lebih singkat dibanding reguler yang bisa mencapai 18 hingga 47 tahun di wilayah tertentu.

  • Biaya: Tentu saja ada harga ada rupa. Setoran awal haji plus biasanya dimulai dari USD 4.500 (sekitar Rp68 jutaan), dengan total biaya keberangkatan bisa mencapai Rp150-160 juta tergantung kurs dan fasilitas.

  • Fasilitas: Hotel yang lebih dekat dengan Masjidil Haram dan pelayanan yang lebih privat menjadi daya tarik utama haji plus.

Estimasi Biaya Haji 2026: Berapa yang Harus Disiapkan?

Bicara soal cara daftar haji, tentu kita harus bicara soal biaya. Pemerintah selalu melakukan penyesuaian biaya setiap tahunnya. Sebagai gambaran, untuk tahun 2025, total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) diperkirakan sekitar Rp89,4 juta.

Namun, jangan kaget dulu! Kamu tidak membayar semuanya sendiri. Dari total biaya tersebut, jemaah hanya perlu membayar sekitar Rp55,4 juta (Bipih), sedangkan sisanya ditanggung oleh dana nilai manfaat yang dikelola oleh BPKH. Karena kamu sudah menyetor Rp25 juta di awal, maka saat mendekati waktu keberangkatan, sisa pelunasan yang perlu disiapkan adalah sekitar Rp30 jutaan.

Tips Penting Saat Mendaftar Haji

Sebagai penutup panduan ini, ada beberapa tips agar perjalananmu menuju Tanah Suci semakin lancar:

  • Cek Estimasi Keberangkatan: Setelah dapat nomor porsi, kamu bisa rajin mengecek perkiraan tahun berangkat melalui aplikasi Haji Pintar atau website resmi Kemenag di haji.kemenag.go.id.

  • Daftar Haji Online: Sejak pandemi, Kemenag juga menyediakan opsi pendaftaran online lewat aplikasi Haji Pintar. Kamu cukup upload dokumen seperti foto KTP dan bukti setoran awal di sana.

  • Siapkan Dana Sejak Dini: Mengingat biayanya cukup besar dan masa tunggunya panjang, mulailah membuka tabungan haji sedini mungkin, bahkan untuk anak-anak sekalipun. Saya sudah melakukan untuk anak-anak saya.

  • Jaga Kesehatan: Ibadah haji adalah ibadah fisik. Sambil menunggu antrean, pastikan kamu selalu menjaga gaya hidup sehat agar saat waktunya tiba, fisikmu dalam kondisi puncak.

Baca juga: Visa Haji Furoda, Ini Syarat, Biaya, Tips Dan Cara Mendapatkannya!

Mendaftar haji memang butuh kesabaran ekstra, mulai dari mengumpulkan biaya hingga menunggu antrean yang panjang. Namun, dengan memahami cara daftar haji yang benar, setidaknya satu langkah administratif sudah kamu amankan. Semoga niat baikmu untuk menjadi tamu Allah segera dimudahkan. Sampai jumpa di Baitullah!

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Widya Astuti

Penulis di TripZilla

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

Artikel Terbaru