1. Travel
  2. Jakarta

Seharian Keliling Cikini Jakarta Pusat: Itinerary Wisata, Kuliner, dan Spot Estetik yang Bisa Jalan Kaki

Siapa bilang liburan seru di Jakarta harus keluar banyak biaya atau pergi jauh ke luar kota? Kalau kamu sedang mencari ide jalan-jalan akhir pekan yang santai, ramah di kantong, dan penuh spot estetik untuk foto-foto, kawasan Cikini di Jakarta Pusat bisa jadi jawabannya.

Baca juga : Aktivitas Seru di Kota Tua Jakarta yang Lagi Hits untuk Liburan Keluarga

Selama ini banyak orang mengenal Blok M sebagai markas anak-anak muda kekinian di Jakarta Selatan. Namun jangan salah, Jakarta Pusat juga punya kawasan yang nggak kalah menarik. Cikini menawarkan kombinasi lengkap antara wisata sejarah, seni, kuliner legendaris, ruang kreatif, hingga coffee shop estetik yang semuanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Kawasannya memang tidak terlalu luas, sehingga sangat nyaman untuk dijelajahi seharian tanpa harus berpindah-pindah kendaraan. Yuk, ikuti perjalanan seru mengelilingi Cikini dari pagi sampai malam!

Mulai Perjalanan dari Stasiun Cikini

Petualangan di Cikini paling enak dimulai dari Stasiun Cikini. Selain lebih hemat, menggunakan KRL juga membuat perjalanan jadi lebih praktis dan bebas macet. Buat kamu yang datang dari arah Bogor, Depok, atau Pasar Minggu, cukup naik KRL menuju Jakarta Kota dan turun di Stasiun Cikini. Kalau berangkat dari Jakarta Kota, tinggal naik kereta arah Bogor atau Depok. Sementara untuk kamu yang datang dari Bekasi, bisa transit terlebih dahulu di Stasiun Manggarai sebelum melanjutkan perjalanan menuju Cikini.

Begitu keluar dari stasiun, suasana khas Jakarta langsung terasa hidup. Bangunan stasiun berwarna kuning yang ikonik menjadi spot pertama yang menarik perhatian. Belum sempat berjalan jauh, kamu sudah akan menemukan berbagai jajanan kaki lima yang menggoda. Salah satu yang paling terkenal adalah Siomay Cikini yang legendaris. Namun kalau kamu termasuk tim yang nggak bisa memulai hari tanpa kopi, cukup menyeberang jalan dan mampirlah ke The Banyan Nook - Coffee & Eatery untuk menikmati secangkir kopi sebelum memulai eksplorasi.

Menikmati Keindahan Seni di ROH Project

Setelah energi terisi, saatnya berjalan sekitar 10 menit menuju ROH Project yang berlokasi di Jalan Surabaya. Galeri seni kontemporer ini menjadi salah satu destinasi favorit pecinta seni sekaligus pemburu foto estetik. Dari luar, bangunannya terlihat sederhana, tetapi begitu masuk, suasananya langsung terasa tenang, hangat, dan sangat nyaman untuk menikmati karya-karya seni yang dipamerkan.

Di dalam ROH Project, kamu akan menemukan berbagai instalasi kreatif dan karya seni kontemporer yang unik. Setiap sudut terasa seperti ruang eksplorasi visual yang memancing rasa penasaran. Bahkan bagi kamu yang bukan penikmat seni sekalipun, pengalaman mengunjungi galeri ini tetap terasa menyenangkan. Ditambah lagi, desain interiornya yang minimalis membuat hampir setiap sudut layak dijadikan latar foto OOTD. Jika ingin berkunjung, pastikan datang pada hari Rabu hingga Minggu pukul 13.00–19.00 WIB.

Berburu Barang Antik di Pasar Antik Jalan Surabaya

Dari ROH Project, perjalanan bisa dilanjutkan hanya dengan berjalan kaki sekitar lima menit menuju Pasar Antik Jalan Surabaya. Tempat ini sudah lama dikenal sebagai surganya para pencinta barang-barang vintage dan koleksi bersejarah. Berjalan di sepanjang trotoarnya terasa seperti sedang menjelajahi lorong waktu yang penuh cerita dari masa lalu.

Deretan toko di sepanjang jalan memamerkan berbagai benda antik yang menarik perhatian. Mulai dari keramik klasik, guci berukuran besar, patung logam artistik, hingga lampu gantung bergaya Eropa. Bagi kolektor barang retro, tempat ini terasa seperti harta karun tersembunyi. Kamu bisa menemukan mesin ketik jadul, piringan hitam, alat musik lawas, kamera mekanik vintage, hingga lukisan-lukisan klasik yang penuh karakter. Bahkan jika tidak berniat membeli, aktivitas window shopping di sini tetap terasa menyenangkan.

Bersantai Sambil Menikmati Kopi di Giyanti Coffee Roastery

Setelah cukup lama berjalan kaki, saatnya memberi jeda untuk tubuh dan kaki yang mulai lelah. Tidak jauh dari Pasar Antik Jalan Surabaya, terdapat sebuah coffee shop legendaris yang sering masuk daftar coffee shop terbaik di Jakarta, yaitu Giyanti Coffee Roastery. Dari luar, tempat ini langsung mencuri perhatian berkat gapura biru cerah yang menjadi ciri khasnya.

Meski ukurannya tidak terlalu besar, suasana di dalam Giyanti terasa sangat hangat dan nyaman. Area duduk dibagi menjadi smoking dan non-smoking area sehingga pengunjung bisa memilih sesuai kebutuhan. Aroma kopi yang baru diseduh memenuhi ruangan, sementara aktivitas pelanggan yang datang untuk membeli kopi take away menciptakan suasana yang hidup. Tempat ini cocok untuk beristirahat sejenak sambil menikmati secangkir kopi berkualitas. Perlu diingat, Giyanti hanya buka dari hari Rabu hingga Sabtu karena di hari lainnya mereka fokus pada proses roasting kopi.

Menikmati Es Krim Legendaris Tjanang

Setelah menikmati kopi, perjalanan dilanjutkan menuju Jalan Cikini Raya. Sekitar 12 menit berjalan kaki, kamu akan menemukan salah satu kuliner legendaris yang menyimpan sejarah panjang Jakarta, yaitu Es Krim Tjanang. Nama ini sudah eksis sejak tahun 1951 dan dikenal sebagai salah satu es krim favorit masyarakat Jakarta dari generasi ke generasi.

Yang unik, Es Krim Tjanang tidak memiliki toko khusus. Kamu bisa menemukannya di dalam lobi Cikini Hotel. Begitu masuk, arahkan langkah ke sisi kiri dan kamu akan menemukan freezer berisi berbagai varian es krim cup Tjanang. Di atasnya terpajang foto-foto hitam putih yang menggambarkan sejarah panjang merek ini. Meski berada di dalam hotel, pengunjung tetap bisa menikmati es krim dengan nyaman di area duduk ber-AC yang sudah disediakan. Harganya pun sangat bersahabat, mulai dari Rp15.000 per cup dengan pembayaran yang sudah mendukung QRIS.

Menyusuri Pusat Kreativitas di Taman Ismail Marzuki

Perjalanan belum selesai. Dari Cikini Hotel, kamu hanya perlu berjalan sekitar lima menit untuk mencapai Taman Ismail Marzuki atau yang lebih dikenal dengan nama TIM. Tempat ini merupakan salah satu pusat seni dan budaya paling penting di Jakarta. Suasananya selalu hidup dengan berbagai aktivitas kreatif, mulai dari pameran seni hingga pertunjukan teater.

Salah satu spot yang paling viral di kawasan TIM adalah Perpustakaan Jakarta. Berlokasi di gedung modern dengan desain arsitektur yang megah, perpustakaan ini menawarkan ruang baca yang nyaman dan koleksi buku yang sangat lengkap. Selain itu, ada juga Planetarium Jakarta yang menjadi salah satu planetarium tertua di Indonesia. Duduk di bawah kubah besar sambil menyaksikan simulasi langit malam dan rasi bintang memberikan pengalaman yang seru sekaligus edukatif untuk semua usia.

Mencicipi Kuliner Favorit Warga Lokal di Bakmi Roxy Cikini

Menjelang malam, rasa lapar mulai datang setelah seharian berkeliling. Untungnya, salah satu kuliner legendaris Jakarta berada sangat dekat dari TIM. Hanya sekitar satu menit berjalan kaki, kamu sudah sampai di Bakmi Roxy Cikini yang terkenal sebagai salah satu bakmi ayam favorit warga Jakarta.

Semangkuk bakmi yang disajikan terlihat sederhana, tetapi rasanya berhasil membuat banyak orang kembali lagi. Mi yang digunakan memiliki tekstur lembut, tipis, dan pipih dengan aroma minyak bawang yang harum. Topping ayam cincangnya dimasak menggunakan bumbu putih khas yang menghasilkan rasa gurih yang kuat. Menariknya, potongan ayam di sini juga dicampur dengan kulit ayam yang kenyal sehingga memberikan kombinasi tekstur yang sangat nikmat. Cocok banget untuk mengisi tenaga setelah seharian menjelajahi Cikini.

Stamp Hunting di Kantor Pos Belanda yang Disulap Jadi Cafe

Sebelum pulang, masih ada satu destinasi unik yang wajib kamu kunjungi, yaitu Post Kantoor - Koffie . Art . Kultur. Tempat ini merupakan hasil kolaborasi kreatif yang mengubah bangunan kantor pos peninggalan Belanda menjadi sebuah coffee shop bergaya vintage yang penuh karakter. Dari luar saja, bangunannya sudah terlihat sangat menarik dan berbeda dari coffee shop pada umumnya.

Saat masuk ke dalam, suasana nostalgia langsung terasa melalui penggunaan furnitur kayu tua, dekorasi retro, dan berbagai koleksi benda bersejarah yang masih dipajang. Selain menikmati kopi dan camilan tradisional Indonesia, kamu juga bisa menjelajahi area kafe untuk melihat peninggalan operasional kantor pos zaman dahulu. Aktivitas paling seru di sini adalah stamp hunting. Kafe menyediakan berbagai stempel unik yang bisa kamu koleksi di buku catatan pribadi. Jadi jangan lupa membawa notebook kecil agar bisa membawa pulang kenang-kenangan unik dari perjalananmu di Cikini.

Baca juga: Long Weekend di Jakarta Aja? Ini Rekomendasi Hotel Staycation Keluarga Anti-Gagal!

Post Kantoor menjadi penutup yang manis untuk perjalanan seharian di Cikini. Dalam satu hari saja, kamu bisa menikmati banyak pengalaman berbeda, mulai dari berburu kuliner legendaris, menikmati karya seni, menjelajahi pasar antik, mengunjungi ruang kreatif, hingga bersantai di coffee shop estetik yang penuh cerita.

Yang paling menarik, semua destinasi tersebut bisa kamu tempuh dengan berjalan kaki tanpa perlu repot berpindah kendaraan. Jadi kalau akhir pekan ini kamu belum punya rencana, coba deh ajak teman, pasangan, atau keluarga untuk menjelajahi sudut-sudut menarik di Cikini. Siapa tahu, kawasan yang selama ini sering kamu lewati ternyata menyimpan banyak cerita seru yang belum pernah kamu temukan sebelumnya.



Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Nisa

Love to share the small things that make life interesting. Come with me on a journey where curiosity takes the lead, and each story invites you to see the world in a new way.

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

  • 15 Negara Bebas Visa Untuk Orang Indonesia

    Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

  • 10 Tempat di Seoul yang Instagramable Banget!

    Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]

Artikel Terbaru