1. Travel
  2. Tokyo

7 Pengalaman Berendam di Sento Paling Berkesan yang Wajib Dicoba di Tokyo

Bagi sebagian besar pelancong, tradisi mandi ala Jepang biasanya langsung mengasosiasikan pikiran pada penginapan onsen terpencil di kawasan pegunungan. Padahal, di berbagai sudut kota di Jepang, pemandian umum tradisional yang dikenal dengan sebutan sento menawarkan cara yang tidak kalah berkesan untuk menyelami budaya berendam lokal.

Pada awalnya, sento diciptakan untuk memfasilitasi warga lokal yang belum memiliki fasilitas kamar mandi pribadi di rumah mereka, sehingga secara historis sento telah lama berfungsi sebagai tempat berkumpul, bersantai, dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Baca juga: Panduan Lengkap Wisata ke Ginzan Onsen Di Musim Dingin, Punya Pesona Ala Ghibli

Saat ini, wajah sento telah berkembang sangat bervariasi, mulai dari bangunan klasik berhiaskan lukisan dinding Gunung Fuji hingga ruang-ruang hasil renovasi modern yang mengusung interior estetis, fasilitas kafe, dan ruangan sauna. Berbeda dengan onsen yang memanfaatkan sumber air panas alami dari dalam bumi, sento umumnya menggunakan air keran biasa yang dipanaskan. Meski demikian, sento tetap menerapkan tata cara dan etika berendam yang sama, sekaligus memberikan gambaran otentik mengenai kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang yang sangat mudah diakses oleh wisatawan.

1. Kosugiyu

Image credit: @kosugiyu_sento

Hanya berjarak sekitar sepuluh menit perjalanan kereta dari Stasiun Shinjuku, kawasan Kōenji dikenal akan jajaran toko retro, toko barang bekas, kafe, serta Festival Awa Odori yang megah. Di sini lah Kosugiu, sebuah sento bersejarah, berdiri sejak tahun 1933.

Eksterior bangunannya yang bergaya kuil telah ditetapkan sebagai cagar budaya, sementara bagian dalam pemandiannya dihiasi mural klasik Gunung Fuji yang memberikan atmosfer otentik sento tempo dulu. Bagi para wisatawan, Kosugiyu bukan hanya menyajikan kesegaran berendam air hangat, melainkan juga membuka pintu untuk merasakan kehangatan semangat komunitas warga Kōenji.

Alamat: 3-32-17 Koenji Kita, Suginami-ku, Tokyo
Jam Operasional: 15.30 – 01.30 (Senin – Rabu & Jumat); 08.00 – 01.30 (Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional)
Tiket Masuk: ¥500 untuk dewasa

2. Koganeyu

Image credit: 黄金湯(墨田区) | Facebook

Didirikan pada tahun 1932 di kawasan Sumida, Koganeyu telah melayani komunitas lokal selama hampir satu abad. Pada tahun 2020, sento bersejarah ini mengalami renovasi total. Hasil peremajaannya berhasil mempertahankan atmosfer pemandian umum yang familier, sembari menyuntikkan elemen-elemen modern yang segar.

Perhatian khusus diberikan pada kualitas airnya, ditambah kehadiran fasilitas baru seperti konter resepsionis yang menyatu dengan kedai bir, sauna batu maifan, kolam air dingin sedalam 90 sentimeter, serta mural dinding berwarna-warni karya seniman lokal. Pemandian ini juga sangat terbuka bagi pengunjung yang memiliki tato. Berlokasi hanya tujuh menit berjalan kaki dari Stasiun Kinshicho, Koganeyu menjadi tempat yang sangat strategis untuk melepas lelah setelah seharian menjelajahi kawasan timur Tokyo.

Alamat: 4-14-6 Taihei, Sumida-ku, Tokyo 130-0012, Jepang
Jam Operasional: Setiap hari, 06.00 – 09.00 & 11.00 – 00.30
Hari Libur: Senin Minggu Kedua dan Keempat setiap bulan
Tiket Masuk: Dewasa: ¥550 (durasi 90 menit) | Siswa SMP: ¥450 | Siswa SD: ¥200 | Anak-Anak: ¥100

3. Komaeyu

Image credit: 狛江湯 /銭湯 | Facebook

Pertama kali beroperasi pada tahun 1955, Komaeyu merupakan sento yang terletak di Komae, kota terkecil kedua di Tokyo. Demi menjaga kelestarian budaya sento di tengah modernisasi rumah tangga, pihak pengelola menggandeng arsitek Jo Nagasaka untuk melakukan perombakan besar-besaran. Komaeyu dibuka kembali pada 28 April 2023 sebagai ruang komunitas modern tanpa menghilangkan kehangatan pemandian tradisional.

Fasilitasnya mencakup kolam pijat air hangat, kolam air karbonat berkonsentrasi tinggi, serta sauna auto-löyly berpelapis batu maifan. Pengunjung juga dapat menyegarkan diri di kolam air dingin yang diisi oleh air alami kaya mineral khas Komae. Setelah berendam, kamu dapat bersantai di area relaksasi atau menikmati sajian di SIDE STAND café-bar. Fasilitas seperti sampo, sabun mandi, dan pengering rambut disediakan secara gratis, serta ramah bagi pengunjung bertato.

Alamat: 1-12-6 Higashi-Izumi, Komae-shi, Tokyo 201-0014
Jam Operasional: 13.00 – 23.00 (Rabu – Senin)
Tiket Masuk: ¥550 untuk dewasa

4. Kairyou-yu

Image credit: 改良湯 | Facebook

Berlokasi di kawasan sibuk Shibuya, Kairyou-yu adalah sento modern yang memadukan tradisi mandi umum dengan fokus kontemporer pada kenyamanan, kesehatan, dan estetika desain. Saat menjalani proses renovasi, pemandian ini secara khusus menargetkan kelompok pengunjung wanita muda usia 20 hingga 30-an tahun, yang melahirkan berbagai inovasi untuk memberikan pengalaman berendam yang lebih lembut di kulit.

Salah satu keunggulan utamanya adalah penerapan water-softening system yang menyaring mineral pemicu kehalusan air dari sumber air sumur mereka. Air lembut ini digunakan di seluruh fasilitas kolam hingga area pancuran bilas. Keseimbangan ion pada airnya menyerupai kandungan air panas alami kaya natrium, memberikan sensasi kulit yang terasa lebih halus dan tidak kering setelah berendam.

Alamat: 2-19-9 Higashi, Shibuya-ku, Tokyo
Jam Operasional: 15.00 – 00.30 (Senin – Jumat); 13.00 – 23.00 (Minggu & Hari Libur Nasional)
Tiket Masuk: ¥550 untuk dewasa (Batas masuk terakhir 30 menit sebelum jam tutup)

5. Bunka Yokusen

Image credit: @bunkayokusen

Didirikan sejak tahun 1928, Bunka Yokusen adalah sento yang mengusung perpaduan budaya klasik dan sentuhan arsitektur modern yang elegan garapan arsitek Kentaro Imai. Tempat ini dirancang sebagai ruang relaksasi di mana para tamu dapat menikmati waktu tanpa merasa terburu-buru.

Alunan musik jazz yang diputar lembut di area lobi dan ruang pemandian menciptakan atmosfer tenang yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Pusat perhatian dari sento ini terletak pada lukisan bundar Gunung Fuji yang megah karya seniman spesialis sento, Morio Nakajima. Fitur unggulan lainnya adalah kolam nano-yu yang mengandung miliaran gelembung mikro nano yang memberikan sensasi berendam yang lembut dan hangat di kulit, menjadikannya pilihan favorit pengunjung dari berbagai usia.

Alamat: 3-6-8 Higashiyama, Meguro-ku, Tokyo 153-0043
Jam Operasional: 14.00 – 01.00 (Senin, Selasa, Kamis, Jumat); 10.00 – 00.00 (Sabtu & Minggu)
Tiket Masuk: ¥550 untuk dewasa (Batas masuk terakhir 30 menit sebelum jam tutup)

6. Hisamatsuyu

Image credit: 天然温泉 久松湯 | Facebook

Hisamatsuyu didirikan oleh Kyumatsu Kazama yang bertekad menciptakan tempat pemandian umum sekaligus wadah kumpul bagi warga lokal. Nilai tersebut terus dipertahankan hingga kini, bahkan setelah bangunan ini dibuka kembali pada Mei 2014 dengan desain arsitektur kontemporer yang memukau. Dalam proses renovasinya, tim penggalian berhasil menemukan sumber air panas alami kaya kandungan natrium klorida di kedalaman 1.500 meter di bawah tanah.

Air panas alami ini kini mengisi kolam terbuka di area pria maupun wanita. Interiornya memadukan dinding putih bersih dengan aksen kayu hangat, skylight yang dapat dibuka, serta atraksi projection mapping yang memancarkan pendar cahaya indah di atas permukaan air kolam.

Alamat: 4-32-15 Sakuradai, Nerima-ku, Tokyo
Jam Operasional: 11.00 – 23.00 (Rabu – Senin)
Tiket Masuk: ¥550 untuk dewasa (Batas masuk terakhir pukul 22.30 WIB)

7. Akebonoyu

Image credit: @akebonoyu_asakusa

Didirikan tidak lama setelah berakhirnya Perang Dunia II, Akebonoyu telah lama menjadi penopang budaya berendam di kawasan Asakusa. Bangunan bersejarah ini bahkan telah diakui secara resmi sebagai salah satu Bangunan Bersejarah Pilihan Pemerintah Metropolitan Tokyo. Pemandian ini menghubungkan nilai sejarah dengan masa depan melalui perpaduan budaya sento dan kerajinan lokal.

Area pemandian beratap tinggi di dalamnya mempertahankan atmosfer klasik sitamachi sento dengan suhu air yang dijaga sedikit lebih hangat untuk memberikan sensasi kesegaran bertahan lama. Tempat ini juga memiliki fasilitas silky bath dengan gelembung super halus. Jika kamu berkunjung pada awal bulan Mei, tanaman bunga wisteria bersejarah di pelatarannya akan bermekar indah menambah estetika pemandangan.

Alamat: 4-17-1 Asakusa, Taito-ku, Tokyo 111-0032
Jam Operasional: 06.00 – 09.00 & 11.00 – 01.00 (Senin – Jumat); 06.00 – 01.00 (Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional)
Tiket Masuk: ¥550 untuk dewasa

Baca juga: Baru Pertama ke Onsen di Jepang? Cek Panduannya Di Sini Biar Nggak Bingung!

Menjelajahi deretan pemandian sento di Tokyo memberikan kesempatan langka untuk merasakan sisi kehidupan lokal Jepang yang autentik dan menenangkan. Baik untuk melepas lelah setelah seharian berkeliling kota maupun untuk merasakan interaksi hangat dengan warga setempat, memasukkan kunjungan ke sento ke dalam alur rencana liburan kamu akan memberikan pengalaman budaya yang sangat berharga dan tak terlupakan.

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Jeihan

Jeihan Azalea, seseorang yang berambisi mengeksplorasi sudut-sudut dunia secara langsung dengan pena dan kertas di tangan.

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

  • 15 Negara Bebas Visa Untuk Orang Indonesia

    Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

  • 10 Tempat di Seoul yang Instagramable Banget!

    Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]

Artikel Terbaru