1. Travel
  2. Arab Saudi

Cara Memesan Hotel Untuk Umroh Mandiri Dari Indonesia, Dijamin Tembus!

Umroh mandiri atau do-it-yourself (DIY) umroh kini makin diminati jemaah Indonesia karena fleksibel, lebih terjangkau, dan prosesnya makin simpel. Salah satu kunci utama kelancaran ibadah adalah strategi dan cara memesan hotel untuk umroh mandiri yang tepat. Pasalnya, bukti booking hotel sangat krusial untuk pengurusan visa.

Berikut panduan lengkap langkah demi langkah memesan hotel untuk umroh mandiri di Arab Saudi dari Indonesia, menurut Al Raeyan, beserta urutan booking yang benar dan tips agar visa kamu dijamin tembus!

cara memesan hotel untuk umroh mandiri

Image credit: Pexels

Tahap 1: Persiapan Awal

Sebelum mulai hunting hotel dan mengklik tombol booking, siapkan beberapa hal wajib berikut:

  • Aplikasi Nusuk (nusuk.sa): Aplikasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang wajib diunduh di smartphone kamu.

  • Masa Berlaku Paspor: Pastikan paspor kamu masih aktif minimal 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan.

  • Kartu Pembayaran Internasional: Siapkan kartu kredit atau kartu debit berlogo Visa/Mastercard (seperti Jenius, Bank Jago, atau debit bank nasional yang fitur transaksi internasionalnya sudah aktif) untuk pembayaran online.

Tahap 2: Tiga Opsi Pemesanan Hotel

Ada tiga metode yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan budget:

Opsi A: Buka Aplikasi Nusuk (Paling Mudah & Terintegrasi Visa)

Booking lewat Nusuk adalah jalur paling aman dan praktis karena sistemnya langsung terhubung ke layanan pemesanan visa resmi.

  • Buka aplikasi Nusuk atau situs nusuk.sa, lalu pilih menu Hotels.

  • Tentukan kota (Mekkah atau Madinah) beserta tanggal menginap.

  • Pilih hotel pilihanmu (misalnya: Azka Al Safa di Mekkah).

  • Selesaikan pembayaran menggunakan kartu debit/kredit internasional.

Kamu akan langsung menerima voucher resmi yang akan menjadi dokumen pendukung utama saat pengajuan visa umroh.

Opsi B: Menggunakan OTA (Agoda, Booking.com, atau Almosafer)

Jika ingin membandingkan harga atau mengincar diskon 10–15%:

  • Cari dan pesan hotel melalui platform Travel Agent Online (OTA) pilihanmu.

Tips Penting: Selalu pilih opsi Free Cancellation (Pembatalan Gratis) untuk mengantisipasi perubahan tanggal atau kendala berkas.

Setelah booking berhasil, segera hubungi pihak hotel (bisa via WhatsApp/Email) untuk meminta Muassasa Number (nomor referensi registrasi hotel di sistem Saudi) yang dibutuhkan saat pengisian data visa.

Opsi C: WhatsApp Direct ke Hotel (Potensi Diskon Terbesar)

Beberapa hotel di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi memiliki staf yang mahir berbahasa Indonesia.

Cari nomor kontak WhatsApp resmi hotel di Google Maps (contoh: Azka Al Safa Mekkah atau Shaza Madinah).

Kirim pesan singkat: "Assalamualaikum, mau booking direct [jumlah] malam, berapa best rate? Saya dari Indonesia."

Biasanya, pemesanan langsung (direct booking) bisa mendapatkan potongan harga hingga 20% dibanding tarif di platform online.

cara memesan hotel untuk umroh mandiri

Image credit: Pexels

Urutan Pemesanan yang Benar (Anti Rugi!)

Agar dana tidak terbuang sia-sia akibat kendala administratif, ikuti kronologi booking berikut:

Hari ke-1: Booking Hotel terlebih dahulu (via Nusuk atau OTA).

Hari ke-2: Ajukan Visa (e-Visa Turis via ksavisa.sa / visa.mofa.gov.sa seharga SAR 535 atau Visa Umroh via Nusuk seharga ~SAR 400).

Hari ke-3: Setelah visa terbit, pesan tiket Kereta Cepat Haramain (hhr.sa) untuk rute Madinah – Mekkah.

Hari ke-4: Terakhir, pesan Tiket Pesawat PP (misalnya rute ideal: Jakarta - Madinah, lalu pulang via Jeddah - Jakarta).

Peringatan: Jangan memesan tiket pesawat sebelum visa dan hotel kamu terkonfirmasi. Jika visa mengalami penundaan atau penolakan, tiket pesawat berisiko hangus!

Tips & Trik Pemesanan Lancar & Visa Disetujui

Simpan Bukti Pembayaran Resmi: Pastikan dokumen booking mencantumkan nama lengkap sesuai dengan paspor.

Gunakan Rute Penerbangan Langsung/Transit Efektif: Hindari rute transit internal yang rumit jika belum terbiasa dengan prosedur bandara di Saudi.

Manfaatkan Kereta Cepat Haramain: Untuk mobilitas Mekkah–Madinah, Kereta Cepat Haramain hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam 20 menit dibanding bus yang memakan waktu hingga 6 jam.

Double Check Lokasi Hotel: Pilih hotel yang menyediakan akses jalan kaki (walking distance) atau shuttle bus gratis menuju pelataran masjid demi kenyamanan ibadah sehari-hari.

Baca juga: Panduan Umrah Mandiri Untuk Pengalaman Ibadah Yang Mengesankan

Nah, sudah tahu tips dan trik, strategi sekaligus cara memesan hotel untuk umroh mandiri dari Indonesia, kan? Tinggal bulatkan tekad dan niat, siapkan dana dan rencana perjalanan yang efektif, kamu bisa berangkat umroh secara mandiri dengan nyaman. Semangat untuk beribadah, ya!

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Widya Astuti

Penulis di TripZilla

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

Artikel Terbaru