1. Travel
  2. Korea Selatan

12 Tips Liburan Hemat di Seoul Untuk Kamu yang Punya Budget Minim

Seoul mungkin akan terus menggodamu dengan kafe-kafe aesthetic, spot belanja yang buka hingga larut malam, deretan produk kecantikan, serta ragam kuliner khas yang seolah tak ada habisnya. Namun, menjelajahi ibu kota Korea Selatan ini sebenarnya tidak selalu membutuhkan anggaran liburan yang membengkak, kok.

Baca juga: 10 Kawasan Wajib Dikunjungi di Seoul, Dari Wisata Belanja hingga Budaya

Dengan sedikit perencanaan yang matang dari jauh hari, kamu bisa menekan biaya akomodasi, transportasi, makan, hingga tiket wisata tanpa harus kehilangan momen untuk menikmati berbagai daya tarik utama kota ini. Nah, berikut adalah 12 cara praktis yang bisa kamu terapkan untuk menghemat pengeluaran saat liburan ke Seoul berikutnya!

1. Atur Jadwal Liburan di Luar Peak Season

Image credit: Reabirdna | Canva Pro

Banyak wisatawan biasanya berbondong-bondong datang ke Seoul pada bulan April hingga Mei untuk berburu keindahan bunga sakura di musim semi, atau September hingga Oktober demi menikmati pesona daun-daun berguguran di musim gugur. Namun, kalau sasaranmu adalah tiket pesawat murah, usahakan untuk memesan tiket minimal tiga bulan sebelum keberangkatan dan rajin-rajinlah memantau promo tiket pesawat musiman.

Selain itu, hindari terbang ke Seoul saat momen libur nasional Korea. Beberapa di antaranya adalah libur Seollal (Tahun Baru Imlek) sekitar bulan Januari/Februari, serta festival Chuseok, yaitu perayaan besar selama tiga hari yang biasanya jatuh di bulan September atau Oktober. Pada periode libur nasional ini, suasana kota bisa jadi sangat padat dan serba ramai!

2. Pesan Akomodasi Bujet yang Terjangkau

Image credit: vgajic | Canva Pro

Hostel dan guesthouse masih menjadi pilihan favorit bagi para wisatawan yang ingin menekan biaya menginap seminimal mungkin. Fasilitas bersama seperti dapur, mesin cuci, tempat penitipan bagasi, hingga ruang komunal bisa sangat membantumu menghemat pengeluaran makan dan kebutuhan harian lainnya.

Namun, jangan langsung menganggap bahwa hostel pasti selalu menjadi opsi paling murah. Hotel budget atau kamar privat berukuran ringkas terkadang menawarkan nilai yang lebih sepadan, terutama jika kamu bepergian berdua bersama pasangan atau dalam kelompok yang bisa saling berbagi biaya kamar.

Pastikan kamu membandingkan harga total setelah ditambahkan pajak dan biaya layanan, serta periksa apakah fasilitas seperti sarapan, handuk, loker, atau penitipan bagasi sudah termasuk di dalamnya. Memilih penginapan yang lokasinya sedikit geser dari pusat keramaian utama seperti Myeongdong atau Hongdae juga bisa memangkas biaya, asalkan lokasinya tetap dekat dengan stasiun subway.

Bagi kamu yang lebih memilih menyewa properti liburan privat (homestay atau apartemen), pastikan terlebih dahulu bahwa tempat penginapan tersebut sudah terdaftar secara resmi untuk akomodasi wisata jangka pendek sebelum melakukan pemesanan.

3. Tukar Uang Tunai di Tempat yang Tepat

Image credit: shisuka | Canva Pro

Hindari menukarkan seluruh anggaran liburanmu di konter penukaran uang bandara tanpa membandingkan nilai tukar dan biaya layanannya terlebih dahulu. Konter di bandara memang sangat praktis, tetapi gerai penukaran uang independen atau bank di pusat kota Seoul biasanya menawarkan nilai tukar yang jauh lebih menguntungkan.

Kawasan Myeongdong sudah lama terkenal sebagai salah satu spot terbaik untuk menemukan gerai money changer dengan kurs bersaing. Kamu bisa membandingkan papan nilai tukar di beberapa gerai terlebih dahulu alih-alih langsung bertransaksi di toko pertama.

Meskipun pembayaran berbasis kartu sudah diterima sangat luas di Seoul, biaya transaksi luar negeri dari tiap bank bisa berbeda cukup jauh. Sebelum berangkat, cek ketentuan biaya transaksi luar negeri dan penarikan tunai ATM dari bank penyedia kartumu. Jangan lupa untuk tetap membawa sejumlah uang tunai Won Korea untuk bertransaksi di pasar tradisional, mengisi ulang kartu transportasi, atau berbelanja di toko-toko kecil yang belum menerima kartu luar negeri.

4. Cerdas Memilih Antara Kartu Tmoney dan Climate Card

Image credit: TMONEY | Official Website (kiri), SEOUL METROPOLITAN GOVERNMENT | Official Website (kanan)

Kartu transportasi isi ulang seperti Tmoney sangat praktis untuk naik subway maupun bus kota. Kartu ini juga memberikan diskon transit otomatis saat kamu berpindah moda transportasi dalam jeda waktu yang ditentukan.

Bagi wisatawan yang berencana akan sangat sering naik-turun transportasi umum, cobalah membandingkan penggunaan Tmoney dengan kartu terusan jangka pendek Climate Card. Kartu terusan ini menawarkan akses perjalanan tanpa batas untuk subway dan bus selama 1, 2, 3, 5, atau 7 hari.

Perlu diingat bahwa Climate Card tidak dapat digunakan untuk seluruh jalur kereta, bus bandara, atau perjalanan yang melintas ke luar wilayah Seoul. Jadi, pastikan kamu mengecek rute tujuanmu terlebih dahulu untuk memastikan apakah kartu ini memang lebih hemat dibanding mengisi saldo Tmoney biasa.

5. Jelajahi Area yang Ramah Kantong Seperti Hongdae

Image credit: Lisur | Canva Pro

Kawasan di sekitar kampus biasanya dipenuhi oleh deretan restoran, kafe, toko pakaian, dan tempat hiburan yang harganya disesuaikan dengan kantong mahasiswa.

Hongdae sampai saat ini masih menjadi salah satu kawasan paling hidup dan populer, meskipun beberapa jalan utamanya yang sibuk kini tak semuanya murah lagi. Cobalah menyusuri gang-gang kecil di sekitar Hongik University, kawasan Sinchon, atau area Ewha Womans University, dan bandingkan harganya sebelum membeli sesuatu.

Kawasan sekitar kampus ini sangat cocok untuk berburu makanan santai, aksesori, baju-baju kekinian, foto di studio photobooth, hingga hiburan ringan yang terjangkau. Namun, karena harga dan kualitas antar toko bisa sangat bervariasi, tetaplah cermat dan jangan menganggap semua gerai pasti menawarkan harga obral, ya.

6. Ikut Walking Tour Gratis Bersama Mahasiswa Lokal

Image credit: @seoulmatekorea

Ingin cara seru lainnya untuk menjelajahi Seoul dengan anggaran terbatas? Kamu bisa mendaftar program guided walking tour di Seoul yang dipandu langsung oleh para mahasiswa Korea! Tur jalan kaki ini menyajikan pilihan itinerary yang bisa disesuaikan dengan aktivitas favorit serta tempat-tempat yang ingin kamu kunjungi.

Lewat tur ini, kamu bisa melihat dari dekat kehidupan sehari-hari warga Seoul dan menjelajahi sudut-sudut kota dari sudut pandang warga lokal—menariknya lagi, pengalaman ini bisa kamu dapatkan secara gratis!

Kamu bisa mengecek pilihan tur mahasiswa yang paling populer lewat penyedia seperti SeoulMate dan Meteor Youth. Pastikan kamu sudah melakukan pendaftaran secara online setidaknya tiga hari sebelum tanggal tur yang kamu inginkan, ya!

7. Pilih Restoran Khas Korea Saat Liburan Rombongan

Image credit: TopPhotoImages | Canva Pro

Jika kamu liburan bersama teman-teman dan bingung memilih tempat makan, pilihlah restoran autentik Korea. Keunggulan utama makan di restoran Korea adalah sajiannya yang pas untuk makan porsi besar dan dinikmati beramai-ramai. Ditambah lagi, proses memasak makanan bersama di meja menjadi aktivitas seru yang bikin suasana kebersamaan makin akrab!

Selain bisa memanjakan lidah dengan sajian daging panggang yang menggugah selera, kamu juga dijamin kenyang karena deretan banchan yang disajikan gratis di meja.

Menariknya lagi, harganya tidak membuat kantong bolong. Dengan bujet mulai dari di bawah ₩12.900, kamu sudah bisa menikmati paket barbecue buffet yang melimpah dan mengenyangkan di Seoul. Benar-benar penawaran hemat yang sayang untuk dilewatkan!

8. Manfaatkan Lezatnya Street Food Khas Korea

Image credit: SAHACHAT | Canva Pro

Pasar-pasar tradisional dan kawasan belanja di Seoul menyajikan deretan kuliner street food yang menggoda selera, mulai dari tteokbokki, hotteok, eomuk, gimbap, mandu, hingga aneka sate.

Jajanan kaki lima bisa jadi cara hemat untuk mencicipi beragam cita rasa kuliner Korea sekaligus. Namun, patut dicatat bahwa harga-harga street food kini cenderung naik. Kawasan yang padat wisatawan juga kerap mematok harga yang terasa lebih mahal dibanding pasar-pasar di pemukiman warga lokal.

Selalu periksa harganya sebelum memesan, dan ingatlah bahwa membeli beberapa porsi jajanan kecil secara tidak sadar bisa menghabiskan biaya yang sama banyaknya dengan sekali makan kenyang di restoran. Agar lebih hemat, padukan satu atau dua jenis street food dengan satu porsi makanan berat di kedai pasar daripada menjadikan camilan kecil sebagai menu makan malam utamamu.

9. Buru Camilan dan Makanan Ringan di Minimarket Lokal

Image credit: Kittie Starlet | Pexels

Siapa pun penggemar drama Korea pasti bakal langsung kalap saat melihat deretan camilan ikonik dan minuman unik yang berjajar di minimarket lokal seperti 7-Eleven, CU, atau GS25.

Kamu bisa memilih berbagai santapan lezat langsung dari rak yang selalu terisi penuh, mulai dari dosirak, mie instan pedas, susu pisang, bakpao hangat, cold brew (yang terkadang menampilkan foto idol K-pop favoritmu di kemasannya), keripik honey butter almond, hingga minuman soju.

10. Beli Oleh-Oleh Murah di Pasar Tradisional Korea

Image credit: Starcevic | Canva Pro

Untuk berburu barang kenang-kenangan unik yang bakal disukai teman-teman di rumah, datanglah ke pasar-pasar tradisional di Seoul. Selain terkenal dengan deretan kedai makanannya yang melimpah, para pedagang di Gwangjang Market dan Namdaemun Market juga menjual tas, kerajinan tangan khas, kain tekstil, olahan sutra, keramik, karya seni lokal, perhiasan, hingga berbagai oleh-oleh khas yang hanya bisa kamu temukan di Seoul!

11. Berburu Barang Murah di Mall Bawah Tanah

Image credit: Seoul Tourism Organization | Official Website

Tahukah kamu kalau kamu juga bisa menemukan banyak barang bagus di area bawah tanah kota Seoul? Banyak pusat perbelanjaan menarik di Seoul yang terletak di lorong bawah tanah stasiun kereta, seperti Yeongdeungpo Underground Mall di Stasiun Yeongdeungpo (Jalur 1) dan Myeongdong Underground Shopping Center di Stasiun Myeongdong (Jalur 4).

Di sini, kamu bisa berbelanja pakaian kekinian, aksesori, kosmetik, camilan, merchandise K-pop, hingga berbagai produk unik dengan harga yang jauh lebih miring dibanding di department store mewah.

12. Nikmati Berbagai Aktivitas Gratis di Seoul

Image credit: atosan | Canva Pro

Banyak pengalaman seru dan berkesan di Seoul yang bisa kamu nikmati tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. Kamu bisa jalan santai di tepi Sungai Cheonggyecheon, menyusuri jalur bersejarah Seoul City Wall, bersantai sore di Taman Hangang, mengagumi arsitektur futuristik Dongdaemun Design Plaza dari luar, hingga mendaki di Taman Nasional Bukhansan.

Sejumlah museum besar juga membebaskan biaya tiket masuk untuk area pameran tetapnya, seperti National Museum of Korea, War Memorial of Korea, dan Seoul Museum of History. Biaya tiket biasanya hanya dikenakan jika kamu ingin memasuki pameran khusus yang bersifat sementara atau mengikuti program tertentu.

Kawasan perumahan tradisional Bukchon Hanok Village juga tetap gratis untuk dikunjungi. Namun, karena area ini merupakan pemukiman warga lokal, pastikan kamu tetap menjaga ketenangan, mematuhi jam berkunjung yang berlaku, serta tidak mengambil foto penghuni atau rumah pribadi tanpa izin.

Selain itu, kamu juga bisa menghemat biaya masuk ke istana-istana kerajaan di Seoul dengan memanfaatkan paket tiket. Pengunjung yang mengenakan pakaian tradisional hanbok sesuai kriteria umumnya diberikan akses masuk gratis ke istana-istana utama, meskipun biaya sewa baju hanbok itu sendiri perlu kamu perhitungkan kembali dibanding membeli tiket reguler biasa.

Baca juga: Panduan Lengkap Naik Bus di Seoul, Wisatawan Wajib Tahu

Liburan hemat di Seoul sebenarnya bukan melulu soal mencari pilihan yang paling murah, melainkan bagaimana kamu bisa memprioritaskan anggaran pada hal-hal yang paling penting. Pilihlah akomodasi yang mudah dijangkau transportasi umum, sesuaikan kartu transportasi dengan rute harianmu, kombinasikan makan di restoran dengan santapan praktis minimarket, serta penuhi jadwalmu dengan jalan-jalan ke taman, pasar tradisional, museum, dan rute jelajah kota.


Cover image credit: Sanga Park | Canva Pro

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Jeihan

Jeihan Azalea, seseorang yang berambisi mengeksplorasi sudut-sudut dunia secara langsung dengan pena dan kertas di tangan.

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

  • 15 Negara Bebas Visa Untuk Orang Indonesia

    Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

  • 10 Tempat di Seoul yang Instagramable Banget!

    Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]

Artikel Terbaru