1. Travel
  2. Jepang

7 Wisata Wajib yang Bisa Kamu Lakukan di Hakone, Cuma Satu Jam Dari Tokyo

Rumah bagi berbagai atraksi populer seperti Danau Ashinoko, Hakone Open-Air Museum, hingga Lembah Owakudani, kota Hakone menawarkan pengalaman liburan luar biasa untuk melepas penat dari hiruk-pikuk Tokyo. Terlebih jaraknya cuma sekitar satu jam dari sana. Penasaran apa yang menunggumu di Hakone? Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Baca juga: 8 Day Trip Dari Tokyo Yang Bikin Liburan Kamu Makin Seru

Cara Menuju Hakone

Image credit: Odakyu Electric Railway | Official Website

Setelah menghabiskan beberapa hari menjelajahi riuhnya Tokyo, wajar banget kalau kamu merasa butuh suasana baru yang lebih tenang dan damai. Ini adalah saatnya kamu berkenalan dengan Hakone. Kota indah ini tersembunyi di kawasan pegunungan yang sejuk. Lokasinya hanya berjarak sekitar 80 menit dari Shinjuku jika kamu naik kereta Odakyu Limited Express Romancecar. Untuk naik Romancecar, kamu memerlukan tiket tambahan dan seluruh kursi wajib dipesan terlebih dahulu.

Sebelum ke Hakone, sangat disarankan untuk membeli Hakone Freepass. Tiket terusan untuk 2 atau 3 hari ini memberikan akses naik transportasi umum sepuasnya di 8 moda transportasi resmi di sekitar Hakone, termasuk Kereta Hakone Tozan, bus, cable car, kereta gantung, hingga kapal wisata. Tiket yang dibeli dari Shinjuku juga sudah mencakup perjalanan pulang-pergi di Jalur Odakyu, meski tidak termasuk biaya tambahan untuk Romancecar.

Saat ini, tiket Hakone Freepass untuk 2 hari dibanderol seharga ¥7.100 dari Shinjuku atau ¥6.000 jika dibeli dari Odawara. Selain praktis, tiket terusan ini juga memberikan potongan harga di sekitar 70 atraksi wisata dan toko yang berpartisipasi. Pastikan kamu membandingkan harga tiket ini dengan rencana rute perjalananmu sebelum membeli, terutama jika kamu hanya berniat mengunjungi sedikit tempat.

1. Mengagumi Alam di Danau Ashinoko

Image credit: zkruger | Canva Pro

Pemberhentian pertama dalam daftar ini adalah salah satu primadona Hakone: Danau Ashi (Ashinoko). Jika hari sedang cerah, danau ini menjadi salah satu spot paling terkenal di Hakone untuk menyaksikan kemegahan Gunung Fuji. Namun, karena gumpalan awan sering kali menutupi puncaknya, jangan berasumsi kalau Gunung Fuji bakal langsung terlihat sepanjang waktu berkunjungmu, ya. Kamu bisa menikmati keindahan alam sambil santai di tepi danau.

Image credit: Kitinut Tum | Canva Pro

Ingin menikmati sudut pandang yang berbeda? Cobalah naik kapal wisata! Kapal ini mengantar penumpang menyeberangi danau, menghubungkan Pelabuhan Togendai, Hakone-machi, dan Moto-Hakone. Perjalanan satu arah memakan waktu sekitar 25 hingga 40 menit, tergantung pada rute dan jadwal keberangkatan, serta menjadi cara yang seru untuk menjelajahi danau.

Pemegang Hakone Freepass tidak perlu membayar lagi untuk naik kapal ini—hanya saja, kamu hanya bisa menempati kursi kabin reguler. Jika ingin merasakan suasana yang lebih sepi dan tenang, kamu bisa membayar biaya tambahan untuk masuk ke kabin khusus/deluxe lengkap dengan area observasi pribadinya.

Perlu diingat, operasional kapal pesiar ini bisa dihentikan sementara jika cuaca buruk. Jadi, pastikan kamu mengecek status operasional terkini sebelum menyusun sisa rute perjalananmu di sekitar danau.

2. Meluncur dengan Hakone Ropeway

Image credit: 35007 | Canva Pro

Sensasi menikmati pemandangan dari ketinggian dengan Hakone Ropeway benar-benar sebuah pengalaman yang tak terlupakan! Satu kereta gantung dapat menampung hingga 18 penumpang dengan jadwal keberangkatan setiap satu menit.

Perjalanannya sekitar 30 menit dari Stasiun Sounzan menuju Stasiun Togendai. Dari dalam, kamu akan disuguhkan pemandangan fantastis Gunung Fuji, Danau Ashinoko, hingga Owakudani Valley. Asyiknya lagi, tarif naik Hakone Ropeway ini sudah ditutupi sepenuhnya oleh Hakone Freepass!

Biasanya, Hakone Ropeway beroperasi mulai pukul 09.00 hingga 17.00 antara bulan Februari dan November, serta hingga pukul 16.15 pada bulan Desember dan Januari. Operasional kereta gantung bisa dihentikan sewaktu-waktu akibat angin kencang, cuaca buruk, pemeliharaan rutin, atau aktivitas vulkanik. Jangan lupa untuk selalu mengecek status sebelum berangkat, ya.

3. Cicipi Telur Hitam di Owakudani Valley yang Bisa Memperpanjang Umur

Image credit: stockdevil | Canva Pro

Owakudani Valley, yang juga dikenal dengan julukan "Lembah Neraka", merupakan lembah vulkanik yang terbentuk akibat letusan Gunung Hakone sekitar 3.000 tahun yang lalu. Hingga hari ini, lubang-lubang sulfur masih terus menyemburkan uap panas dan gas vulkanik ke udara.

Kesempatanmu untuk menginjakkan kaki di tempat ini memang membutuhkan sedikit keberuntungan. Jika cuaca sedang buruk, ada peningkatan aktivitas vulkanik, atau kadar gas dinilai sedang tidak aman bagi pengunjung, maka area akan ditutup total.

Bagi pengunjung yang memiliki gangguan pernapasan, riwayat penyakit jantung, sedang hamil, atau kondisi kesehatan lain yang rentan terhadap gas vulkanik, sangat disarankan untuk membaca peringatan keselamatan kesehatan dengan saksama sebelum memasuki area. Ingat, penggunaan masker biasa tidak sepenuhnya menghilangkan risiko bahaya dari gas vulkanik.

Image credit: undefined | Canva Pro

Setibanya di Owakudani, kamu tetap bisa menikmati pemandangan alam memukau dan berbelanja di toko-toko sekitar stasiun kereta gantung tanpa harus ikut jalur hiking. Zona uap vulkanik utama dapat diakses melalui Owakudani Nature Research Trail sepanjang kurang lebih 700 meter. Jalur ini hanya bisa diakses bersama pemandu dalam kelompok terbatas dan mewajibkan pemesanan terlebih dahulu. Sesi jalan santai ini memakan waktu sekitar 40 menit dan bisa dibatalkan sewaktu-waktu jika kondisi berubah.

Image credit: ktacha | Canva Pro

Di sinilah tempatnya kamu bisa mencicipi telur hitam yang legendaris! Telur-telur ini direbus langsung menggunakan air pemandian alami sebelum dikukus hingga matang. Cangkangnya berubah menjadi hitam pekat akibat reaksi kimia antara senyawa besi dan belerang di dalam air panas vulkanik.

Telur hitam ini dijual dengan harga sekitar ¥500 untuk satu kemasan berisi empat butir. Mitos lokal mengatakan bahwa setiap butir telur hitam yang kamu makan bisa memperpanjang usia hingga tujuh tahun! Tertarik mencoba?

4. Berendam di Kolam Kopi di Yunessun Spa

Image credit: 箱根小涌園ユネッサン | Facebook

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Hakone dipenuhi oleh deretan onsen. Namun, jika harus merekomendasikan satu tempat saja, datanglah ke Hakone Kowakien Yunessun karena pengalaman unik yang ditawarkannya.

Tempat ini mengusung konsep layaknya taman hiburan. Akan tetapi, alih-alih wahana, yang kamu temukan di sini adalah onsen dengan kolam-kolam tematik. Di mana lagi kamu akan menemukan kolam berisi anggur merah, kopi, atau bahkan kolam air panas dengan perosotan? Ada pula area onsen private dan onsen terbuka yang menyuguhkan pemandangan alam.

Image credit: Hakone Tourist Association | Official Website

Nah, buat kamu yang lebih menyukai pengalaman berendam tradisional, terdapat area pemandian air panas klasik bernama Mori no Yu. Di area ini, kolam dipisah antara pria dan wanita dan pengunjung tidak diperkenankan memakai pakaian renang. Fasilitasnya mencakup kolam indoor serta kolam terbuka dengan pemandangan pegunungan sekitarnya yang menyejukkan mata.

Harga tiket masuk bervariasi tergantung pada area yang dipilih, paket, serta tanggal kunjungan. Jangan lupa cek situs web resmi mereka untuk mengetahui pembaruan harga tiket dan jam operasional terkini.

5. Menjelajahi Karya Seni di Hakone Open-Air Museum

Image credit: Hakone Open-Air Museum | Official Website

Para pecinta seni, bersiaplah untuk jatuh cinta! Hakone tak hanya tersohor karena keindahan alamnya yang asri, tetapi juga karena deretan museum dan galeri seninya yang memikat.

Untuk pengalaman museum yang tidak biasa, datanglah ke Hakone Open-Air Museum. Museum ini berhasil menciptakan keharmonisan yang sempurna antara alam dan seni dengan memamerkan sekitar 120 karya patung dari seniman modern dan kontemporer di area taman terbuka yang luas.

Patung-patung berdiri megah dengan latar belakang pemandangan lembah dan pegunungan hijau di sekelilingnya. Selain galeri luar ruangan, museum ini juga memiliki galeri indoor, Pavilion Picasso, menara kaca patri yang cantik, hingga fasilitas rendam kaki untuk melepaskan lelah.

Museum ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00, dengan batas waktu masuk terakhir pukul 16.30. Harga tiket masuk reguler pembelian langsung di lokasi untuk dewasa saat ini sebesar ¥2.000, sedangkan jika kamu membeli tiket online terlebih dahulu harganya lebih murah, yaitu ¥1.800.

6. Merasakan Suasana Khas Italia di Hakone Glass no Mori

Image credit: 箱根ガラスの森美術館 | Facebook

Hakone Venetian Glass Museum, atau yang lebih dikenal dengan nama Hakone Glass no Mori, adalah destinasi memesona lainnya yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Bersiaplah untuk melangkah masuk ke dunia yang benar-benar berbeda. Kompleks kecil ini diisi jalan kecil dari batu, taman yang indah, serta arsitektur khas Italia yang menjadi tempat bagi museum, toko oleh-oleh, dan kafe estetik. Hiasan dan ornamen kaca berpendar menghiasi pepohonan dan area di sekitar kolam, menyuguhkan pemandangan indah yang terlihat makin magis saat terpapar sinar matahari.

Luangkan waktumu untuk menjelajahi museum yang memamerkan koleksi kerajinan kaca Venesia dari abad ke-16 hingga era modern, lengkap dengan artefak kaca kuno, botol-botol parfum antik, hingga karya seni kontemporer.

Secara umum, museum ini beroperasi dari pukul 10.00 hingga 17.30, dengan batas waktu masuk terakhir pukul 17.00. Harga tiket masuk langsung di lokasi untuk dewasa saat ini sebesar ¥1.800, tetapi kamu bisa mendapatkan harga yang lebih murah jika membeli tiket resmi secara online.

7. Menguak Sejarah di Odawara Castle yang Megah

Image credit: Aflo Images | Canva Pro

Jika anggaran liburanmu sedikit terbatas, kamu bisa berkunjung ke Odawara Castle. Meski Odawara terletak sedikit di luar area Hakone, stasiun keretanya merupakan gerbang utama menuju Hakone, menjadikan kastil ini destinasi yang sangat mudah disinggahi di awal atau akhir perjalananmu.

Halaman kastil ini terlihat indah, terutama saat musim bunga sakura bermekaran. Saat tiba di puncak kastil, pastikan kamu melangkah ke dek observasi untuk menikmati panorama pemandangan 360 derajat yang memukau menyapu seluruh Kota Odawara, Teluk Sagami, hingga jajaran pegunungan di sekitarnya.

Image credit: Kanagawa Prefectural Tourism Association | Official Website

Bekas museum di kastil kini telah ditransformasi menjadi NINJA Museum interaktif, yang memperkenalkan sejarah klan ninja Fuma yang legendaris dan erat kaitannya dengan klan Hojo. Sementara itu, SAMURAI Museum yang berlokasi di Gerbang Tokiwa-gi memamerkan baju zirah dan pedang samurai asli, di mana akses masuknya kini sudah termasuk dalam tiket masuk gedung utama kastil.

Jangan sampai melewatkan kesempatan berfoto seru saat berkunjung ke sini! Kamu bisa menyewa baju zirah samurai, pakaian ninja, jubah uchikake, hingga rompi jinbaori di Gerbang Tokiwa-gi dengan tarif ¥500 per orang. Layanan penyewaan ini umumnya beroperasi hingga pukul 16.00, dengan pengembalian kostum terakhir pada pukul 15.30.

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Kamakura, Tepi Laut Jepang Yang Aesthetic

Nah, dari deretan destinasi di atas, mana saja yang paling ingin kamu kunjungi? Yuk, racik itinerary impianmu sekarang, baik untuk day trip singkat maupun liburan beberapa hari. Satu hal yang pasti, kamu akan kembali ke Tokyo dengan pikiran yang segar dan energi baru yang siap untuk melanjutkan petualangan mengelilingi Jepang. Percayalah, Hakone adalah destinasi indah yang benar-benar tak boleh kamu lewatkan!

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Jeihan

Jeihan Azalea, seseorang yang berambisi mengeksplorasi sudut-sudut dunia secara langsung dengan pena dan kertas di tangan.

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

  • 15 Negara Bebas Visa Untuk Orang Indonesia

    Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

  • 10 Tempat di Seoul yang Instagramable Banget!

    Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]

Artikel Terbaru