Pengen ke Jepang dengan budget terbatas? Pastikan kamu menghemat biaya menggunakan beberapa tips hemat jalan-jalan ke Jepang ini!

Bingung memilih antara Tokyo atau Osaka untuk liburanmu selanjutnya? Kalau bisa mengunjungi keduanya sekaligus, kenapa harus pilih salah satu? Jika kamu ingin merasakan riuhnya Tokyo yang menjadi destinasi impian sejuta umat, Kyoto dengan suasana klasiknya, dan Osaka yang terkenal dengan makanan lezatnya, itinerary 8 hari ini bisa menjadi inspirasimu.
Baca juga: Mengenal Golden Route Jepang Sebelum Menyusun Itinerary Perjalanan Kamu!
Image credit: Aflo Images | Canva Pro
Perjalananmu dimulai begitu mendarat di Bandara Haneda. Tokyo yang menjadi destinasi favorit tentu harus kamu kunjungi, meski ini bukan kali pertamamu liburan di Jepang. Di sini, kamu akan menemukan area Harajuku yang gemerlap, Shibuya Crossing yang selalu ramai, hingga pesona kuil-kuil tua.
Image credit: Aflo Images | Canva Pro
Jika kamu berencana untuk berbelanja fashion atau merchandise anime maka Shibuya, Harajuku, Akihabara, dan Ikebukuro bisa jadi tujuan. Kawasan Jimbocho juga menarik untuk dijelajahi apabila kamu pecinta buku. Sementara itu, untuk souvenir, Asakusa punya banyak toko yang menjual pernak-pernik, snack, dan oleh-oleh menarik lainnya—atau, kalau bingung, kamu selalu bisa mengunjungi Don Quijote. Ingat, jangan terlalu memforsir tenaga, sebab esok kamu akan melanjutkan perjalanan ke kota lain.
Image Credit: Phattana | Canva Pro
Menjulang setinggi 3.776 meter, Gunung Fuji merupakan gunung tertinggi sekaligus salah satu landmark paling ikonik di Jepang. Gunung berapi aktif ini selalu memikat para pendaki saat musim pendakian resminya di musim panas, sementara area danau, kuil, dan resort di sekitarnya tetap menyajikan pemandangan spektakuler sepanjang tahun.
Sebagai catatan penting, Gunung Fuji sebaiknya tidak didaki saat liburan musim dingin. Jalur pendakian resminya ditutup di luar musim panas. Musim dingin membawa risiko cuaca ekstrem, angin kencang, dan bahaya longsoran salju. Sebagai gantinya, luangkan harimu untuk mengeksplorasi deretan destinasi menarik di kaki gunungnya.
Image credit: 富士急ハイランド | Facebook
Fuji Q Highland merupakan taman bermain yang letaknya tidak jauh dari Danau Kawaguchiko. Kalau kamu ingin menguji adrenalin, di sini lah tempatnya. Bagaimana tidak? Taman bermain ini punya empat jenis roller coaster! Bahkan, di sini ada rumah hantu dan permainan ayunan berbentuk perahu yang mendebarkan. Membawa anak-anak? Tenang saja, Fuji Q Highland juga punya banyak wahana yang santai.
Image credit: Kitinut Tum | Canva Pro
Fujinomiya terletak di lereng barat daya Gunung Fuji dan berada di sekitar Kuil Fujisan Hongu Sengen Taisha, yang merupakan kuil pusat dari lebih dari 1.300 Kuil Sengen di seluruh Jepang. Kota ini juga menjadi titik singgah yang pas untuk berkunjung ke Air Terjun Shiraito, hamparan air terjun megah yang bersumber dari mata air di utara kota.
Image credit: Suphot Punnachaiya | Canva Pro
Kawasan Lima Danau Fuji berada di kaki utara Gunung Fuji, melingkupi Danau Motosuko, Shojiko, Yamanakako, Saiko, dan Kawaguchiko. Ini adalah salah satu spot terbaik untuk mengagumi keanggunan Gunung Fuji dari kejauhan.
Danau Kawaguchiko adalah yang paling mudah diakses dari Tokyo. Di sini kamu bisa mencoba wahana Mount Fuji Panoramic Ropeway, mengunjungi museum, berendam di pemandian air panas, atau naik kapal pesiar keliling danau. Karena kejelasan pemandangan gunung sangat bergantung pada cuaca, pastikan mengecek perkiraan cuaca terlebih dahulu sebelum meluncur ke lokasi.
Image credit: Tokyo Disneyland | Official Website
Salah satu destinasi paling ramah keluarga di Tokyo tentu saja Tokyo Disneyland. Terinspirasi dari film-film dan karakter populer Disney, taman hiburan ini terbagi menjadi tujuh area tematik yang penuh dengan wahana seru, pertunjukan panggung, momen bertemu karakter favorit, hingga hiburan musiman yang meriah.
Jika berkunjung saat liburan musim dingin, kamu bisa menikmati dekorasi dan acara khusus, meskipun jadwal pertunjukannya bisa berubah setiap tahun. Sangat disarankan untuk membeli tiket jauh-jauh hari dan mengunduh aplikasi resmi Tokyo Disney Resort untuk mengecek waktu antrean wahana serta untuk memesan fasilitas di dalam area.
Image credit: Aflo Images | Canva Pro
Setelah puas menjelajahi Tokyo, saatnya naik Tokaido Shinkansen dari Stasiun Tokyo menuju Stasiun Shin-Osaka. Layanan kereta Nozomi yang super cepat mampu menempuh jarak antarkota dalam waktu kurang dari dua setengah jam, menjadikannya opsi transportasi paling praktis dan nyaman.
Image credit: Aflo Images | Canva Pro
Harga tiket bervariasi tergantung pada jenis layanan, kelas tempat duduk, dan tanggal perjalanan. Perlu diingat bahwa kartu JR Pass jalur utama tidak bisa digunakan untuk layanan kereta Nozomi kecuali jika kamu membeli tiket tambahan. Jangan lupa juga untuk membeli ekiben (bento khas stasiun), camilan, dan minuman di stasiun sebelum naik
Image credit: Stephane Bidouze | Canva Pro
Dikenal sebagai simbol kota Osaka sekaligus salah satu kastil paling bersejarah di Jepang, Istana Osaka menyimpan jejak sejarah penting dari zaman Azuchi-Momoyama pada abad ke-16. Di sekeliling kastil terdapat taman luas yang asri—kamu bahkan bisa menyewa sepeda untuk berkeliling menikmati pemandangan di sekitar area luar istana!
Image credit: Marco_Piunti | Canva Pro
Ingin merasakan atmosfer retro di Osaka? Melangkahlah ke Shinsekai. Jalanan di kawasan ini dipenuhi papan reklame warna-warni, deretan toko berdesain klasik, serta kedai makanan santai yang menyajikan kuliner lokal favorit seperti kushikatsu.
Landmark utama di kawasan ini adalah Tsutenkaku Tower. Menara pertamanya dibangun pada tahun 1912 namun sempat dibongkar, sebelum akhirnya struktur yang berdiri saat ini selesai dibangun pada tahun 1956. Kamu bisa naik ke dek observasi di puncaknya untuk menikmati pemandangan Shinsekai dan sekitarnya dari ketinggian.
Image credit: Universal Studios Japan | Official Website
Bersanding dengan Tokyo Disneyland, Universal Studios Japan (USJ) adalah salah satu taman hiburan paling populer di Negeri Sakura. Area tematiknya yang luar biasa mencakup The Wizarding World of Harry Potter, Minion Park, hingga Super Nintendo World di mana kamu bisa merasakan masuk langsung ke dunia Super Mario Land dan Donkey Kong Country.
Selain wahana ekstrem dan pertunjukan yang memukau, USJ juga menghadirkan kuliner bertema karakter yang lucu, merchandise edisi terbatas, serta festival musiman sepanjang tahun. Pastikan kamu membeli Studio Pass terlebih dahulu dan cek apakah wahana impianmu membutuhkan tiket antrean. Tiket antrean ini bisa kamu dapatkan melalui aplikasi resmi Universal Studios Japan sesuai ketersediaan.
Image credit: Blue Planet Studio | Canva Pro
Dari Osaka, kamu bisa mengambil tur sehari menuju Kyoto, destinasi wajib lainnya di wilayah barat Jepang. Jika Osaka menyuguhkan kota modern yang dinamis, Kyoto menawarkan suasana yang tenang, elegan, dan kaya akan nilai sejarah.
Image credit: aaron90311 | Canva Pro
Kamu pasti sering melihat foto kuil ini berseliweran di Instagram. Dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling ikonik di Jepang, Kuil Fushimi Inari Taisha terkenal dengan deretan gerbang berwarna merah menyala, patung rubah, serta lorong "Senbon Torii" yang terdiri dari lebih dari 5.000 gerbang torii hingga membentuk terowongan panjang yang menakjubkan.
Image credit: Markus Mainka | Canva Pro
Terletak di Distrik Higashiyama, Yasaka Street adalah salah satu sudut paling memikat di sisi timur Kyoto. Kawasan ini terkenal dengan pemandangan arsitektur klasiknya yang terawat rapi, bersanding indah dengan keanggunan Pagoda Yasaka yang menjadi ikon utama kawasan tersebut. Selain mengunjungi spot-spot populer, kamu bisa menyusuri gang-gang kecil yang diapit rumah-rumah kayu tradisional khas Jepang untuk menikmati atmosfer pedesaan masa lalu yang begitu hangat.
Image credit: seaonweb | Canva Pro
Bagi kamu yang mengikuti itinerary 8 hari ini secara penuh, tur sehari ke Hiroshima dari Osaka akan menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Usahakan berangkat lebih pagi jika kamu berencana mengunjungi situs peringatan sejarah kota sekaligus Pulau Miyajima dalam satu hari yang sama.
Hiroshima mencatatkan sejarah kelam sebagai kota pertama di dunia yang dijatuhi bom atom pada 6 Agustus 1945. Saat ini, museum dan monumen peringatannya didedikasikan untuk mengenang para korban sekaligus menyebarkan pesan perdamaian abadi ke seluruh dunia.
Image credit: f11photo | Canva Pro
Di museum ini, pengunjung dapat melihat dari dekat barang-barang peninggalan pribadi, foto-foto dokumentasi, kesaksian penyintas, serta artefak lain yang menggambarkan dahsyatnya dampak bom atom.
Image credit: neil137 | Canva Pro
Tidak jauh dari museum, berdiri Monumen Peringatan Perdamaian Hiroshima yang populer dengan sebutan Atomic Bomb Dome. Sisa-sisa bangunan yang bertahan ini diresmikan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1996 dan terus dirawat sebagai simbol pengingat akan bahaya senjata nuklir sekaligus harapan akan perdamaian dunia.
Image credit: Jackson Oo Er Meng | Canva Pro
Juga dikenal sebagai "Pulau Kuil", Miyajima merupakan rumah bagi Kuil Itsukushima dan gerbang torii raksasa yang berdiri anggun di tengah laut. Saat air laut pasang, kuil dan gerbang torii ini terlihat seolah-olah terapung magis di atas permukaan air. Sebaliknya, saat air laut surut, kamu bisa berjalan kaki menyusuri dasar laut yang mengering hingga mendekati gerbang tersebut.
Kuil Itsukushima merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus salah satu bangunan keagamaan paling termahsyur di Jepang. Pulau indah ini bisa dicapai dengan naik kapal feri singkat dari Pelabuhan Miyajimaguchi, sekitar 30 menit naik kereta dari pusat kota Hiroshima.
Image credit: gyro | Canva Pro
Manfaatkan hari terakhirmu untuk memanjakan lidah dan mengenal lebih dekat budaya kuliner Osaka di Kuromon Market, sebelum akhirnya bertolak ke bandara untuk penerbangan pulang ke Indonesia.
Image credit: Liuuu _61 | Pexels
Dihuni oleh lebih dari 150 kios makanan, Pasar Kuromon adalah salah satu pasar tradisional terbesar di bagian barat Jepang. Pasar ini sering dijuluki sebagai Dapurnya Osaka karena menyajikan beragam bahan makanan segar, hidangan laut, hingga jajanan pasar yang menggugah selera. Menjadi tempat favorit warga lokal sendiri untuk berbelanja, pasar ini adalah spot terbaik untuk menikmati kelezatan kuliner otentik khas Osaka.
Baca juga: Itinerary 7D6N Ramah Muslim di Jepang: Wisata Gratis, Kuliner Halal, dan Prayer Room
Menutup perjalanan panjang di Tokyo dan Osaka ini, kamu akan membawa pulang sejuta kenangan indah tentang lanskap kota modern, keajaiban alam, kelezatan kuliner, serta kehangatan budaya dan warisan sejarah Jepang yang tak terlupakan. Pastikan untuk menyempatkan beristirahat, sebab itinerary ini cukup padat. Jangan lupa gunakan sepatu yang nyaman serta cek kondisi cuaca ketika kamu ingin berangkat—agar kamu tidak salah kostum!
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Pengen ke Jepang dengan budget terbatas? Pastikan kamu menghemat biaya menggunakan beberapa tips hemat jalan-jalan ke Jepang ini!
Pandua lengkap menjelajahi Koridor Salju dan pemandangan unik lainnya di salah satu rute pegunungan terindah di Jepang: Rute Pegunungan Alpen Tateyama.
Kalau ke Jepang, pastinya jalan-jalan ke Gunung Fuji itu wajib! Ayo simak cara termurah pergi ke Mount Fuji dari Tokyo yang satu ini.
Bingung sama sistem kereta Jepang? Baca panduan lengkap ini tentang Japan Rail (JR), metro, dan subway di Tokyo, mulai dari cara membeli tiket dan pass hingga cara berpindah jalur kereta.
Untuk budget traveller, 10 aktivitas gratis di Taipei ini akan membuatmu menghemat biaya saat ke Taiwan!
Kota yang terkenal akan onsen-nya ini menarik banget untuk dikunjungi.
Kesempatan yang nggak boleh kamu lewatkan!
Hujan deras selama tiga hari berturut-turut mengakibatkan banjir parah di Bangkok.
Banyak wisata gratis tiket masuk!
Sudah bertahan melintasi berbagai generasi