Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

Berada di wilayah Borneo Malaysia, Kota Kinabalu atau KK merupakan salah satu destinasi yang menarik untuk dijelajahi. Kota ini bisa menjadi pilihan buat kamu yang ingin menikmati liburan dengan kombinasi wisata alam, budaya, kuliner, hingga aktivitas di pulau tropis. Aksesnya juga cukup mudah karena tersedia penerbangan langsung dari Kuala Lumpur.
Baca juga : 12 Tempat Makan Halal di Kota Kinabalu, Malaysia Favorit Wisatawan Muslim
Yang membuat Kota Kinabalu semakin menarik adalah suasananya yang cukup nyaman untuk wisatawan Muslim. Kamu bisa menemukan berbagai masjid, tempat salat, makanan halal, hingga destinasi yang punya nilai sejarah dan budaya Islam. Jadi, kalau sedang mencari destinasi di Malaysia selain Kuala Lumpur atau Penang, berikut beberapa tempat wisata Muslim friendly di Kota Kinabalu yang bisa masuk itinerary kamu.
Kalau ada satu tempat yang wajib kamu datangi di Kota Kinabalu menjelang sore, Tanjung Aru Beach adalah salah satunya. Pantai ini terkenal dengan pemandangan sunset yang cantik, terutama ketika langit mulai berubah menjadi warna oranye, merah muda, hingga ungu. Suasananya juga cocok untuk bersantai setelah seharian keliling kota.
Sebaiknya datang sekitar 30 menit sebelum matahari terbenam supaya kamu punya waktu mencari spot terbaik. Kalau ingin mendapatkan foto yang lebih menarik, kamu juga bisa mencoba stand-up paddleboard atau kayak sambil menikmati matahari terbenam. Selain seru, hasil fotonya juga dijamin lebih memorable.
Lokasi: Tanjung Aru Beach Resort, Tanjung Aru, 88100 Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia
Jam buka: Setiap hari, 10.00–23.00
Ingin melihat sisi lain Sabah yang lebih dekat dengan budaya lokal? Mari Mari Cultural Village bisa menjadi pilihan. Tempat ini merupakan living museum yang memperkenalkan tradisi dan kehidupan lima kelompok masyarakat adat di Borneo.
Selama berada di sini, kamu bisa melihat pertunjukan budaya, mencoba berbagai aktivitas tradisional seperti bermain congkak, memasak menggunakan bambu, membuat kuih jala, hingga melihat proses pembuatan kerajinan tangan. Kamu juga bisa berfoto di rumah-rumah tradisional dan melihat langsung pakaian serta perlengkapan khas masyarakat Sabah.
Lokasi: Jalan Kionsom, Inanam, 88450 Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia
Jam buka: Setiap hari, 10.00–17.00
Kalau kamu mulai bosan dengan suasana kota, coba luangkan waktu untuk mengunjungi Kota Kinabalu Wetland. Kawasan ini menawarkan suasana yang jauh lebih tenang dengan hutan mangrove yang hijau dan udara yang terasa lebih segar.
Kamu bisa berjalan menyusuri boardwalk sambil menikmati suasana alam dan mengamati burung atau satwa yang tinggal di kawasan mangrove. Kalau tertarik dengan aktivitas yang lebih edukatif, kamu juga bisa mengikuti kegiatan birdwatching atau tur bersama pemandu untuk mengenal ekosistem mangrove lebih dekat.
Lokasi: Off Jln Bukit Bendera, Upper Likas, 88400 Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia
Jam buka: Selasa–Minggu, 08.00–17.00
Buat kamu yang ingin memahami lebih jauh tentang Sabah, jangan lewatkan Sabah State Museum. Museum ini punya berbagai koleksi yang memperkenalkan sejarah, budaya, kehidupan masyarakat, hingga kekayaan alam Sabah dengan cara yang cukup menarik.
Bangunan utama museum sendiri terinspirasi dari rumah panjang tradisional masyarakat Rungus. Selain museum utama, kompleks ini juga memiliki Science and Technology Centre, Heritage Village, serta Ethnobotanical Garden. Kamu bisa melihat rumah tradisional mini dari berbagai komunitas seperti Bajau dan Murut sekaligus mengenal tanaman yang secara tradisional digunakan untuk pengobatan dan berbagai ritual.
Lokasi: Jalan Muzium, 88300 Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia
Jam buka: Setiap hari, 09.00–17.00
Buat kamu yang suka foto-foto dan street art, Pillars of Sabah bisa masuk ke itinerary. Tempat ini memiliki 30 pilar beton yang dihias oleh 30 seniman lokal sehingga berubah menjadi ruang seni terbuka yang penuh warna.
Yang menarik, pilar-pilar tersebut sebenarnya merupakan bagian yang tersisa dari bangunan era kolonial. Jadi, kamu bisa melihat perpaduan antara sejarah Kota Kinabalu dan karya seni modern dalam satu tempat. Lokasinya juga berada di pusat kota sehingga cukup mudah dikunjungi saat sedang jalan-jalan.
Lokasi: 20, Jln Haji Saman, Pusat Bandar Kota Kinabalu, 88000 Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia
Jam buka: Setiap hari, 24 jam
Kalau ingin merasakan suasana lokal Kota Kinabalu sambil mencari makanan, Gaya Street wajib masuk daftar. Kawasan ini dipenuhi berbagai kafe dan tempat makan yang populer di kalangan warga lokal maupun wisatawan. Kamu juga bisa menemukan pilihan makanan Sabah dan Malaysia yang halal.
Suasananya semakin ramai pada akhir pekan ketika area ini dipenuhi pasar dan berbagai pedagang. Kamu bisa berburu makanan, membeli camilan, mencari oleh-oleh, atau sekadar duduk santai di kafe. Buat wisatawan Muslim, kawasan ini juga cukup mudah untuk menemukan pilihan makanan yang sesuai.
Lokasi: Gaya Street, Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia
Jam buka: Setiap hari, 24 jam
Jangan buru-buru masuk ke Sabah Art Gallery, karena bagian luar bangunannya saja sudah menarik untuk dijadikan latar foto. Galeri seni ini memiliki desain futuristik yang bentuknya menyerupai keranjang segi delapan berukuran besar.
Bangunannya terdiri dari empat lantai yang dibuat miring ke arah luar dengan sudut sekitar 30 derajat. Di dalamnya, kamu bisa menemukan berbagai karya seni dari seniman lokal maupun internasional, mulai dari lukisan dan patung hingga instalasi kontemporer yang terinspirasi dari kehidupan dan alam Borneo.
Lokasi: 14, Jalan Shantung, 88300 Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia
Jam buka: Selasa–Minggu, 09.00–16.00
Selain Pillars of Sabah, kamu juga bisa meluangkan waktu untuk berburu street art di berbagai sudut Kota Kinabalu. Beberapa mural bisa ditemukan di tengah kawasan kota, sehingga aktivitas ini bisa dilakukan sambil berjalan-jalan dan menjelajahi area sekitar.
Salah satu yang menarik adalah mural di Wisma Inti Utama, tidak jauh dari Atkinson Clock Tower. Bangunannya memiliki bentuk segitiga yang cukup unik dan sering dibandingkan dengan Flatiron Building versi kecil. Salah satu sisi bangunan dihiasi mural berukuran besar yang membentang hingga bagian atas, sehingga bisa menjadi latar foto yang cukup unik.
Kalau ingin memasukkan wisata sejarah ke dalam itinerary, mampirlah ke Atkinson Clock Tower. Menara jam ini merupakan salah satu landmark bersejarah Kota Kinabalu yang masih berdiri hingga sekarang dan cocok untuk dikunjungi sambil menjelajahi area sekitarnya.
Dibangun pada tahun 1905, menara jam kayu ini termasuk salah satu bangunan yang berhasil bertahan dari Perang Dunia II. Waktu terbaik untuk datang adalah sekitar pukul 07.00–09.00 saat udara masih sejuk atau menjelang sore. Di sekitar menara juga terdapat jalur menuju area pepohonan yang bisa kamu eksplorasi untuk menikmati suasana hijau di tengah kota.
Salah satu landmark paling ikonik di Kota Kinabalu adalah Kota Kinabalu City Mosque, yang lebih dikenal dengan nama Floating Mosque atau Masjid Terapung. Masjid ini dibangun di atas laguna buatan di kawasan Likas Bay sehingga dari kejauhan terlihat seperti mengapung di atas air.
Arsitekturnya didominasi warna putih dengan kubah biru dan emas yang membuatnya terlihat sangat cantik, terutama ketika dipantulkan oleh air di sekitarnya. Untuk wisatawan Muslim, tempat ini juga bisa menjadi salah satu destinasi untuk berhenti salat sambil menikmati arsitektur masjid yang indah.
Selain Floating Mosque, kamu juga bisa mengunjungi Sabah State Mosque atau Masjid Negeri Sabah. Masjid ini berada di kawasan Sembulan, tepatnya di Jalan Tunku Abdul Rahman, dan menjadi salah satu landmark keagamaan penting di Kota Kinabalu.
Desainnya terlihat berbeda dari masjid lain yang ada di kota ini dengan gaya arsitektur yang lebih modern. Bagi wisatawan Muslim, mengunjungi masjid ini bisa sekaligus menjadi kesempatan untuk beribadah dan melihat lebih dekat detail arsitektur serta berbagai elemen simbolis yang ada di dalamnya.
Liburan ke Kota Kinabalu rasanya belum lengkap kalau belum mencoba island hopping di Tunku Abdul Rahman Marine Park. Destinasi ini cocok buat kamu yang ingin menikmati laut, snorkeling, bermain air, atau sekadar bersantai di pantai dengan pemandangan tropis.
Taman laut ini terdiri dari lima pulau utama, yaitu Sapi Island, Gaya Island, Manukan Island, Mamutik Island, dan Sulug Island. Lokasinya juga sangat dekat dari pusat Kota Kinabalu, hanya sekitar 3 kilometer, sehingga akses menuju kawasan ini cukup mudah. Dari kota, kamu bisa melanjutkan perjalanan menggunakan boat menuju pulau-pulau tersebut.
Baca juga : 10 Hotel di Kundasang, Sabah Yang Punya View Alam Malaysia Yang Cantik
Dengan kombinasi pantai, pulau tropis, wisata budaya, street art, museum hingga masjid ikonik, Kota Kinabalu menawarkan banyak hal untuk dijelajahi dalam satu perjalanan. Kamu bisa menikmati sunset di Tanjung Aru, mencoba kuliner lokal di Gaya Street, island hopping di Tunku Abdul Rahman Marine Park, sampai mengunjungi masjid-masjid cantik yang menjadi landmark kota.
Buat Muslim traveler, Kota Kinabalu juga cukup nyaman untuk dijadikan destinasi liburan karena pilihan tempat ibadah dan makanan halal relatif mudah ditemukan. Jadi, kalau kamu ingin mengeksplorasi Malaysia dari sisi yang berbeda, jangan cuma berhenti di Kuala Lumpur. Kota Kinabalu dan keindahan Sabah layak banget masuk ke bucket list perjalananmu.
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!
Ini dia 10 gunung yang harus kamu daki di Indonesia untuk melihat pemandangan mempesona negara kita! Mulai dari gunung yang mudah didaki hingga gunung yang tersusah untuk dijajahi!
Lupakan Perancis dan Inggris! Kunjungi 10 negara di Eropa ini yang tidak kalah cantik tapi jauh lebih murah dan luar biasa saja.
Siapa bilang tidak ada yang bisa dilihat di Surabaya? Ini dia 10 tempat di Surabaya yang harus kamu kunjungi!
Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]
Selalu ada solusi untuk plesiran di Bali di tengah kelangkaan BBM.
Ada yang di dalam restoran.
Kesempatan terakhirmu untuk berfoto!
Dari pisang goreng hingga kopi bubuk, sungguh souvenir yang tak terlupakan.
Kamu tim asin atau manis?