Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

Siapa bilang liburan berkualitas harus nunggu jatah cuti tahunan atau terbang jauh ke luar pulau? Buat kamu warga Jakarta yang sudah mulai "gerah" dengan kemacetan, polusi, dan pemandangan gedung pencakar langit, ada satu pelarian paling masuk akal: Bogor!
Baca juga: Rekomendasi Hotel Strategis Dekat Suryakencana Bogor, Bisa Dijangkau dengan Jalan Kaki
Hanya berjarak sekitar 60 menit naik KRL, Kota Hujan ini menawarkan vibes yang beda total. Begitu turun dari kereta, paru-paru kamu akan disambut udara yang lebih sejuk dan mata yang dimanjakan oleh pepohonan besar yang rindang.
Bingung kalau cuma punya waktu 24 jam di Bogor mau ngapain aja? Tenang, aku sudah rangkumkan itinerary seharian penuh, mulai dari jalan-jalan estetik, edukasi seru, sampai wisata kuliner yang bikin lidah bergoyang. Yuk, kita mulai petualangannya!

Petualangan dimulai dari Stasiun Bogor. Tips buat kamu: berangkatlah sepagi mungkin dari Jakarta (sekitar jam 07.00 WIB) agar bisa sampai di Bogor saat udara masih segar-segarnya.
Keluar dari stasiun, kamu nggak perlu bingung soal transportasi. Bogor adalah kota sejuta Angkot. Untuk menuju destinasi pertama kita, Kebun Raya Bogor (KRB), kamu punya dua pilihan angkot hits:
Angkot 03 (Strip Biru): Rute Pabuaran - Terminal Merdeka.
Angkot 02 (Strip Oranye): Rute yang melewati area Sempur.
Cukup bayar Rp3.500 - Rp5.000 saja, kamu sudah bisa sampai di gerbang utama KRB. Jangan lupa bilang ke abang supirnya, "Turun di Kebun Raya ya, Bang!"
Baca juga: 10 Tempat Sarapan Murah Meriah di Bogor yang Legendaris dan Wajib Kamu Coba

Begitu masuk ke Kebun Raya Bogor, rasanya seperti masuk ke dimensi lain. Hening, hijau, dan damai. Tapi, KRB itu luas banget (sekitar 87 hektar!). Biar nggak cuma jalan kaki tanpa arah, ini spot-spot "hidden gem" yang wajib kamu datangi:
Griya Anggrek: Surga buat pecinta bunga. Di sini ada koleksi anggrek dari seluruh penjuru nusantara yang mekar bergantian sepanjang tahun.
Monumen Lady Raffles: Sebuah monumen romantis (sekaligus melankolis) yang dibangun Sir Stamford Raffles untuk mengenang istrinya. Spot ini sangat ikonik dan sarat sejarah.
Ecodome: Bangunan futuristik hasil kerja sama dengan Belanda. Bentuknya unik dan sering jadi tempat pameran edukasi lingkungan yang Instagramable.
Taman Akuatik: Di sini kamu bisa melihat berbagai koleksi tanaman air yang tertata rapi. Suasananya tenang banget, cocok buat healing sejenak.
Pemakaman Kuno Belanda: Untuk kamu pecinta dark tourism atau sejarah, area ini menyimpan nisan-nisan tua tokoh penting masa kolonial yang dikelilingi pohon bambu raksasa.
Taman Soedjana Kassan: Taman dengan lanskap paling menawan di KRB. Hamparan rumput yang luas, cocok banget buat gelar tikar dan piknik tipis-tipis.

Kalau kamu tim "olahraga dulu baru makan", kamu bisa melipir ke Lapangan Sempur. Jaraknya cuma sekitar 1,9 km dari stasiun. Di sini, kamu bisa bergabung dengan warga lokal yang sedang jogging, main basket, atau sekadar melihat komunitas skateboard beraksi. Lapangan ini sangat asri dan punya food court di bagian belakang dengan harga jajanan yang ramah kantong (mulai Rp5.000-an!).

Jalan-jalan pasti bikin laper. Nah, saatnya kita meluncur ke Jalan Suryakencana (Surken). Ini adalah kawasan Chinatown-nya Bogor yang sudah jadi pusat kuliner melegenda. Meskipun kawasan Pecinan, tenang saja, banyak banget pilihan kuliner halal yang wajib dicoba:
Soto Kuning Pak M. Yusuf: Kuah kuningnya gurih banget berkat rempah rahasia. Kamu bisa pilih isian sendiri mulai dari daging sapi sampai paru goreng. (Harga: ±Rp35.000).
Lumpia Basah Gang Aut: Berdiri sejak 1972! Uniknya, lumpia ini dimasak pakai arang, jadi ada aroma smoky yang khas. (Harga: ±Rp15.000).
Cungkring Pak Jumat: Kuliner unik khas Bogor yang isinya kikil sapi, urat, dan tempe goreng disiram saus kacang. (Harga: ±Rp20.000).
Laksa Mang Wahyu: Kuah santannya kental dengan aroma kemangi yang segar. Pas banget buat makan siang.
Martabak Encek: Ini camilan legendaris yang masih dimasak pakai arang. Teksturnya super lembut dan butter-nya berasa banget!

Kalau kamu bawa anak kecil, Museum Zoologi adalah destinasi yang nggak boleh dilewati. Lokasinya masih menyatu dengan area Kebun Raya.
Di sini ada ribuan koleksi fauna yang diawetkan. Tapi bintang utamanya adalah Kerangka Paus Biru raksasa yang diletakkan di ruangan khusus. Melihat ukuran kerangka ini secara langsung bakal bikin anak-anak (bahkan orang dewasa) terpana melihat kebesaran ciptaan Tuhan. Ini adalah cara seru buat belajar biologi tanpa bikin bosan!

Setelah lelah berkeliling, saatnya santai sambil nunggu sunset. Karena Bogor itu berbukit, kamu butuh naik ojek online sedikit menjauh dari pusat kota untuk dapet view terbaik.
Kopi Nako Kebon Jati: Bayangkan ngopi di tengah hutan jati dengan pemandangan langsung ke Gunung Salak. Area outdoor-nya sangat luas dengan pilihan bean bag yang nyaman. (Alamat: Jl. Perjuangan, Megamendung).
The Lake House: Cafe ini punya konsep unik di mana kamu bisa duduk di area outdoor yang dikelilingi kolam air. Berada di tengah hutan pinus Cisarua, udaranya dingin-dingin empuk! (Alamat: Jl. Taman Safari No. 101C).
De Boekit Café & Kitchen: Terletak di atas bukit Hambalang. Kalau kamu datang sore menuju malam, kamu bisa liat kerlap-kerlip lampu kota Bogor dari ketinggian. Romantis banget!

Sebelum pulang kembali ke Jakarta, tutup perjalananmu dengan makan malam yang mengenyangkan.
Pizza Kayu Bakar: Terletak di Tanah Sareal, pizza di sini dimasak pakai tungku kayu bakar tradisional ala Italia. Rasanya otentik dengan harga lokal (mulai Rp25.000).
Sentra Kuliner Malabar: Surga buat yang bingung mau makan apa. Di sini semua ada, mulai dari bakso, mie ayam, sampai soto ayam bening yang segar.
Bakso Seuseupan: Bogor itu identik dengan bakso. Keunikan Bakso Seuseupan adalah tambahan gajih goreng (lemak goreng garing) yang bikin kuahnya gurih nggak karuan. Makan bakso panas di tengah udara malam Bogor yang dingin? Chef's kiss!
Baca juga: 8 Kuliner Halal dan Legendaris di Suryakencana Bogor
Walaupun cuma 24 jam, liburan singkat ke Bogor ini dijamin bisa nge-charge energi kamu buat menghadapi hari Senin. Ternyata benar kata orang, liburan itu nggak perlu jauh atau mahal. Yang penting adalah destinasinya seru, makanannya enak, dan dijalani bareng orang-orang tersayang.
Jadi, kapan nih rencana naik KRL ke Bogor? Jangan lupa bawa payung ya, namanya juga Kota Hujan! ☔😊
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!
Ini dia 10 gunung yang harus kamu daki di Indonesia untuk melihat pemandangan mempesona negara kita! Mulai dari gunung yang mudah didaki hingga gunung yang tersusah untuk dijajahi!
Lupakan Perancis dan Inggris! Kunjungi 10 negara di Eropa ini yang tidak kalah cantik tapi jauh lebih murah dan luar biasa saja.
Siapa bilang tidak ada yang bisa dilihat di Surabaya? Ini dia 10 tempat di Surabaya yang harus kamu kunjungi!
Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]
Kafe dengan garansi puas dan ketagihan deh!
Bonus pemandangan Gunung Slamet.
Banyak wisata dan kafe baru!
Hanya butuh tiga sampai empat jam dari Jakarta menggunakan kereta.
Rencanakan liburan keluarga impian!