1. Travel
  2. Solo

Aktivitas Wisata Di Pasar Triwindu Surakarta Yang Penuh Sejarah

Berdiri sejak tahun 1939, Pasar Triwindu sudah menjadi destinasi terkenal dari Surakarta. Banyak yang penasaran dengan pasar yang menjual banyak barang antik ini. Awalnya, Pasar Triwindu menjual kue tradisional, pakaian dan bahan bacaan seperti majalah dan koran. Sempat dipugar, kini pasar ini punya arsitektur khas Kota Solo yang menjadikannya semakin menarik untuk dikunjungi. Jadi bagi kamu penggemar barang antik atau hobi menjelajah pasar tradisional, jangan ragu untuk memasukkan Pasar Triwindu ke dalam rencana liburanmu.

Baca Juga: 10 Toko dan Tempat Belanja Oleh-Oleh di Solo, Mulai Dari Serabi Hingga Batik

Cara Menuju Ke Pasar Triwindu

Saat ini, tidaklah sulit untuk tiba di Pasar Triwindu. Kamu bisa mengendarai mobil pribadi atau berangkat dengan moda transportasi umum seperti:

- Kereta Rel Listrik alias KRL

Kamu dapat memilih rute Solo - Jogja yang jadwalnya ada setiap hari. Selain itu jam keberangkatannya mulai dari pagi sampai malam, pas untuk liburan akhir pekan. Turunlah di Stasiun Purwosari, Solo Balapan atau Solo Jebres, dan sambung perjalananmu dengan ojek atau angkutan kota.

- Bus

Cari bus yang rutenya menuju ke Stasiun Tirtonadi, karena stasiun ini hanya berjarak beberapa kilometer dari Pasar Triwindu. Kamu juga bisa naik bus Batik Solo Trans (BST) dari Koridor 1 (rute Terminal Palur-Bandara Adisoemarmo) sampai ke Jalan Slamet Riyadi. Jarak Pasar Triwindu sudah dekat dari jalan ini.

Aktivitas Wisata Di Pasar Triwindu

- Berburu foto estetik

Image credit: Kukuh Himawan Samudro | Wikimedia Commons

Sebagai pasar dengan dagangan utama barang antik, kamu akan menemukan banyak sudut foto yang kece. Pastikan kameramu siap untuk menghasilkan foto-foto keren dan kenakan alas kaki senyaman mungkin. Ini agar kamu tidak menyesal belakangan karena dapat berkeliling ke tiap sudut pasar dengan mudah. Bagi penyuka fotografi, Pasar Triwindu dijamin bisa jadi surga yang bikin malas pulang.

- Melihat barang antik

Image credit: @pasartriwindu

Pasar Triwindu identik dengan barang antik. Mulai dari benda dekoratif seperti topeng, uang kuno, dan keramik yang membuat kamu tiba-tiba ingin jadi kolektor. Hingga perabotan kayu, lampu gantung, dan onderdil yang seakan memhawamu ke masa lalu. Sulit untuk tidak kagum dengan dagangan di pasar ini karena rasanya bak menemukan harta karun. Membawa pulang satu atau dua barang bisa terjadi seusai kamu menjelajahi pasar.

- Tukar tambah barang antik

Image credit: @pasartriwindu

Bila kamu sudah menjadi penggemar barang antik, bisa jadi kamu punya koleksi pribadi. Serunya, ada kios-kios di Pasar Triwindu yang melayani tukar tambah barang antik. Bawa koleksimu yang sudah ingin kamu tukarkan dan cari barang baru yang menarik. Selain hanya menambah sedikit biaya, kamu jadi bisa menyegarkan kembali koleksi di rumahmu. Menarik bukan?

- Membeli kebaya lawas

Image credit: @kebaya.kretek.dahayu

Kini, Pasar Triwindu juga ramai dikunjungi para pemburu kebaya. Koleksi kebaya lawas dapat ditemukan dan dengan kecermatan memilih, kamu akan punya kebaya yang keren. Ragam warnanya yang vintage membuat koleksi kebayanya lebih unik. Salah satu tokonya misalnya Kebaya Kretek Dahayu dengan kebaya kutubaru, janggan dan juga rok lilit.

- Menyantap kuliner tradisional

Image credit: @sototriwindu

Belum sah kalau pergi ke suatu tempat tanpa mencicipi kuliner lokalnya. Dekat dengan pasar, ada Soto Triwindu yang sudah berdiri sejak tahun 1939. Soto Gobyos Ngarsopuro menjadi perhentian lain yang juga bakal menyegarkan dengan menu sotonya. Selain soto, ada nasi pecel dari Warung Sor Asem, mie dari Omah Lawas, dan es puter yang gampang ditemui sepanjang jalan. Biarkan beragam tekstur mulai dari renyah, lembut, hingga kenyal bermain-main dalam mulutmu.

Tips Berbelanja Di Pasar Triwindu

Belanja tidak hanya sekedar transaksi, namun ada seninya. Begitu juga untuk belanja di Pasar Triwindu, ada beberapa tips yang dapat kamu simak agar acara belanja lebih lancar.

- Bawalah uang tunai

Jangan mengandalkan pembayaran daring karena masih ada kios yang hanya menerima uang tunai. Bawalah uang tunai secukupnya karena sayang kalau barang idaman lepas dari tangan hanya karena masalah ini. Di sisi lain, kamu lebih bisa mengatur belanja kalau hanya menggunakan uang tunai lho!

- Ukur dimensi barang yang diinginkan

Lapar mata mungkin banget terjadi di Pasar Triwindu. Ketika sudah merasa akan kalap belanja, sisihkan waktu untuk mengukur barang yang kamu incar. Lalu pikirkan apakah barang itu akan muat dengan baik di tempat yang kamu punya. Ini untuk mengurangi kemungkinan belanjaanmu mubazir karena ternyata tidak cocok dengan ruang di rumahmu.

- Mencermati kualitas barang antik

Namanya barang lawas, pasti ada goresan dan perubahan warna. Di satu sisi, ini menceritakan sejarah dan menambah estetikanya. Di sisi lain, kamu tetap perlu mencermati kualitas barang pilihanmu. Mencari perbandingan di kios sebelah juga jadi cara yang bijak, karena mungkin saja ada barang yang sama dengan kondisi yang lebih baik.

Baca Juga: 12 Tempat Sarapan Untuk Menikmati Kelezatan Kuliner Solo

Pasar Triwindu bukan tempat yang hanya bisa dinikmati segelintir orang. Pasar ini justru memberi pengalaman belanja yang unik dan menginspirasi. Kalau ke Surakarta, mampir juga ke Pasar Triwindu ya!

Preview image credit: Rassendrya | Wikimedia Commons

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Lydia Kristiani

Penjelajah dunia dan pecinta kata. Senang meluangkan waktu untuk teman, hewan dan petualangan. Ikuti perjalanan Lydia di @mrs.stork (IG)

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

Artikel Terbaru