inspirasi menu Lebaran dari mancanegara yang bisa kamu contek

Lebaran sebentar lagi! Selain memikirkan menu makanan, gaya berpakaian tentu jadi topik hangat buat para hijaber. Menggunakan hijab memang sebuah kewajiban, tapi siapa bilang nggak bisa tampil modis? Hijab kini telah bertransformasi menjadi ikon fesyen dunia yang sangat diperhitungkan.
Baca juga: Keliling Dunia Saat Bulan Suci: 7 Destinasi yang Wajib Dikunjungi Muslim Traveller Saat Ramadan
Menariknya, setiap negara punya "DNA" gaya hijabnya masing-masing yang dipengaruhi oleh budaya, tradisi, hingga iklim. Bosan dengan gaya yang itu-itu saja? Yuk, kita keliling dunia lewat gaya hijab yang bisa kamu contek untuk OOTD Lebaran nanti!

Hijab ala Malaysia sangat khas dengan penggunaan shawl atau pashmina panjang berbahan sifon atau satin. Ciri khasnya adalah cara pemakaian yang melekat di dahi tanpa rongga dan dilipat rapi di atas rahang. Berbeda dengan Indonesia yang suka efek "pipi tirus", gaya Malaysia justru menonjolkan bentuk wajah asli secara elegan. Pas banget buat kamu yang ingin tampil mewah tapi tetap simpel.

Perempuan di Afrika Timur sering kali mengenakan model turban yang menutupi seluruh rambut. Mereka sangat berani dalam memadukan warna-warna cerah. Untuk mempermanis tampilan, biasanya ditambahkan bros atau pin lucu sebagai fashion statement. Gaya ini cocok banget buat kamu yang ingin tampil praktis dan chic saat acara kumpul keluarga.

Iran dikenal dengan gaya hijab panjang yang disebut chador. Modelnya menutupi dari kepala hingga lutut, biasanya menggunakan bahan crepe atau satin ringan berwarna gelap. Meski terlihat sangat tertutup, bahan yang jatuh memberikan kesan anggun dan berwibawa.

Gaya khas Pakistan adalah mengenakan dupatta (kerudung panjang) yang disampirkan dengan santai ke bahu. Warnanya biasanya sangat cerah dan penuh motif, senada dengan pakaian colorful khas mereka. Gaya ini memberikan kesan klasik dan feminin yang sangat kuat.

Gaya hijab di Indonesia paling fluktuatif dan selalu berkembang. Dari model tumpuk di awal 2000-an hingga tren hijab instan dan pashmina inner yang sekarang lagi booming. Fleksibilitas ini membuat hijaber Indonesia bisa tampil beda-beda tiap tahunnya sesuai tren yang sedang naik daun.

Maroko punya kain dengan corak dan motif yang sangat cantik. Wanita di sana sering memadukan kaftan warna-warni dengan scarf bermotif senada. Jika kamu punya gamis polos untuk Lebaran, coba padukan dengan hijab motif ala Maroko ini untuk look yang instan terlihat mahal.

Meski identik dengan warna gelap, gaya hijab pashmina panjang yang dililitkan beberapa kali ke kepala tetap menjadi favorit. Ada juga gaya simpel dengan satu jarum pentul di dagu, di mana satu sisi dibiarkan memanjang untuk kesan yang effortless.

Meski minoritas, hijabers Jepang seperti Nur Arisa Maryam membuktikan bahwa hijab bisa masuk ke gaya streetwear Jepang. Mereka menyukai gaya pashmina lilit dengan aksen tumpuk di bagian depan yang memberikan volume, mirip sentuhan kreatif ala Harajuku namun tetap santun.
Baca juga : 7 Outfit Lebaran Yang Bisa Jadi Inspirasi Kamu Di Tahun Ini
Nah, dari sekian banyak pilihan, gaya hijabers mana nih yang paling mewakili karaktermu? Jika kamu merasa bosan dengan gaya yang itu-itu saja, tak ada salahnya mencoba gaya baru dari negara lain yang sekiranya cocok dengan karaktermu dan tentunya nyaman dipakai seharian saat silaturahmi. Selamat bereksperimen dengan gayamu!
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
inspirasi menu Lebaran dari mancanegara yang bisa kamu contek
Tahukah kamu kalau makanan khas Imlek itu nggak cuma sekadar lezat?
Menjelajahi masjid-masjid ini memberikan pengalaman berbeda
sensasi tidur ala jepang di jaman dahulu
Ayo Berburu Takjil
Tanpa persiapan matang, mudik menggunakan motor bisa jadi bencana!
Pas jadi tempat healing baru di Bandung.
Terapkan tips ini bikin nonton konsermu lebih hemat!
Jangan lupa untuk beristirahat secara berkala di tengah perjalanan!
Agar agenda mudik di 2026 lancar jaya, simak panduan ini!