Jago membuat itinerary wisata? Jika iya, kamu bisa memenangi 140 juta rupiah bila bisa membuat itinerary wisata keliling dunia paling murah. Tertarik?

Bagi kamu yang sudah merencanakan liburan impian, ada kabar yang cukup menantang dari dunia penerbangan. Per Selasa (10/3/2026), sejumlah maskapai besar di Asia dan Eropa mulai menaikkan harga tiket dan menambah biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge). Langkah ini diambil bukan tanpa alasan; konflik yang terjadi di Timur Tengah telah memicu lonjakan harga avtur (bahan bakar pesawat) yang sangat tajam serta mengganggu jalur penerbangan utama dunia.
Baca juga: Tips Tidur Di Pesawat Dengan Nyenyak Dan Nyaman
Situasi geopolitik ini memaksa perusahaan maskapai untuk segera menyesuaikan tarif agar operasional mereka tetap stabil. Maskapai raksasa seperti Qantas Airways (Australia), SAS (Skandinavia), dan Air New Zealand sudah mengumumkan kenaikan harga secara resmi. Selain tarif yang naik, beberapa maskapai juga mulai mengubah rute terbang demi menghindari wilayah udara yang berisiko, yang berpotensi memicu perubahan jadwal di masa mendatang.

Image credit : Tomulus64 | Canva Pro
Alasan utamanya adalah ketidakpastian geopolitik global. Operasional bandara dan maskapai sangat bergantung pada pasokan energi. Ketika terjadi ketegangan di Timur Tengah—wilayah penghasil minyak terbesar dunia—pasokan minyak mentah dunia ikut terganggu. Akibatnya, harga avtur melambung tinggi, dan maskapai tidak punya pilihan lain selain membebankan biaya tersebut ke dalam harga tiket penumpang agar tetap bisa terbang.

Image credit: MJ_Prototype | Canva Pro
Kenaikannya bervariasi tergantung rute dan maskapai. Sebagai gambaran, Air New Zealand sudah menambah biaya tiket ekonomi sekitar:
Rute Domestik: Tambah sekitar Rp100.200 (10 dolar NZ).
Rute Internasional Jarak Pendek: Tambah sekitar Rp200.500 (20 dolar NZ).
Rute Internasional Jarak Jauh: Tambah hingga Rp902.200 (90 dolar NZ) per kursi.
Maskapai Qantas dan SAS juga melakukan penyesuaian serupa dalam minggu ini. Intinya, biaya energi yang mahal harus segera ditanggapi agar layanan penerbangan tetap berjalan baik.

Image credit: AnnaStills | Canva Pro
Jangan sedih dulu! Meski kondisi sedang tidak menentu, kamu tetap bisa mewujudkan rencana liburanmu dengan strategi yang lebih pintar. Berikut adalah 5 cara ampuh untuk menyiasati harga tiket yang sedang melambung:
1. Pesan Tiket di Waktu yang Tepat Kunci utamanya adalah "booking" jauh-jauh hari. Idealnya, pesanlah tiket 2–3 bulan sebelum keberangkatan. Membeli tiket mendekati hari keberangkatan (H-7 atau H-3) adalah cara paling cepat untuk membuat dompetmu "menjerit" karena harganya pasti sudah naik berkali-kali lipat.
2. Gunakan Mode Penyamaran (Incognito) Pernah merasa harga tiket tiba-tiba naik setelah kamu berkali-kali mengecek rute yang sama? Itu karena sistem merekam riwayat pencarianmu. Gunakan mode incognito atau private browser saat mencari tiket. Dengan cara ini, algoritma situs tidak akan "memainkan" harga berdasarkan ketertarikanmu pada rute tersebut.
3. Coba Cek Situs Maskapai Versi Negara Lain Trik rahasia para backpacker: terkadang harga tiket di situs maskapai versi Indonesia (.co.id) lebih mahal dibanding versi negara asalnya atau domain internasional (.com, .sg, atau .my). Jangan ragu untuk mengubah mata uang pembayaran untuk melihat perbedaannya. Gunakan kartu kredit atau debit internasional agar transaksi tetap lancar.
4. Hindari Terbang di Akhir Pekan (Weekend) Sabtu dan Minggu adalah waktu tersibuk dengan permintaan tertinggi. Cobalah pilih jadwal di hari kerja, seperti Selasa atau Rabu. Biasanya, maskapai menurunkan harga di hari-hari sepi ini untuk menarik penumpang. Gunakan fitur flexible dates untuk membandingkan harga dalam satu minggu sekaligus.
5. Manfaatkan Aplikasi Pembanding dan Notifikasi Harga Jangan cuma terpaku pada satu situs. Gunakan aplikasi seperti Skyscanner, Google Flights, atau Traveloka untuk membandingkan harga antar maskapai dalam hitungan detik. Yang terpenting, aktifkan fitur notifikasi harga. Kamu akan mendapat pemberitahuan langsung di HP saat harga tiket incaranmu turun!
Baca juga: Telinga Sakit Saat Naik Pesawat, Ini Penyebab Dan Cara Mengatasinya
Meskipun kondisi dunia sedang menantang, bukan berarti impian keliling dunia harus terhenti. Dengan strategi yang cerdas dan sedikit kesabaran, kamu tetap bisa terbang tanpa harus menguras seluruh tabungan. Siap merencanakan penerbangan berikutnya dengan cara yang lebih pintar?
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Jago membuat itinerary wisata? Jika iya, kamu bisa memenangi 140 juta rupiah bila bisa membuat itinerary wisata keliling dunia paling murah. Tertarik?
Sepertinya rugi untuk tidak memaksimalkan travel pass ini, ya!
Siap menjelajah wisata terbaru di Hong Kong?
Cara mendapatkannya sedikit berbeda dari biasanya. Cek selengkapnya di sini!
Menurut kamu, apakah review online bisa dipercaya?
Makan dengan view sawah.
Kamu hanya perlu mengandalkan transportasi umum untuk sampai.
Saatnya keluar dari Golden Route!
Kesempatan terakhir untuk bertemu dengan Elmo dan kawan-kawan!
Seoul punya sisi artistik yang tidak kalah menarik untuk dilirik