Manfaatkan kereta api dari Paris untuk perjalanan ke kota-kota di sekitarnya yang tidak kalah menawan

Thailand seringkali menjadi tujuan liburan luar negeri untuk para traveler pemula. Wisata yang beragam, kuliner yang lezat, dan surga belanja membuat Thailand khususnya Bangkok selalu ramai dikunjungi wisatawan Indonesia. Kali ini saya tertarik untuk memilih Bangkok sekaligus Pattaya sebagai destinasi liburan pertama kali di Thailand.
Baca juga: 7 Itinerary Wisata Thailand Untuk Satu Minggu Yang Sempurna
Pesawat ke Bangkok (kiri), The Street Hostel (kanan)
Saya memilih penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta (CGK) Jakarta ke Bandara Don Mueang (DMK) Bangkok pada sore hari. Setelah perjalanan sekitar 3 jam, tibalah saya di Bangkok pada malam hari. Dari bandara saya memilih bus kota dengan tujuan Khaosan Road, sebuah kawasan di mana saya akan bermalam.
Setelah check in di The Street Hostel, saya tak sabar dan langsung menikmati keramaian malam Khaosan Road. Kawasan ini memang menjadi salah satu destinasi favorit untuk menghabiskan malam karena ada banyak kuliner kaki lima, pasar tumpah, bar, dan klub malam.
Memulai pagi di hari ke-2 saya akan mengunjungi The Grand Palace. Karena lokasi The Grand Palace tak jauh dari Khaosan Road, maka saya memilih untuk berjalan kaki sekitar 15 menit untuk menghemat biaya. The Grand Palace merupakan istana yang dikenal dengan bangunan berwarna putih dengan detail berwarna emas. Keindahan istana wajib kamu jelajahi dari satu bangunan ke bangunan lainnya lalu tak lupa berfoto.
Tak jauh dari The Grand Palace, saya kembali berjalan kaki untuk pergi ke Wat Pho. Namun saat saya berjalan kaki ke sini, saya hampir kena tipu dengan adanya oknum yang bilang bahwa Wat Pho tutup. Untungnya saya tidak percaya dan terus berjalan hingga bisa melihat patung Buddha berbaring berukuran sangat besar. Besarnya patung Buddha benar-benar membuat semua pengunjung dibuat takjub dengan keindahannya.
Liburan ke Bangkok tak lengkap tanpa belanja dan saya dengan semangat mengunjungi Chatuchak Weekend Market. Chatuchak merupakan salah satu pasar terbesar dan terkenal di Thailand. Saya benar-benar dibuat kalap dan lupa waktu saat belanja di sini. Barangnya yang beragam dan up to date mulai dari fashion hingga aksesoris rasanya ingin saya membeli semuanya. Untuk harganya juga terjangkau dan untungnya saya jago tawar menawar sehingga mendapatkan harga yang murah.
Siam Center (kiri), MBK Center (kanan)
Selanjutnya saya mengunjungi Siam Paragon dan Siam Center. Kedua mall ini merupakan mall besar dan paling populer di Bangkok. Ada banyak store dengan merek ternama dan mewah yang bisa kamu temukan di sini. Tak cukup belanja banyak, saya kembali melanjutkan berbelanja di MBK Center. Pusat belanja ini sangat besar dan banyak barang fashion hingga aksesoris yang harganya juga cukup murah.
Untuk menutup malam tentu saya akan naik tuk-tuk untuk kembali ke hotel. Tuk-tuk merupakan salah satu transportasi khas Thailand yang bentuknya seperti bajaj. Pertama kali naik tuk-tuk sangat berkesan karena sopir berkendara dengan cukup cepat sehingga membuat saya deg-degan tapi seru. Sebelum naik tuk-tuk pastikan untuk kamu tawar menawar harga agar mendapatkan harga yang tak terlalu mahal.
Pada hari ke-3 saya memilih Pattaya sebagai kota selanjutnya yang akan dieksplor. Dari Bangkok saya memilih naik bus ke Pattaya dengan lama perjalanan sekitar 2,5 hingga 3 jam. Sesampainya di Eastern Bus Terminal (Ekkamai), Pattaya saya memilih untuk angkutan umum seperti angkot untuk keliling Pattaya.
The Buddha Mountain (kiri), Silverlake (kanan)
Destinasi pertama yang saya kunjungi adalah The Buddha Mountain atau Khao Chi Chan. Tempat ini merupakan sebuah dinding gunung yang memiliki ukiran bergambar patung Buddha berukuran besar. Lalu saya juga pergi ke Silverlake, sebuah perkebunan anggur bergaya Eropa. Di sini saya juga membeli minuman anggur yang sangat segar.
Sebelum benar-benar meninggalkan Pattaya, saya mampir sejenak ke Pattaya Beach. Pantai ini sangat bersih, tenang, dan rapi. Sayangnya saya tidak menikmati sunset karena saya harus segera kembali ke Bangkok dengan bus. Namun jika saya kembali ke Pattaya, maka Pantai Pattaya akan saya nikmati saat sunrise dan sunset.
Setelah kembali ke Bangkok, saya melanjutkan perjalanan ke Asiatique The Riverfront di malam hari. Tempat ini merupakan pusat perbelanjaan terbuka dengan banyak restoran hingga berbagai wahana. Di sini saya menikmati pertunjukan ladyboy yang menghibur. Lalu tak lupa saya untuk makan malam, berbelanja, dan menikmati keindahan bianglala raksasa dengan latar Sungai Chao Phraya.
Pratunam Market (kiri), Siam Square (kanan)
Tak terasa ini hari terakhir saya di Thailand. Sebelum pulang, saya ingin berbelanja lagi dan saya mampir ke Platinum Mall dan Pratunam Market. Menariknya di pasar ini pedagang sudah membuka lapaknya sejak pagi hari. Saya juga mampir ke Siam Square dengan berjalan kaki untuk mengunjungi berbagai store yang menggemaskan.
Akhirnya saya harus kembali Tanah Air, Indonesia. Untuk ke Bandara Don Mueang (DMK) saya kembali memilih bus karena harganya yang jauh lebih murah dibanding dengan bus. Sangat disarankan untuk datang lebih awal untuk mengantisipasi antrian imigrasi yang panjang.
Baca juga: Itinerary Bangkok 4H3M Untuk Perjalanan Pertama Kamu Ke Thailand
Itulah pengalaman pertama saya liburan di Bangkok dan Pattaya, Thailand. Sangat berharap bisa kembali ke Negara Gajah Putih dan eksplor lebih jauh kota-kota cantik lainnya.
All image credit: Wiradhini
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Manfaatkan kereta api dari Paris untuk perjalanan ke kota-kota di sekitarnya yang tidak kalah menawan
barang wajib punya nih!
Bersiap Menjelajahi Gemerlap Kehidupan Malam Tokyo
Daya tarik ibukota Thailand yakni Bangkok memang tak pernah ada habisnya. Ada banyak beragam aktivitas menarik yang bisa dilakukan oleh para turis seperti pergi ke tempat wisata terkenal, kulineran, hingga belanja. Hiruk pikuk kota ini juga menjadi magnet tersendiri yang didukung dengan kemudahan sistem transpotasi umumnya. Airbnb Bangkok Thailand Jika Bangkok adalah salah satu wishlist […]
Dari apartemen hingga rumah tradisional, penginapan di Chiang Mai ini harus masuk dalam pertimbangan!
Liburan ke Malaysia kurang lengkap kalau belum ke Selangor
PIK adalah pilihan ideal untuk staycation singkat bersama keluarga
Rayakan Imlek Tahun Kuda Api di Hotel Indigo Bali Seminyak Beach lewat Oriental Feast spesial dengan buffet mewah dan pertunjukan Barongsai penuh semangat.
Rayakan Imlek 2026 di Sentosa Sensoryscape bersama Mickey Mouse dan Minnie Mouse dalam pengalaman multi-sensori bertema Tahun Kuda Api yang penuh instalasi interaktif dan pertunjukan budaya.
Umana Bali, LXR Hotels & Resorts menghadirkan perayaan Imlek 2026 selama dua hari dengan santapan Yu Sheng khas, pertunjukan budaya, serta rangkaian ritual wellness di Lohma Spa. Berlangsung pada 16–17 Februari 2026, perayaan ini dirancang untuk momen keb