Manfaatkan kereta api dari Paris untuk perjalanan ke kota-kota di sekitarnya yang tidak kalah menawan

Dari banyaknya negara di Asia Tenggara, kali ini saya memilih negara Filipina sebagai tujuan liburan saya. Biaya hidup yang masih terjangkau dan bebas Visa menjadi alasan saya sangat tertarik dengan Filipina. Kota yang saya akan tuju tentu saja Manila dan El Nido, Palawan.
Baca juga: 10 Tempat Wisata Di Manila, Filipina Untuk Liburan Berbeda
Perjalanan saya mulai dari Jakarta menuju Manila dengan pesawat Cebu Pacific dan waktu terbang sekitar 4 jam. Saya memilih penerbangan tengah malam sehingga sampai Manila saat dini hari. Setelah melewati proses imigrasi di Ninoy Aquino International Airport (NAIA), Manila, saya pergi ke mushola untuk shalat subuh. Mushola di sini sangat bersih dan nyaman.
Jolibee (kiri), Rizal Park (kanan)
Dari bandara ke pusat kota kamu bisa memilih transportasi umum bus atau taksi online. Saya memilih naik bus kota ke Baclaran untuk menikmati sarapan di restoran cepat saji kebanggaan warga Filipina yaitu Jolibee. Dari Jolibee Baclaran, saya menuju Stasiun Baclaran untuk naik LRT dengan tujuan Stasiun LRT United Nations. Dari stasiun ini saya berjalan kaki sekitar 15 menit ke Rizal Park.
Intramuros (kiri), Venice Grand Canal Mall (kanan)
Lanjut, saya kembali berjalan kaki menuju Intramuros, sebuah kawasan yang dipenuhi oleh bangunan kuno bernuansa Spanyol. Menjelang sore saya pergi ke Venice Grand Canal Mall dengan taksi online. Pusat perbelanjaan ini dikenal dengan kanal ala Venesia yang bisa kamu naiki untuk berkeliling sambil berfoto.
Bandara Puerto Princesa (PPS), Palawan (kiri), van menuju El Nido (kanan)
Di malam hari saya melanjutkan perjalanan ke El Nido dengan pesawat. Saya memilih penerbangan malam dari Bandara Ninoy Aquina (NAIA), Manila menuju Bandara Puerto Princesa (PPS), Palawan selama 1 jam perjalanan. Sesampainya di bandara, saya langsung menaiki van yang menuju El Nido dengan waktu perjalanan sekitar 4 jam. Pada dini hari saya turun di terminal lalu naik tricycle menu hotel.
Hotel Sun Valley Inn (kiri), titik keberangkatan tur pulau (kanan)
Saya memilih hotel Sun Valley Inn untuk menginap 2 malam. Setelah sarapan, saya siap memulai tur pulau El Nido yang saya pilih melalui aplikasi online. Saya memilih tur tipe A selama sehari dengan 5 destinasi. Paket tur ini sudah termasuk snorkeling, perahu, dan makan siang.
Destinasi pertama yang saya kunjungi adalah Pulau Seven Command. Pasir pantai yang halus, langit biru, dan ombak yang cukup tenang adalah perpaduan yang sempurna untuk memulau petualangan ini. Di pulau ini saya menikmati es halo-halo yang sangat segar.
Selanjutnya saya mengunjungi Big Lagoon yang sangat indah. Pulau ini sangat asik untuk mengayuh canoe hingga berenang. Tebing batu di kedua sisi, air yang tenang, dan pasir putih benar-benar membuat saya jatuh cinta. Kamu juga tak perlu khawatir karena sudah dilengkapi dengan baju pelampung dan pemandu tur yang selalu berjaga.
Hari semakin siang, tur membawa saya ke Shimizu Island untuk makan siang di tepi pantai. Makanan yang dihidangkan sangat lengkap seperti nasi, udang, ikan, kerang, ayam, dan buah-buahan segar. Pulau ini begitu syahdu sehingga asik untuk bersantap.
Pulau Entalula (kiri), Secret Lagoon (kanan)
Perut kenyang, saatnya snorkeling! Snorkeling dilakukan di Pulau Entalula dengan perlengkapan keamanan yang lengkap. Dan tibalah di destinasi terakhir yaitu Secret Lagoon. Di sini saya diajak untuk masuk ke dalam "gua" kecil yang dikelilingi oleh bebatuan tinggi.
Downtown (kiri), Happiness Bar & Resto (kanan)
Sebelum sunset, perahu akhirnya menepi di Downtown. Saya memutuskan untuk berjalan kaki menuju hotel sambil menikmati sunset. Lalu di malam hari saya kembali ke Downtown untuk pergi belanja dan bersantap di Happiness Bar & Resto yang pernah dikunjungi oleh idol K-Pop Winner.
Hari ketiga saya memulai dengan berpindah kota untuk kembali ke Manila. Perjalanan panjang ini saya mulai dengan naik tricycle dari hotel ke terminal, lalu lanjut naik van selama 4 jam menuju Bandara Puerto Princesa (PPS), Palawan. Perjalanan 1,5 jam membawa saya kembali ke Manila dan tiba di ibukota saat sore hari.
Manila Bay (kiri), Hotel Lub D Makati (kanan)
Sebelum matahari terbit, saya langsung pesan taksi online dari bandara untuk menuju Manila Bay. Tempat ini merupakan kawasan pelabuhan yang ramai saat sore hari. Di sekitarnya ada banyak kafe dan restoran yang asik untuk mengisi perut. Lalu menjelang malam saya memesan hotel di Lub D Makati yang berlokasi strategis di kawasan Makati yang ramai.
Ayala Triangle Garden (kiri), Greenbelt Mall (kanan)
Dari hotel saya memilih berjalan-jalan malam dengan jalan kaki ke Ayala Triangle Garden dan Greenbelt Mall. Kedua tempat tersebut berada di satu area sehingga kamu bisa menghabiskan malam di sini. Tak lupa saya makan malam di area ini yang punya banyak pilihan restoran.
Tak terasa sudah memasuki hari terakhir. Destinasi pertama yang saya kunjungi adalah National Museum of Natural History. Museum berlokasi dekat dengan Rizal Park. Mulai dari interiornya yang cantik hingga koleksi yang beragam membuat saya tak ingin pulang.
Sebelum benar-benar meninggalkan kota ini, saya pergi ke destinasi terakhir yaitu Mall of Asia. Mall ini identik dengan bianglala yang berukuran sangat besar. Di mall ini pula saya mampir ke gerai Kultura untuk berbelanja oleh-oleh.
Menjelang sore, saya harus mengucapkan selamat tinggal pada Filipina dengan pergi ke Bandara Ninoy Aquino (NAIA), Manila. Sambil menunggu penerbangan saya memilih untuk makan dan melepas lelah dengan kursi pijat.
Baca juga: 12 Tempat Makan Halal di Manila Dengan Cita Rasa Khas Filipina Hingga Indonesia
Inilah pengalaman pertama saya ke Filipina terutama kota Manila dan Pulau El Nido. Negara ini benar-benar membuat saya jatuh cinta untuk kembali suatu hari nanti. Sangat berharap bisa liburan di Filipina untuk menjelajahi pulau dan kota lainnya.
All image credit: Wiradhini
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Manfaatkan kereta api dari Paris untuk perjalanan ke kota-kota di sekitarnya yang tidak kalah menawan
barang wajib punya nih!
Bersiap Menjelajahi Gemerlap Kehidupan Malam Tokyo
Pilih saja yang paling cocok dengan seleramu!
Menginap di Sa Pa Vietnam dan jelajahi pesonanya dengan cable car
Lebih dekat, lebih khidmat!
Bocoran pas buat traveler dengan budget terbatas!
Kamu bebas menentukan pilihan akomodasi terbaik menurut versimu sendiri!
Jalan kaki ke venue konser bikin hemat waktu dan biaya!
Rugi kalau kamu tidak mencoba wisata kuliner di Kudus