Manfaatkan kereta api dari Paris untuk perjalanan ke kota-kota di sekitarnya yang tidak kalah menawan

Singapura adalah negara yang paling jadi favorit untuk wisatawan pertama kali liburan ke luar negeri. Jarak yang dekat dan bebas Visa menjadi alasan mengapa Negeri Singa selalu jadi salah satu destinasi liburan favorit. Melalui artikel ini saya akan membagikan itinerary lengkap untuk liburan pertama kali di Singapura selama 3 hari 2 malam yang ramah Muslim.
Baca juga: Gratis dan Instagrammable, 10 Tempat di Singapura ini Wajib Masuk Itinerary Liburanmu!
Alasan mengapa Singapura juga menjadi favorit tujuan liburan saya adalah tata kota yang bagus, transportasi umum yang beragam, dan banyak destinasi wisata populer yang gratis biaya masuk. Sedangkan dari segi kuliner ada banyak kuliner dan tempat makan Halal yang pastinya jadi favorit banyak wisatawan Muslim.

Sangat disarankan untuk pilih penerbangan ke Singapura di pagi hari. Alasannya tentu saja agar kamu bisa memiliki lebih banyak waktu untuk eksplor Singapura. Setibanya di Singapura, saya langsung pergi ke Jewel Changi Airport yang terhubung dengan Bandara Changi. Di sini saya dibuat takjub dengan keindahan air terjun indoor tertinggi di dunia dengan taman hijau di sekelilingnya.

Selanjutnya saya melanjutkan perjalanan ke kawasan Kallang dengan MRT untuk menitipkan barang di penginapan saya akan menginap. Penginapan ini bernama BEAT. Sports Hostel yang berlokasi sangat strategis karena di sebelahnya terdapat halte bus dan dekat dengan Mustafa Centre. Meskipun tipe hostel dengan kamar sharing, namun fasilitasnya sangat lengkap dan ada area game.

Chinatown (kiri), Little India (kanan)
Destinasi selanjutnya yang akan saya kunjungi adalah kawasan Chinatown. Sesuai namanya, kawasan ini mampu membawa saya seperti di Negeri Tirai Bambu melalui dekorasi, kuliner, hingga seni mural. Belum puas “keliling dunia,” saya melanjutkan perjalanan ke Little India. Di sini saya menemukan bangunan House of Tan Teng Niah yang penuh warna dan menjadi salah satu spot foto paling instagramable.

Merlion Park (kiri), Marina Bay Sands (kanan)
Menjelang sore saya akan pergi mengunjungi wisata yang jadi ikon negeri ini yaitu air mancur berbentuk singa yaitu Merlion Park. Pilihlah spot foto terbaik dan berposelah seseru mungkin seperti wisatawan lainnya. Tak jauh dari Merlion Park, saya pergi ke area Marina Bay Sands. Ada banyak spot untuk berfoto dengan latar bangunan tinggi berbentuk perahu ini dan pilihlah tempat yang cukup sepi.

Di malam hari berjalan kaki ke Gardens by the Bay. Taman terbuka hijau ini akan sangat indah di malam hari dengan lampu-lampunya yang penuh warna. Luangkan waktu untuk bersantai karena akan ada pertunjukan lampu Garden Rhapsody setiap hari pada pukul 19.45 dan 20.45. Untuk menikmati pertunjukan gratis biaya masuk, namun untuk masuk ke area tertentu akan dikenakan biaya.

Haji Lane (kiri), Masjid Sultan (kanan)
Memulai hari kedua saya akan menghabiskan hari dengan berburu spot foto Instagramable dan belanja oleh-oleh. Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Haji Lane. Kawasan ini dipenuhi dengan jalanan dengan dinding penuh seni mural hingga banyaknya kafe dan restoran Halal. Setelah berfoto dan sarapan, saya berjalan kaki mengunjungi Masjid Sultan untuk beribadah shalat.

Tak jauh dari Masjid Sultan, kamu juga bisa kembali berjalan kaki ke Bugis Street. Kawasan ini adalah surga belanja oleh-oleh yang beragam dengan harga ramah dompet mulai dari coklat, tas, fashion, dan lainnya. Di kawasan ini pula terdapat spot foto instagramable berupa komplek rumah dengan tangga melingkar penuh warna. Lalu saya juga mengunjungi food court yang menyediakan area khusus makanan Halal.

ABC Bargain Centre (kiri), Mustafa Center (kanan)
Masih di kawasan Bugis Street juga, tepatnya di area belakang dan dekat food court terdapat toko oleh-oleh paling populer bernama ABC Bargain Centre. Alasan mengapa toko ini selalu ramai adalah mereka menjual berbagai produk coklat hingga kebutuhan rumah tangga serba 1 SGD. Selanjutnya saya kembali berbelanja hingga lupa waktu di Mustafa Center di kawasan Little India. Mustafa Center menjadi tempat belanja yang menurut saya paling lengkap karena terdiri dari banyak lantai dan produk.

Fort Canning Tree Tunnel (kiri), Tiong Bahru Bakery (kanan)
Meski masih sangat pagi, namun saya memilih untuk pergi ke Fort Canning Tree Tunnel. Bukan tanpa alasan karena semakin siang tempat ini akan semakin ramai antrian orang berfoto, jadi datanglah sepagi mungkin. Masih di area Fort Canning Park, saya memilih Tiong Bahru Bakery untuk sarapan. Toko roti ini punya banyak pilihan roti dan pastry yang punya cita rasa memanjak lidah.

Old Hill Street Police Station (kiri), Orchard Road (kanan)
Setelah kenyang, saya mengunjungi kawasan Old Hill Street Police Station yang dikenal dengan bangunan penuh warna. Faktanya ternyata bangunan bersejarah ini dulunya digunakan sebagai kantor polisi Singapura. Selanjutnya saya mengunjungi Orchard Road, sebuah kawasan elit dengan banyak tempat belanja dan hotel mewah. Di sini saya dengan mudah menemukan tempat makan Halal dan masjid untuk ibadah shalat.

Sebelum saya benar-benar meninggalkan Singapura, saya mengunjungi Library@Orchard. Tempat ini merupakan sebuah perpustakaan umum di Orchard Gateway yang juga masih di kawasan Orchard. Membaca buku di sini benar-benar syahdu karena suasana yang tenang dan interior yang cantik.
Baca juga: 10 Restoran Halal dan Murah di Singapura Favorit Para Backpacker
Tak terasa saya harus kembali ke Indonesia. Saya memilih penerbangan di malam hari agar tidak terlalu buru-buru. Rasanya senang sekali untuk kembali liburan ke Singapura karena masih banyak tempat yang belum saya kunjungi dan kuliner yang belum coba. Sampai berjumpa lagi, Singapura!
All image cedit: Wiradhini
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Manfaatkan kereta api dari Paris untuk perjalanan ke kota-kota di sekitarnya yang tidak kalah menawan
belanja hemat & ramah lingkungan di Singapura!
barang wajib punya nih!
Bersiap Menjelajahi Gemerlap Kehidupan Malam Tokyo
Liburan minimalis? Bisa banget jika kamu milih akomodasi ini!
biarkan zodiak Tiongkok-mu yang jadi pemandunya!
Cukup apply Visa on Arrival (VoA) dan kamu bisa liburan selama 30 hari!
Tahukah kamu kalau makanan khas Imlek itu nggak cuma sekadar lezat?
Jangan heran kalau kenyamanannya bikin kamu malas gerak
Dari gudeg khas Jogja hingga kuliner anti-mainstream, kamu bisa menemukan semuanya! Bocorannya intip di sini, ya!