10 Oleh Oleh Khas Purwokerto Dan Tempat Untuk Membelinya

Bila membicarakan kota yang bisa membuat kita merasa rileks dan konon hidup dengan lebih nyaman, maka salah satunya adalah Purwokerto. Terletak di Kabupaten Banyumas, Purwokerto terkenal di kalangan penikmat slow living. Bagi kamu yang tertarik mencari tempat tinggal yang tenang atau sekedar liburan untuk mendinginkan kepala, masukkan Purwokerto ke dalam tujuan pilihanmu.

Bukan hanya punya kentalnya suasana desa, Purwokerto pun punya kuliner yang nikmat. Saking nikmatnya, maka sebelum pulang kamu dapat membelinya sebagai oleh-oleh khas Purwokerto bagi orang-orang dekatmu. Mana saja kuliner khas yang menarik untuk dibawa pulang, lihat rekomendasinya di bawah ini.

Baca Juga: 15 Kuliner Legendaris di Purwokerto Yang Ramah Dompet dan Wajib Kamu Coba

1. Getuk goreng sokaraja, renyahnya bikin beda

Image credit: Situs Resmi Disporapar Provinsi Jawa Tengah

Bila kamu pernah makan getuk, tentu akrab dengan rasanya yang lembut dan berwarna-warni. Getuk biasa juga diberi perasa sehingga punya beragam aroma dan rasa. Di Purwokerto, rasakan juga getuk goreng sokaraja. Namanya juga digoreng, teksturnya berubah menjadi lebih renyah dan tetap punya aneka rasa seperti durian dan gula merah. Dikemas dalam bentuk besek membuat penganan ini mudah untuk dibawa pergi.

2. Nopia, manisnya membuat ketagihan

Image credit: Situs Resmi Disporapar Provinsi Jawa Tengah

Nopia yang berbentuk bulat mirip telur ini bisa membuatmu lupa berhenti mengunyah. Selain teksturnya yang enak digigit, tempurung luar yang renyah dan isian yang legit. Kulitnya gurih, seimbang dengan rasa manis dari adonan gula merah di dalamnya. Ada versi kecil dari nopia yang bernama mino, alias mini nopia. Mino berpenampilan dan punya rasa serupa tetapi dibuat tanpa wijen dan kacang tanah. 

3. Tempe dage, enaknya tempe hasil fermentasi

Image credit: @eco21purwokerto.store

Purwokerto terkenal dengan beberapa jenis olahan tempenya dan salah satunya adalah tempe dage. Bedanya dengan tempe biasa, penganan ini terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi. Setelah ampasnya disaring, maka dage pun dapat dikonsumsi. Rasa dari tempe dage berbeda karena ada rasa manis yang muncul. Ada banyak olahan dari tempe dage misalnya digoreng, disate dan dipepes sehingga menimbulkan sensasi yang berbeda-beda saat disantap. 

4. Ciwel, si hitam manis nan kenyal

Jangan takut bila melihat ciwel. Mungkin kamu lebih akrab dengan cenil yang berwarna-warni. Ciwel sekilas mirip dengan cenil namun berwarna hitam. Alih-alih bertabur gula pasir, ciwel ditaburi parutan kelapa dan gula merah cair. Warna ciwel hitam karena bahannya adalah tepung singkong yang direndam dalam air dari jerami bakar. Rasa gurih dan manis akan muncul bergantian saat mengunyah ciwel yang kenyal ini.

5. Lumpia bom, enak dan tidak berbahaya

Image credit: Situs Resmi Loempia Bom

Namanya lumpia bom dan jangan disamakan dengan lumpia lainnya. Lumpia ini berukuran besar bisa mencapai 25 sentimeter dan disantap dengan cocolan sambal terasi. Untuk penggemar rasa pedas, banyak kedai lumpia bom yang membanggakan sambal yang konon ekstra pedas. Perbedaan lainnya adalah di variasi isinya. Ada lumpia dengan isi tahu, jamur, udang, ayam sampai ati ampela. Tidak heran kalau konon lumpia ini bisa juga dijadikan lauk untuk makan nasi.

6. Keripik tempe, sederhana tapi istimewa

Image credit: Situs Resmi Dolan Banyumas

Kalau berada di Purwokerto, beli juga keripik tempe untuk oleh-oleh. Meskipun terlihat sederhana, namun produk ini menjadi unggulan dari Purwokerto. Cicipi terlebih dulu untuk membuktikan keistimewaan rasa dari keripiknya. Kerenyahan keripik tempe mudah untuk ditemukan di banyak toko oleh-oleh, mudah untuk dibawa bepergian dan pastinya tahan lama. Tahan lama jika kamu pun tahan untuk tidak menghabiskannya ya!

7. Wajik kletik, kesukaannya para sweet tooth

Wajik lebih dikenal sebagai kue tradisional, namun kamu perlu berkenalan dengan wajik kletik di Purwokerto. Kata kletik disematkan karena ada tekstur renyah dalam wajik ini yang ketika dikunyah serasa berbunyi kletik kletik. Wajik kletik menggunakan parutan kelapa tua dan beras ketan yang agak mentah sehingga berbeda dengan wajik biasa yang lebih lembut. Ditambah dengan gula jawa, kudapan ini pas untuk para penyuka rasa manis.

8. Jenang jaket, apa bedanya dengan jenang lain?

Image credit: Situs Resmi Dinkominfo Kabupaten Banyumas

Jaket sendiri adalah singkatan dari jenang asli ketan. Jadi jangan bingung jika mendengar nama jenang jaket. Ada dua varian yaitu jenang dengan dan tanpa wijen. Terbuat dari tepung ketan, santan kelapa dan gula merah, rasa jenang ini sangat pas untuk menemani kopi atau tehmu di sore hari. Manis, gurih dan harum gula merahnya akan menghibur indera penciuman dan perasa. Temukan di toko oleh-oleh, lalu bagikan kelezatannya dengan teman-temanmu.

9. Klanting, cincin renyah yang bikin nagih

Image credit: Situs Resmi Dolan Banyumas

Satu lagi oleh-oleh khas Purwokerto yang ringan dan enak dikunyah, yaitu klanting. Berbentuk bundar seperti anting-anting, klanting bertekstur renyah dengan rasa gurih dari singkong. Bisa dimakan kapan saja dan bebas untuk menambahkan bumbu sendiri agar rasanya semakin kaya. Bayangkan enaknya mengudap klanting sambil mengobrol atau saat mengejar deadline. Ditambah dengan harganya yang terjangkau, tidak heran kalau klanting ini banyak digemari. 

10. Mendoan, tempe raksasa yang unik

Image credit: Situs Resmi Dinporabudpar

Kreasi tempe berikutnya dari Purwokerto adalah mendoan. Mendoan berbeda dengan tempe biasa karena dipotong tipis dan lebar, sehingga kamu bisa kenyang dengan hanya makan satu mendoan. Digoreng dengan tepung, bisa dicampur dengan daun bawang, cukup setengah matang sehingga mendoan terasa lembab. Biasanya dimakan dengan sambal kecap yang klop dengan rasa gurihnya, menjadikan rasa mendoan ini ngangenin. Bawa pulang mendoan khas Purwokerto yang akan sulit kamu temukan di Jakarta.

Setelah mengetahui oleh-oleh populer di Purwokerto, kamu pun perlu tahu tempat-tempat untuk membelinya. Sambangi beberapa lokasi di bawah ini sebelum kamu meninggalkan Purwokerto, dijamin tidak ada oleh-oleh favorit yang terlewatkan!

1. Toko Oleh-Oleh Sawangan No. 1

Di Toko Oleh-Oleh Sawangan No. 1, kamu bisa membeli mendoan dan getuk goreng. Mendoannya digoreng langsung sehingga masih segar saat dibawa pulang. Ada pilihan mendoan seperti ukuran mulai dari small sampai super jumbo dan bumbu original, rawit, atau bakar. Makanan ringan kering seperti nopia atau klanting juga tersedia di sini.

Lokasi: Jl. Mayjend. Sutoyo No.23, Sawangan, Kedungwuluh, Kec. Purwokerto Bar., Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53131
Jam Buka: Setiap hari, 06.00 WIB - 21.30 WIB

2. Toko Roti Go

Berdiri sejak tahun 1898, Toko Roti Go eksis hingga kini dan tetap jadi favorit. Produk utamanya adalah roti yang tersaji di siang hari. Mempertahankan penampilan jadul, toko roti ini menawarkan kopibrood, bluder, roti kacang, roti strawberry dan masih banyak lagi. Bila ingin kue kering, ada juga lidah kucing dan kastengels untuk oleh-oleh.

Lokasi: Jl. Jend. Sudirman Jl. Kauman Lama, Kauman Lama, Purwokerto Wetan, Kec. Purwokerto Tim., Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53147
Jam Buka: Senin - Sabtu pukul 08.00 WIB - 19.00 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB - 16.30 WIB

3. Loempia Bom

Kamu dapat menjumpai Loempia Bom di beberapa tempat, karena kedai ini memang punya sistem franchise. Lumpia ini unik, dari ukurannya yang lebih besar hingga isinya yang berbeda dari lumpia lain. Sesuai dengan isinya, menu lumpia diberi nama bom cumi, bom sosis, bom ayam, bom tahu dan berbagai bom lainnya. Dilengkapi dengan sambal yang diklaim sangat pedas, lumpia ini memuaskan dan unik untuk dijadikan oleh-oleh. Ada versi bekunya juga bagi kamu yang ingin memasaknya sendiri.

Lokasi dan Jam Buka:
Jl. Letjend Pol. Soemarto No.270-158, Karanganjing, Purwanegara, Kec. Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53127: Setiap hari, 09.00 WIB - 21.00 WIB

Jl. Masjid No.65, Purwokerto, Sokanegara, Kec. Purwokerto Tim., Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53122: Setiap hari, 09.00 WIB - 21.00 WIB

Jl. Profesor DR. HR Boenyamin, Sumampir Wetan, Pabuaran, Kec. Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53125: Setiap hari, 09.00 WIB - 21.00 WIB

Jl. DR. Soeparno No.118, Karangwangkal, Kec. Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53123: Setiap hari, 08.30 WIB - 21.00 WIB

4. Eco 21

Satu lagi toko yang terkenal dengan mendoannya yaitu Eco21. Ada paket mendoan dengan isi 2 hingga 10 bungkus lengkap dengan sambalnya. Bahkan kalau kamu ingin membeli tepung mendoan dan sambal, di sini juga ada lho! Varian sambal yang ditawarkan bisa bikin penasaran, misalnya sambal bawang numani, sambal rebon Abah Uus atau sambal pecel kacang jeruk premium Abah Uus. Selain mendoan, ada juga keripik tempe, klanting, getuk goreng dan jenang.

Lokasi: Jl. Mayjend. Sutoyo No.21, Sawangan, Kedungwuluh, Kec. Purwokerto Bar., Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53131
Jam Buka: Setiap hari, 06.30 WIB - 21.30 WIB

Baca Juga: 17 Wisata Keluarga Terbaru di Purwokerto Untuk Liburan Asik Yang Murah Meriah

Liburan ke Purwokerto akan memberimu kelegaan di hati dan kenyamanan di kantong. Dijamin kamu bisa betah berkeliling untuk belanja oleh-oleh di kota ini.

 

 

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Lydia Kristiani

Penjelajah dunia dan pecinta kata. Senang meluangkan waktu untuk teman, hewan dan petualangan. Ikuti perjalanan Lydia di @mrs.stork (IG)

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

Artikel Terbaru