Yuk eksplore ibu kota kuno Korea!!

Okinawa memang sudah dikenal sebagai destinasi tropis yang luar biasa di Jepang. Namun, kamu juga harus tahu bahwa prefektur ini memiliki jiwa dan budaya yang sangat berbeda dibanding pulau utama. Mencari buah tangan di sini pun terasa seperti berburu harta karun karena banyak barang yang memang hanya bisa kamu temukan di pulau ini.
Baca juga: Cokelat Dubai Viral Dan Tempat Menikmatinya Di Jakarta
Entah kamu ingin membagi sedikit perjalananmu dengan teman dan keluarga atau mengenang pengalaman seru di Okinawa, membawa pulang oleh-oleh adalah salah satu cara praktis. Agar kamu tidak bingung saat berbelanja nanti, berikut adalah panduan lengkap 16 oleh-oleh khas Okinawa yang telah kami kurasi khusus untuk kamu bawa pulang.
Image credit: Aflo Images | Canva Pro
Okinawa sangat bangga dengan kulinernya, dan primadonanya adalah Okinawa Soba. Berbeda dengan soba di daratan Jepang yang berbahan gandum hitam (buckwheat), soba di sini lebih mirip mie gandum kenyal dengan kaldu berbumbu babi yang gurih. Karena kelezatannya, kini tersedia versi mie instan yang praktis. Kamu bisa membawanya pulang untuk dimasak di rumah dan dinikmati bersama orang tersayang.
Image credit: Hanasaki | Canva Pro
Chinsuko adalah camilan manis peninggalan Dinasti Ryukyu. Dahulu, biskuit kecil ini hanya disajikan untuk kalangan bangsawan saat perayaan besar. Teksturnya lumer di mulut dengan rasa yang lembut. Kamu bisa menemukan berbagai varian rasa mulai dari garam laut, kopi, atau ubi ungu. Menikmati chinsuko dengan secangkir kopi hangat adalah perpaduan yang sempurna.
Image credit: Okashigoten | Official Website
Pecinta ubi ungu pasti akan jatuh cinta dengan beni-imo, makanan kaya nutrisi asli Okinawa. Ubi ini sangat populer karena mengandung serat, vitamin, dan bagus untuk diet. Selain itu, kamu bisa menemukannya dalam berbagai bentuk seperti es krim hingga cheesecake. Oleh-oleh paling ikonik adalah tart ubi ungu yang warnanya cantik alami. Selain lezat, camilan ini kaya akan serat dan vitamin.
Tips: Kunjungi toko Okashigoten Matsuo di Kokusai Street yang menjual produk bersertifikat Halal, sehingga sangat ramah bagi wisatawan Muslim.
Image credit: y-studio | Canva Pro
Apa yang membuat gula hitam Okinawa begitu istimewa? Masyarakat setempat menganggap kokuto sebagai bahan dasar penting dalam masakan Jepang, setara dengan miso atau shoyu. Gula ini dibuat dengan cara memasak sari tebu murni secara perlahan, menghasilkan rasa manis yang lebih lembut dan kaya nutrisi. Kamu bisa membeli kemasan kecil yang praktis untuk dibagikan ke teman-teman.
Image credit: Jonathan Austin Daniels | Canva Pro
Sering dijuluki sebagai “kaviar hijau” umi budo adalah rumput laut dengan tekstur unik yang meletup-letup di mulut. Karena merupakan makanan mentah dari laut, sebaiknya kamu membelinya tepat sebelum pulang agar tetap segar.
Catatan Penting: Jangan pernah simpan umi budo di dalam kulkas! Suhu dingin akan membuatnya layu dan kehilangan tekstur renyahnya. Simpanlah di tempat sejuk dengan suhu ruang.
Image credit: Nago Pineapple Park | Official Website
Di bagian utara Okinawa, terdapat Nago Pineapple Park yang merupakan surga bagi pecinta nanas. Kamu bisa menemukan segala hal berbahan nanas, namun yang paling juara adalah kue nanas mereka. Kue ini telah memenangkan penghargaan internasional selama bertahun-tahun karena kelembutan dan rasa buahnya yang segar.
Image credit: @35coffee_official
Jika kamu mencari oleh-oleh untuk rekan kerja, 35Coffee adalah pilihan yang tepat. Kopi ini hanya tersedia di Okinawa dan diproses dengan metode ramah lingkungan menggunakan karang yang sudah mati sebagai bahan bakar pemanggangan. Selain rasanya yang ringan dan nikmat, merek ini juga mendonasikan sebagian keuntungannya untuk pelestarian terumbu karang di Okinawa.
Image credit: Aflo Images | Canva Pro
Bagi kamu yang menyukai minuman tradisional, awamori adalah minuman distilasi dari era Kerajaan Ryukyu yang dianggap sebagai salah satu yang tertua dan terbaik di Jepang. Keunikannya terletak pada penggunaan jamur koji hitam yang memberikan aroma dan rasa yang sangat khas "Okinawa."
Image credit: masa44's Images | Canva Pro
Sata andagi adalah donat khas Okinawa yang digoreng hingga garing di luar namun tetap lembut di dalam. Camilan ini memadukan teknik memasak dari Jepang dan Tiongkok. Rasanya manis dan tahan lama, menjadikannya salah satu kudapan favorit yang sering dibawa pulang wisatawan.
Image credit: Shuri Ryusen | Official Website
Bingata sendiri merupakan teknik pewarnaan kain tradisional khas Okinawa. Di Shuri Ryusen, Naha, kamu bahkan bisa mencoba mewarnai sendiri kain menggunakan pola dari fosil karang. Produk bingata tersedia dalam bentuk dompet, kantong koin, hingga produk fesyen modern.
Image credit: Ryukyu Glass Village | Official Website
Seni pembuatan gelas di Okinawa memiliki sejarah yang menyentuh. Pasca Perang Dunia II, penduduk setempat mendaur ulang botol bekas menjadi karya seni gelas yang indah. Kamu bisa mengunjungi Ryukyu Glass Village untuk melihat prosesnya atau mencoba membuatnya sendiri. Hasilnya bisa berupa gelas minum, aksesori, hingga bingkai foto yang cantik. Atau, jika kamu ingin membeli yang sudah jadi, kamu bisa berkunjung ke Okinawa World.
Image credit: shironagasukujira | Canva Pro
Burung bangau kertas atau adalah simbol perdamaian dan panjang umur di Jepang. Di bekas Markas Bawah Tanah Angkatan Laut Jepang, kamu bisa melihat ribuan origami ini sebagai bentuk penghormatan. Kamu juga bisa mengikuti lokakarya singkat untuk membuat origami sendiri sebagai kenangan yang sarat makna.
Image credit: Aflo Images | Canva Pro
Kamu akan sering melihat sepasang patung berbentuk perpaduan singa dan anjing di atas atap atau di depan pintu rumah warga Okinawa. Inilah Shisa, sang penjaga yang dipercaya dapat mengusir roh jahat. Patung ini tersedia dalam berbagai ukuran dan warna, mulai dari desain tradisional hingga yang modern nan lucu.
Image credit: SuiSavon | Official Website
Okinawa memiliki lini produk kecantikan organik yang sangat lembut di kulit. Merek seperti SuiSavon menggunakan bahan-bahan alami dan minyak esensial dari tanaman lokal Okinawa. Ada juga produk kecantikan yang menggunakan air laut dalam dari Pulau Kumejima untuk memberikan hidrasi maksimal pada kulit.
Image credit: Gyro | Canva Pro
Sanshin adalah instrumen petik khas Okinawa yang mirip dengan banjo namun hanya memiliki tiga senar. Alat musik ini sangat ikonik dalam budaya lokal. Jika kamu ingin membawanya pulang, pastikan kamu membeli versi dengan kulit sintetis. Versi yang menggunakan kulit ular asli seringkali sulit untuk melewati pemeriksaan bea cukai internasional.
Image credit: Visit Okinawa Japan | Official Website
Tembikar yachimun memiliki karakter yang sangat kuat dan unik. Setiap kepingan keramiknya dikerjakan dengan penuh ketelitian, baik itu berupa hiasan dinding maupun peralatan makan. Kamu bisa mengunjungi Tsuboya Pottery Street di dekat Kokusai Street untuk menemukan karya seni keramik terbaik yang sesuai dengan seleramu.
Baca juga: Cokelat Dubai Viral Dan Tempat Menikmatinya Di Jakarta
Okinawa adalah tempat di mana tradisi bertemu dengan kehangatan alam. Meski pengalaman terbaik adalah dengan mengunjunginya langsung, membawa pulang potongan-potongan kecil dari pulau ini melalui oleh-oleh di atas bisa menjadi cara yang indah untuk mengenang perjalananmu.
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Yuk eksplore ibu kota kuno Korea!!
Alat bantu ini akan membuat tidurmu di kereta, pesawat atau bus jadi lebih nyaman, deh!
Siapkan Dirimu Menyelami Keajaiban Bawah Laut Manado!
rayakan malam tahun baru yang meriah di negara lain
liburan hemat ala Eropa di Phu Quoc
Surga tropis yang punya banyak aktivitas menarik.
Cita rasa yang sangat autentik!
Cocok untuk solo traveling atau wisata bersama keluargamu
Bisa jalan kaki ke venue konser!
Perpaduan kenyal dan renyah membuat camilan satu ini diburu banyak orang.