Memang terkadang sulit untuk mencari makanan yang tepat untuk orang Muslim saat berlibur. Kunjungi 5 restoran halal di Ho Chi Minh City ini saat berlibur ke Vietnam ya!

Hong Kong sudah lama dikenal sebagai surga belanja dunia. Namun, pengalaman belanja di sini jauh lebih berwarna dibanding sekadar deretan mall megah dengan merek-merek internasional.
Baca juga: 8 Bakery dan Kedai Dessert Viral di Hong Kong yang Wajib Kamu Coba
Di penjuru kota, kamu bisa menemukan segalanya: mulai dari fahsion high-end dan karya desainer independen, perangkat elektronik, barang antik, koleksi sneakers, hingga pernak-pernik yang ramah di kantong. Setiap kawasan punya keunikannya masing-masing. Supaya liburanmu makin maksimal, yuk simak panduan enam lokasi belanja terbaik di Hong Kong berikut ini!
Image Credit: Yoyochow23 | Canva Pro
Bicara soal pengalaman belanja serba ada, rasanya sulit mengalahkan Mong Kok.
Jalanan di kawasan ini dipenuhi pusat perbelanjaan, butik independen, hingga pasar tematik yang menjual pakaian, produk kecantikan, perlengkapan olahraga, oleh-oleh, hingga kebutuhan sehari-hari. Suasana Mong Kok terasa makin hidup di malam hari saat papan neon menyala terang dan pengunjung mulai memadati area pejalan kaki.
Image credit: CHUNYIP WONG | Canva Pro
Salah satu destinasi paling populer di sini adalah Ladies’ Market di Tung Choi Street. Jangan terkecoh dengan namanya, karena pasar ini tidak hanya menjual pakaian wanita. Kamu bisa berburu aksesori, tas, oleh-oleh khas, mainan, peralatan rumah tangga, hingga pakaian modis dengan harga terjangkau.
Harganya bisa ditawar di beberapa lapak, tetapi pastikan kamu menawar dengan sopan serta memeriksa kualitas barang sebelum membayar.
Tak jauh dari sana, ada Sneaker Street di Fa Yuen Street yang menjadi tempat berkumpulnya toko-toko perlengkapan olahraga merek internasional, sneakers edisi terbatas, hingga peralatan atletik. Bagi kolektor sneakers sejati, sebaiknya bandingkan harga antar-toko dan belilah di penjual yang terpercaya.
Image credit: MC Yeung | Canva Pro
Mong Kok juga punya Goldfish Market, tempat di mana akuarium dan plastik berisi ikan hias berderet di sepanjang Tung Choi Street. Toko-toko di sekitarnya juga menjual tanaman air, akuarium, serta perlengkapan hewan peliharaan. Sebaiknya anggap area ini sebagai pasar lokal yang beroperasi aktif, bukan sekadar objek foto semata.
Jika suka bunga dan tanaman hias, kamu bisa berjalan ke arah utara menuju Flower Market Road di dekat Prince Edward. Toko-toko di sini menjual bunga segar, tanaman hias pot, aksesori berkebun, hingga dekorasi musiman.
Image credit: Hong Kong Tourism Board | Official Website
Mau belanja di dalam ruangan yang sejuk? Kamu bisa melangkah ke Langham Place, mall 15 lantai yang terhubung langsung dengan Stasiun MTR Mong Kok. Di dalamnya terdapat lebih dari 200 toko, restoran, kafe, hingga tempat hiburan.
Image Credit: Leung Cho Pan | Canva Pro
Ada juga Temple Street Night Market yang berlokasi agak ke selatan di area Yau Ma Tei. Meski bukan di jantung Mong Kok, kamu tetap bisa mampir ke sini dengan berjalan kaki sekitar 15–20 menit atau naik MTR dari area selatan Mong Kok.
Cara menuju ke sana: Naik MTR jalur Tsuen Wan atau Kwun Tong Line lalu turun di Stasiun Mong Kok. Jika ingin ke Flower Market, turun di Stasiun Prince Edward akan lebih dekat.
Image Credit: platongkoh | Canva Pro
Pusat perbelanjaan raksasa dan pengalaman belanja kelas atas adalah apa yang bisa kamu harapkan saat berkunjung ke Tsim Sha Tsui. Area di distrik Yau Tsim Mong ini memadukan kemewahan belanja, pemandangan tepi laut yang indah, serta deretan kompleks ritel paling ikonik di Hong Kong.
Di sepanjang Canton Road, rumah mode internasional berdiri berdampingan dengan mall megah dan department store. Area ini sangat praktis bagi wisatawan yang menginap di kawasan Kowloon, karena hotel, museum, dan area pejalan kaki Victoria Harbour bisa dijangkau hanya dengan berjalan kaki.
Image credit: Hong Kong Tourism Board | Official Website
Harbour City merupakan salah satu destinasi belanja terbesar di Hong Kong. Kompleks yang membentang di sepanjang tepi laut ini menggabungkan ratusan toko, restoran, dan area hiburan yang terbagi dalam beberapa zona terhubung.
Pilihan ritelnya sangat beragam, mulai dari busana mewah, perhiasan, produk kecantikan, pakaian olahraga, mainan, hingga produk gaya hidup. Jangan lupa mampir ke Ocean Terminal Deck untuk menikmati pemandangan lepas ke arah Victoria Harbour di sela-sela waktu belanjamu.
Image credit: K11 Musea | Facebook
Di dekatnya, K11 MUSEA hadir menawarkan perpaduan antara tempat belanja, seni, arsitektur, dan pengalaman budaya. Berlokasi di area Victoria Dockside, mall ini mengusung desain interior berseni tinggi yang dihiasi karya seni publik, butik desainer, merek kecantikan ternama, serta restoran memesona.
K11 MUSEA kini menjadi destinasi seni dan ritel utama di Tsim Sha Tsui menggantikan K11 Art Mall lama, meski K11 Art Mall orisinal di Hanoi Road masih tetap beroperasi.
Image credit: 1881 Heritage | Official Website
Ikon menarik lainnya adalah 1881 Heritage, sebuah kompleks bergaya kolonial yang telah direstorasi dari bekas Markas Besar Polisi Air. Area ini kini diisi butik-butik mewah dan restoran terkemuka yang mengelilingi pelataran terbuka bersejarah.
Untuk pilihan busana yang lebih ramah kantong, kamu bisa menyusuri Nathan Road atau menjelajahi iSQUARE, The ONE, dan Mira Place. Mall-mall ini menawarkan variasi merek lokal, regional, hingga internasional yang lebih luas.
Setelah puas berbelanja, sempatkan berjalan santai ke arah tepi laut Tsim Sha Tsui untuk menikmati pemandangan lanskap gedung bertingkat di Hong Kong Island, atau sekadar beristirahat di keasrian Kowloon Park.
Cara menuju ke sana: Naik MTR jalur Tsuen Wan Line lalu turun di Stasiun Tsim Sha Tsui, atau jalur Tuen Ma Line dan turun di Stasiun East Tsim Sha Tsui.
Image Credit: Veronica Chan | Canva Pro
Central adalah tujuan utama di Hong Kong untuk berburu butik mewah, belanja di kawasan bisnis yang eksklusif, serta menjelajahi mall berkonsep modern.
Image credit: LANDMARK置地廣塲 | Facebook
Kompleks belanja mewah paling menonjol di kawasan ini adalah LANDMARK, sebuah kawasan gedung saling terhubung yang memuat rumah mode papan atas, perhiasan eksklusif, merek kecantikan premium, hingga restoran berpenghargaan internasional.
Kompleks ini mencakup LANDMARK ATRIUM, LANDMARK PRINCE’S, LANDMARK ALEXANDRA, dan LANDMARK CHATER. Lokasinya yang berdampingan dengan perkantoran utama dan hotel bintang lima menjadikannya salah satu pusat perbelanjaan paling elegan di kota ini.
Image credit: Hong Kong Tourism Board | Official Website
Berjalan sebentar dari sana, kamu akan menemukan ifc mall yang berada di atas Stasiun Hong Kong, tepat di tepi Victoria Harbour. Mall ini memadukan label mewah dengan busana kasual, teknologi, produk kecantikan, deretan restoran, hingga supermarket besar. Area publik di bagian atapnya menjadi tempat yang pas untuk melepas lelah sambil menikmati pemandangan pelabuhan dan gedung-gedung pencakar langit.
Tidak jauh dari sana, Queen’s Road Central juga masih dipenuhi oleh toko ritel internasional dan department store. Namun, karena tenant toko di area ini cukup dinamis dan sering berganti, sebaiknya hindari berpatokan pada panduan panduan perjalanan yang sudah lama.
Image credit: Central Market | Official Website
Ingin suasana yang lebih lokal dan kekinian? Coba eksplorasi Central Market yang telah direstorasi. Bangunan bersejarah ini kini berisi toko-toko kecil, kedai makan, merek lokal, serta ruang publik yang menampilkan sisi modern Hong Kong.
Jalanan di sekitar SoHo, Gough Street, Peel Street, dan Tai Ping Shan juga menjadi rumah bagi label busana independen, toko vintage, galeri seni, dan kafe-kafe estetik.
Area Central paling seru dijelajahi dengan berjalan kaki. Namun, karena jalannya yang cukup menanjak dan bisa melelahkan, kamu bisa memanfaatkan Central–Mid-Levels Escalator untuk bergerak ke area yang lebih tinggi dengan santai.
Cara menuju ke sana: Naik MTR jalur Island Line atau Tsuen Wan Line lalu turun di Stasiun Central. Kamu juga bisa naik Airport Express atau Tung Chung Line dan turun di Stasiun Hong Kong.
Image Credit: Yoyochow23 | Canva Pro
Causeway Bay menawarkan salah satu pengalaman belanja paling padat dan terkonsentrasi di Hong Kong.
Dalam area yang relatif kompak, kamu bisa berpindah dari satu department store, mall bertingkat, butik fashion, hingga deretan lapak jalanan bernilai miring dengan sangat mudah. Kawasan ini sangat cocok bagi wisatawan yang memiliki waktu terbatas tetapi ingin merasakan berbagai jenis pengalaman belanja di satu tempat.
Image credit: peeterv | Canva Pro
Times Square tetap menjadi salah satu mall paling ikonik di sini. Pilihan tokonya mencakup busana, kecantikan, produk gaya hidup, hingga kuliner. Di area pelataran terbukanya, sering diadakan pameran musiman dan instalasi seni publik yang menarik.
Image credit: Hong Kong Tourism Board | Official Website
Jangan lewatkan SOGO Causeway Bay, department store bergaya Jepang yang legendaris. Setiap lantainya menyediakan pakaian, kosmetik, peralatan rumah tangga, makanan, hingga penawaran diskon musiman. Tempat ini bisa jadi sangat ramai terutama saat periode diskon besar-besaran.
Image credit: Hong Kong Tourism Board | Official Website
Untuk pengalaman berburu barang di pasar jalanan yang tradisional, mampirlah ke Jardine’s Crescent. Pasar di gang sempit ini menjual pakaian murah, aksesori, dan perlengkapan rumah tangga dari lapak-lapak yang berjejer rapat. Di sejejernya, Jardine’s Bazaar menawarkan lebih banyak toko kecil, apotek, dan kedai makan lokal.
Pusat perbelanjaan utama lainnya adalah Hysan Place, yang menghadirkan toko busana dan kecantikan, tempat kuliner, serta Eslite Spectrum—toko buku dan peritel gaya hidup multilantai asal Taiwan yang sangat populer.
Di kawasan Lee Gardens, terdapat beberapa bangunan yang saling terhubung berisi merek-merek internasional, toko berkonsep keluarga, serta pilihan tempat makan yang beragam.
Cara menuju ke sana: Naik MTR jalur Island Line lalu turun di Stasiun Causeway Bay. Kamu juga bisa turun di Stasiun Tin Hau untuk mengakses area sebelah timur kawasan ini.
Image Credit: winhorse | Canva Pro
Sham Shui Po adalah surga bagi pencari barang elektronik, kain, bahan kerajinan tangan, dan belanja lokal berharga miring.
Berbeda dengan mall mengilap di Central atau Tsim Sha Tsui, pemukiman kelas pekerja ini terbentuk dari jalan-jalan di mana toko-toko yang menjual barang sejenis berkumpul di satu area.
Image Credit: CHUNYIP WONG | Canva Pro
Apliu Street adalah tujuan paling terkenal untuk berburu barang elektronik. Toko dan lapaknya menjual kabel, adaptor, perangkat audio, aksesori ponsel, perkakas, hingga suku cadang bekas. Cuci mata di sini memang sangat mengasyikkan, tetapi harap diingat bahwa barang elektronik tanpa garansi resmi mungkin tidak selalu memenuhi standar yang kamu harapkan. Sebisa mungkin, tes produk di tempat dan pastikan ketentuan pengembalian barang sebelum membeli.
Tak jauh dari sana, ada Golden Computer Arcade dan Golden Computer Centre yang menjadi surga perangkat keras komputer, perlengkapan gaming, dan aksesorisnya. Pilihan produk di sini berganti dengan cepat, jadi rajin-rajinlah membandingkan harga antar-penjual.
Jika ingin mencari mall konvensional di area ini, kamu bisa ke Dragon Centre. Pusat perbelanjaan ini menyediakan toko, restoran, fasilitas hiburan, hingga arena ice-skating dalam ruangan—tempat yang pas untuk ngadem setelah seharian menyusuri jalanan.
Bagi pencinta crafting, desain, atau jahit-menjahit, jelajahi Ki Lung Street, Nam Cheong Street, dan Yu Chau Street. Jalanan ini dipenuhi kain, pita, manik-manik, dan perlengkapan menjahit yang dijual dengan harga grosir maupun eceran.
Sementara itu, Cheung Sha Wan Road dikenal sebagai pusat grosir pakaian, walau sebagian besar tokonya melayani pembeli dalam jumlah besar dan mungkin tidak menjual satuan.
Sham Shui Po juga terkenal dengan kafe-kafe independen yang estetik, toko roti tradisional, dan kuliner lokal yang lezat serta murah. Jadi, pastikan kamu meluangkan waktu untuk berwisata kuliner di sela-sela waktu belanjamu!
Cara menuju ke sana: Naik MTR jalur Tsuen Wan Line lalu turun di Stasiun Sham Shui Po.
Image Credit: Leung Cho Pan | Canva Pro
Bagi pemburu barang antik, karya seni, dan cenderamata unik, Hollywood Road dan Upper Lascar Row di Hong Kong Island adalah destinasi yang wajib dikunjungi.
Hollywood Road sudah lama dikenal sebagai pusatnya pedagang barang antik, galeri seni, dan toko yang menjual benda seni Tiongkok, furnitur, keramik, hingga barang koleksi. Kini, jalanan bersejarah ini juga diramaikan oleh galeri seni kontemporer, kafe hits, bar, dan butik gaya hidup.
Namun perlu diingat, tidak semua barang yang dijual sebagai "barang antik" benar-benar tua atau bernilai tinggi. Bagi kolektor serius, disarankan untuk membeli dari pedagang terpercaya dan meminta dokumentasi resmi untuk barang-barang berharga mahal.
Image Credit: Leung Cho Pan | Canva Pro
Salah satu daya tarik utama di area ini adalah PMQ, bekas kompleks hunian polisi yang diubah menjadi pusat kreatif. Studio dan tokonya memamerkan karya-karya orisinal dari desainer lokal Hong Kong, mulai dari pakaian, perhiasan, perlengkapan rumah tangga, alat tulis, hingga aksesori unik.
PMQ juga sering mengadakan pameran, workshop, dan pop-up event sepanjang tahun. Karena setiap studio memiliki jam operasional masing-masing, tidak semua toko akan buka secara bersamaan sepanjang hari.
Melangkah lebih jauh, kamu akan menemukan Upper Lascar Row yang populer dengan nama Cat Street. Jalanan ini dipenuhi lapak dan toko kecil yang menjual barang-barang unik, ornamen, barang vintage, poster jadul, ukiran batu giok, hingga oleh-oleh unik. Pasar kecil ini lebih cocok dinikmati sebagai tempat mencari barang dekoratif yang unik ketimbang tempat berburu barang antik kelas museum.
Image Credit: Leung Cho Pan | Canva Pro
Di sekitar kawasan ini, kamu juga bisa mampir ke Kuil Man Mo, kompleks seni Tai Kwun, area SoHo, serta toko-toko independen di sepanjang Tai Ping Shan Street. Sangat mudah untuk menghabiskan waktu berjam-jam mengeksplorasi estetika kawasan ini.
Cara menuju ke sana: Naik MTR jalur Island Line lalu turun di Stasiun Sheung Wan atau Central, kemudian berjalan kaki menanjak ke arah Hollywood Road. Kamu juga bisa menggunakan Central–Mid-Levels Escalator untuk akses yang lebih praktis.
Baca juga: 10 Spot Instagramable di Hong Kong Yang Penuh Warna dan Banyak Yang Gratis!
Dalam satu hari, kamu bisa menjelajahi butik mewah di Central pada pagi hari, berburu bahan kerajinan tangan di Sham Shui Po setelah makan siang, dan mengakhiri malam di tengah riuhnya pasar jalanan Mong Kok. Tsim Sha Tsui dan Causeway Bay menawarkan hampir semua jenis kebutuhan ritel dalam kawasan yang ringkas dan mudah dijangkau, sementara Hollywood Road menyajikan ritme yang lebih santai berbalut seni, desain, dan sejarah.
Sebagai tips tambahan, jam buka toko dapat bervariasi antara pasar jalanan, mall, dan toko independen. Pedagang kaki lima juga bisa tutup sewaktu-waktu karena faktor cuaca seperti hujan, hari libur nasional, atau penyesuaian aturan setempat.
Cover image credit: Leung Cho Pan | Canva Pro
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Memang terkadang sulit untuk mencari makanan yang tepat untuk orang Muslim saat berlibur. Kunjungi 5 restoran halal di Ho Chi Minh City ini saat berlibur ke Vietnam ya!
Bali-lovers! Siapkan kamera kamu untuk semua tempat kekinian di Bali di artikel ini!
Ngidam menikmati makan durian yang manis dan fresh dari pohonnya? Kunjungi saja kebun-kebun durian yang pasti bikin kamu puas di luar bayangan ini!
Pecinta foto-foto, siapkan kamera kamu ya untuk 10 tempat instagrammable di Hong Kong ini!
17 barang dan souvenir dari Bangkok ini akan membuat kopermu penuh! Hati-hati jangan overweight ya kalau pulang dari Bangkok..
Penasaran cara ke pusat kota dari bandara? Simak di sini!
Salah satu caranya adalah mengikuti walking tour gratis yang dipandu mahasiswa.
Daging yang juicy, dibalut di dalam daun selada renyah, ditambah potongan kimchi.
Dari rumah makan legendaris ke steak yang ramah di kantong.
Kota yang terkenal akan onsen-nya ini menarik banget untuk dikunjungi.