1. Travel
  2. China

Wisata ke Tembok Besar China, Panduan, Harga Tiket Dan Tips Yang Harus Kamu Tahu

Siapa yang tidak kenal dengan Tembok Besar China? Sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia Baru, bangunan megah yang membentang lebih dari 21.000 kilometer ini pasti berada di daftar teratas impian perjalananmu. Tapi tunggu dulu! Sebelum kamu buru-buru mengemas barang, mari kita luruskan satu mitos besar terlebih dahulu: tidak, tembok ini tidak bisa dilihat dari luar angkasa dengan mata telanjang, dan bangunan ini bukanlah satu tembok panjang yang terus-menerus menyambung, melainkan kumpulan sistem pertahanan benteng yang dibangun oleh berbagai dinasti.

Merencanakan wisata ke Tembok Besar China memang gampang-gampang susah. Kalau salah pilih spot atau salah kostum, alih-alih merasa seperti kaisar yang megah, kamu malah bisa berakhir lelah, kepanasan, dan terjebak di tengah lautan manusia yang mirip pasar tumpah.

Tenang, sebagai sesama petualang, saya sudah merangkum panduan lengkap, santai, dan penuh tips rahasia agar petualanganmu ke Tembok Besar China berjalan mulus dan tak terlupakan!

Kapan Waktu yang Tepat untuk Berkunjung? 🌸🍂

Memilih waktu kunjungan sangat menentukan kebahagiaan lutut dan estetika foto Instagram-mu.

panduan wisata ke tembok besar china

Musim Terbaik (Sangat Direkomendasikan):

Musim Semi (April–Mei) dan Musim Gugur (September–November) adalah waktu paling ideal. Pada musim semi, pegunungan di sekitar Beijing akan dihiasi bunga-bunga bermekaran yang cantik. Sedangkan di musim gugur (terutama akhir Oktober), kamu akan melihat Tembok Besar meliuk megah di antara hamparan pepohonan berwarna merah, keemasan, dan kuning. Cuacanya pun sejuk bersahabat!

Musim Ekstrem (Pikir-pikir Lagi):

Musim Panas (Juni–Agustus) sangat panas, lembap, sering hujan lebat, dan pastinya sangat ramai oleh rombongan turis. Sementara Musim Dingin (Desember–Februari) menawarkan pemandangan salju yang magis dan sangat sepi, tetapi suhunya sangat membekukan dan tangganya bisa menjadi sangat licin.

⚠️ Tips Hindari Kerumunan: JAUHI hari libur nasional China, terutama Golden Week (awal Oktober), serta akhir pekan. Jika terpaksa pergi di musim ramai, usahakan tiba sepagi mungkin (sekitar jam 8:30 atau 9:00 pagi) sebelum bus-bus pariwisata besar datang menyerbu.

Pilih Spot yang Mana? Ini Perbandingan 6 Spot Terpopuler! 🗺️

Tembok Besar dikelola dalam beberapa bagian (sektor) yang berbeda. Jangan sampai kamu salah memilih spot yang tidak sesuai dengan kondisi fisikmu. Berikut adalah peta kekuatan masing-masing spot:

1. Badaling – Si Populer yang Super Padat 🇨🇳

Sektor ini adalah yang paling terkenal, paling cepat direstorasi, dan paling dekat dengan Beijing.

  • Kelebihan: Sangat mudah diakses (bisa naik kereta cepat), memiliki fasilitas ramah kursi roda/stroller, lift, restoran cepat saji, hingga kereta gantung (cable car) dan kereta luncur (pulley car).

  • Kekurangan: Menampung sekitar 75% dari total turis! Saking ramainya, pemerintah harus membatasi maksimal 65.000 pengunjung per hari. Bersiaplah berdesakan jika datang di akhir pekan.

Cocok Untuk: Wisatawan yang memiliki keterbatasan mobilitas, membawa lansia, atau memiliki waktu yang sangat sempit.

2. Mutianyu – Si Cantik Favorit Turis Asing (Sangat Direkomendasikan!)🌟

Ini adalah spot paling seimbang dan menjadi favorit para pelancong internasional.

  • Kelebihan: Jalurnya sudah direstorasi dengan baik tetapi jauh lebih sepi dibanding Badaling. Sekitar 90% areanya dikelilingi hutan hijau yang asri. Menariknya, kamu bisa naik kereta gantung atau kursi gantung (chairlift) untuk naik, lalu meluncur turun menggunakan toboggan (perosotan panjang) yang super seru!

  • Kekurangan: Mulai ramai menjelang siang hari.

Cocok Untuk: Kunjungan pertama kali (first-timer), keluarga dengan anak-anak, dan mereka yang ingin petualangan seru tapi tetap nyaman.

3. Jinshanling – Surga Fotografer dan Pendaki 📸

Terletak sekitar 2 jam berkendara dari Beijing, sektor ini menawarkan keindahan yang lebih alami.

  • Kelebihan: Memiliki konsentrasi menara pengawas yang padat dan pemandangan matahari terbit serta lautan awan yang luar biasa indah. Kamu juga bisa menemukan batu bata kuno yang memiliki ukiran informasi sejarah pembuatan dari Dinasti Ming.

  • Kekurangan: Medannya cukup menantang secara fisik.

Cocok Untuk: Penggila fotografi, pencinta sejarah, dan pendaki yang mencari ketenangan.

4. Simatai – Sensasi Romantis Tembok Malam Hari 🌙

Satu-satunya bagian Tembok Besar yang dibuka untuk tur malam hari!

  • Kelebihan: Temboknya menyala indah seperti naga bercahaya di malam hari. Sangat romantis karena letaknya berdekatan dengan tempat wisata Kota Air Gubei (Gubei Water Town).

  • Kekurangan: Jalurnya sangat curam dan berbahaya jika cuaca berangin atau hujan. Tidak ramah untuk anak kecil atau lansia.

Cocok Untuk: Pencinta arsitektur dan mereka yang mencari suasana malam yang magis.

5. Jiankou – Si Liar yang Menantang Maut 🧗

Ini adalah bagian Tembok Besar yang belum direstorasi sama sekali dan dibiarkan alami dimakan waktu.

  • Kelebihan: Pemandangan tebing yang sangat dramatis, sepi dari turis, dan memberikan pengalaman petualangan yang sangat mentah (raw).

  • Kekurangan: Sangat berbahaya! Banyak anak tangga yang hancur dan runtuh. Salah satu jalurnya bernama "Eagle Flying Upside-Down" yang mengharuskanmu mendaki hampir tegak lurus. Tidak ada fasilitas apa pun dan secara teknis tidak dibuka untuk turis umum (risiko ditanggung sendiri!).

Cocok Untuk: Pendaki profesional yang berpengalaman tinggi dan wajib menyewa pemandu lokal.

6. Huanghuacheng – Keunikan Tembok di Atas Air 🛶

Satu-satunya bagian Tembok Besar dekat Beijing yang bersentuhan langsung dengan danau.

  • Kelebihan: Pemandangan unik di mana sebagian temboknya tenggelam di dalam air. Kamu bisa menyewa perahu untuk mengitari danau sambil melihat pantulan tembok di permukaan air. Jalurnya juga relatif landai.

  • Kekurangan: Minim fasilitas komersial dan tidak memiliki kereta gantung.

Cocok Untuk: Keluarga yang ingin piknik santai di tepi danau dengan suasana berbeda.

Berapa Lama Waktu Ideal untuk Menjelajah? ⏱️

Secara umum, kamu akan menghabiskan sekitar 2 hingga 3 jam di atas Tembok Besar itu sendiri. Waktu ini sudah cukup untuk berjalan santai melewati beberapa menara pengawas, berfoto ria, menikmati pemandangan, dan melakukan perjalanan naik-turun menggunakan transportasi gantung atau toboggan. Namun, jika kamu memilih paket lengkap Mutianyu, alokasikan maksimal 4 jam di lokasi agar tidak terburu-buru.

Hal Menarik Apa Saja yang Bisa Dinikmati? 🤩

Apa sih yang menarik dari Tembok Besar China? Well, jawabannya bisa dilihat di bawah ini, ya!

  • Meluncur dengan Toboggan (Mutianyu): Naik perosotan berliku sepanjang lereng bukit dari Menara 6 adalah pengalaman yang wajib dicoba. Rasakan sensasi angin menerpa wajahmu setelah lelah mendaki benteng batu kuno.

  • Menjelajahi Menara Pengawas Kuno: Setiap menara pengawas memiliki desain arsitektur yang unik dan memberikan sudut pandang foto yang berbeda.

  • Menikmati Sunset dan Bintang Malam (Simatai & Jinshanling): Mengambil foto langit malam bertabur bintang atau mengabadikan Milky Way langsung di atas benteng pertahanan kuno abad ke-16.

  • Mendayung Perahu (Huanghuacheng): Mengayuh perahu santai di danau sambil menikmati struktur Tembok Besar yang tenggelam di bawah air.

OOTD Naik Tembok Besar: Apa yang Harus Dikenakan? 👟🧢

Mendaki Tembok Besar adalah olahraga kardio terselubung. Pastikan kamu berpakaian dengan benar:

  • Sepatu adalah Kunci: Kenakan sepatu olahraga atau sepatu mendaki (running/hiking shoes) dengan sol yang memiliki daya cengkeram kuat (good traction). Jalur tangga di tembok sering kali tidak rata, licin, dan sangat curam.

  • Pakaian Berlapis (Layering): Suhu di pegunungan bisa berubah dengan sangat cepat. Pakailah pakaian yang nyaman dan bawa jaket ringan yang mudah dilepas-pasang.

  • Hindari Rok atau Dress Pendek: Mengingat tangga di Tembok Besar sangat curam, mengenakan rok pendek berpotensi membuatmu "salah fokus" dan tidak nyaman saat harus melangkah tinggi.

  • Pelindung Matahari: Jangan lupa bawa topi, kacamata hitam, tabir surya (sunscreen), dan pelembap bibir.

  • Cairan Pengusir Serangga: Terutama di bulan-bulan hangat dan lembap, banyak serangga kecil yang suka menggigit kulit para pendaki. Bawa insect repellent agar kulitmu aman dari bentol-bentol merah.

Estimasi Harga Tiket & Biaya Transportasi 💰

Berikut kisaran biaya tiket masuk dan tarif transportasi gantung di beberapa sektor utama (harga dapat berubah sewaktu-waktu):

Catatan: Konversi ini menggunakan asumsi nilai tukar 1 CNY ≈ Rp2.200 (bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kurs harian).

1. Sektor Mutianyu (Sektor Terbaik & Paling Rekomendasi!)

Di Mutianyu, kamu akan membayar beberapa komponen tiket terpisah:

  • Tiket Masuk Kawasan: 45 CNY (Sekitar Rp99.000)

  • Tiket Bus Shuttle (Wajib): 15 CNY (Sekitar Rp33.000 untuk perjalanan bolak-balik dari tempat parkir ke gerbang tembok)

  • Mendaki Tangga Manual (800 anak tangga): Gratis (Hanya modal dengkul dan cucuran keringat!)

  • Kereta Gantung (Cable Car) Tertutup ATAU Kursi Gantung (Chairlift) Terbuka: Sekali jalan: 100 CNY (Sekitar Rp220.000), bolak-balik (naik & turun): 120 CNY (Sekitar Rp264.000)

  • Toboggan (Perosotan Turun dari Menara 6): 100 CNY (Sekitar Rp220.000 sekali meluncur)

💡 Rekomendasi Paket Seru: Naik pakai Kursi Gantung (Chairlift) dan turun pakai Toboggan. Total biayanya adalah Tiket Masuk (45 CNY) + Shuttle (15 CNY) + Chairlift naik (100 CNY) + Toboggan turun (100 CNY) = 260 CNY atau sekitar Rp572.000 per orang.

2. Sektor Badaling (Si Populer yang Ramah Kursi Roda)

Di sektor yang paling ramai ini, harga tiketnya bervariasi tergantung musim:

  • Tiket Masuk Musim Ramai (Peak Season - April s.d. Oktober): 45 CNY (Sekitar Rp99.000)

  • Tiket Masuk Musim Sepi (Off-Peak Season - November s.d. Maret): 40 CNY (Sekitar Rp88.000)

  • Kereta Gantung (Cable Car) ATAU Kereta Luncur (Pulley Car): Sekali jalan: 100 CNY (Sekitar Rp220.000), bolak-balik: 140 CNY (Sekitar Rp308.000)

3. Sektor Jinshanling (Surga Estetik para Fotografer)

Sektor ini juga menggunakan tarif tiket musiman:

  • Tiket Masuk Musim Ramai (Maret s.d. November): 65 CNY (Sekitar Rp143.000)

  • Tiket Masuk Musim Sepi (Desember s.d. Februari): 55 CNY (Sekitar Rp121.000)

  • Kereta Gantung (Cable Car): Sekali jalan: 40 CNY (Sekitar Rp88.000), bolak-balik: 80 CNY (Sekitar Rp176.000)

4. Sektor Simatai (Satu-satunya yang Buka Malam Hari)

Untuk menikmati pemandangan naga lampu yang romantis:

  • Tiket Masuk Kawasan: 40 CNY (Sekitar Rp88.000)

  • Kereta Gantung (Cable Car - Sangat Direkomendasikan karena jalurnya curam): Sekali jalan: 90 CNY (Sekitar Rp198.000), bolak-balik: 160 CNY (Sekitar Rp352.000)

5. Sektor Jiankou (Petualangan Liar Tanpa Restorasi)

  • Tiket Masuk: Gratis!

  • Kereta Gantung/Toboggan: Tidak ada.

Catatan penting: Sektor ini sama sekali tidak dikelola pemerintah dan sangat berbahaya. Kamu disarankan menyewa pemandu lokal demi keselamatan, yang tarif jasanya bervariasi bergantung kesepakatan.

Tips Terbaik untuk Wisata ke Tembok Besar China: Biar Nggak Zonk! 💡

panduan wisata ke tembok besar china

  • Bawa Paspor Fisikmu! Ini adalah poin terpenting yang sering dilupakan. Paspor wajib ditunjukkan untuk verifikasi keamanan dan penukaran tiket di pintu masuk, bahkan jika kamu sudah membeli tiketnya secara online.

  • Bawa Air Minum dan Camilan Sendiri: Mendaki akan menguras energimu. Meskipun ada beberapa penjual makanan/minuman di lokasi seperti Mutianyu atau Badaling, harganya jauh lebih mahal dibanding harga pasar di kota. Terlebih di area liar seperti Jiankou, tidak ada toko atau restoran sama sekali.

  • Bawa Uang Tunai Secukupnya: Meskipun metode pembayaran digital sangat populer di China, membawa uang tunai darurat tetap disarankan untuk membeli tiket bus umum, suvenir kecil, atau air minum di atas tembok.

  • Waspadai Sopir Taksi Gelap / Penipu di Perjalanan DIY: Jika kamu memilih transportasi umum (seperti Bus 916 Express menuju Mutianyu), berhati-hatilah terhadap orang-orang ramah yang menyuruhmu turun bus sebelum halte yang seharusnya. Mereka biasanya bekerja sama dengan sopir taksi lokal untuk mengenakan tarif transportasi yang jauh lebih mahal ke lokasi tembok. Tetaplah berada di dalam bus hingga halte Huairou Bei Da Jie yang sebenarnya!

Baca juga: 16 Wisata di Beijing, China Yang Populer dan Instagramable Untuk Kunjungan Pertamamu

Menjelajahi Tembok Besar China adalah salah satu pencapaian perjalanan yang luar biasa. Dengan memilih spot yang tepat, mengenakan pakaian yang nyaman, serta mempersiapkan fisik dengan baik, liburanmu di benteng raksasa bersejarah ini dijamin akan terasa seru, aman, dan penuh kenangan indah! Selamat berpetualang dan sampai jumpa di puncak menara pengawas! 🇨🇳🏔️

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Widya Astuti

Penulis di TripZilla

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

  • 15 Negara Bebas Visa Untuk Orang Indonesia

    Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

  • 10 Tempat di Seoul yang Instagramable Banget!

    Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]

Artikel Terbaru