Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

Pernah terpikir untuk liburan ke Vietnam tapi ragu soal makanan halal dan tempat shalat? Tenang, kamu tidak sendirian! Vietnam memang negara dengan mayoritas penduduk non-Muslim, namun ibu kotanya, Hanoi, sedang bertransformasi menjadi destinasi yang sangat bersahabat bagi wisatawan Muslim.
Baca juga: 8 Pho Halal di Hanoi, Vietnam Dengan Cita Rasa Autentik dan Harga Ramah Dompet
Pemerintah Vietnam sendiri punya visi besar untuk mengembangkan industri pariwisata Halal hingga tahun 2030. Kabar baiknya, kuliner asli Vietnam itu sebenarnya punya "DNA" yang mirip dengan standar halal karena banyak menggunakan sayuran segar, ikan, dan bumbu alami. Jadi, yuk ikuti catatan perjalananku menjelajahi kota seribu tahun ini dengan nyaman dan penuh berkah!

Hanoi punya empat musim yang unik. Agar liburanmu tetap nyaman saat berjalan kaki menyusuri kota tua, pilihlah waktu yang tepat:
September – November (Musim Gugur): Ini adalah waktu terbaik. Udara sejuk, langit cerah, dan kelembapan rendah. Sangat romantis untuk jalan santai di tepi danau.
Maret – April (Musim Semi): Cuaca cukup hangat dan bunga-bunga mulai bermekaran.
Hindari Juni – Agustus: Ini adalah puncak musim panas. Suhunya bisa sangat menyengat dan lembap, bikin cepat lelah dan gerah.

Hanya ada satu masjid di Hanoi, yaitu Masjid Al Noor. Kabar baiknya, lokasi masjid ini sangat strategis, tepat di jantung Old Quarter. Inilah alasan kenapa banyak wisatawan Muslim memilih menginap di sekitar area ini.
Masjid ini sangat cantik dengan nuansa putih yang tenang. Di sini tersedia fasilitas wudhu yang lengkap dan ruang shalat yang nyaman. Momen paling berkesan adalah saat shalat Jumat, di mana kamu bisa bertemu komunitas Muslim dari berbagai belahan dunia. Rasanya sangat mengharukan melihat persaudaraan Islam tetap kuat di tengah kota yang sibuk ini.
Alamat: 12 P. Hang Luoc, Hang Ma, Hoan Kiem, Ha Noi.
Jam Buka: 04:00 – 19:00 setiap hari.

Liburan ke Vietnam belum sah kalau belum makan Pho (mie sapi/ayam khas Vietnam). Di Hanoi, ada beberapa tempat legendaris yang sudah punya sertifikat halal atau milik komunitas Muslim:
Ingin makan Pho yang autentik tapi tetap halal? Kachi Kitchen adalah juaranya. Beef Pho mereka gurih banget, dan mereka juga punya Bun Cha (bihun daging) yang resepnya sudah dimodifikasi agar sesuai standar halal tanpa menghilangkan rasa aslinya.
Alamat: 58-2 Ng. Hàng Đậu, Nguyễn Trung Trực, Hoàn Kiếm, Hà Nội
Jam buka: Setiap hari, 11.00-23.00
Ini adalah tempat favorit backpacker. Suasananya sangat lokal karena kamu makan di halaman rumah. Porsinya besar dan harganya terjangkau (mulai dari 80.000 VND). Rasanya? Bikin nagih!
Alamat: 22 P. Đồng Xuân, Hàng Mã, Hoàn Kiếm, Hà Nội, Vietnam
Jam buka: 07.30-23.30 (Senin-Rabu), 07.30-23.50 (Kamis-Minggu)
Kalau kamu bosan makanan lokal, D’Lions menyajikan menu halal dari Singapura, Malaysia, dan Thailand. Chilli Crab mereka sangat terkenal! Tempatnya juga elegan, cocok untuk makan malam romantis.
Alamat: 92 Đ. Lê Duẩn, Văn Miếu, Hoàn Kiếm, Hà Nội
Jam buka: Setiap hari, 10.00-22.00
Lokasinya tepat di sebelah Masjid Al Noor. Setelah shalat, kamu tinggal melangkah sedikit untuk menikmati semangkuk Pho hangat atau nasi goreng. Sangat praktis!
Alamat: 12 P. Hàng Lược, Hàng Mã, Hoàn Kiếm, Hà Nội
Jam buka: Setiap hari, 11.00-18.00
Spesialis masakan India. Kari dan roti naan-nya juara. Jangan lupa pesan Masala Tea untuk menutup sesi makanmu.
Alamat: 23 P. Hàng Phèn, Hàng Bồ, Hoàn Kiếm, Hà Nội
Jam buka: Setiap hari, 11.00-23.00

Berikut adalah daftar tempat yang ramah untuk wisatawan Muslim (aman secara berpakaian dan kenyamanan):
Old Quarter (Kota Tua): Jelajahi labirin jalanan dengan bangunan kolonial Prancis yang cantik.
Danau Hoan Kiem: Jantung kota Hanoi. Paling asyik ke sini pagi hari untuk melihat warga lokal senam Tai Chi.
Train Street: Jalanan rel kereta paling terkenal di dunia. Pengalaman melihat kereta lewat di antara rumah-rumah warga sangat tak terlupakan!
Hanoi Opera House: Bangunan megah bergaya Perancis yang sangat fotogenik.
Weekend Night Market: Buka Jumat-Minggu malam di Old Quarter. Tempat terbaik berburu oleh-oleh dan kerajinan tangan lokal.

Mencari hotel yang paham kebutuhan Muslim di Hanoi sekarang makin gampang. Berikut adalah tiga pilihan terbaik sesuai budget kamu:
Hotel ini punya arsitektur unik perpaduan Timur dan Barat. Lokasinya sangat dekat dengan stasiun kereta dan fasilitas publik lainnya. Keunggulan hotel ini menyediakan restoran dengan menu halal, pilihan vegetarian, dan sarapan prasmanan yang aman untuk Muslim. Sangat cocok untuk keluarga!
Ingin memanjakan diri? Di sini tempatnya. Hotel ini dekat dengan pusat perbelanjaan dan wisata populer. Fasilitas menarik di hotel ini yaitu Spa, sauna, dan rooftop terrace. Mereka sangat memahami kebutuhan tamu Muslim dalam penyediaan hidangan.
Bagi kamu yang mencari kenyamanan ekstra, Novotel adalah jawabannya. Desainnya minimalis-modern dengan pemandangan kota yang menakjubkan. Fasilitas mewah yang harus kamu coba di hotel ini, kolam renang outdoor, pusat kebugaran, dan area bermain anak. Restorannya menyediakan aneka makanan halal sehingga kamu bisa sarapan dengan tenang.

Siap berpetualang! Mengunjungi Hanoi selama 3 hari 2 malam adalah waktu yang pas untuk mencicipi pesona kota tua yang eksotis tanpa kehilangan waktu ibadah. Bayangkan Hanoi sebagai labirin cantik penuh sejarah, di mana setiap sudutnya menyimpan aroma kopi dan cerita masa lalu.
Berikut adalah rencana perjalanan (itinerary) seru, praktis, dan pastinya ramah Muslim untuk referensi liburanmu!
Perjalanan dimulai! Begitu pesawatmu mendarat di Bandara Noi Bai, kamu akan langsung disambut oleh udara Hanoi yang unik. Setelah proses imigrasi yang lancar, saatnya menuju pusat kota.
Check-in & Napas Sejenak: Pilihlah hotel di area Old Quarter. Kenapa? Karena di sinilah "nyawa" Hanoi berada. Setelah check-in di hotel seperti Cosiana atau Hanoi Golden Silk, taruh kopermu dan bersiaplah untuk terpana.
Tersesat di Labirin Kota Tua: Sore hari adalah waktu terbaik untuk walking tour. Old Quarter terdiri dari 36 jalan yang dinamai berdasarkan barang yang mereka jual (jalan sutra, jalan perak, hingga jalan bambu). Jangan kaget dengan ribuan motor yang berlalu-lalang; itu adalah "orkestra" khas Hanoi!
Makan Malam Halal Pertama: Tutup hari pertamamu dengan kehangatan seporsi Pho otentik di Kachi Kitchen atau Pho Muslim. Rasakan sensasi mie beras lembut dengan kuah kaldu sapi yang bening namun kaya rempah. Slurp! Perut kenyang, hati tenang.
Hari kedua adalah waktunya "menyelam" lebih dalam ke budaya Vietnam. Pastikan sepatu jalanmu nyaman, ya!
Pagi yang Tenang di Danau Hoan Kiem: Awali harimu dengan berjalan ke Danau Hoan Kiem. Lihatlah kakek-nenek lokal melakukan Tai Chi di tepi danau yang berkabut. Jangan lupa berfoto dengan latar belakang Jembatan Huc yang berwarna merah menyala.
Explore Temple of Literature: Selanjutnya, meluncurlah ke Temple of Literature. Ini adalah universitas pertama di Vietnam yang dibangun tahun 1070! Arsitekturnya yang klasik dan taman-tamannya yang asri bakal bikin kamu merasa seperti kembali ke masa kekaisaran kuno.
Momen Spiritual di Masjid Al-Noor: Saat waktu Dzuhur tiba, arahkan langkahmu ke Masjid Al-Noor. Menemukan masjid berwarna putih bersih di tengah pemukiman padat Hanoi rasanya seperti menemukan oase. Kamu bisa sholat berjamaah dengan komunitas Muslim lokal dan ekspatriat, memberikan rasa "rumah" di negeri orang.
Wisata Kuliner & Kopi: Sore harinya, cobalah petualangan kuliner di D’Lions Restaurant untuk menu bervariasi. Setelah itu, mampirlah ke Little Forest Coffee di pinggir rel kereta (Train Street). Rasakan sensasi menyeruput kopi sambil melihat kereta api melintas hanya beberapa jengkal di depan matamu. Adrenalin dapet, foto estetik juga dapet!
Hari terakhir bukan berarti membosankan. Ini saatnya memastikan koper kamu penuh dengan kenangan (dan oleh-oleh!).
Sarapan ala Warga Lokal: Nikmati sarapan terakhirmu dengan Banh Mi (sandwich Vietnam) versi halal atau nasi goreng di Zaynab Restaurant yang letaknya pas di sebelah masjid. Energi ini penting buat ronde terakhir belanja!
Berburu Oleh-oleh di Pasar Dong Xuan: Jalan kaki sedikit ke Pasar Dong Xuan. Di sini kamu bisa membeli kopi Vietnam (legendaris!), kerajinan tangan dari kayu, hingga kain sutra berkualitas tinggi dengan harga miring. Tips: Jangan ragu untuk menawar dengan senyuman paling manis!
Menuju Bandara: Setelah puas belanja, saatnya kembali ke hotel untuk check-out. Gunakan aplikasi Grab agar tarifnya transparan dan kamu tidak perlu repot tawar-menawar dengan taksi konvensional.

Hormati Budaya Lokal: Vietnam menjunjung kesopanan. Hindari pakaian yang terlalu terbuka saat mengunjungi tempat bersejarah atau kuil.
Gunakan Grab: Di Vietnam, aplikasi Grab sangat bisa diandalkan. Kamu bisa pesan motor (GrabBike) untuk menembus kemacetan atau mobil untuk kenyamanan. Tarifnya transparan dan jelas.
Bargaining (Menawar): Di pasar tradisional seperti Dong Xuan, jangan ragu untuk menawar harga, tapi lakukan dengan senyum dan ramah ya!
Bawa Botol Minum: Hanoi bisa cukup panas, pastikan tubuh tetap terhidrasi.
Baca juga: Oleh-Oleh Halal Khas Vietnam yang Wajib Dibeli
Menjelajahi Hanoi sebagai seorang Muslim ternyata jauh lebih mudah dari yang dibayangkan. Dengan penginapan yang nyaman, makanan halal yang makin menjamur, dan keramahan penduduk lokal, Hanoi siap memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan.
Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan paspormu dan mari nikmati pesona Vietnam tanpa rasa khawatir! Selamat berlibur! 🇻🇳✈️🕌
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!
Ini dia 10 gunung yang harus kamu daki di Indonesia untuk melihat pemandangan mempesona negara kita! Mulai dari gunung yang mudah didaki hingga gunung yang tersusah untuk dijajahi!
Lupakan Perancis dan Inggris! Kunjungi 10 negara di Eropa ini yang tidak kalah cantik tapi jauh lebih murah dan luar biasa saja.
Siapa bilang tidak ada yang bisa dilihat di Surabaya? Ini dia 10 tempat di Surabaya yang harus kamu kunjungi!
Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]
Wajib coba buntil hingga golang galing!
Bersantap dengan pemandangan yang tidak biasa.
Agar cruise pertamamu berjalan dengan lancar.
Dari nongkrong sambil lihat kereta lewat sampai karaoke seru.
Banyak fasilitas yang akan membuat si kecil betah.