Pengen ke Jepang dengan budget terbatas? Pastikan kamu menghemat biaya menggunakan beberapa tips hemat jalan-jalan ke Jepang ini!

Siapa di antara kamu yang sudah bosan cuma keliling Tokyo pakai kereta? Pernah kepikiran untuk bisa menjelajah Jepang secara road trip menggunakan mobil? Well, kalau kamu mau merasakan sisi "magis" yang sebenarnya, menyewa mobil di Jepang adalah kuncinya.
Sebagai travel writer yang hobi blusukan, menyewal mobil bisa menjadi alternatif terbaik menjelajahi Jepang. Namun, apakah traveler asal Indonesia bisa legal melakukan road trip, mengendarai mobil sendirian? Saya akan membagikan panduan lengkap buat kamu yang ingin merasakan kebebasan road trip di Negeri Sakura secara legal. Simak sampai habis, ya!

Mungkin kamu bertanya-tanya, "Kan ada Shinkansen, kenapa harus nyetir?" Well, jika kamu ingin berkutat di sekitaran Tokyo, menyewa mobil mungkin bukan menjadi alasan yang tepat. Bahkan, rekomendasi saya adalah sebisa mungkin untuk menggunakan transportasi umum saat menjelajah Tokyo, atau kota besar lainnya.
Nah, berbeda alasannya jika kamu ingin city-hopping. Ada banyak pertimbangan alasan mengapa menyewa mobil bisa menjadi cara terbaik. Begini alasannya:
Banyak tempat cantik seperti pedesaan terpencil, resor ski, atau pantai tersembunyi yang frekuensi bus/keretanya sangat jarang, bahkan tidak ada sama sekali. Menyewa mobil bisa menjadi cara terbaik untuk kamu menikmati semua hidden gems tersebut.
Pertimbangan budget menjadi alasan utama mengapa sewa mobil bisa menjadi opsi terbaik menjelajah Jepang. Kalau kamu pergi bareng keluarga atau geng (4-5 orang), biaya sewa mobil seringkali lebih murah dibanding beli tiket kereta satu-satu. Bayangkan bisa menghemat jutaan rupiah untuk menikmati Jepang versi budget, siapa yang bisa menolak kesempatan ini!
Kamu bebas berhenti kapan saja kalau lihat pemandangan bagus, tanpa perlu kejar-kejaran dengan jadwal kereta. Misalnya, kamu bisa stop dan berfoto di Lawson Fujikawaguchiko Town Hall dengan latar Gunung Fuji yang menjulang sempurna di belakang atap minimarket tersebut. Atau kamu bisa berhenti dan beraksi di perlintasan kereta dekat Stasiun Kamakura High School yang ikonik di anime Slam Dunk. Dan bayangkan bisa berhenti di banyak lokasi lain tanpa harus berganti-ganti kereta karena kamu menyewa mobil untuk berkeliling Jepang.
Nah, ini menjadi salah satu alasan terbaik buat kamu yang ingin tetap bersama barang-barang pentingmu. Kamu nggak perlu lagi gotong-gotong koper atau backpack berat di stasiun yang ramai. Tinggal cemplungin ke bagasi, masuk ke mobil dan gas ke destinasi mana pun tujuan kamu. Beres!

Seperti halnya di Indonesia, menyewa mobil di Jepang juga memiliki aturan yang mengikat, dan relatif ketat. Jadi, jangan asal pesan ya, pastikan kamu memenuhi semua syarat di bawah ini, ya!
Usia Minimal: Kamu harus berusia minimal 18 tahun.
SIM Internasional (IDP): Jepang hanya mengakui IDP yang berdasarkan Konvensi Jenewa 1949.
Sayangnya, SIM internasional dari Indonesia tidak berlaku. Itu artinya, pemegang SIM internasional asal Indonesia tidak bisa serta merta menyewa mobil di Jepang karena masalah pengakuan konvensi tertentu.
Namun, masih ada cara untuk bisa road trip di Jepang, yaitu dengan cara mengkonversi SIM Indonesia kamu ke SIM Jepang, melalui proses Gaimen Kirikae. Ngurusnya bisa secara online atau datang langsung, dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi, ya!
Paspor: Wajib dibawa saat mengambil mobil.
Kartu Kredit: Biasanya diperlukan untuk pembayaran atau deposit online.

Nah, setelah memenuhi syarat yang diwajibkan, kamu bisa mulai mengikuti langkah-langkah untuk menyewa mobil. Prosesnya sebenarnya simpel banget:
Sangat disarankan pesan dari jauh-jauh hari lewat website resmi atau situs agregator seperti ToCoo! atau Rentalcars.com. Kamu tinggal menjawab sejumlah pertanyaan dan mengisi data yang dibutuhkan sebelum permohonan kamu diproses.
Tentukan mau ambil mobil di mana (biasanya bandara atau stasiun besar) dan di mana mau mengembalikannya. Di sini, penting untuk menyesuaikan rencana perjalanan kamu, dari berangkat hingga pulang, sehingga bisa mendapatkan pengalaman terbaik road trip di Jepang.
Tunjukkan SIM Internasional, paspor, dan bukti booking. Staf akan mengajak kamu cek kondisi mobil bareng-bareng. Pastikan cek kalau ada lecet atau penyok supaya nggak ditagih nantinya!
Berbeda dengan aturan sewa mobil di Indonesia, aturan dasar sewa mobil di Jepang adalah mobil harus balik dalam keadaan bensin penuh (kecuali ada perjanjian khusus).

Jangan cuma lihat kerennya, sesuaikan dengan kebutuhanmu. Cek di sini rekomendasi mobil yang tepat buat kamu!
Mobil mungil (plat kuning) yang sangat populer di Jepang. Pilihannya banyak, dari Honda N-Box, Suzuki Spacia hingga Daihatsu Tanto. Selain irit bensin, mobil ini memiliki dimensi yang imut sehingga gampang diparkir, dan cocok untuk jalanan pedesaan yang sempit, meskipun kurang bertenaga di tanjakan curam dan rentan limbung saat terkena angin kencang di jalan tol.
Mobil jenis ini pas buat perjalanan menengah dengan 2-3 orang. Pilihannya juga beragam, dari Toyota Vitz, Honda Fit hingga Nissan Note. Keunggulannya adalah hemat bahan bakar, lincah di jalan sempit dan bisa menampung koper dimensi yang lebar dan besar.
Mobil jenis ini wajib jadi pilihan kamu kalau kamu pergi bersama keluarga besar atau koper yang banyak. Ada banyak pilihan menarik, seperti Toyota Hiace, Honda Stepwgn dan Nissan Serena.
Tips penting: Pastikan mobilmu punya GPS yang bisa diatur ke Bahasa Inggris. Pastikan juga peralatan keselamatan standar tersedia, termasuk ban serep dan dongkraknya.
Berikut adalah beberapa pemain besar yang terpercaya dan punya banyak cabang:
Toyota Rent a Car: Terbesar di Jepang, armada sangat terawat, dan cabangnya ada di mana-mana.
Times Car Rental: Seringkali menawarkan harga yang lebih kompetitif dan lokasinya dekat stasiun Shinkansen.
Nippon Rent-A-Car: Punya jam operasional yang panjang, cocok kalau kamu sampai di bandara larut malam.
Orix Rent-A-Car: Pilihan model mobilnya sangat beragam.
Budget & Nissan Rentacar: Juga pilihan yang solid untuk turis asing.

ETC Card (Electronic Toll Collection): Jalan tol di Jepang itu berbayar dan lumayan mahal. Pastikan kamu menyewa kartu ETC dari tempat sewa mobil supaya nggak ribet bayar tunai di gerbang tol.
Asuransi (CDW & NOC): Selalu pilih asuransi tambahan untuk menutupi biaya Non-Operation Charge (NOC) jika terjadi kecelakaan, supaya liburan tetap tenang.
Pom Bensin: Ada dua tipe, Full Service (dilayani petugas) dan Self Service. Kalau mau isi sendiri, ingat warna noselnya: Merah (Regular), Kuning (High Octane), Hijau (Diesel).
Kabar baik buat kita! Jepang menyetir di sisi kiri jalan, sama persis dengan di Indonesia. Tapi, ada beberapa perbedaan penting yang harus diperhatikan:
Berhenti di Lampu Merah: Di Jepang, merah berarti berhenti total. Kamu tidak boleh langsung belok kiri kecuali ada tanda panah hijau yang menyala.
Tanda "Tomare" (Stop): Jika melihat rambu segitiga merah bertuliskan "Tomare", kamu wajib berhenti total (bukan sekadar pelan) sebelum garis, lalu cek kanan-kiri.
Perlintasan Kereta: Wajib berhenti sejenak dan cek kanan-kiri sebelum melintasi rel kereta api, meskipun palang pintunya tidak turun.
Zero Tolerance Alcohol: Jangan coba-coba menyetir setelah minum sake sedikit pun. Aturannya sangat ketat!.

Peribahasa ¨Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung¨ harus menjadi pegangan kamu selama di kawasan baru, termasuk Jepang. Apalagi dalam budaya berkendara di Jepang, situasinya sangat berbeda dengan di Indonesia.
Sebagai contoh, orang Jepang sangat sopan di jalan. Mereka jarang sekali membunyikan klakson. Hal lainnya, pejalan kaki mendapat prioritas utama di Jepang. Selalu berikan prioritas kepada pejalan kaki; jika ada yang mau menyeberang, kamu wajib berhenti.

Kalau kamu memulai perjalanan dari Tokyo, rute terbaik adalah menuju Prefektur Yamanashi.
Gunung Fuji & Fuji Five Lakes. Hanya butuh waktu sekitar 1,5 - 2 jam menyetir dari Tokyo. Kamu bisa keliling danau-danau cantik seperti Danau Kawaguchi dan menikmati pemandangan ikonik Gunung Fuji dari jendela mobilmu. Jalur Fuji Subaru Line juga sangat direkomendasikan untuk pengalaman menyetir menuju stasiun ke-5 Gunung Fuji.
Opsi lain, pergilah ke Nagano! Menyewa mobil juga memiliki banyak keuntungan di sini. Banyak tempat wisata sulit dijangkau dengan transportasi umum, dan beberapa rencana hanya bisa dilakukan dengan mobil. Di Norikura Echo Line menuju Gunung Norikura, dan Venus Line melintasi dataran tinggi, kamu akan menikmati pemandangan yang hanya bisa ditawarkan oleh perjalanan darat.
Baca juga: Panduan Belanja di Tokyo: 10 Tips Penting Dari Warga Lokal dan Wisatawan
Bagaimana? Sudah siap buat menyewa mobil di Jepang? Dengan persiapan yang matang, road trip kamu di Jepang pasti akan jadi salah satu kenangan tak terlupakan seumur hidup. Safe drive and enjoy the view!
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Pengen ke Jepang dengan budget terbatas? Pastikan kamu menghemat biaya menggunakan beberapa tips hemat jalan-jalan ke Jepang ini!
Pandua lengkap menjelajahi Koridor Salju dan pemandangan unik lainnya di salah satu rute pegunungan terindah di Jepang: Rute Pegunungan Alpen Tateyama.
Meskipun suka dikategorikan dalam destinasi mahal untuk berlibur, ada juga lo aktivitas gratis di Dubai!
Daripada bingung tidak tahu mau beli oleh-oleh apa untuk teman-temanmu, simpan daftar souvenir dari Korea ini untuk refrensimu.
Siapa bilang aplikasi visa Australia itu rumit dan berbelit-belit? Baca panduan ini untuk mengetahui lebih lanjut cara mudah mengajukan permohonan visa Australia!
Lokasinya strategis, layanan dan fasilitas terbaik, dengan harga kompetitif.
Banyak wisata alam cantik yang bisa dijangkau hanya 4-5 jam dari Jakarta
Hal yang paling penting adalah kamu sudah punya daftar apa saja yang ingin dibeli.
Banyak wisata gratis!
Suasana syahdu dengan harga yang ramah dompet.