Memang terkadang sulit untuk mencari makanan yang tepat untuk orang Muslim saat berlibur. Kunjungi 5 restoran halal di Ho Chi Minh City ini saat berlibur ke Vietnam ya!

Selain menjadi destinasi liburan impian, Tokyo selalu sukses mencuri hati para pecinta belanja. Seperti yang sering kita lihat di berbagai serial anime populer atau film Jepang, ibu kota Negeri Sakura ini adalah surga belanja yang sesungguhnya. Mulai dari buruan fashion yang modis, alat tulis yang menggemaskan, hingga camilan unik dan barang elektronik canggih, kota yang sibuk ini punya segalanya!
Baca juga: 13 Distrik Tempat Belanja di Tokyo, Jepang Surga Fashion, Oleh-oleh, Hingga Elektronik
Jika ini adalah momen pertama kali kamu berlibur ke sana, pastikan untuk mencatat deretan tips belanja di Tokyo berikut ini agar pengalaman berburu oleh-oleh jadi lebih maksimal dan menyenangkan.
Image credit: ayomiee | Canva Pro
Siapa sih yang tidak suka belanja bebas pajak? Di Jepang, khususnya di Tokyo, banyak sekali toko yang menawarkan fasilitas tax-free, mulai dari pusat perbelanjaan modern hingga toko oleh-oleh khusus. Melalui fasilitas ini, kita sebagai wisatawan asing akan dibebaskan dari pajak konsumsi sebesar 8% hingga 10% untuk barang-barang tertentu.
Untuk menikmati potongan pajak ini, kamu wajib menunjukkan paspor asli saat melakukan pembayaran di kasir—ingat, harus paspor fisik dan bukan salinan atau foto di ponsel, ya! Setelah diverifikasi, kamu cukup membayar total belanjaan yang sudah dipotong pajak. Pilihan lainnya, beberapa toko mengharuskanmu membayar penuh terlebih dahulu, lalu mengklaim pengembalian uang tunai di konter tax refund yang tersedia di dalam toko. Pastikan untuk langsung mengurusnya sesaat setelah selesai belanja!
Poin Penting: Cek logo Tax-Free di pintu masuk atau area kasir toko.
Image credit: kitchakron | Canva Pro
Satu hal yang perlu kita pahami sejak awal adalah biaya hidup dan harga barang di Tokyo—atau Jepang secara umum—tergolong cukup tinggi. Jika dibandingkan dengan kota-kota besar di berbagai negara maju lainnya, harga makanan hingga barang fashion di sini jarang ada yang banting harga secara ekstrem.
Menemukan tempat belanja yang sangat murah di Tokyo bisa dibilang agak sulit dan hampir mustahil. Oleh karena itu, jika agenda utama kamu ke Tokyo adalah untuk belanja besar-besaran, pastikan untuk menyiapkan dana liburan lebih. Namun tenang saja, sebagian besar barang yang diproduksi di Jepang memiliki kualitas premium dan desain unik yang sangat sulit kamu temukan di tempat lain, jadi setiap rupiah yang kamu keluarkan dijamin terasa sangat sepadan!
Image credit: Aflo Images | Canva Pro
Meskipun Tokyo adalah megapolitan yang sangat modern, masyarakat Jepang rupanya masih sangat gemar menggunakan uang tunai untuk transaksi sehari-hari. Banyak kedai makanan lokal, toko oleh-oleh kecil di gang, hingga mesin tiket otomatis yang hanya menerima pembayaran dengan uang fisik.
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membawa mata uang Yen dalam jumlah yang cukup sebelum mulai berkeliling. Sebagai cadangan, kamu tetap bisa membawa kartu debit atau kredit berlogo internasional. Jika tiba-tiba kehabisan uang tunai di tengah jalan, kamu bisa memanfaatkan mesin ATM yang tersebar di dalam convenience store (seperti 7-Eleven atau Lawson) atau bank lokal, meskipun biasanya akan dikenakan biaya admin tambahan.
Image credit: pixelshot | Canva Pro
Tokyo adalah salah satu kota paling ramah pejalan kaki di dunia. Untuk berpindah dari satu kawasan ke kawasan lain, kamu memang akan mengandalkan kereta bawah tanah (subway) atau bus kota. Namun, begitu kamu tiba di distrik tujuan, bersiaplah untuk banyak berjalan kaki demi menjelajahi setiap jengkal pusat perbelanjaan, objek wisata, atau deretan butik estetik di sepanjang jalan.
Agar kakimu tidak mudah lelah atau lecet, hindari penggunaan sepatu hak tinggi atau sandal yang tipis. Mengenakan sepatu kets yang empuk atau flat shoes berbahan lembut adalah pilihan paling bijak agar kamu bisa kuat berburu barang impian dari pagi hingga malam.
Image credit: Aflo Images | Canva Pro
Salah satu aturan tidak tertulis yang wajib dihormati saat berbelanja di Tokyo adalah tidak melakukan tawar-menawar. Baik saat kamu memasuki butik mewah, toko ritel pakaian di mal, hingga kedai kelontong kecil, menawar harga dianggap tidak sesuai dengan adat kebiasaan setempat.
Sangat penting untuk menerima harga yang sudah tertera di label barang secara apa adanya. Namun, aturan ini sedikit longgar jika kamu berkunjung ke pasar loak tradisional atau toko barang antik milik pribadi; terkadang penjual dengan senang hati memberikan potongan harga kecil jika kamu membeli beberapa barang sekaligus.
Image credit: DragonImages | Canva Pro
Bagi wisatawan Indonesia, berburu pakaian di Tokyo mungkin akan menghadirkan sedikit kejutan. Standar ukuran baju di Jepang umumnya cenderung lebih kecil dibandingkan dengan standar ukuran pakaian di Eropa maupun Amerika Serikat, dan terkadang sedikit lebih ketat dari ukuran lokal kita.
Sebagai tips aman, pertimbangkan untuk memilih pakaian yang ukurannya satu atau dua tingkat di atas ukuran biasamu. Misalnya, jika kamu biasanya pas mengenakan baju ukuran M, jangan ragu untuk mengambil ukuran L atau XL saat di Tokyo. Bagi para wanita yang kesulitan mencari ukuran oversized, cobalah melipir ke bagian pakaian pria, terutama di toko-toko vintage. Kamu pasti akan terpukau dengan banyaknya pilihan potongan baju yang keren dan tetap modis!
Image credit: Japan National Tourism Organization | Official Website
Sedang mencari buah tangan berupa makanan lezat yang tahan lama, atau sekadar merasa lapar setelah seharian lelah menenteng belanjaan? Langsung saja turun ke lantai basement di berbagai pusat perbelanjaan besar di Tokyo, yang populer dengan sebutan Depachika.
Tempat ini adalah surga tersembunyi bagi para pecinta kuliner. Mereka menjajakan beragam jenis makanan, mulai dari kotak bento siap santap, kue-kue manis yang cantik, hingga bahan makanan segar dengan kualitas nomor satu. Menariknya lagi, jika kamu datang sekitar satu hingga dua jam sebelum toko tutup (biasanya depachika tutup pukul 20.00 atau 21.00), hampir seluruh konter makanan akan memberikan diskon besar-besaran dan promosi menarik. Cocok banget untuk berburu hidangan makan malam hemat!
Image credit: Karola G | Canva Pro
Jika ini adalah perjalanan pertamamu ke Jepang dan kamu belum menguasai bahasanya secara fasih, mengunduh aplikasi penerjemah seperti Google Translate adalah hal yang wajib dilakukan. Aplikasi ini akan sangat membantu mencegah salah paham serta memperlancar komunikasi dengan pramuniaga saat kamu ingin menanyakan ketersediaan stok atau varian warna.
Selain itu, selalu siapkan aplikasi kalkulator atau konverter mata uang di ponselmu sebelum maju ke meja kasir. Dengan begitu, kamu bisa langsung mengetahui nominal pasti dari harga Yen ke Rupiah, sehingga kamu bisa menimbang dengan matang apakah barang tersebut sesuai budget atau tidak, sekaligus menghindari perilaku impulsif yang bikin kantong jebol.
Image credit: charliepix | Canva Pro
Membawa koper ekstra yang bisa dilipat atau tas hand-carry tambahan adalah strategi cerdas. Jika kamu memang berniat melakukan banyak transaksi belanja di Tokyo, pastikan masalah akomodasi barang bawaan ini sudah dipikirkan sejak awal. Kamu bisa sengaja menyisakan setengah ruang kosong di dalam koper utama saat proses packing dari rumah, sehingga semua barang belanjaan baru bisa tertata rapi tanpa perlu memaksa koper ditutup secara berlebihan.
Image credit: Marco_Piunti | Canva Pro
Sebelum pesawatmu mendarat di Tokyo, luangkan waktu untuk melakukan riset kecil mengenai barang apa saja yang ingin kamu beli dan buatlah daftarnya secara teratur. Mengetahui lokasi belanja yang tepat sejak awal akan menghemat waktu berhargamu agar tidak habis terbuang untuk sekadar berputar-putar tanpa arah. Berikut adalah panduan singkat mengenai karakter dari masing-masing distrik belanja populer di Tokyo:
Shinjuku: Salah satu pusat hiburan dan belanja terbesar di Tokyo. Di sini bertebaran pusat perbelanjaan raksasa, butik modern, serta pilihan tempat makan dan kafe tematik yang menggemaskan.
Shibuya & Harajuku: Jika kiblat belanjamu adalah tren fashion anak muda yang nyentrik, kasual, serta oleh-oleh menggemaskan, kedua area ini adalah jawabannya. Kawasan ini juga menjadi rumah bagi deretan toko thrift terkemuka di Tokyo.
Ginza: Destinasi premium bagi kamu yang ingin berburu barang-barang mewah. Distrik elite ini dipenuhi oleh flagship store dari merek ternama asal Jepang maupun rumah mode internasional.
Ikebukuro & Akihabara: Dua distrik utama yang terkenal sebagai pusat elektronik terbesar dengan jaringan ritel raksasa. Khusus untuk Akihabara, wilayah ini juga menjelma menjadi surga dunia bagi para otaku berkat melimpahnya toko yang menjual anime, manga, serta mainan figur langka. Jangan sampai dilewatkan jika kamu menyukai budaya pop Jepang!
Baca juga: 10 Tempat Belanja Thrifting Elektronik di Tokyo, Surganya Pemburu Barang Bekas!
Nah, sekarang kamu sudah mengantongi seluruh tips penting untuk berburu barang impian di Tokyo dengan aman dan nyaman. Ini saatnya untuk mulai menyusun rencana perjalananmu dalam waktu dekat! Bagi para pelancong pemula, kami berani menjamin bahwa atmosfer belanja di Tokyo akan sukses membuatmu jatuh cinta dan langsung merencanakan kunjungan berikutnya.
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Memang terkadang sulit untuk mencari makanan yang tepat untuk orang Muslim saat berlibur. Kunjungi 5 restoran halal di Ho Chi Minh City ini saat berlibur ke Vietnam ya!
Bali-lovers! Siapkan kamera kamu untuk semua tempat kekinian di Bali di artikel ini!
Ngidam menikmati makan durian yang manis dan fresh dari pohonnya? Kunjungi saja kebun-kebun durian yang pasti bikin kamu puas di luar bayangan ini!
Pandua lengkap menjelajahi Koridor Salju dan pemandangan unik lainnya di salah satu rute pegunungan terindah di Jepang: Rute Pegunungan Alpen Tateyama.
Kalau ke Jepang, pastinya jalan-jalan ke Gunung Fuji itu wajib! Ayo simak cara termurah pergi ke Mount Fuji dari Tokyo yang satu ini.
Banyak wisata gratis!
Suasana syahdu dengan harga yang ramah dompet.
Penuh kuliner legendaris!
Banyak yang di bawah 1 juta.
Datang bersama keluarga atau healing sendirian, spot wisata di Pacet ini dijamin tidak mengecewakan!