20 Aktivitas Wisata di Palawan Untuk Liburan Pertamamu di Filipina

Jika kamu menginginkan liburan tropis yang sesungguhnya, destinasi ini wajib masuk ke dalam pertimbangan. Palawan memang pantas menyandang gelar sebagai salah satu pulau tercantik di dunia. Menjadi rumah bagi garis pantai terbaik di Filipina, Palawan menjadi paket lengkap bagi para petualang: mulai dari gua eksotis, terumbu karang yang memukau, hingga tebing kapur raksasa yang ikonik.

Baca juga: Itinerary 4H3M Liburan di Manila dan El Nido, Filipina Yang Asik Untuk Backpacker

Entah ini kunjungan pertama atau kesekian kalinya bagi kamu, Palawan selalu punya kejutan baru yang siap memanjakan mata. Agar rencana liburanmu makin matang, berikut adalah 20 hal seru yang bisa kamu lakukan di Palawan, mulai dari pusat kota hingga sudut-sudut tersembunyinya!

Puerto Princesa: Gerbang Petualangan Kota dan Alam

Sebagai ibu kota, Puerto Princesa menawarkan kenyamanan fasilitas kota tanpa kehilangan pesona pantainya. Jika kamu baru pertama kali ke Palawan, kota ini wajib masuk dalam rencana perjalananmu.

1. Menjelajahi Sungai Bawah Tanah yang Ikonik

Image credit: eddieins | Canva Pro

Puerto Princesa Subterranean River National Park adalah destinasi nomor satu. Situs Warisan Dunia UNESCO ini memiliki sungai bawah tanah sepanjang delapan kilometer dengan pemandangan karst yang dramatis. Kamu akan menaiki perahu dayung menyusuri gua sambil mengagumi stalaktit dan stalagmit yang memukau.

Di area hutan hujannya, kamu bisa bertemu biawak, monyet pemakan kepiting, hingga spesies endemik seperti landak Palawan dan babi berjanggut Palawan. Bagi pecinta burung, ada lebih dari seratus spesies warna-warni yang bisa diamati.

Tips: Jika tur standar terasa terlalu singkat, kamu bisa mengajukan izin dua hari sebelumnya ke kantor taman nasional untuk mengeksplorasi jalur 4,3 km lebih jauh ke dalam gua.

2. Meluncur di Atas Sabang Beach

Image credit: @sabangxzipline

Bermain di pantai memang sudah biasa. Bagaimana jika meluncur di atas pantai? Jika ingin melihat keindahan laut dari ketinggian tanpa memacu adrenalin berlebih, cobalah Sabang X Zipline. Dengan ketinggian 45 meter di atas permukaan laut, kamu bisa meluncur santai sambil menikmati panorama laut biru dan perbukitan hijau yang menyejukkan mata.

3. Menikmati Pemandangan Bukit dan Belanja Oleh-Oleh di Baker’s Hill

Image credit: Rancho Mitra | Facebook

Nikmati udara segar di Mitra’s Ranch, sebuah properti pribadi yang sebagian areanya dibuka untuk umum. Kamu bisa berpiknik, mencoba jembatan gantung, atau berkuda sambil menatap pemandangan kota dan laut dari ketinggian.

Image credit: Baker's Hill | Facebook

Turun sedikit dari sana, ada Baker’s Hill. Tempat ini adalah surga roti dan kue segar (terutama hopia-nya yang legendaris). Area ini didesain seperti taman bermain dengan patung Disney seukuran aslinya, taman bunga yang cantik di malam hari, dan burung merak yang berkeliaran.

4. Mencicipi Kuliner Vietnam Autentik di Viet Ville

Image credit: Viet Ville Restaurant | Facebook

Cicipi hidangan Vietnam autentik di Viet Ville Restaurant. Restoran ini berada di desa yang dulunya merupakan pengungsian korban perang Vietnam. Menu seperti banh mi, spring rolls, dan pho di sini terkenal sangat lezat dan menyimpan cerita sejarah yang mendalam tentang persahabatan warga lokal dengan para imigran.

5. Menyaksikan "Konser" Kunang-kunang di Sungai Iwahig

Image credit: Iwahig Firefly Watching | Facebook

Malam harimu akan terasa seperti di film Rapunzel saat menyusuri Sungai Iwahig. Ribuan kunang-kunang yang hinggap di pohon bakau akan bersinar sinkron menciptakan pemandangan magis. Selain kunang-kunang, pemandu lokal akan membantumu mengidentifikasi rasi bintang di langit malam yang sangat jernih.

6. Kulineran Seafood di Pusat Kota

Image credit: Kalui Restaurant | Facebook

Puerto Princesa adalah surga kuliner. Kunjungi KaLui, restoran bergaya rumah panggung kayu yang artistik di mana kamu harus melepas alas kaki untuk bersantap. Menu sayur dan makanan lautnya jadi primadona di sini.

Image credit: Palawenyo Brewery Inc | Official Website

Ingin yang ekstrem? Mampirlah ke Kinabuch’s Grill & Bar untuk mencoba sisig buaya atau tamilok (cacing kayu). Untuk pecinta bir, Palaweño Brewery menawarkan bir unik dengan bahan lokal seperti mangga Palawan dan madu hutan. Menariknya, ini adalah tempat pembuatan bir pertama di Filipina yang dikelola oleh perempuan! Jangan lewatkan juga Badjao Seafront, restoran terapung di hutan bakau yang menawarkan hidangan laut panggang segar dan lato (anggur laut).

7. Bertemu Buaya di Palawan Wildlife Rescue

Image credit: Palawan Wildlife Rescue and Conservation Center - Crocodile Farm | Facebook

Palawan Wildlife Rescue and Conservation Center (dikenal sebagai Crocodile Farm) adalah tempat rehabilitasi hewan langka. Kamu bisa melihat buaya air asin dan buaya Filipina yang dilindungi. Jika beruntung, kamu bisa melihat proses pemberian makan buaya dewasa, atau sekadar berfoto dengan bayi buaya di bawah pengawasan petugas.

8. Berpetualang di Hundred Caves

Image credit: Puerto Princesa Tourism | Facebook

Bagi pecinta tantangan, gua ini menawarkan labirin lorong bawah tanah yang saling terhubung. Kamu akan mendaki dan merayap melewati formasi batuan yang sudah berusia ribuan tahun sambil belajar tentang geologi dari pemandu lokal yang berpengalaman.

El Nido: Surga Tropis yang Sesungguhnya

Berjarak sekitar 6 jam dari ibu kota, El Nido adalah destinasi paling populer dengan pemandangan laguna biru dan tebing karst yang menjulang tinggi.

9. Island Hopping di Kepulauan Bacuit

Image credit: Mindaugas Dulinskas | Canva Pro

Ini adalah aktivitas wajib! Kepulauan Bacuit terdiri dari 45 pulau batu kapur dengan laguna rahasia. Terdapat empat pilihan tur standar (A, B, C, dan D) yang mencakup berbagai destinasi populer. Idealnya, kamu butuh satu hari untuk setiap tur. Namun, jika waktu mepet, kamu bisa menyewa kapal pribadi untuk mendatangi tempat-tempat favoritmu saja.

  • Miniloc Island: Jelajahi Big Lagoon dan Small Lagoon dengan kayak (disarankan menggunakan kayak transparan). Ada juga Secret Lagoon yang pintu masuknya berupa lubang kecil di dinding tebing.

  • Matinloc Island: Kunjungi Secret Beach, yang konon menjadi inspirasi novel The Beach karya Alex Garland.

  • Shimizu Island: Spot terbaik untuk snorkeling dengan terumbu karang yang rapat.

  • Seven Commando Beach: Tempat terbaik untuk bersantai sambil menikmati kelapa muda, halo-halo, atau bir dingin sebelum tur berakhir.

Catatan: perlu diketahui bahwa penggunaan botol plastik selama tur dilarang keras di El Nido.

10. Menginap di Atas Laut

Image credit: Lagen, El Nido | Facebook

El Nido memiliki beberapa resor mewah yang menawarkan vila di atas air, seperti Cauayan Resort yang terletak dekat dengan pantai utama El Nido atau Lagen Island Resort untuk akomodasi ramah lingkungan yang mewah. Bangun tidur dengan pemandangan laut lepas langsung di depan mata adalah kemewahan yang sulit ditandingi.

11. Mendaki Taraw Cliff

Image credit: lanolan | Canva Pro

Ingin melihat seluruh teluk El Nido dari titik tertinggi? Mendakilah ke Taraw Cliff. Jalurnya cukup menantang dengan batuan tajam, namun pemandangannya sangat setimpal. Jika ingin yang lebih aman, kamu bisa mencoba Ferrata Canopy Walk yang dilengkapi jembatan gantung dan perlengkapan keamanan lengkap.

12. Mencoba "Boodle Fight"

Image credit: Thao Nhu | Canva Pro

Rasakan tradisi makan bersama ala Filipina yang disebut Boodle Fight. Semua makanan mulai dari ikan bakar, udang, nasi, hingga buah-buahan diletakkan di atas daun pisang panjang dan dimakan langsung menggunakan tangan. Untuk merasakan uniknya tradisi ini, kamu bisa mampir ke Boodle Fight Resto & Bar. Ini adalah cara terbaik untuk mengakrabkan diri dengan teman perjalanan atau warga lokal.

Coron: Keajaiban di Bawah Laut

Terletak lebih ke utara, Coron menawarkan pesona bawah laut yang luar biasa, terutama bagi para pecinta selam.

13. Eksplorasi Kapal Karam di Teluk Coron

Image credit: lemaret pierrick's | Canva Pro

Coron terkenal sebagai salah satu spot wreck diving terbaik di dunia. Ada 13 kapal Jepang yang karam sejak Perang Dunia II di dasar lautnya. Beberapa bangkai kapal berada di kedalaman dangkal, sehingga kamu yang hanya snorkeling pun tetap bisa melihat sisa-sisa sejarah yang kini sudah ditumbuhi terumbu karang cantik.

14. Keindahan Danau Kayangan

Image credit: Andrey | Canva Pro

Sering disebut sebagai danau paling jernih di Filipina, Danau Kayangan dikelilingi oleh dinding kapur yang megah. Airnya adalah campuran air tawar dan air asin yang sangat jernih. Untuk mencapai danau ini, kamu perlu mendaki sedikit, dan pemandangan dari atas bukitnya sering kali menjadi "wajah" dari pariwisata Palawan. Cobalah masuk ke Awuyuk Cave dengan berenang melalui celah sempit di bawah air danau.

15. Relaksasi di Maquinit Hot Springs

Image credit: gionnixxx | Canva Pro

Setelah lelah berkeliling, rendam tubuhmu di Maquinit Hot Springs yang terletak sekitar 30 menit dari kota. Uniknya, ini adalah salah satu dari sedikit pemandian air panas air asin di dunia. Airnya yang hangat berasal dari gunung berapi bawah tanah, sangat efektif untuk melemaskan otot-otot yang pegal.

16. "Taman Bunga" Bawah Laut Lusong Coral Garden

Image credit: JovanaMilanko | Canva Pro

Jangan lewatkan Lusong Coral Garden. Tempat ini memiliki kepadatan terumbu karang yang luar biasa dengan warna-warni yang sangat kontras. Rasanya seperti sedang melihat hutan di bawah laut dengan ribuan ikan kecil yang berenang di sela-sela karang.

17. Pesta Lobster di Lobster King

Image credit: LobsterKing Coron Palawan | Facebook

Manjakan lidahmu dengan menyantap lobster segar di Lobster King. Kamu bisa memilih sendiri lobsternya dan meminta dimasak sesuai selera. Menu lobster saus bawang putih mentega di sini adalah favorit wisatawan karena rasanya yang gurih dan dagingnya yang juicy.

Destinasi Tambahan: Permata Tersembunyi Palawan

18. Mengunjungi Gua Tabon

Image credit: National Museum of the Philippines | Official Website

Dikenal sebagai "Cikal Bakal Peradaban Filipina," di sini ditemukan sisa-sisa manusia purba tertua di Filipina. Dari 215 gua di kompleks ini, tujuh dibuka untuk umum sebagai situs arkeologi dan sejarah yang penting.

19. Menyelam di Tubbataha Reefs

Image credit: Tubbataha Reefs Natural Park and World Heritage Site | Facebook

Situs warisan dunia UNESCO ini hanya bisa diakses menggunakan kapal liveaboard pada bulan Maret hingga Juni. Tempat ini adalah rumah bagi setengah dari spesies terumbu karang dunia dan ratusan spesies ikan, menjadikannya destinasi impian para penyelam profesional.

20. Mencari Ketenangan di San Vicente

Image credit: Simon Dannhauer | Canva Pro

Jika El Nido terasa terlalu ramai, pergilah ke San Vicente. Di sini terdapat Long Beach, pantai berpasir putih sepanjang 14 km yang merupakan pantai terpanjang di Filipina. Di dekatnya, Port Barton menawarkan suasana yang lebih santai. Jangan lupa kunjungi Secret Paradise Resort & Turtle Sanctuary untuk melihat penyu laut (pawikan) menetas antara November hingga Mei.

Baca juga: 10 Tempat Wisata Di Manila, Filipina Untuk Liburan Berbeda

Sekali ke Palawan, dijamin kamu akan tidak sabar untuk kembali lagi. Pantainya yang bersih, panorama alam bawah lautnya yang memukau, serta kuliner bahari yang lezat mampu membuat liburanmu menjadi tidak terlupakan. Siapkan kamera dan pakaian renangmu!

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Jeihan

Jeihan Azalea, seseorang yang berambisi mengeksplorasi sudut-sudut dunia secara langsung dengan pena dan kertas di tangan.

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Artikel Terbaru