22 Jajanan Kaki Lima Bandung Yang Murah Dan Menggoyang Lidah

Bandung tidak hanya dikenal dengan beragam tempat wisata yang unik tapi juga aneka ragam kuliner kreatif kekinian. Salah satu buktinya bisa kamu lihat di jajanan kaki lima Bandung. Selain enak, harganya pun juga murah. Berikut ini daftar jajanan kaki lima Bandung yang wajib kamu coba saat melancong ke sana.  

1. Comro

Image credit: @gahyaka.shop

Sebutan comro ternyata adalah singkatan dari oncom di jero yang dalam bahasa indonesia artinya oncom di dalam.

Comro dibuat dengan menggunakan adonan parutan singkong yang dibentuk bulat lonjong. Di bagian tengahnya diisikan oncom berbumbu yang memberi rasa gurih dan pedas. Cemilan ini cocok dimakan bersama saat santai bersama keluarga. Dijamin kamu bakal ketagihan deh!

2. Misro

Image credit: @windy_kho

Nah, kalau yang satu ini saudara kembarnya comro tapi memiliki cita rasa manis. Walaupun bahan dasarnya sama, yaitu adonan parutan singkong, isiannya sangat berbeda. Kalau comro diisi sambal oncom yang gurih pedas, maka misro menggunakan gula merah yang manis. Namanya pun mengandung arti sesuai dengan rasanya. Misro, amis di jero dalam bahasa Indonesia artinya manis di dalam.

3. Cireng

Image credit: @surgamakan (kiri), @genikayu (kanan atas), @gunculinary (kanan bawah)

Kamu pasti sudah sangat mengenal jajanan yang satu ini kan? Cireng merupakan singkatan dari aci goreng. Sesuai dengan namanya, cireng berbahan dasar aci yang sudah dibumbu gurih lalu digoreng. Rasanya yang empuk dan kenyal membuat semua orang jatuh cinta.

Kini, cireng bahkan sudah banyak dikombinasikan dengan beragam bahan makanan seperti sosis dan keju yang membuat tambah gemes. Bahkan ada juga hidangan rujak cireng yang menggabungkan antara cireng dengan saus rujak. Cireng dapat dengan mudah kamu temui di gerobak para pedagang kaki lima. Kalau mau yang sedikit lebih mewah, kamu bisa berkunjung ke kafe-kafe kekinian di Bandung yang menawarkan aneka menu modifikasi cireng.

4. Cimol

Image credit: @davidjajan (kiri),  @foodviewgallery (kanan)

Kalau cireng adalah aci digoreng, maka cimol adalah aci digemol. Digemol artinya dibuat bulat-bulat. Setelah dibentuk bulat-bulat, cimol lalu digoreng dan dimakan dengan bumbu tambahan seperti bumbu pedas, barbeque, asam manis dan lain sebagainya.

Makan cimol memberikan sensasi makan cireng namun lebih ringan dan kenyal. Cimol paling pas disantap saat hangat dengan ditemani minuman favoritmu.

5. Baso Aci (Cilok)

image credit: @cilokurban (kiri), @hanhanny (kanan)

Masih dari keluarga aci. Yang satu ini memang juaranya jajanan Bandung deh. Apalagi kalau bukan cilok alias baso aci. Cilok ini sepintas memang mirip dengan baso tapi hanya terbuat dari aci tanpa tambahan daging. Meski tanpa daging tapi paduan aci yang kenyal dengan bumbu gurihnya memberikan sensasi makan yang bisa buat kamu ketagihan.

Sekarang, cilok bahkan sudah dimodifikasi dengan aneka isian yang menggoda selera, seperti cilok isi keju, telur puyuh dan bahkan irisan cabe rawit!

6. Cilor

image credit: @doyanmakanterus (kiri), @hobimuakan (kanan)

Cilor bisa dibilang merupakan anak bungsu dari keluarga jajanan aci karena masih tergolong baru. Cilor memiliki nama lengkap cilok telor, yang maksudnya adalah menggoreng cilok dengan telor.

Tampilan cilor bermacam-macam, mulai dari yang dibentuk seperti sate telur gulung sampai yang disajikan dalam mangkuk berkuah pedas. Semuanya sama-sama enak dan bikin ketagihan!

7. Seblak

Image credit: @foodmediaid (kiri),  @thefoodxplorer (kanan)

Jajanan yang satu ini memang lagi hits di kalangan anak muda. Seblak terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dengan campuran bumbu bawang dan cabai sehingga menghasilkan hidangan berkuah yang unik. Kerupuknya memberikan tekstur kenyal yang pas dicampur dengan kuah pedas.

Seblak terkadang dicampur dengan ceker, ayam, telur dan tambahan topping sosis serta keju. Seblak memang merupakan makanan yang sempurna untuk disantap saat menghadapi cuaca Bandung yang sejuk

8. Surabi

Image credit: @bubueataway

Surabi Bandung sedikit berbeda dengan serabi solo. Surabi memiliki bentuk yang lebih tebal dan lebih gurih serta padat dibanding serabi solo. Surabi tradisional Bandung biasanya dimasak dengan menggunakan tungku kayu dan gerabah tanah liat. Bau hangus dari lapisan gerabah memberikan aroma khas.

Surabi biasanya diberi toping oncom, kinca atau bahkan tanpa topping sama sekali. Dengan kreativitas pemuda Bandung, surabi kini tampilannya lebih modern dengan aneka topping bahan makanan kekinian yang juga tidak kalah menggoda.

9. Colenak

Image credit: @fridajoincoffee

Meski berawalan huruf C tapi jajanan yang satu ini bukan berasal dari aci melainkan peuyeum alias tape bandung. Colenak merupakan penjelasan dari cara makan jajanan tersebut, yaitu dicocol enak.

Colenak berasal dari peuyeum yang dibakar lalu disajikan dengan saus gula jawa cair dan ditambah dengan parutan serutan kelapa. Hmm.. sudah kebayang belum rasa manis gurih dari colenak? Kalau belum maka kamu wajib mampir ke jajanan colenak saat jalan-jalan ke Bandung.

10. Cuanki

Image credit: @alliejournal

Secara tampilan, cuanki mirip sekali dengan bakso malang. Hanya saja, cuanki tidak menggunakan mie kuning. Isiannya meliputi tahu putih isi aci, bakso, siomay, pangsit rebus, pangsit goreng dan bakso goreng. Kuahnya dibiarkan bening dan hanya ditambahkan sedikit daun bawang dan bawang goreng. Rasanya gurih dan cocok untuk disantap saat cuaca dingin.

11. Batagor

Image credit: @kardiovskuliner

Kalau kamu adalah penggemar batagor pasti kamu sering lihat gerobak penjual makanan bertuliskan batagor Bandung meski sedang tidak berada di Bandung. Walaupun kamu sudah sering menyantapnya, jangan lupa untuk sempatkan diri makan batagor di Bandung agar bisa merasakan keaslian sajiannya.

Batagor merupakan singkatan dari bakso tahu goreng yang disajikan dengan saus kacang dan kecap. Biasanya ditambahkan ikan tengiri ke dalam adonan batagor untuk menambah cita rasa gurih.

12. Siomay

Image credit: @kulinergresik

Tidak lengkap rasanya jalan-jalan ke Bandung tanpa mencicipi siomay Bandung yang melegenda. Walaupun saus kacangnya sama dengan batagor, siomay bukan digoreng, tapi dikukus. Selain itu, siomay juga dilengkapi dengan pare, kentang dan sayur kubis yang tidak bisa kamu temukan di batagor. Tapi satu hal yang pasti, dua-duanya sama-sama maknyus!

13. Bakso Goreng

Image credit: @helloindahkitty (kiri), @maksrengcamilan (kanan)

Sesuai namanya, makanan yang satu ini merupakan olahan dari bakso yang digoreng. Namun ada juga yang membuatnya berbentuk seperti keripik. Dua-duanya sama-sama enak dan pasti bikin kamu ketagihan.

Keripik bakso goreng biasanya diberi bumbu gurih pedas dengan beberapa tingkatan level. Sedangkan kudapan bakso goreng cukup disantap dengan menggunakan sambal atau cabe rawit hijau yang pedas.

14. Gehu Pedas

Image credit: @airakantin

Nama jajanan Bandung memang selalu penuh arti. Seperti yang satu ini, gehu adalah singkatan dari tauge di dalam tahu. Sesuai namanya, rasa pedas menjadi ciri utama dari jajanan ini. Sekali gigit, rasa pedas dari bumbu cabe yang bercampur tauge pun langsung terasa. Namun kini isian tahunya juga semakin bervariasi, mulai dari bihun, ayam hingga daging sapi.

15. Bandros

Image credit: @mod_eka (kiri), @buatkue (kanan)

Kamu yang berdomisili di Jawa Timur dan Jawa Tengah pasti pernah tahu jajanan bernama Rangin. Nah, jajanan bandros ini mirip seperti rangin. Bandros terbuat dari adonan tepung beras dan kelapa parut yang dicetak dalam loyang berbentuk setengah lingkaran.

Walaupun bandros tradisional tidak menggunakan topping apapun, kini bandros telah berevolusi dengan terciptanya aneka rasa topping mulai dari yang gurih dengan menggunakan keju dan mayonais hingga yang manis dengan menambahkan coklat dan susu.

16. Kue Cubit

Image credit: @wowlaper

Kue cubit kekinian lahir sekitar awal tahun 2016. Padahal awalnya kue ini merupakan jajanan biasa yang biasa dijual di depan sekolah-sekolah. Namun jajanan ini jadi hits karena modifikasi bentuknya yang imut-imut dengan sajian topping yang menggemaskan.

Kata cubit diambil dari teknik mengangkat kue yang sudah matang dari loyang. Topping kue cubit kini sudah sangat bervariasi, mulai dari green tea, taro, oreo, hingga kue cubit bertema red velvet. Apa kamu sudah pernah mencobanya? Kalau belum, mungkin ini saat yang tepat untuk mencoba jajanan imut ini.

17. Bajigur

Image credit: @agungsuardana85

Beralih ke jajanan minuman. Salah satu minuman tradisional Bandung yang terkenal adalah bajigur. Bajigur terbuat dari dua bahan utama yaitu gula aren dan santan. Untuk menambah cita rasa, biasanya ditambahkan jahe, garam dan bubuk vanili.

Bajigur juga terkadang ditambahkan kolang kaling sehingga tampilannya mirip seperti wedang ronde di Jogja. Minuman tradisional ini memiliki khasiat untuk menghangatkan badan. Pas banget ya untuk hawa dingin Kota Bandung.

18. Bandrek

Image credit: @astriepasaribu

Kalau minum bajigur masih kurang hangat, mungkin kamu harus coba bandrek. Minuman yang satu ini memiliki bahan utama jahe dan gula merah. Bahkan ada pula yang menambahkan rempah-rempah khusus seperti serai, merica, pandan, dan juga telur ayam kampung. Bandrek juga dipercaya mampu menyembuhkan sakit tenggorokan dan batuk lho!

19. Cendol

Image credit: @bosquenco

Cendol ternyata merupakan minuman khas Sunda yang terbuat dari tepung beras yang dibuat membentuk seperti butiran air. Kalau di Jawa Tengah, cendol ini mirip seperti es dawet. Rasa manisnya berasal dari gula merah yang dicairkan, sedangkan rasa gurih berasal dari santan. Seger banget deh!

20. Asinan Buah

Image credit: @faraleyama

Kalau pengen yang lebih seger, kamu bisa coba asinan atau yang sering disebut rujak cuka. Asinan biasanya terdiri dari aneka buah-buahan tropis seperti mangga muda, jambu air, pepaya, kedondong, bengkoang, pala dan nanas.

Buah-buahan ini kemudian diasinkan lalu disajikan bersama dalam kuah cuka yang asam, manis dan pedas, dengan taburan kacang goreng. Hmm… rasa segar buah yang berpadu dengan asam manis sausnya akan membuatmu tidak bisa berhenti makan.

21. Manisan Buah

Image credit: @jogjabikinlaper

Manisan buah adalah buah yang diawetkan dengan cara merendam dalam larutan gula selama waktu tertentu. Teknik ini sebenarnya merupakan teknik pengawetan tradisional tanpa menggunakan zat-zat kimia tertentu. Manisan buah jadi cemilan yang asyik karena bebas dari zat-zat berbahaya untuk tubuh dan menyehatkan karena berasal dari buah-buahan alami.

22. Es Goyobod

Image credit: @lets.go.eat

Es goyobod tampak seperti es campur jika sudah dihidangkan di depan mata. Minuman ini terbuat dari terbuat dari es serut, santan, gula cair, dan tepung hunkwe. Bahan lainnya yang biasa digunakan sebagai topping antara lain mutiara, degan (parutan kelapa muda), alpukat hingga durian.

Baca juga: Itinerary 3H2M Wisata Kuliner Di Bandung Untuk Liburan Akhir Pekanmu

Sudah tahu kan mau jajan apa saja kalau ke Bandung ? Yuk buruan rencanakan liburanmu ke Bandung. Tapi awas, jangan sampai kalap ya.

Image already added

Hanif K. Wardhani

Hanif K. Wardhani, pecandu sekaligus penikmat wisata alam. Gemar berburu tempat tempat antimainstream untuk melepas penat dan lelah. Hasil perburuannya dapat dinikmati di Little Noona.

Recent Posts

Gudeg Enak Di Jakarta Untuk Obati Kangenmu Akan Jogja

Gudeg identik dengan Jogja dan kamu bisa menikmati kuliner enak ini saat di Jakarta. Cek…

2 hours ago

Gratis Masuk Wisata Labuan Bajo, Turis Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Wisatawan yang berlibur di Labuan Bajo tidak akan dikenai biaya tiket alias gratis saat masuk…

18 hours ago

Harga Rapid Test Maskapai Nasional Yang Wajib Kamu Ketahui!

Cek di sini untuk tahu harga dan prosedur melakukan rapid test di maskapai nasional, mulai…

1 day ago

Itinerary Wisata Bersepeda Pagi Yang Seru Di PIK (Pantai Indah Kapuk)

Jika sedang hobi bersepeda, kamu dapat membuat itinerary wisata bersepeda ke PIK di pagi hari…

2 days ago

Syarat Masuk Bali Dipermudah, Ini Ketentuan Barunya

Syarat masuk Bali terbaru jauh lebih mudah dan murah. Calon wisatawan yang akan datang ke…

3 days ago

15 Pantai Sekitar Jakarta Ini Siap Jadi Destinasi Liburan Singkat Kamu

Tidak ada salahnya liburan dan wisata di pantai yang ada di Jakarta dan sekitar, karena…

4 days ago