Viral Berita Kereta Panoramic, Ini Fakta Kereta Pemburu Aurora di Norwegia Beserta Cara Memesannya

Mungkin kamu pernah melihat foto-foto viral di media sosial: sebuah kereta futuristik dengan atap kaca bening yang meluncur tenang di bawah pendaran cahaya hijau Aurora Borealis yang menari-nari. Foto-foto tersebut sering kali menghiasi feed Instagram atau forum perjalanan, membuat siapa pun bermimpi untuk bisa memesan tiketnya sekarang juga. Tak heran jika banyak pelancong merasa penasaran dan ingin merasakan pengalaman magis tersebut.

Baca juga: Svalbard, Norwegia: Petualangan Seru ke Ujung Dunia Paling Utara

Namun, mari kita bicara fakta. Banyak dari gambar yang beredar di internet hanyalah konsep visual, hasil editan yang berlebihan, atau bahkan bukan jalur kereta yang sebenarnya. Hal ini sering kali memicu kebingungan bagi wisatawan yang ingin merencanakan liburan ke Norwegia. Agar kamu tidak terjebak ekspektasi palsu, mari kita bedah fakta di balik “kereta aurora” yang sesungguhnya bisa kamu pesan dan nikmati hari ini.

Mengenal Ofoten Line, Jalur Kereta Aurora yang Asli

Image credit: Arctic Train | Official Website

Pengalaman nyata berburu Aurora dengan kereta ini sebenarnya bermula dari kota Narvik, sebuah kota kecil di utara Lingkaran Arktik. Narvik adalah lokasi yang ideal karena memiliki malam musim dingin yang panjang, dikelilingi pegunungan bersalju, dan minim polusi cahaya.

Perlu digarisbawahi bahwa ini bukanlah kereta mewah futuristik dengan atap kaca penuh. Kereta dengan gerbong biasa ini akan mengajakmu berwisata di Jalur Ofoten (Ofoten Line) di malam hari. Jalur keretanya sendiri memiliki sejarah panjang: dibangun pada akhir 1800-an untuk mengangkut bijih besi dari Swedia ke pelabuhan Narvik. Saat ini, penumpang bisa menikmati pemandangan pegunungan yang dramatis di tengah kegelapan Arktik yang syahdu.

Rute perjalanan ini akan membawamu menuju Bjørnfjell di dekat perbatasan Swedia, lalu berhenti di Katterat. Katterat adalah stasiun terpencil yang berada sekitar 373 meter di atas permukaan laut. Uniknya, stasiun ini tidak bisa diakses dengan mobil, menjadikannya spot yang sangat gelap dan sunyi—kondisi sempurna untuk menanti kemunculan sang cahaya utara.

Menanti Aurora di Tengah Kesunyian Arktik

Image credit: Norwegian Travel | Official Website

Di Stasiun Katterat, yang menjadi sorotan utama perjalanan ini, kamu akan turun dari kereta untuk merasakan langsung dinginnya malam Arktik. Para pemandu wisata biasanya sudah menyiapkan api unggun lengkap dengan minuman hangat dan camilan. Sering kali tersedia juga area berteduh atau lavvu (tenda tradisional suku Sami) agar kamu tetap hangat saat menunggu.

Sambil menatap langit, pemandu akan berbagi cerita tentang kehidupan lokal, sejarah kereta, hingga sains dan legenda di balik Aurora Borealis. Mereka juga akan memberikan tips fotografi agar kamu bisa mengabadikan momen tersebut dengan sempurna jika sang cahaya mulai menari.

Perlu diingat bahwa melihat Aurora membutuhkan kesabaran. Langit yang cerah dan aktivitas surya adalah kuncinya, namun alam tidak pernah bisa memberikan garansi penuh. Meski Aurora tidak muncul, pengalaman ini tetap sangat berharga. Kamu bisa menikmati keheningan Arktik, suara kayu yang terbakar di api unggun, dan keindahan pegunungan yang megah di malam hari.

Mitos yang Perlu Diluruskan

Agar tidak kecewa, mari luruskan beberapa anggapan yang sering dilebih-lebihkan:

  • Bukan Kereta Atap Kaca: Keretanya memiliki jendela yang cukup besar, namun bukan berarti seluruh atapnya terbuat dari kaca seperti di gambar-gambar viral. Pengamatan aurora yang paling maksimal tetap dilakukan di luar kereta saat berhenti di stasiun.

  • Bukan Observatorium Berjalan: Ini adalah perjalanan kereta bersejarah dengan pemandu dan pemandangan alam yang luar biasa, bukan fasilitas observasi teknologi tinggi. Kekuatannya justru ada pada sisi otentik dan petualangannya.

Panduan Tiket dan Tips Perjalanan

Image credit: Arctic Train | Official Website

Jika kamu tertarik, kamu bisa memesan paket ini melalui operator perjalanan yang menyelenggarakan Northern Lights Chase dengan kereta dari Narvik seperti Norwegian Travel atau di situs Arctic Train.

  • Titik Kumpul: Stasiun Kereta Narvik (Stasjonsveien 1).

  • Waktu: Keberangkatan biasanya sekitar pukul 19.45 dan kembali ke Narvik sekitar pukul 22.50. Total durasi sekitar 3 jam.

  • Harga: Mulai dari sekitar 1.495 Kroner Norwegia (sekitar Rp2,2 juta). Harga ini sudah termasuk tiket kereta, pemandu, makanan ringan, minuman, dan api unggun.

  • Musim Terbaik: Akhir September atau Oktober hingga Maret atau awal April, saat malam di Norwegia utara sedang dalam kondisi paling gelap.

  • Persiapan: Pastikan memakai pakaian musim dingin yang sangat tebal, sepatu bot salju yang kokoh, dan jangan lupa membawa tripod agar hasil fotomu tidak goyang.

Baca juga: 10 Destinasi White Christmas di Dunia Untuk Liburan Natal Yang Menyenangkan

Pada akhirnya, Northern Lights Train di Narvik menawarkan sesuatu yang jauh lebih berharga daripada sekadar konten viral: sebuah kejujuran. Perjalanan ini cocok bagi kamu yang menghargai petualangan nyata, kisah sejarah, dan keindahan alam apa adanya. Menukar fantasi internet dengan pengalaman berdiri di tengah dinginnya malam Arktik yang sunyi akan memberikan kenangan yang takkan terlupakan seumur hidup.


Cover image credit: bluejayphoto | Canva Pro (kiri), Arctic Train | Official Website (kanan)

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Jeihan

Jeihan Azalea, seseorang yang berambisi mengeksplorasi sudut-sudut dunia secara langsung dengan pena dan kertas di tangan.

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

Artikel Terbaru