1. Travel
  2. Bandung

Surga Kuliner di Pasar Cihapit Bandung: Kuliner Legend Sampai yang Viral!

Siapa sih yang nggak setuju kalau Bandung itu "gak bisa diem" kalau urusan makanan? Setiap sudut kotanya seolah punya magnet tersendiri bagi para pemburu rasa. Mulai dari cafe estetik di dataran tinggi, hingga kedai legendaris di gang sempit, semuanya punya cerita.

Namun, belakangan ini ada satu kawasan yang mendadak jadi pusat perhatian para foodies lokal maupun wisatawan luar kota: Pasar Cihapit.

Baca juga: 10 Cafe & Resto Ramah Anak di Bandung dengan Playground Estetik untuk Liburan Keluarga

Dulu, pasar ini mungkin hanya dikenal sebagai pasar tradisional biasa tempat ibu-ibu belanja sayur. Tapi sekarang? Cihapit telah bertransformasi menjadi melting pot kuliner paling seru di Bandung. Di sini, kamu bisa menemukan harmoni yang unik antara warung nasi yang sudah ada sejak zaman kemerdekaan dengan kedai kopi kekinian bergaya retro.

Penasaran ingin mencicipi "vibes" pasar yang naik kelas ini? Yuk, ikat tali sepatu kamu dan siapkan perut kosong, karena kita akan menjelajahi surga kuliner Cihapit dari terbit fajar sampai perut kenyang maksimal!

Memulai Hari: Ritual Sarapan Nikmat di Jantung Pasar

Pagi hari di Cihapit adalah waktu yang paling magis. Udara Bandung yang sejuk bercampur dengan aroma tumisan bumbu Sunda dan uap panas dari panci-panci besar. Kalau mau puas, datanglah sekitar pukul 07.00 WIB. Berikut adalah daftar "wajib mampir" untuk sarapan:

Warung Nasi Ibu Eha: Legenda Sejak 1947

Belum ke Cihapit namanya kalau belum sungkem ke Warung Nasi Ibu Eha. Bayangkan, warung ini sudah berdiri sejak tahun 1947! Konon, keluarga Presiden Soekarno pun dulu langganan di sini.

Kekuatannya ada pada masakan Sunda yang otentik, tanpa pengawet, dan tanpa penyedap rasa buatan. Menu primadonanya? Ayam kampung goreng, pepes ikan mas yang bumbunya meresap sampai ke tulang, hingga perkedel jagung yang garing. Jangan lupa siram nasi hangatmu dengan sambal dadak atau sambal leunca yang pedasnya bikin melek seketika!

Batagor Kahuripan: Gurihnya Bumbu Kacang Pekat

Kalau kamu tim sarapan "berat tapi santai", Batagor Kahuripan adalah jawabannya. Berdiri sejak 2007, batagor di sini terkenal dengan tekstur ikan tenggirinya yang terasa banget dan bumbu kacangnya yang kental serta berminyak (dalam artian yang enak banget!).

Kamu bisa pesan porsi kering atau kuah. Tips dari aku: kalau antreannya kepanjangan (memang sering banget antre!), beli saja versi frozen untuk digoreng di rumah. Tapi makan langsung di tempat sambil melihat hiruk-pikuk pasar tetap punya sensasi tersendiri.

Wadaahh Misoa: Kehangatan dalam Mangkuk

Ingin yang lebih lembut di tenggorokan? Melipir ke Wadaahh Misoa. Bayangkan misoa lembut dengan kuah kaldu kari yang kental atau kuah original yang segar, ditambah topping telur setengah matang. Slurrrp! Nikmat banget dinikmati saat udara Bandung lagi dingin-dinginnya. Tenang, semua menu di sini sudah bersertifikat halal, jadi aman banget buat semua kalangan.

Hunting Kuliner Legendaris: Nostalgia Rasa yang Tak Lekang Oleh Waktu

Setelah sarapan berat, saatnya kita snacking cantik sambil mencari kudapan tradisional yang mungkin sudah jarang ditemui di tempat lain.

Surabi Cihapit: "Pancake" Sunda dari Tungku Kayu

Di persimpangan Jalan Sabang, asap tipis dari tungku tanah liat akan menuntunmu ke Surabi Cihapit. Di sini, serabi dimasak secara tradisional menggunakan kayu bakar.

Pilihannya beragam, dari yang klasik seperti serabi kinca (gula merah) dan oncom, sampai yang kekinian seperti topping keju, sosis, hingga pisang. Ukurannya jempolan, jauh lebih besar dan tebal dibanding serabi pada umumnya. Teksturnya yang lembut di dalam dan agak gosong-gosong gurih di bawahnya benar-benar bikin nagih!

Pisang Goreng & Gehu Pak Ajin

Tepat di seberang Polsek Bandung Wetan, ada lapak gorengan yang kelihatannya sederhana tapi sejarahnya luar biasa. Pak Ajin meneruskan resep sang paman yang sudah berjualan sejak 1970-an. Jagoannya adalah Gehu Pedas (Toge Tahu) yang ukurannya jumbo dan Pisang Goreng yang manis legit. Harganya? Masih sangat bersahabat di kantong, cuma seribuan saja per bijinya!

Bubur Lolos: Si Manis yang Lembut

Masuk lebih dalam ke area lorong pasar, carilah ibu-ibu yang menjual Bubur Lolos. Kudapan manis ini terbuat dari tepung ketan yang dibungkus daun pisang. Cara makannya unik: buka bungkusan daunnya, lalu siram dengan saus santan yang gurih. Teksturnya yang kenyal-lembut seolah "lolos" (meluncur) begitu saja di tenggorokan. Perfect dessert!

Kuliner Kekinian & Viral: Inovasi Rasa Favorit Anak Muda

Cihapit tidak berhenti di masa lalu. Kawasan ini sekarang jadi "rumah" bagi kafe-kafe kreatif yang menyulap bahan lokal menjadi sajian kelas dunia.

Gang Nikmat: Sesuai Namanya, Bikin Nikmat!

Masuk ke sebuah gang sempit, kamu akan menemukan Gang Nikmat. Tempatnya homey banget, serasa makan di ruang tamu teman sendiri. Menu paling viral di sini adalah Ayam Gulung Isi Telur Asin. Ayamnya empuk, telur asinnya gurih, ditambah acar mentimun yang segar. Benar-benar perpaduan yang jenius!

Seroja Bakery: Roti dengan Kearifan Lokal

Ini bukan toko roti biasa. Seroja Bakery melakukan eksperimen gila dengan menggabungkan teknik pastry Barat dengan bahan lokal Indonesia. Pernah bayangkan makan Croissant Bekatul Beras atau Tart Singkong? Rasanya? Luar biasa unik! Area rooftop-nya juga asyik banget buat nongkrong sore sambil melihat langit Bandung.

Kopitiam 198: Vibes Singapura di Tengah Pasar

Baru buka di awal 2026, Kopitiam 198 langsung mencuri perhatian dengan eksterior hijaunya yang retro. Di sini kamu bisa menikmati menu sarapan ala Melayu seperti Roti Toast Srikaya, Telur Setengah Matang, dan Teh Tarik yang creamy. Cocok banget buat kamu yang ingin merasakan suasana kopitiam klasik tapi tetap halal.

Konklusi Kitchen: Asian Soul Food

Terakhir, buat pecinta dimsum, Konklusi Kitchen adalah pelabuhan terakhirmu. Spesialisasi mereka adalah Gyoza. Gyozanya "gendut-gendut" dengan isian ayam dan sayuran yang padat. Ada varian Volcanic Gyoza buat kamu yang suka tantangan pedas. Semuanya dibuat no pork no lard, jadi vibes Jepangnya bisa dinikmati semua orang.

Tips Wisata Kuliner di Pasar Cihapit:

  1. Datang Lebih Pagi: Beberapa tempat legendaris seperti Ibu Eha atau Surabi Cihapit seringkali sudah habis sebelum jam makan siang.

  2. Siapkan Uang Tunai & QRIS: Sebagian besar kedai sudah menerima QRIS, tapi sedia uang tunai receh tetap penting untuk jajan gorengan di pinggir jalan.

  3. Gunakan Kendaraan Roda Dua atau Angkutan Umum: Parkir mobil di area Cihapit cukup menantang karena jalannya yang tidak terlalu lebar dan ramainya pengunjung.

  4. Siapkan Perut Kosong: Jangan sarapan dari rumah, karena perjalanan di Cihapit adalah perjalanan mencicipi puluhan rasa!

Baca juga: Panduan Lengkap Staycation Seru: 10 Hotel Kids Friendly di Bandung dengan Playground dan Kolam Renang Juara!

Pasar Cihapit adalah bukti nyata bahwa kuliner tradisional bisa berdampingan dengan inovasi modern tanpa menghilangkan jati dirinya. Dari sarapan nasi Sunda yang hangat sampai pastry unik nan viral, Cihapit punya segalanya.

Jadi, kapan nih rencana main ke Bandung lagi? Pastikan Pasar Cihapit ada di urutan pertama itinerary kamu ya!

Mau aku buatkan rencana perjalanan (itinerary) kuliner seharian di Bandung lainnya? Atau ada area lain yang bikin kamu penasaran? Yuk, kasih tahu aku!


Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Nisa

Love to share the small things that make life interesting. Come with me on a journey where curiosity takes the lead, and each story invites you to see the world in a new way.

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

Artikel Terbaru