Indonesia juga punya onsen lo! Penasaraan? Baca selengkapnya disini!

Hai travelers! Buat kamu yang baru pertama kali merencanakan liburan ke Eropa, Italia pasti masuk dalam bucket list. Selain Roma dan Venesia, ada satu destinasi impian di Italia Utara yang menawarkan panorama bagai di negeri dongeng: wisata Como (Danau Como atau Lago di Como).
Dalam beberapa tahun terakhir, Como memiliki kedekatan tersendiri dengan warga negara Indonesia. Kedekatan tersebut tidak bisa dilepaskan dari keberadaan Djarum Group dan presiden Mirwan Suwarso, yang mengakusisi klub sepakbola Como 1907, dan menjadikannya sebagai kekuatan baru sepakbola Italia. Manajemen Como juga mengembangkan kawasan sekitar stadion menjadi ruang publik multifungsi yang memadukan sepak bola dengan pariwisata Danau Como, menarik minat wisatawan domestik maupun internasional, termasuk dari Indonesia. Karena kedekatan ini, konon kabarnya, publik Como begitu apresiatif dengan presiden Mirwan Suwarso dan turis asal Indonesia yang berkunjung.
Sebagai travel writer, kali ini saya merangkum panduan lengkap liburan ke Como khusus untuk wisatawan Indonesia. Mulai dari rute perjalanan, destinasi ikonik, tips kuliner ramah Muslim, hingga barang yang wajib dibawa!

Kota Como terletak di wilayah Lombardia, Italia Utara, tepat di tepi selatan Danau Como. Danau Como sendiri merupakan danau terdalam di Italia dengan bentuk khas menyerupai huruf Y terbalik yang terbentuk dari gletser dan dialiri air dari pegunungan Alpen.
Cara Menuju Como dari Jakarta:
Penerbangan: Terbanglah dari Jakarta (CGK) menuju Milan (Bandara Malpensa atau Bergamo).
Melanjutkan Perjalanan dari Milan ke Como:
Kereta Api: Dari Stasiun Utama Milan (Milano Centrale), naik kereta menuju Stasiun Como San Giovanni. Perjalanannya sangat cepat, hanya sekitar 40 menit hingga 1,5 jam dengan harga tiket mulai dari €5 satu arah.
Mobil / Transfer Pribadi: Kamu juga bisa menyewa layanan driver pribadi (seperti Como Driver Services) atau taksi dari bandara Milan ke Como dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

Kenapa wisata Como begitu populer di kalangan traveler dunia, bahkan menjadi lokasi vila mewah para selebriti seperti George Clooney hingga tempat syuting film ternama seperti Star Wars dan James Bond: Casino Royale?
Jawabannya adalah perpaduan sempurna antara danau biru jernih, pegunungan Alpen yang megah, serta deretan vila aristokrat bernuansa klasik abad ke-18 dan ke-19. Di sini, kamu bisa merasakan budaya la dolce far niente—seni menikmati hidup santai tanpa terburu-buru.
Catatan untuk Wisatawan Muslim: Meskipun restoran berkonsep halal-certified resmi belum banyak tersebar di desa-desa kecil sekitar danau, kamu tidak perlu khawatir mengenai makanan. Kuliner Italia sangat kaya akan pilihan seafood dan hidangan vegetarian. Kamu bisa menikmati pasta seafood segar seperti linguine lobster dan spaghetti kerang, pizza margarita, bruschetta, pasta porcini, hingga pilihan gelato buah segar yang lezat. Selain itu, kamu bisa menggunakan eSIM sebelum terbang untuk memastikan koneksi internet 24 jam agar mudah mencari informasi arah kiblat atau lokasi restoran terdekat.
Agar pengalaman wisata Como kamu maksimal, perhatikan waktu kedatangan:
Musim Ideal (Shoulder Season): Bulan September hingga Oktober atau April hingga Mei adalah waktu terbaik untuk berkunjung. Di bulan September, cuaca masih hangat dan cerah tetapi kerumunan turis sudah berkurang. Pada bulan April–Mei, bunga wisteria dan azalea mulai bermekaran dengan indahnya di taman-taman vila.
Hindari Musim Puncak (High Season): Bulan Juni hingga Agustus sangat padat turis dan harga akomodasi melonjak drastis.
Hindari Musim Dingin (November–Maret): Banyak vila, hotel, dan layanan kapal feri yang tutup untuk musim dingin.
Durasi Liburan Terbaik: Sangat disarankan meluangkan waktu 3 hingga 5 hari (3–4 malam). Durasi ini sangat pas untuk menjelajahi beberapa desa ikonik, menyusuri danau dengan kapal, serta mengunjungi vila-vila bersejarah tanpa harus terburu-buru.

Berikut adalah desa-desa cantik dan aktivitas yang tidak boleh kamu lewatkan di Danau Como:
Destinasi & Aktivitas Wajib:
Bellagio: Dijuluki mutiara Danau Como. Jelajahi jalanan berbatu ikonik Salita Serbelloni, berbelanja kerajinan kayu lokal, dan kunjungi taman Villa Melzi.
Varenna: Desa paling romantis di tepi timur dengan bangunan berwarna-warni. Jangan lewatkan kunjungan ke Villa Monastero dan Villa Cipressi yang memiliki taman botani indah di tepi air.
Tremezzo & Lenno: Kunjungi Villa Carlotta di Tremezzo yang memiliki taman botani seluas 70.000 m², serta Villa del Balbianello di Lenno yang menjadi lokasi syuting film ikonik.
Nesso: Desa tersembunyi dengan air terjun Orrido di Nesso dan jembatan batu antik Civera Bridge yang anggun.
Kota Como & Brunate: Di Kota Como, kamu bisa berjalan-jalan di Old Town, mengunjungi Katedral Como, serta naik kereta gantung Funicolare menuju desa Brunate di atas bukit untuk menikmati pemandangan danau dari ketinggian.
Menjelajah Danau dengan Kapal: Cara terbaik menikmati wisata Como adalah dari atas air. Kamu bisa menyewa kapal kayu klasik Riva dengan kapten (private boat charter) atau menyewa self-drive boat (kapal kecil yang bisa dikemudikan sendiri tanpa lisensi).
Rekomendasi Tempat Makan:
Giacomo al Lago (Tremezzo): Restoran tepi danau di Grand Hotel Tremezzo yang terkenal dengan hidangan seafood seperti linguine lobster dan ikan sea bream segar.
Ristorante Crotto dei Platani: Restoran indah di tepi air yang dapat diakses langsung menggunakan kapal pribadi.
Dai Viga Pasta Fresca & Ristoro Forma e Gusto (Bellagio): Pilihan tepat untuk menikmati pasta segar buatan tangan dan pizza lezat dengan harga terjangkau.
Gelateria del Borgo (Bellagio): Kedai gelato favorit dengan aneka rasa buah segar.

Pilihan penginapan di Danau Como sangat beragam, sesuaikan dengan anggaran dan tipe perjalananmu:
Mewah & Ikonik (Luxury): Grand Hotel Tremezzo, Passalacqua di Moltrasio, atau Grand Hotel Villa Serbelloni di Bellagio bagi yang menginginkan pelayanan kemewahan dengan kolam renang terapung di atas danau.
Menengah & Menawan (Mid-Range / Boutique): Villa Flori atau Palazzo Albricci Peregrini di Kota Como, serta Hotel Royal Victoria / Villa Cipressi di Varenna.
Hemat & Rombongan (Budget / Group / Apartments): Menginap di Kota Como sangat disarankan untuk rombongan atau budget traveler karena pilihan AirBnB lebih berlimpah dan terjangkau, seperti Como Center Apartment atau Le Rondinelle di Bellagio.
Ada beberapa opsi moda transportasi untuk berpindah antar-desa di sekitar Danau Como:
Kapal Feri Publik: Moda transportasi utama dan paling praktis. Feri menghubungkan desa-desa utama seperti Como, Bellagio, Varenna, Tremezzo, dan Menaggio. Disarankan membeli tiket feri cepat (high-speed ferry) di loket sejak pagi hari agar tidak kehabisan.
Sewa Kapal Pribadi (Private / Self-Drive Boat): Sangat disukai untuk pengalaman yang lebih fleksibel tanpa terikat jadwal feri.
Mobil / Taksi: Cocok jika menginap di vila terpencil, tetapi perlu diingat bahwa jalanan di pinggir Danau Como cenderung sempit dan berbelok-belok.

Menjaga gaya tetap elegan khas Italia namun tetap praktis adalah kunci liburan di Como.
Barang & Perlengkapan Wajib:
Outfit Bergaya Italian Summer: Gunakan pakaian berbahan linen, gaun bermotif lemon, polkadot, atau motif postcard, dipadukan dengan tas anyaman raffia.
Tisu Anti Nyamuk (Mosquito Wipes): Sangat berguna saat bersantai di tepi danau atau taman vila tanpa perlu membawa cairan berlebih di dalam tas.
Gelang Anti Mabuk Laut (Motion Sickness Bracelet): Sangat membantu jika kamu berencana naik kapal mengelilingi danau.
Tabir Surya (Sunscreen High-SPF) & Payung Lipat: Cuaca di tepi danau bisa terik, namun hujan ringan bisa datang sewaktu-waktu.
eSIM & Uang Tunai Euro: Beli eSIM sebelum berangkat agar langsung terhubung internet, serta siapkan sedikit uang tunai Euro untuk transaksi kecil.

Berikut adalah draf itinerary 4 hari 3 malam di Danau Como yang dirancang santai, terstruktur, serta mencakup destinasi ikonik, eksplorasi vila bersejarah, petualangan kapal, dan kuliner terbaik:
Tiba dari Milan menggunakan kereta menuju Stasiun Como San Giovanni dengan perjalanan sekitar 40 menit.
Check-in di akomodasi kawasan Kota Como, seperti Como Center Apartment, Palazzo Albricci Peregrini, atau Villa Liberty.
Jalan-jalan santai menyusuri kawasan Old Town Kota Como, mengagumi keindahan arsitektur Katedral Como, serta membeli suvenir produk kuliner lokal seperti minyak zaitun atau pasta khas di Enoteca da Gigi dan Riflessi di Gusto.
Naik kereta gantung Funicolare dari Como menuju desa Brunate di atas bukit untuk menikmati panorama danau dari ketinggian.
Santap malam hidangan pasta khas seperti casoncelli bergamaschi di Trattoria Tira Mola e Meseda, atau bersantai menikmati minuman di teras taman Bar Delle Terme (Albergo Terminus).
Naik kapal feri publik dari Kota Como menuju Bellagio, kawasan yang dijuluki mutiara Danau Como.
Menyusuri gang berbatu paling ikonik di Como, Salita Serbelloni, sambil berburu kerajinan kayu zaitun buatan tangan di La Bottega del Legno.
Mengunjungi taman neo-klasik Villa Melzi untuk berjalan santai di tepi air.
Makan siang hidangan laut di La Punta (ujung Bellagio) dengan pemandangan danau bertingkat, atau menikmati sajian charcuterie & pasta di dalam gua anggur bersejarah di Enoteca CavaTuracciolo.
Menikmati gelato segar di Gelateria del Borgo.
Menutup sore dengan bersantai menikmati Aperol Spritz di teras Grand Hotel Villa Serbelloni yang menghadap lanskap danau.
Menyeberang dengan feri singkat menuju Varenna, desa nelayan berwarna-warni yang sangat anggun.
Jelajahi dua vila cantik berdampingan: Villa Monastero dengan dermaga batu ikoniknya dan Villa Cipressi yang memiliki taman botani bertingkat hingga ke tepi danau.
Bersantai di kafe tepi air Bar Il Molo atau makan siang di restoran lokal favorit Al Prato.
Mengunjungi desa abad pertengahan yang tenang dan jauh dari kerumunan turis, seperti Corenno Plinio (dengan kastil bersejarah Castello di Corenno Plinio) atau Santa Maria Rezzonico.
Kembali ke tempat menginap dan menikmati makan malam santai di kawasan Varenna atau Kota Como.
Menuju wilayah Tremezzina dan Lenno via feri.
Kunjungi Villa del Balbianello di Lenno, vila abad ke-18 spektakuler yang menjadi lokasi syuting film Star Wars dan James Bond: Casino Royale.
Melanjutkan ke Villa Carlotta di Tremezzo untuk mengagumi taman botani seluas 70.000 m² dan koleksi museum seni.
Sewa Kapal (Boat Day): Menyewa kapal kayu klasik Riva dengan kapten atau kapal motor self-drive untuk menyusuri danau.
Berlayar menuju desa Nesso untuk melihat ngarai air terjun Orrido di Nesso serta jembatan batu antik Civera Bridge yang tampak bagai di negeri dongeng.
Tutup liburanmu dengan makan malam di Ristorante Crotto dei Platani (yang diakses langsung menggunakan kapal via dermaga pribadinya) atau menikmati hidangan seafood tepi danau di Giacomo al Lago (Grand Hotel Tremezzo).
Baca juga: 10 Cafe Populer di Roma Untuk Menikmati Cita Rasa Italia Yang Luar Biasa
Panduan wisata Como ini diharapkan bisa menjadi contekan buat kamu yang merencanakan perjalanan wisata ke Italia dengan sudut pandang yang berbeda. Selamat merencanakan perjalanan kamu!
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Indonesia juga punya onsen lo! Penasaraan? Baca selengkapnya disini!
Sydney memang kota yang tidak murah untuk dikunjungi tapi bukan berarti liburan hemat ke Sydney itu mustahil! Simak beberapa tips ini untuk memastikan liburanmu ke Sydney sesuai budget kamu.
Pengen ke Jepang dengan budget terbatas? Pastikan kamu menghemat biaya menggunakan beberapa tips hemat jalan-jalan ke Jepang ini!
Kalau kamu suka jalan-jalan ke pantai, kunjungi Filipina dan menginaplah di hotel-hotel ini. Hotel di Filipina dari daftar ini dijamin akan membuat liburanmu lebih asik!
Mau keliling Eropa dan rasakan keromantisan Roma, mencoba makanan lezat Perancis, atau menikmati pemandangan Pegunungan Alpen Swiss? Baca dulu artikel ini!
Kamu tinggal pilih, dari yang mulai viral, murah hingga yang melegenda!
Cara terbaik bisa plesiran di Jepang adalah naik motor, percaya deh!
Nggak perlu bingung lagi nyari makanan halal dan tempat shalat di Seoul!
Siap berburu egg tart di Hong Kong?
Suasana ajaib bertabur kelap-kelip bintang di musim dingin!