Pengen ke Jepang dengan budget terbatas? Pastikan kamu menghemat biaya menggunakan beberapa tips hemat jalan-jalan ke Jepang ini!

Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang memicu lontaran abu pekat dalam beberapa hari terakhir. Fenomena alam ini tentu menarik perhatian, namun di saat yang sama juga menuntut kewaspadaan ekstra bagi para wisatawan yang sedang berada di area terdampak.
Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta dan 3 Bandara Lainnya Tutup Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Meskipun intensitas erupsi dilaporkan mulai menurun, embusan abu vulkanik masih melayang di udara. Bagi kamu yang sudah terlanjur memegang tiket perjalanan atau bahkan sudah berada di area sekitar Lampung, Banten, hingga Jakarta, penting untuk memahami situasi terkini agar liburanmu tetap aman, nyaman, dan berjalan lancar.
Image credit: andersen_oystein | Canva Pro
Sejak hari Jumat, 4 September 2025, Gunung Anak Krakatau telah mengalami rentetan erupsi berulang. Hujan abu pekat yang mengepul tinggi ke angkasa turut mengganggu ruang udara dan memaksa beberapa bandara di Lampung, Banten, Jakarta, dan Bandung memberlakukan penutupan sementara. Hal ini berarti maskapai penerbangan tidak diperkenankan untuk berangkat atau mendarat di bandara tersebut. Langkah pencegahan darurat ini diambil demi menghindari risiko kerusakan mesin jet pesawat akibat partikel abu vulkanik yang tajam.
Image credit: Yusrizal | Canva Pro
Arah tiupan angin memainkan peran kunci dalam menyebarkan partikel abu halus dari Selat Sunda. Berdasarkan pemantauan BMKG, sebaran abu vulkanik dominan bergerak ke arah barat, barat daya, hingga ke timur laut tergantung ketinggian lapisan angin.
Setidaknya ada lima provinsi yang terkena dampak abu vulkanik ini:
Provinsi Banten
DKI Jakarta
Lampung
Bengkulu
Sebagian Jawa Barat
Di Jakarta sendiri, abu vulkanik mulai tersebar sejak hari Sabtu, 5 September 2026. Sejumlah warga mengunggah foto rumah dan kendaraan mereka yang tertutup abu. Fasilitas publik seperti stasiun kereta juga tidak luput diselimuti abu. Hal ini tentu menjadi perhatian banyak orang mengingat abu vulkanik dapat menimbulkan gangguan kesehatan yang serius.
Abu vulkanik mengandung silika dan senyawa asam yang dapat memicu infeksi saluran pernapasan jika terhirup. Dalam jangka panjang, jika dihirup terus-menerus, bukan tidak mungkin akan mengakibatkan silikosis. Partikelnya juga berbahaya jika masuk mata karena dapat menyebabkan iritasi. Sementara itu, bagi kulit sensitif, kontak dengan abu vulkanik bisa menimbulkan rasa gatal atau terbakar.
Image credit: Chu Cuong | Canva Pro
Jika kamu sudah terlanjur berada di area yang terdampak atau memiliki agenda perjalanan yang tidak bisa ditunda, berikut beberapa panduan penting agar kamu tetap aman:
Siapkan Masker N95 dan Kacamata Pelindung: Abu vulkanik terdiri dari partikel kristal silika yang tajam dan bisa mengiritasi saluran pernapasan serta mata. Saat melangkah keluar ruangan atau beraktivitas di area terbuka, selalu kenakan masker rapat dan hindari penggunaan lensa kontak.
Segera Bersihkan Diri Setelah Dari Luar: Jika kamu habis bepergian, setelah masuk rumah disarankan untuk segera mandi dan keramas. Bilas tubuh dengan air terlebih dahulu dan jangan menggosok terlalu kasar.
Patuhi Zona Bahaya Radius 3 KM: Jangan tergiur untuk mendekat demi konten foto atau video. Pihak otoritas secara tegas melarang seluruh aktivitas wisata bahari, pendakian, maupun pendaratan kapal di dalam radius 3 km dari pusat kawah Gunung Anak Krakatau.
Cek Rutin Jadwal Transportasi: Bagi kamu yang hendak menyeberang menggunakan kapal feri Merak-Bakauheni atau terbang lewat bandara terdekat, selalu pantau pembaruan jadwal secara lewat aplikasi atau situs resmi maskapai dan pengelola pelabuhan.
Lindungi Kendaraan Pribadi: Jika kamu melakukan perjalanan road trip, usahakan memarkir kendaraan di area tertutup. Abu vulkanik yang menempel pada kaca mobil sebaiknya disiram air terlebih dahulu sebelum dilap agar tidak menggores permukaan kaca atau cat kendaraan.
Utamakan Wisata Dalam Ruangan: Untuk sementara waktu, alihkan itinerary liburanmu ke destinasi dalam ruangan atau menikmati fasilitas staycation di penginapan tanpa banyak beraktivitas di luar ruangan.
Pantau Informasi dari Sumber Resmi: Hindari mempercayai rumor atau kabar simpang siur di media sosial. Pastikan kamu selalu memperbarui informasi situasi bencana melalui saluran resmi PVMBG, BMKG, dan BPBD setempat.
Baca juga: 10 Rekomendasi Hotel Dekat Bandara Soekarno Hatta yang Super Nyaman
Menghadapi dinamika alam saat berlibur memang membutuhkan fleksibilitas ekstra. Selalu utamakan keselamatan diri serta orang-orang terdekat dengan mengikuti setiap arahan resmi. Pada akhirnya, jadwal liburan yang tertunda masih bisa diatur ulang di lain waktu, namun keselamatanmu selama menjelajah adalah hal yang paling utama.
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Pengen ke Jepang dengan budget terbatas? Pastikan kamu menghemat biaya menggunakan beberapa tips hemat jalan-jalan ke Jepang ini!
Meskipun suka dikategorikan dalam destinasi mahal untuk berlibur, ada juga lo aktivitas gratis di Dubai!
Daripada bingung tidak tahu mau beli oleh-oleh apa untuk teman-temanmu, simpan daftar souvenir dari Korea ini untuk refrensimu.
Siapa bilang aplikasi visa Australia itu rumit dan berbelit-belit? Baca panduan ini untuk mengetahui lebih lanjut cara mudah mengajukan permohonan visa Australia!
Kalau ke Jepang, pastinya jalan-jalan ke Gunung Fuji itu wajib! Ayo simak cara termurah pergi ke Mount Fuji dari Tokyo yang satu ini.
Penerbangan ke sejumlah bandara di Lampung, Jakarta, dan Jawa Barat dihentikan untuk sementara waktu. Beberapa bandara segera difungsikan sebagai alternatif.
Jadi destinasi terbaru Disney Cruise Line.
Jelajahi Islam Yokocho Tokyo, surga makanan halal di Shin-Okubo dengan restoran, toko halal, rempah, dan kuliner dari berbagai negara
Cari pengalaman ngopi yang berbeda di Seoul? Ini 10 kafe unik dan tematik yang wajib kamu kunjungi saat liburan ke Korea.
Mau jalan-jalan ke luar Seoul? Coba pake bus!