Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!

Meskipun Nami Island paling tersohor berkat lanskap hutan pinusnya yang puitis serta lokasi syuting drama legendaris Winter Sonata, nyatanya ada banyak hal menarik yang bisa kamu lakukan di sini selain sekadar berfoto di bawah pepohonan. Kamu bisa bersepeda mengelilingi pulau, membelah hutan dengan kereta mini, bersantai di atas perahu bebek, atau bahkan meluncur menuju pulau dengan tali. Bagi yang suka memacu adrenalin, ada wahana bungee jumping setinggi 55 meter yang wajib dicoba.
Baca juga: 11 Tempat Melihat Kecantikan Bunga Sakura di Korea Selatan, Wajib Masuk Daftar Liburan Musim Semi
Namun sebelum kamu mulai merancang agenda jalan-jalan, ada satu detail penting yang perlu kamu ketahui: tidak semua aktivitas yang kerap dikaitkan dengan Nami Island berada tepat di dalam area pulaunya. Menara bungee jump terletak di area daratan utama dekat Dermaga Gapyeong, sedangkan kapal feri, motorboat, dan Skyline Zipwire merupakan deretan opsi transportasi untuk menyeberang menuju Nami Island. Sementara itu, wahana dan aktivitas seru sisanya dapat kamu nikmati begitu kamu melangkah masuk ke dalam area pulau.
Berikut adalah rekomendasi sembilan aktivitas terbaik di Nami Island dan sekitarnya, lengkap dengan informasi harga tiket terkini, panduan lokasi, serta tips praktis untuk liburanmu.
Image credit: KTOPLAND | Official Website
Mulai petualanganmu dengan kegiatan menantang: lompat dari ketinggian 55 meter di Gapyeong Topland.
Perlu diingat bahwa wahana ekstrem ini tidak berlokasi di dalam Nami Island. Tempat ini berada di area daratan utama, persis di sepanjang jalan tepi sungai dekat Dermaga Gapyeong. Hal ini memudahkannya untuk kamu coba sebelum menyeberang dengan kapal feri atau setelah kamu kembali dari kunjungan di pulau.
Setelah menyelesaikan proses registrasi, petugas akan menimbang berat badanmu, memasangkan peralatan keselamatan standar, serta memberikan petunjuk keselamatan singkat. Selanjutnya, kamu akan diantar naik ke puncak menara, di mana kamu punya sedikit waktu untuk mengagumi keindahan panorama pegunungan dan sungai sebelum memberanikan diri untuk melompat. Ini adalah pengalaman pemacu adrenalin yang luar biasa, dengan pemandangan dramatis yang mengarah langsung ke salah satu pulau paling terkenal di Korea Selatan.
Alamat: 1044-15 Bukhangangbyeon-ro, Gapyeong-eup, Gapyeong-gun, Gyeonggi-do
Cara Menuju Lokasi: Sekitar 5 menit naik taksi dari Stasiun Gapyeong; berlokasi sangat dekat dari Dermaga Gapyeong
Harga Tiket: KRW 45.000 per orang
Biaya Tambahan: KRW 5.000 bagi peserta dengan berat badan di atas 88 kg
Jam Operasional: Umumnya pukul 09.00 – 18.00
Ketinggian Lompatan: 55 meter
Catatan: Aktivitas lompat dapat dihentikan sewaktu-waktu saat turun hujan, angin kencang, atau kondisi cuaca buruk lainnya. Peserta wajib memenuhi batasan usia, berat badan, serta persyaratan kesehatan yang ditetapkan oleh pengelola. Pastikan untuk memeriksa kondisi terkini atau melakukan reservasi sebelum berangkat.
Image credit: 짚와이어 zipwire | Facebook
Naik kapal feri sudah biasa. Bagaimana jika meluncur di udara menuju Nami Island? Jika tertarik, kamu bisa mengunjungi Zip Tower setinggi 80 meter yang terletak persis di samping Dermaga Gapyeong. Selama meluncur, kamu akan disuguhkan pemandangan lanskap gunung, rimbunnya hutan, dan aliran Sungai Bukhan di bawah kakimu. Ada dua pilihan rute yang bisa kamu pilih:
Rute Family Course membentang sepanjang kurang lebih 940 meter langsung menuju Nami Island. Meski mengusung nama keluarga, peserta tetap wajib memenuhi kriteria batas tinggi dan berat badan minimum.
Sementara itu, rute Adventure Course yang lebih curam meluncur sepanjang sekitar 640 meter menuju Pulau Jarasum di dekatnya. Dari Jarasum, peserta akan melanjutkan perjalanan ke Nami Island menggunakan motorboat. Opsi ini memang membutuhkan satu kali transit tambahan, tetapi menyajikan sensasi meluncur yang lebih menantang.
Kabar baiknya, tiket yang kamu beli sudah mencakup tiket masuk ke Nami Island sekaligus tiket kapal feri reguler untuk perjalanan pulang ke daratan utama, sehingga kamu tidak perlu membeli tiket masuk pulau secara terpisah.
Alamat: 1024 Bukhangangbyeon-ro, Gapyeong-eup, Gapyeong-gun, Gyeonggi-do
Harga Tiket: Family Course KRW 55.000; Adventure Course KRW 58.000
Jam Operasional: Umumnya pukul 09.00 – 19.00 (April – Oktober) dan 09.00 – 18.00 (November – Maret)
Persyaratan Tinggi Badan: Sekitar 140 cm hingga 200 cm
Persyaratan Berat Badan: Family Course (35 kg – 120 kg); Adventure Course (35 kg – 100 kg)
Catatan: Wahana zip wire ini hanya melayani jalur penyeberangan menuju Nami Island. Seluruh peserta akan kembali ke Dermaga Gapyeong menggunakan kapal feri. Operasional dapat dihentikan apabila terjadi hujan, angin kencang, badai petir, atau jarak pandang yang buruk. Sangat disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu saat berkunjung pada akhir pekan, libur sekolah, serta musim puncak sakura dan daun gugur.
Image credit: Ivan Šmuk | Canva Pro
Jika wahana zip wire terasa terlalu ekstrem bagimu tetapi kamu tetap menginginkan momen seru, naiklah motorboat dari Dermaga Gapyeong.
Laju perahu motor ini jauh lebih cepat dibandingkan kapal feri biasa, di mana perahu berukuran sedang ini akan membelah permukaan sungai menuju Nami Island. Tergantung pada rute layanan yang kamu pilih, penumpang dapat mendarat di Dermaga Nami, Dermaga Meta, atau Dermaga Timur.
Bagi kamu yang baru pertama kali berkunjung, paket tiket kombinasi menuju Dermaga Nami adalah opsi yang paling praktis. Paket ini sudah mencakup tiket masuk Nami Island, penyeberangan dengan motorboat, serta tiket kapal feri reguler untuk perjalanan kembali ke Dermaga Gapyeong.
Layanan motorboat membutuhkan minimal dua orang penumpang sebelum berlayar dan dapat memuat hingga maksimal lima orang. Bagi kamu yang jalan-jalan sendirian, kamu mungkin perlu menunggu penumpang lain atau berbagi perahu dengan rombongan pengunjung berbeda.
Lokasi Keberangkatan Utama: Dermaga Gapyeong
Jam Operasional: Umumnya pukul 09.00 – 17.30
Jumlah Penumpang Minimum: 2 orang
Kapasitas Maksimum: 5 orang penumpang
Tiket Kombinasi Reguler: KRW 29.000
Tiket Kombinasi Diskon: KRW 26.000
Tiket Kombinasi Khusus: KRW 23.000
Catatan: Bagi wisatawan yang sudah memiliki tiket masuk pulau, sewa motorboat saja dari Dermaga Gapyeong dikenakan biaya KRW 10.000 per orang menuju Dermaga Nami, serta KRW 15.000 per orang menuju Dermaga Meta atau Dermaga Timur. Operasional motorboat sangat bergantung pada cuaca dan tidak selalu beroperasi sepanjang tahun. Pastikan ketersediaannya di dermaga sebelum membeli tiket masuk secara terpisah.
Image credit: CJNattanai | Canva Pro
Bagi sebagian besar pelancong, kapal feri tetap menjadi opsi transportasi paling praktis, mudah, dan terjangkau untuk sampai ke Nami Island.
Penyeberangan sungai ini hanya memakan waktu sekitar 5 hingga 10 menit saja. Saat kapal feri perlahan bergerak meninggalkan Dermaga Gapyeong, deretan restoran dan menara di daratan utama secara bertahap berganti dengan pemandangan perairan terbuka serta tepian Nami Island yang hijau dan rindang.
Kapal feri juga merupakan pilihan yang paling ideal bagi keluarga yang membawa kereta bayi, wisatawan lansia, pengunjung yang membawa koper, serta siapa saja yang tidak memenuhi syarat wahana Skyline Zipwire.
Tiket masuk Nami Island sudah otomatis mencakup perjalanan feri pulang-pergi. Kamu tidak perlu membeli tiket tambahan lagi saat hendak meninggalkan pulau.
Titik Keberangkatan: Dermaga Gapyeong
Waktu Penyeberangan: Sekitar 5 hingga 10 menit
Hari Operasional: Buka setiap hari sepanjang tahun
Tiket Masuk Reguler: KRW 19.000
Tiket Masuk Diskon: KRW 16.000
Tiket Masuk Khusus: KRW 13.000
Anak-anak Usia 3 Tahun ke Bawah: Gratis (sesuai ketentuan yang berlaku)
Pukul 08.00 – 09.00: Setiap 30 menit sekali
Pukul 09.00 – 18.00: Setiap 10 hingga 20 menit sekali
Pukul 18.00 – 21.00: Setiap 30 menit sekali
Catatan: Jam operasional dapat diperpanjang selama musim puncak sakura, liburan musim panas, dan musim gugur. Pengunjung yang menggunakan tarif diskon wajib menunjukkan kartu identitas resmi.
Setibanya di pulau, kamu tentu bisa berjalan kaki santai. Namun, perlu diketahui bahwa area Nami Island cukup luas. Electric Tri-Way menyajikan cara yang jauh lebih santai untuk mengeksplorasi pulau. Kendaraan listrik roda tiga di Bike Centre ini memungkinkanmu lebih leluasa menjelajahi area tanpa perlu lelah mengayuh pedal.
Fasilitas ini sangat berguna bagi keluarga, wisatawan yang berkunjung saat cuaca hangat, serta siapa saja yang memiliki jadwal perjalanan padat. Tersedia pula tipe kendaraan yang dilengkapi dengan kursi khusus anak atau hewan peliharaan. Durasi sewa 30 menit sudah cukup untuk perjalanan singkat, tetapi perhatikan waktu dengan cermat jika kamu sering berhenti untuk mengambil foto jika tidak ingin membayar biaya kelebihan waktu.
Lokasi: Bike Centre, dekat Jodhpur Garden di area pusat Nami Island
Model Standar: KRW 10.000 untuk 30 menit
Biaya Overtime Standar: KRW 3.000 per 10 menit tambahan
Model Kursi Anak/Hewan Peliharaan: KRW 15.000 untuk 30 menit
Biaya Overtime Kursi Anak/Hewan: KRW 5.000 per 10 menit tambahan
Jam Operasional: Umumnya pukul 09.00 – 18.00
Catatan: Penyewaan dapat dibatasi saat terjadi hujan, salju, atau kondisi jalanan yang licin. Jam terakhir penyewaan juga bisa ditutup lebih awal sebelum jam tutup resmi Bike Centre.
Image credit: Visit Korea | Official Website
Jika kamu berlibur bersama anak-anak atau anggota keluarga yang sudah lanjut usia, menaiki Charity Train adalah salah satu cara paling praktis dan menyenangkan untuk memulai harimu. Kereta mini yang dikenal dengan nama UNICEF Charity Train ini menghubungkan Stasiun Dermaga di dekat area kedatangan dengan Stasiun Pusat yang terletak di alun-alun utama pulau. Alih-alih mengelilingi seluruh pulau, kereta ini menyediakan rute langsung yang efisien menuju jantung area Nami Island.
Strategi mudah yang bisa kamu terapkan adalah menaiki kereta ini dari dermaga menuju Stasiun Pusat, menikmati berbagai atraksi di area tengah pulau, lalu berjalan santai kembali menyusuri deretan jalan pepohonan yang indah. Cara ini sangat menghemat energimu selagi tetap bisa menikmati pemandangan paling ikonik di Nami Island.
Titik Keberangkatan: Stasiun Dermaga dan Stasiun Pusat
Harga Tiket: KRW 4.000 (sekali jalan)
Jam Operasional Umun: Sekitar pukul 09.50 – 17.20
Hari Operasional: Bergantung pada jadwal harian dan kondisi cuaca
Catatan: Tiket hanya berlaku untuk satu kali perjalanan. Kereta beroperasi mengikuti jadwal khusus dan tidak berangkat secara terus-menerus, jadi pastikan untuk memeriksa papan jadwal yang tertera di stasiun saat kamu tiba. Penutupan sementara dapat terjadi sewaktu-waktu untuk perawatan teknis.
Image credit: Jeffry Surianto | Canva Pro
Sebagian besar orang menikmati pesona Nami Island dari bawah rindangnya pepohonan, namun menyusuri perairan di sekeliling pulau menyajikan sudut pandang yang berbeda. Perahu kayuh bebek menjadi pilihan yang sangat pas untuk keluarga. Bentuknya sangat mudah dikenali dan memungkinkan penumpang untuk mengayuh santai menikmati suasana. Tersedia pula perahu dayung tradisional bagi pasangan atau teman yang menginginkan suasana lebih tenang.
Setiap durasi penyewaan berlangsung selama 30 menit, menyajikan waktu yang cukup bagi kamu untuk bergerak menjauh dari tepi pantai, mengagumi keindahan lanskap hutan di sekelilingnya, serta beristirahat sejenak dari keramaian jalur pejalan kaki.
Perahu Bebek 2 Kursi: KRW 15.000
Perahu Bebek 3 Kursi: KRW 20.000
Perahu Dayung 2 Kursi: KRW 15.000
Perahu Dayung 3 Kursi: KRW 20.000
Durasi Penyewaan: 30 menit
Jam Operasional Loket: Sekitar pukul 09.00 – 17.30
Catatan: Ini merupakan aktivitas musiman dan mungkin hanya beroperasi pada akhir pekan atau hari libur nasional tertentu. Jadwal resmi dapat berubah sewaktu-waktu, jadi periksalah ketersediaannya sesaat sebelum berkunjung. Penggunaan pelampung keselamatan bersifat wajib, dan layanan dapat dihentikan jika turun hujan, angin kencang, atau terjadi perubahan kondisi air sungai.
Image credit: aaron90311 | Canva Pro
Jangan sampai tertukar antara wahana Sky Bike dengan Skyline Zipwire. Jika zip wire membawa pengunjung meluncur menyeberangi sungai, maka Sky Bike merupakan wahana santai yang dapat kamu temukan di dalam area Nami Island. Kamu akan mengayuh sepeda pada rel layang yang berada di ketinggian lima meter di atas tanah, melintasi jalur pejalan kaki, taman, dan pepohonan sekitar.
Ini merupakan rekreasi jalur pendek ketimbang sarana transportasi untuk mengelilingi pulau, namun sudut pandang dari ketinggian menjadikannya aktivitas yang sangat seru bagi keluarga dan wisatawan yang menginginkan pengalaman bermain yang menyenangkan dibanding sewa sepeda biasa.
Harga Tiket: KRW 3.000 per orang
Jam Operasional: Umumnya pukul 09.00 – 18.00
Putaran Terakhir: Biasanya sekitar pukul 17.30
Ketinggian Rel: Sekitar 5 meter
Catatan: Anak-anak berukuran tubuh kecil wajib didampingi oleh orang dewasa tergantung pada tinggi dan kemampuannya. Wahana dapat ditutup saat hujan, salju, angin kencang, atau kondisi cuaca buruk lainnya.
Image credit: kamponwarit | Canva Pro
Berjalan kaki memang memberimu waktu untuk menghayati keindahan pemandangan, tetapi bersepeda adalah salah satu cara terbaik untuk mengeksplorasi lebih banyak sudut Nami Island dalam satu kali kunjungan. Pulau ini memiliki keliling sekitar lima kilometer, dengan rute-rute yang menghubungkan area tepi sungai, taman-taman cantik, serta jalanan ikonik yang diapit pohon. Sepeda memudahkanmu untuk bergerak melampaui jalur pusat yang ramai dan menjangkau sudut-sudut pulau yang lebih tenang.
Tersedia sepeda tunggal, sepeda tandem, hingga sepeda keluarga berukuran lebih besar. Pasangan dapat berbagi keseruan dengan sepeda tandem, sementara rombongan keluarga bisa memilih sepeda multi-seat. Durasi sewa 30 menit pas untuk perjalanan singkat, tetapi durasi satu jam jauh lebih nyaman jika kamu ingin leluasa berhenti mengambil foto di Metasequoia Lane, Ginkgo Tree Lane, serta rute-rute tepi sungai.
Lokasi: Bike Centre dekat Jodhpur Garden
Jam Operasional: Umumnya pukul 09.00 – 18.00 setiap hari
Sepeda Tunggal (Single):
KRW 5.000 untuk 30 menit
KRW 9.000 untuk 1 jam
KRW 2.000 untuk setiap tambahan 10 menit
Sepeda Tandem:
KRW 10.000 untuk 30 menit
KRW 18.000 untuk 1 jam
KRW 3.000 untuk setiap tambahan 10 menit
Sepeda Keluarga (Family):
KRW 18.000 untuk 30 menit
KRW 6.000 untuk setiap tambahan 10 menit
Catatan: Jalur sepeda digabung dengan pejalan kaki, anak-anak, dan hewan, jadi jagalah kecepatan sepeda agar tetap aman. Penyewaan sepeda juga dapat dihentikan saat hujan, salju, atau kondisi jalanan membeku.
Kamu tentu tidak perlu mencoba kesembilan aktivitas ini sekaligus dalam satu hari. Kombinasi terbaik sangat bergantung pada dengan siapa kamu bepergian. Untuk kunjungan pertama yang klasik, kamu bisa menyeberang dengan kapal feri, menyewa sepeda selama satu jam, lalu berjalan santai kembali menuju dermaga menyusuri deretan jalan pepohonan yang rindang.
Rombongan keluarga dapat memadukan penyeberangan kapal feri dengan menaiki Charity Train, Sky Bike, serta perahu bebek. Bagi wisatawan yang tidak ingin terlalu banyak berjalan kaki, penggunaan Electric Tri-Way sangat membantu untuk mengelilingi pulau.
Sementara untuk petualangan yang paling menantang, awali harimu dengan mencoba bungee jump di dekat Dermaga Gapyeong sebelum terbang menuju Nami Island menggunakan Skyline Zipwire. Ingatlah bahwa kedua wahana ekstrem tersebut sangat bergantung pada cuaca, jadi sediakan sedikit fleksibilitas dalam itinerary-mu.
Baca juga: 11 Museum Keren Untuk Inspirasi Wisata Di Seoul
Cek Cuaca Secara Berkala: Aktivitas luar ruangan dapat ditutup tanpa pemberitahuan awal akibat faktor angin, hujan, salju, pemeliharaan, atau perubahan kondisi air sungai. Periksalah situs resmi Nami Island pada pagi hari sebelum kunjunganmu, terutama jika wahana Skyline Zipwire, motorboat, atau aktivitas air menjadi prioritas utamanya.
Datang Lebih Awal: Usahakan tiba lebih pagi saat akhir pekan serta selama musim semi dan musim gugur, di mana pulau ini berada dalam puncak keramaian. Bagi wisatawan yang berencana mencoba beberapa wahana berbayar, siapkan kartu pembayaran serta uang tunai untuk mengantisipasi jika ada loket kecil yang memiliki opsi pembayaran terbatas.
Nikmati Setiap Momen: Yang terpenting, jangan terburu-buru berpindah dari satu wahana ke wahana lainnya. Daya tarik terbesar Nami Island sejatinya terletak pada ruang-ruang di antaranya: rute jalan kaki tepi sungai yang tenang, pepohonan menjulang tinggi, serta perubahan warna musim yang membuat pulau ini terasa begitu jauh dari hingar-bingar kota Seoul, meskipun jaraknya hanya selemparan batu untuk sebuah liburan day trip.
Informasi harga tiket dan jadwal operasional di atas telah diperbarui per Juli 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu. Pastikan untuk mengonfirmasi informasi terkini kepada masing-masing pengelola sebelum melakukan kunjungan.
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Ini dia daftar negara yang bisa kamu kunjungi tanpa pengurusan visa fisik di kedubes dengan paspor Indonesia kamu! Bebas visa fisik ke negara-negara terkenal seperti Maldives, Jepang dan Hong Kong dan lainnya lho!
Ini dia 10 gunung yang harus kamu daki di Indonesia untuk melihat pemandangan mempesona negara kita! Mulai dari gunung yang mudah didaki hingga gunung yang tersusah untuk dijajahi!
Lupakan Perancis dan Inggris! Kunjungi 10 negara di Eropa ini yang tidak kalah cantik tapi jauh lebih murah dan luar biasa saja.
Siapa bilang tidak ada yang bisa dilihat di Surabaya? Ini dia 10 tempat di Surabaya yang harus kamu kunjungi!
Artikel ini dikontribusikan dan ditranslasikan oleh Seoul Wanderlust Stories. For the English version of this article, read it here. Ini dia 10 tempat di Seoul favoritku yang bisa dijadikan background keren untuk foto Instagram kamu! Nota: Tempat-tempat disini hanya tempat yang pernah saya kunjungi langsung. Di akhir daftar, saya akan memasukkan beberapa tempat ekstra yang instagramable juga tapi […]
Wajib dikunjungi untuk liburan pertamamu di Barcelona!
Kamu punya banyak opsi untuk memilih akomodasi liburan terbaik di Jogja.
Ada yang harganya Rp 100 ribuan!
Banyak yang dekat tempat wisata terkenal dan pusat perbelanjaan.
Baru mendarat atau mau pulang dari Manila? Intip panduan ini!