1. Travel
  2. Bangkok

Bangkok Nyatakan Darurat Bencana Akibat Banjir: Ini Hal yang Perlu Diketahui Wisatawan

Banjir melanda Bangkok setelah hujan deras mengguyur tanpa henti selama tiga hari berturut-turut sejak Kamis, 26 September 2026. Genangan air berdampak pada puluhan ribu rumah warga, akses transportasi, hingga melumpuhkan aktivitas sehari-hari di seluruh 50 distrik di Bangkok. Menanggapi kondisi ini, pemerintah daerah secara resmi menetapkan status darurat bencana untuk wilayah Bangkok.

Baca juga: 9 Restoran Indonesia di Bangkok, Thailand Untuk Obat Rindu Kampung Halaman

Sebagai langkah antisipasi keselamatan, pemerintah setempat juga menetapkan libur nasional pada tanggal 28–29 September 2026. Kebijakan ini berlaku untuk empat wilayah utama, yaitu Bangkok, Nonthaburi, Pathum Thani, dan Samut Prakan. Langkah ini diambil untuk mengosongkan jalanan dari mobilitas harian warga sekaligus mempermudah lalu lintas kendaraan darurat dan pengerjaan evakuasi.

Respon Cepat Pemerintah dan Imbauan Warga

Image credit: gdagys | Canva Pro

Memasuki puncak musim hujan di bulan September, curah hujan diperkirakan masih akan terus membasahi sebagian besar wilayah Thailand. Menghadapi situasi ini, Perdana Menteri Anutin Charnvirakul langsung menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk berkoordinasi erat dan bergerak cepat melayani masyarakat.

Beberapa langkah penanganan utama yang tengah berjalan di lapangan antara lain:

  • Bantuan Kendaraan Militer: Truk-truk militer dikerahkan ke titik-titik genangan parah untuk membantu evakuasi warga dan pengangkutan barang-barang penting.

  • Fasilitas Parkir Gratis: Gedung-gedung dan fasilitas milik pemerintah yang masih memiliki lahan kosong dibuka sebagai tempat parkir gratis.

  • Jaminan Air Bersih & Listrik: Pemeriksaan kualitas air bersih terus dilakukan secara berkala, lengkap dengan skema cadangan daya listrik jika terjadi pemadaman mendadak.

  • Penanganan Kelompok Rentan: Fasilitas medis dan ambulans siap siaga untuk membantu pemindahan pasien atau lansia ke rumah sakit rujukan.

Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, menyampaikan bahwa jika hujan mulai mereda, dibutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 hari agar genangan air benar-benar surut total. Beliau juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tetap tenang dan tidak panik, sebab banjir kali ini dipastikan tidak akan separah tragedi banjir besar yang pernah melanda Thailand pada tahun 2011 silam.

Meskipun demikian, beberapa warga lokal terlihat mulai memborong kebutuhan pokok di minimarket dan toko terdekat karena khawatir akses logistik makanan serta minuman terganggu jika genangan bertahan lama.

Informasi Operasional Bandara dan Transportasi untuk Wisatawan

Image credit: Dmitri Pronchenko | Canva Pro

Bagi kamu yang bertanya-tanya mengenai akses penerbangan, Tourism Authority of Thailand (TAT) mengonfirmasi bahwa layanan pariwisata dan fasilitas publik di Bangkok tetap beroperasi. Meski begitu, kondisi di lapangan bervariasi tergantung area, dan genangan air di beberapa ruas jalan utama berpotensi memicu kemacetan serta keterlambatan perjalanan. TAT menyarankan agar kamu menyiapkan waktu tempuh ekstra dan selalu mengecek kondisi lalu lintas sebelum bepergian. Berikut adalah status terkini bandara dan transportasi di Bangkok:

Bandara Internasional Suvarnabhumi (BKK)

Bandara Suvarnabhumi tetap beroperasi secara normal. Akses jalan utama menuju bandara masih dapat dilalui, tetapi kamu sangat disarankan untuk menghindari rute Lat Krabang yang mengalami genangan cukup parah. Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan jalur Motorway No. 7 atau Burapha Withi Expressway.

Pihak pengelola bandara mengimbau seluruh penumpang penerbangan internasional untuk tiba minimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan. Sementarra untuk penerbangan domestik disarankan 2 jam sebelum keberangkatan. Kamu juga bisa menggunakan kereta Airport Rail Link (ARL) yang menghubungkan pusat kota Bangkok langsung ke dalam area bandara Suvarnabhumi tanpa terkendala kemacetan jalan raya.

Bandara Internasional Don Mueang (DMK)

Sama halnya dengan Suvarnabhumi, Bandara Don Mueang juga beroperasi penuh. Jika kamu datang atau menuju ke bandara ini menggunakan jalur darat, sangat disarankan memanfaatkan jalur tol Don Muang Tollway yang langsung terhubung ke terminal penumpang untuk menghindari genangan air di jalan arteri bawah.

Bus bandara BMTA rute A1–A4 masih melayani penumpang meski ada potensi sedikit keterlambatan, dengan titik penjemputan dan penurunan penumpang yang dialihkan sementara ke area Service Hall. Perlu dicatat bahwa layanan taksi di area bandara dihentikan sementara. Sebagai solusinya, kamu bisa memanfaatkan moda kereta Red Line (jalur Krung Thep Aphiwat–Rangsit) yang melewati Bandara Don Mueang dan terhubung dengan jaringan transportasi umum kota.

Keliling Kota Bangkok

Jika kamu perlu berpindah tempat di dalam area Bangkok, sangat disarankan untuk mengandalkan moda transportasi berbasis rel seperti BTS Skytrain dan MRT. Kedua jaringan kereta ini beroperasi normal dan menjadi opsi terbaik untuk menghindari potensi kemacetan parah serta genangan air di jalan raya. Kamu disarankan untuk tetap memantau berita terkini untuk mengantisipasi adanya perubahan jadwal.

Baca juga: Itinerary 4H3M Liburan Pertama Kali Ke Bangkok dan Pattaya, Thailand

Bagi kamu yang sudah berada di Bangkok atau berencana terbang dalam beberapa hari ke depan, tidak perlu panik secara berlebihan. Kunci utamanya adalah tetap fleksibel dengan waktu perjalanan, rajin memantau perkiraan cuaca terkini, serta selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di luar ruangan.


Cover image credit: gdagys | Canva Pro

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Jeihan

Jeihan Azalea, seseorang yang berambisi mengeksplorasi sudut-sudut dunia secara langsung dengan pena dan kertas di tangan.

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

Artikel Terbaru