Pengunjung kecil restoran di Hotel Kempinski bisa menikmati fasilitas terbaru yang sangat keren ini. Tidak perlu lagi bingung menghibur anak yang bosan!

Berlibur ke luar negeri bersama anak-anak bisa menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan dan memperkaya pengalaman anak. Namun, perjalanan ini membutuhkan perencanaan yang matang agar semua berjalan lancar dan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga. Tentunya perlu persiapan ekstra agar perjalanan dengan anak lebih nyaman tanpa hambatan.
Baca juga : Panduan Lengkap Membuat Paspor Sehari Jadi
Salah satu yang paling krusial adalah paspor yang akan menjadi identitas si kecil di luar Tanah Air. Paspor untuk liburan atau yang sering disebut “paspor biasa" diterbitkan oleh Ditjen Keimigrasian, Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dokumen ini harus diurus secara langsung di kantor imigrasi terdekat, atau bisa melalui aplikasi M-Paspor.
Lalu, bagaimana cara membuat paspor anak? Yuk, simak syarat, biaya, dan langkah-langkah membuatnya.
Image credit : Fatcamera | Canva Pro
Sama seperti paspor untuk orang dewasa, paspor anak terdiri dari paspor biasa elektronik (e-paspor) dan paspor biasa non elektronik. Paspor diterbitkan menggunakan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian.
Orang tua bisa mengurus paspor si kecil dengan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan, seperti dikutip dari laman Direktorat Jenderal Imigrasi berikut:
Kartu tanda penduduk (KTP) kedua orang tua, yang masih berlaku. asli dan fotokopi.
Kartu keluarga (KK), asli dan fotokopi.
Akta kelahiran atau surat baptis, asli dan fotokopi.
Akta perkawinan atau buku nikah orang tua, asli dan fotokopi.
Pas foto anak ukuran 4x6 cm, latar belakang putih, sebanyak 2 lembar. Anak harus menghadap kamera dengan wajah terlihat jelas.
Surat Pernyataan Orang Tua, bermaterai, yang menyatakan persetujuan pembuatan paspor anak.
Surat Penetapan Pengadilan (jika ada), Jika hak asuh anak berada pada salah satu orang tua.
Paspor Orang Tua, asli dan fotokopi.
Image credit : Manassanant | Canva Pro
Pendaftaran paspor anak bisa dilakukan secara online melalui aplikasi M-Paspor. Aplikasi ini tersedia di App Store atau Google Play. Berikut langkah-langkah pembuatannya:
Buka aplikasi M-Paspor lalu daftar akun dan lengkapi data diri.
Cek email untuk melakukan aktivasi akun.
Pilih jenis pengajuan permohonan paspor.
Lengkapi survei dan unggah berkas persyaratan sesuai yang diminta. Usahakan mengambil foto dokumen dengan posisi tegak lurus dari atas, dan tidak ada bagian dokumen yang terpotong. Atau kamu dapat unggah foto hasil scan dokumen berformat jpg.
Pilih lokasi pembuatan paspor dan klik “pakai lokasi saat ini”.
Pilih kantor imigrasi dan tanggal kedatangan yang tersedia.
Segera selesaikan pembayaran dalam waktu maksimal 2 jam setelah pendaftaran.
Datang ke kantor imigrasi sesuai jadwal dengan membawa bukti pendaftaran M-Paspor dan berkas persyaratan asli untuk mengambil paspor.
Jika ingin membuat paspor secara langsung di kantor imigrasi, berikut langkah-langkahnya:
Kunjungi kantor imigrasi.
Isi data di aplikasi yang disediakan pada loket permohonan.
Lampirkan dokumen persyaratan yang telah disebutkan di atas.
Petugas Imigrasi akan memeriksa kelengkapan dokumen persyaratan. Jika lengkap, kamu akan mendapatkan tanda terima permohonan dan kode pembayaran.
Lakukan pembayaran sesuai nominal biaya pembuatan.
Lakukan pengambilan foto paspor anak dan sidik jari.
Lakukan wawancara, verifikasi dan adjudikasi.
Paspor akan siap dalam beberapa hari. Silakan ambil paspor tersebut pada hari yang telah ditentukan.
Image credit : BrettCarlthon | Canva Pro
Biaya pembuatan paspor anak sama dengan biaya pembuatan paspor orang dewasa. Harganya berbeda-beda tergantung jenis paspor yang dibutuhkan, serta jenis layanan yang digunakan saat pengurusan. Pembayaran dapat dilakukan menggunakan uang tunai atau melalui transfer bank. Berikut ini estimasi biaya pengurusan paspor anak dikutip dari laman Direktorat Jenderal Imigrasi:
Paspor biasa non elektronik 48 halaman: Rp 350.000
Paspor biasa elektronik 48 halaman: Rp 650.000
Layanan percepatan paspor (selesai pada hari yang sama): Rp 1.000.000
Untuk mengajukan paspor anak usahakan datang lebih awal ke kantor imigrasi untuk menghindari antrean panjang, agar anak tidak bosan saat mengantri. Pastikan juga semua dokumen persyaratan lengkap dan asli. Sebelum hari pembuatan paspor, baiknya ajak anak untuk berlatih berfoto dan diambil sidik jarinya agar prosesnya lebih lancar saat di kantor imigrasi. Dengan persiapan yang matang, liburan ke luar negeri bersama anak-anak akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi seluruh keluarga.
Preview image credit : Globalmoment | Canva Pro
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Pengunjung kecil restoran di Hotel Kempinski bisa menikmati fasilitas terbaru yang sangat keren ini. Tidak perlu lagi bingung menghibur anak yang bosan!
Jangan lewatkan C3 Anime Festival Asia Jakarta, acara J-Culture terbesar se-Indonesia yang akan kembali hadir di JIExpo Jakarta pada 18 – 20 Agustus 2017!
Ada 4 Travel Fair yang sedang berlangsung di Indonesia lho weekend ini! Waktunya merencanakan liburanmu yang selanjutnya!
Sudah tidak sabar untuk jalan-jalan ke Perancis? Sekarang kamu bisa mendapatkan visa Perancis dalam 48 jam lo! Baca selengkapnya disini.
Festival music epic dengan berbagai penghargaan dari Inggris ini tidak boleh kamu lewatkan! Bestival kini hadir di Indonesia dengan Bestival Bali.
Wajib coba buntil hingga golang galing!
Bersantap dengan pemandangan yang tidak biasa.
Agar cruise pertamamu berjalan dengan lancar.
Dari nongkrong sambil lihat kereta lewat sampai karaoke seru.
Banyak fasilitas yang akan membuat si kecil betah.