Sydney memang kota yang tidak murah untuk dikunjungi tapi bukan berarti liburan hemat ke Sydney itu mustahil! Simak beberapa tips ini untuk memastikan liburanmu ke Sydney sesuai budget kamu.

Bayangkan kamu sedang melaju santai menyusuri jalanan mulus di kaki Gunung Fuji, merasakan semilir angin dingin musim gugur, atau membelah hiruk-pikuk gemerlap lampu neon distrik Shinjuku di Tokyo dengan roda dua. Tidak ada kejar-kejaran dengan jadwal kereta cepat, tidak perlu berdesakan di stasiun subway, dan bebas berhenti kapan saja di kedai ramen tersembunyi yang kamu temukan di pinggir jalan. Mengelilingi Negeri Sakura naik motor memang terdengar seperti impian bagi banyak road tripper dan pencinta otomotif.
Namun, sebelum kamu terburu-buru membayangkan gaya keren ala pembalap anime saat sewa motor di Jepang, ada baiknya kamu menyimak dulu panduan lengkapnya. Mengendarai motor di negara tetangga tidak seperti di negeri sendiri yang tinggal tunjuk lalu tancap gas. Ada seperangkat aturan hukum yang sangat ketat, dokumen khusus, hingga fakta mengenai Lisensi Mengemudi yang wajib diketahui oleh Warga Negara Indonesia (WNI).

Bagi kamu yang telah memenuhi kualifikasi lisensi di atas, berikut adalah daftar dokumen resmi dan persyaratan utama yang wajib dibawa saat datang ke lokasi penyewaan:
Paspor Asli: Digunakan sebagai tanda pengenal utama dan bukti legalitas izin tinggal / visa wisata kamu di Jepang.
SIM Asli Negara Asal / SIM Jepang: SIM lokal asli milikmu yang masih berlaku.
SIM Internasional (IDP Konvensi Jenewa 1949): Wajib dalam bentuk buku fisik (booklet), bukan cetakan kertas digital atau bentuk kartu. Pastikan IDP tersebut mendapatkan cap stempel resmi pada kolom Kategori "A" untuk sepeda motor (jika ingin mengendarai motor di atas 50cc).
Kartu Kredit atas Nama Penyewa: Mayoritas persewaan motor di Jepang, seperti Rental 819, hanya menerima transaksi pembayaran pertama menggunakan kartu kredit (tidak bisa menggunakan kartu debit atau uang tunai).
Batas Usia Minimal: Di Indonesia usia 17 tahun sudah bisa memiliki SIM, tetapi tempat rental utama di Jepang seperti Rental 819 menetapkan aturan bahwa penyewa wajib berusia minimal 20 tahun ke atas.
Kemampuan Bahasa / Pemilihan Outlet: Karena dokumen perjanjian sewa penuh dengan istilah hukum dan aturan lalu lintas, kamu diwajibkan fasih berbahasa Jepang atau membawa pendamping yang bisa menerjemahkan. Jika tidak bisa bahasa Jepang, disarankan memesan di outlet khusus yang memiliki staf berbahasa Inggris, seperti Rental 819 cabang Ikebukuro, Hatogaya, Odaiba (Tokyo), dan Kyoto Chuo.
Pilihan tempat persewaan sepeda motor di Jepang cukup beragam dan dikelola secara profesional. Beberapa penyedia layanan sewa terpopuler di antaranya:
Rental 819: Jaringan agen persewaan motor terbesar dan paling populer bagi wisatawan asing di Jepang, memiliki lebih dari 100 outlet yang tersebar di Tokyo, Kyoto, Osaka, hingga wilayah pedesaan.
JAPANKART (Cabang Asakusa): Terkenal di Tokyo dengan koleksi motor sport dan retro yang terawat, lengkap dengan staf bilinguisme.
Japan Bike Rentals & Moto Tours Japan: Penyedia spesialis turis asing yang menyediakan paket sewa mandiri (self-tour) maupun tur terpandu dengan pilihan motor kelas touring dan adventure.
HondaGO & Leo Tanimoto: Jaringan rental resmi Honda serta tempat penyewaan lokal yang populer di kawasan bersejarah Kyoto.

Variasi unit kendaraan yang bisa kamu sewa di Jepang sangat lengkap, mulai dari moped imut hingga moge pemakan jalan tol. Berikut klasifikasinya:
Kelas Skuter / Moped 50cc (Kelas P-1 / Gensuki)
Contoh unit: Honda Giorno, Yamaha Vino, atau skuter listrik.
Karakter: Sangat irit dan cocok untuk keliling area perkotaan yang padat. Tarif sewa berkisar antara JPY 3.000–4.200 per 24 jam.
Kelas 125cc (Kelas P-2)
Contoh unit: Honda Cross Cub 110, Yamaha Tricity 155.
Karakter: Lebih bertenaga namun tetap lincah di jalanan kota. Tarif sewa sekitar JPY 6.200 per 24 jam.
Kelas Sport & Street 250cc – 400cc (Kelas P-3 & P-4)
Contoh unit: Honda CBR250R, Honda CB400, Kawasaki Ninja 400, Yamaha SR400, Yamaha WR250R.
Karakter: Pilihan favorit untuk perjalanan jarak jauh antar kota. Tarif sewa berkisar antara JPY 12.400–15.500 per 24 jam.
Kelas Big Bike / Moge >400cc (Kelas P-5 ke atas)
Contoh unit: Kawasaki Ninja H2, Kawasaki GPZ900R, BMW F800GS, Yamaha MT-09 Tracer, hingga Harley-Davidson.
Karakter: Untuk rider berpengalaman yang menginginkan performa tinggi di jalan bebas hambatan. Tarif sewa mulai dari JPY 18.600+ per 24 jam.
Rambu dan tata tertib lalu lintas di Jepang sangat ketat dan dianjurkan tidak dicoba-coba untuk dilanggar. Berikut aturan penting yang wajib dipahami:
Kemudi Jalur Kiri: Sama seperti di Indonesia, Jepang menerapkan aturan berkendara di sisi kiri jalan.
Wajib Pakai Helm: Helm keselamatan hukumnya wajib. Tempat rental menyediakan fasilitas sewa helm seharga JPY 1.000 per hari jika kamu tidak membawa helm sendiri.
Dilarang Boncengan untuk Motor 50cc: Berdasarkan hukum lalu lintas Jepang, motor kelas 50cc dilarang keras membawa penumpang/boncengan.
Pembatasan Jalan Tol & Flyover: Sepeda motor dengan kapasitas mesin di bawah 125cc atau 150cc dilarang masuk jalan tol (Expressway) dan beberapa jalur jalan layang (flyover) tertentu.
Sewa Kartu ETC (Electronic Toll Collection): Saat melintasi jalan tol, bayar tol secara manual bisa sangat merepotkan. Sangat disarankan untuk menyewa kartu ETC dari tempat rental agar tarif tol tercatat otomatis dan bisa dilunasi saat pengembalian motor.
Aturan Parkir Ketat: Jangan membayangkan kamu bisa memarkir motor sembarangan di trotoar atau depan konbini. Di kota besar seperti Tokyo, parkir liar akan berujung denda yang sangat mahal. Selalu cari lokasi parkir khusus sepeda motor yang legal.
Pahami Asuransi, CDW, dan NOC: Asuransi dasar umumnya sudah termasuk dalam biaya sewa. Namun, disarankan mengambil opsi Collision Damage Waiver (CDW) untuk membebaskan biaya ganti rugi jika terjadi kerusakan fisik akibat kecelakaan. Perhatikan juga ketentuan Non-Operation Charge (NOC), yaitu biaya ganti rugi kerugian tempat rental selama motor dalam perbaikan dan tidak bisa disewakan.
Pengisian Bahan Bakar: Saat mengembalikan motor, tangki bahan bakar wajib dalam kondisi penuh (nan-tan). Sebutkan kata regula untuk bensin tanpa timbal biasa atau hi-oku untuk bensin beroktan tinggi pada petugas SPBU.

Mari kita mulai dengan pertanyaan paling krusial yang sering bikin wisatawan Indonesia kecele: “Bro, gue kan punya SIM C dan SIM Internasional dari Korlantas Polri, bisa langsung sewa motor di Jepang enggak?”
Jawabannya singkat, padat, dan menyakitkan: TIDAK BISA.
Mengapa demikian? Jepang adalah negara yang sangat patuh pada aturan hukum internasional. Jepang hanya mengakui Surat Izin Mengemudi Internasional (International Driving Permit/IDP) yang diterbitkan berdasarkan Konvensi Jenewa 1949 (1949 Geneva Convention on Road Traffic). Sementara itu, Indonesia meratifikasi Konvensi Wina 1968 (1968 Vienna Convention).
Karena perbedaan konvensi hukum ini, SIM Internasional yang diterbitkan di Indonesia tidak berlaku dan tidak diakui di Jepang. Petugas di tempat rental sepeda motor akan langsung menolak pesananmu jika kamu hanya menunjukkan IDP keluaran Indonesia.
Lalu, apakah WNI sama sekali tidak bisa sewa motor di Jepang? Bisa, JIKA kamu memenuhi salah satu dari syarat alternatif berikut:
Kamu memiliki SIM Jepang asli (Japanese Driving License).
Kamu memiliki SIM dan SIM Internasional (IDP Konvensi Jenewa 1949) yang diterbitkan oleh negara anggota konvensi tersebut (misalnya jika kamu menetap atau memiliki lisensi berkendara resmi dari negara seperti Australia, Inggris, Amerika Serikat, Singapura, atau Malaysia).
Baca juga: Panduan Lengkap Menyewa Mobil Di Jepang Untuk Road Trip
Perjalanan jelajah Jepang dengan sepeda motor memberikan tingkat kebebasan dan pengalaman liburan yang tiada duanya. Namun, bagi wisatawan Indonesia, hambatan terbesar terletak pada keabsahan dokumen dan jenis SIM Internasional yang digunakan. Pastikan kamu sudah memeriksa seluruh kelengkapan dokumen sesuai Konvensi Jenewa 1949 sebelum memesan unit kendaraan, agar rencana touring impianmu di Negeri Sakura tidak berakhir sebatas angan-angan di meja kasir rental!
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Sydney memang kota yang tidak murah untuk dikunjungi tapi bukan berarti liburan hemat ke Sydney itu mustahil! Simak beberapa tips ini untuk memastikan liburanmu ke Sydney sesuai budget kamu.
Pengen ke Jepang dengan budget terbatas? Pastikan kamu menghemat biaya menggunakan beberapa tips hemat jalan-jalan ke Jepang ini!
Mau keliling Eropa dan rasakan keromantisan Roma, mencoba makanan lezat Perancis, atau menikmati pemandangan Pegunungan Alpen Swiss? Baca dulu artikel ini!
Pandua lengkap menjelajahi Koridor Salju dan pemandangan unik lainnya di salah satu rute pegunungan terindah di Jepang: Rute Pegunungan Alpen Tateyama.
Meskipun suka dikategorikan dalam destinasi mahal untuk berlibur, ada juga lo aktivitas gratis di Dubai!
Nggak perlu bingung lagi nyari makanan halal dan tempat shalat di Seoul!
Siap berburu egg tart di Hong Kong?
Suasana ajaib bertabur kelap-kelip bintang di musim dingin!
Dari yang cuma ratusan ribu sampai yang mewah dan artsy!
Buka jendela langsung lihat Gunung Kinabalu.