Panduan Wisata Nuca Molas: Pesona "Jurassic Park" di Pulau Mules Flores

Pernahkah kamu membayangkan sebuah tempat yang begitu murni hingga menyerupai lanskap prasejarah dalam film-film Hollywood? Jika kamu mencari destinasi yang jauh dari hiruk-pikuk dan menawarkan ketenangan absolut, Wisata Nuca Molas (atau Pulau Mules) adalah jawabannya.

Pulau ini bukan sekadar destinasi biasa; ia adalah permata tersembunyi di Nusa Tenggara Timur yang menawarkan harmoni sempurna antara perbukitan hijau, sabana luas, dan kekayaan bawah laut yang masih perawan.

Berikut adalah panduan lengkap bagi kamu, para pelancong berjiwa petualang yang menghargai keindahan alam autentik.

1. Lokasi Strategis dan Perjalanan Eksklusif dari Jakarta

Nuca Molas, atau yang sering disebut Pulau Mules, secara administratif merupakan sebuah desa di Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Menariknya, tempat ini merupakan satu-satunya pulau yang dimiliki oleh Kabupaten Manggarai. Lokasinya berada di perairan Laut Sawu, tepat di sebelah selatan Pulau Flores, dan menawarkan atmosfer yang benar-benar berbeda dari destinasi mainstream lainnya.

Bagi yang berangkat dari Jakarta, perjalanan dimulai dengan penerbangan menuju Bandara Komodo di Labuan Bajo yang memakan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam. Dari Labuan Bajo, kamu dapat melanjutkan perjalanan darat menuju kota Ruteng selama kurang lebih 4 hingga 5 jam. Perjalanan darat ini akan memberikan kamu suguhan pemandangan pegunungan dan hutan Flores yang asri sebelum mencapai titik transit berikutnya.

Setelah tiba di Ruteng, kamu harus berkendara sekitar 2-3 jam lagi menuju pesisir Dintor melalui rute yang menantang namun indah. Dari dermaga Dintor, petualangan sesungguhnya dimulai dengan menyeberangi laut menggunakan perahu kecil atau speedboat selama 15 hingga 45 menit. Perjalanan yang panjang ini justru menjadi filter alami yang menjaga eksklusivitas dan keasrian Nuca Molas agar tetap tenang bagi para pengunjung. Tiket masuknya sekiar Rp50,000 untuk wisatawan domestik dan Rp75,000 untuk wisatawan internasional.

2. Daya Tarik Magis: Dari Lanskap "Jurassic Park" hingga Surga Bawah Laut

Image credit: Nuca Molas Official

Daya tarik utama yang membuat Nuca Molas viral di media sosial adalah lanskapnya yang disebut-sebut sangat mirip dengan Isla Nublar dalam film Jurassic Park. Dari kejauhan, pulau ini menampilkan siluet unik yang menyerupai seorang putri yang sedang tidur, dengan perbukitan hijau yang menjulang tinggi di bagian tengahnya. Hamparan savana yang luas memberikan nuansa dramatis, terutama saat matahari terbit atau terbenam di balik bukit.

Tak hanya daratannya yang memukau, perairan di sekitar Nuca Molas adalah surga bagi para pecinta olahraga air. Kamu bisa melakukan snorkeling atau diving untuk menyaksikan gugusan terumbu karang yang sehat, anemon yang cantik, serta beragam ikan tropis. Jika beruntung, kehadiran lumba-lumba, penyu, hingga paus akan menjadi pelengkap sempurna dalam eksplorasi bahari kamu.

Aktivitas wisata Nuca Molas lain yang tak kalah menarik adalah trekking menuju mercusuar ikonik yang berdiri kokoh di pulau ini. Dari ketinggian mercusuar, kamu akan disuguhi panorama 360 derajat yang memperlihatkan gradasi warna air laut biru toska yang berpadu dengan pasir putih halus. Keheningan yang hanya ditemani suara ombak dan angin menjadikan tempat ini destinasi ideal untuk healing dan melepaskan stres dari rutinitas kota besar.

3. Fakta Unik Nuca Molas yang Perlu Kamu Ketahui

Image credit: Nuca Molas Official

Secara etimologi, nama Nuca Molas berasal dari bahasa Manggarai, di mana "Nuca" berarti pulau dan "Molas" berarti cantik. Nama ini bukanlah sekadar label, melainkan representasi nyata dari keindahan alamnya yang membuat siapa pun terpesona.

Pulau yang memiliki luas sekitar 18.029 hektare ini menyimpan keunikan budaya karena dihuni oleh tiga suku berbeda, yakni Suku Bima, Manggarai, dan Ende yang tinggal di tiga kampung utama.

Fakta menarik lainnya adalah mayoritas penduduk di Nuca Molas beragama Islam, sebuah kontras yang unik mengingat daratan utama Flores didominasi oleh penganut Katolik. Keberagaman ini juga tercermin dari bahasa daerah yang digunakan sehari-hari oleh warga di kampung Konggang, Labuan Ntaur, dan Peji. Keramahan warga lokal yang tetap memegang teguh norma budaya setempat menjadi nilai tambah yang membuat pengalaman berkunjung terasa lebih hangat dan bermakna.

Dari sisi biodiversitas, Nuca Molas merupakan habitat alami bagi berbagai satwa liar yang dilindungi. Kamu dapat menemukan rusa liar (termasuk rusa putih yang dianggap keramat oleh warga), burung Maleo yang langka, hingga sapi-sapi yang merumput bebas di padang savana. Kehadiran satwa-satwa ini di tengah alam yang belum terjamah memberikan kesan ekowisata yang sangat kental bagi para pengunjungnya.

4. Tips Traveling Cerdas untuk Kenyamanan Maksimal

Image credit: Nuca Molas Official

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, waktu paling ideal mengunjungi Nuca Molas adalah pada musim kemarau, antara bulan April hingga Oktober. Pada periode ini, cuaca cenderung cerah, kondisi laut lebih tenang, dan jarak pandang di bawah air sangat jernih untuk snorkeling. Sangat disarankan untuk selalu berkoordinasi dengan pengelola atau Pokdarwis setempat mengenai kondisi cuaca sebelum melakukan penyeberangan demi keselamatan kamu.

Mengingat fasilitas di pulau ini masih terbatas dan belum ada minimarket, pastikan kamu membawa perlengkapan pribadi yang lengkap. Jangan lupa menyiapkan uang tunai secukupnya karena transaksi digital belum tersedia secara luas di sana. Barang-barang wajib seperti tabir surya (sunblock), topi, kacamata hitam, serta obat-obatan pribadi harus masuk dalam daftar bawaan kamu untuk menghadapi cuaca tropis yang terik.

Terakhir, jadilah wisatawan yang bertanggung jawab dengan menghormati adat istiadat dan menjaga kebersihan lingkungan. Gunakanlah jasa pemandu lokal tidak hanya untuk keamanan perjalanan, tetapi juga untuk mendapatkan wawasan lebih dalam mengenai sejarah dan budaya pulau ini.

Baca juga: 14 Lokasi Eksotis Untuk Wisata Alam di Flores

Dengan persiapan yang matang dan sikap yang menghargai alam, liburan Anda di Wisata Nuca Molas pasti akan menjadi kenangan indah yang tak terlupakan.

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Widya Astuti

Penulis di TripZilla

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

Artikel Terbaru