Sydney memang kota yang tidak murah untuk dikunjungi tapi bukan berarti liburan hemat ke Sydney itu mustahil! Simak beberapa tips ini untuk memastikan liburanmu ke Sydney sesuai budget kamu.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese baru-baru ini mengumumkan skema frequent traveler visa Australia berdurasi 10 tahun untuk negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia tentunya, dan Timor-Leste.
Pengumumannya dibuat pada KTT Khusus ASEAN-Australia di Melbourne di mana ia menjamu para pemimpin Laos, Brunei, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Timor-Leste, menurut pernyataan dari situs web resmi PM Australia.
Selain itu, visa pengunjung bisnis akan diperpanjang dari tiga menjadi lima tahun.
Skema frequent traveler visa memungkinkan pengunjung untuk tinggal hingga tiga bulan setiap kali berkunjung.
Visa ini sebelumnya diperuntukkan Hana untuk beberapa negara, termasuk wisatawan Tiongkok. Skema visa 10 tahun ini merupakan bagian dari upayanya untuk meningkatkan kedatangan dari populasi terbesar kedua di dunia.
Namun, Australia mengalami kerugian karena wisatawan Tiongkok lebih memilih bepergian ke negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand dan Malaysia berkat kebijakan bebas visa.
Sebelum pandemi, Singapura, Malaysia, dan Indonesia termasuk di antara pasar pariwisata terbesar bagi pariwisata masuk Australia.
Pada tahun 2019, jumlah pengunjung Asia Tenggara mencapai puncaknya pada angka 1,5 juta pengunjung, dan diperkirakan memberikan tambahan pendapatan sebesar A$4,2 miliar (US$2,7 miliar) bagi perekonomian Australia, menurut Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia.
Department Home Affairs Australia menyebut visa ini sebagai Visitor Visa (subclass 600). Dalam situs resminya, visa ini diberikan untuk warga negara Tiongkok, yang sering melakukan perjalanan ke Australia untuk kepentingan bisnis atau alasan personal.
Visa ini bisa diberikan dengan durasi maksimal hingga 10 tahun. Namun, pemegang visa hanya diizinkan tinggal di Australia selamat tiga bulan setiap masuk. Biaya pembuatannya adalah 1435 AUD, sekitar 15,7 Juta IDR.
Keuntungan memiliki visa ini adalah pemegangnya bisa melakukan perjalanan ke Australia sebagai wisatawan, atau datang untuk kepentingan mengunjungi keluarga atau teman, atau untuk kepentingan bisnis.
Hingga artikel ini diterbitkan, Pemerintah Australia masih belum memperbarui persyaratan dan kondisi yang harus diikuti pemohon visa dari Asia Tenggara dan Timor Leste. Dalam situsnya, tertulis bahwa pemohon memiliki paspor Tiongkok, menyediakan biometrik di Visa Application Centre (AVAC) atau Australian Biometric Collection Centre (ABCC) sebelum mengajukan Visitor Visa (Subclass 600).
Untuk keterangan lebih lengkap bisa dilihat di sini.
Baca juga: Banyak Disalahgunakan, Peraturan Visa Australia Diperketat
Tertarik mengajukan permohonan mendapatkan visa Australia berdurasi 10 tahun?
Preview image credit: Tibor Janas | Pexels
Dipublikasikan pada
Dapatkan tips dan berita travel terbaru!
Sydney memang kota yang tidak murah untuk dikunjungi tapi bukan berarti liburan hemat ke Sydney itu mustahil! Simak beberapa tips ini untuk memastikan liburanmu ke Sydney sesuai budget kamu.
Merencanakan liburan dengan keluarga tidak susah lagi dengan itinerary Australia ini! Semua happy!
Siapa bilang aplikasi visa Australia itu rumit dan berbelit-belit? Baca panduan ini untuk mengetahui lebih lanjut cara mudah mengajukan permohonan visa Australia!
Dengan 10 aktivitas di Sydney ini, liburan kamu ke Australia pasti akan selalu kamu ingat!
Pengunjung kecil restoran di Hotel Kempinski bisa menikmati fasilitas terbaru yang sangat keren ini. Tidak perlu lagi bingung menghibur anak yang bosan!
Nasi panas, ayam goreng, kremean, dan sambal adalah sepiring penuh kenikmatan.
Hotel, cottage, homestay, hingga resort semua ada!
Kalau lapar di malam hari, Jalan Sabang sudah menanti
Ada ayunan raksasa setinggi 135 meter!
Bagi yang mendambakan hidup santai, ayo merapat ke Sukabumi